Cuka Apel dan Manfaatnya

khasiat cuka apel
Cuka Apel
Kali ini saya akan membahas tentang cuka apel dan manfaatnya. Cuka apel atau apple cider vinegar adalah sejenis cuka yang terbuat dari sari apel yang difermentasikan kedua kali . Dimana fermentasi pertama cuka apel tersebut menghasilkan alkohol. Lalu alkohol tersebut akan ditambahkan dengan acetobacter (acetic acid-forming bacteria) yang pada akhirnya akan menghasilkan cuka.

Sebenarmya selama berabad-abad cuka sendiri sudah digunakan untuk berbagai keperluan seperti membuat acar, membunuh gulma, memoles peralatan dari logam serta untuk dressing salad. Selain itu cuka juga bermanfaat untuk meringankan hampir semua jenis penyakit.

Cuka apel sendiri menjadi terkenal di Amerika pada akhir tahun 1950-an ketika buku karya D. C Jarvis " Folk Medicine : A Vermont Doctor's Guide to Good Health ".
Begitu banyak yang menyatakan kalau cuka apel begitu banyak manfaatnya seperti bisa menyembuhkan diabetes, kanker, memperlancar pencernaan, membersihkan racun dalam tubuh, bahkan sampai menghilangkan kutil dan membunuh kutu kepala. Ada juga yang menyatakan kalau cuka apel bisa sebagai pembunuh kuman bahkan ada yang menyatakan kalau cuka apel bisa mengatasi sengatan ubur-ubur.

Ada beberapa pernyataan yang didukung dengan hasil penelitian tetapi ada juga yang tidak. Seperti halnya untuk menyembuhkan kutil dan membunuh kutu kepala, penelitian membuktikan bahwa hal ini tidaklah benar.  Cuka apel bisa sebagai pembunuh kuman tetapi tidak sebaik pembunuh kuman yang lain, dan untuk mengatasi sengatan ubur-ubur ternyata dengan air panas lebih baik.


Berikut ini manfaat cuka apel yang didukung dengan penelitian :

Diabetes 
Diabetes sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Perbedaannya yaitu untuk tipe 1 adalah diabetes yang disebabkan oleh rusaknya pankreas sehingga produksi insulin berkurang, sedangkan diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistansi insulin (produksi insulin cukup tetapi tidak mampu mengontrol gula dalam darah).
Untuk diabetes tipe 2, telah dilakukan penelitian pada tahun 2004 oleh American Diabetes Foundation dimana melibatkan 29 orang yang terbagi menjadi 3 kelompok. Mereka mengkonsumsi cuka apel sebelum makan yang secara signifikan meningkatkan tingkat sensitifitas insulin dan secara dramatis menurunkan insulin dan glukosa setelah makan. Kelompok I : merupakan kelompok yang menderita diabetes tipe 2. Kelompok II : merupakan orang dengan resiko menderita diabetes (prediabetic signs). Kelompok III : orang yang sehat. 

Hasilnya adalah :
  • Ketiga kelompok menunjukkan hasil pembacaan tingkat glukosa yang bagus dengan cuka apel dibanding dengan placebo. Placebo sendiri adalah semacam pengobatan palsu, bisa dalam bentuk pil atau suntikan atau dalam bentuk pengobatan yang lain. Placebo ini tidak berisi bahan aktif yang bisa berpengaruh kepada kesehatan. Para orang yang ditest tidak tahu kalau mereka mengkonsumsi placebo ini. 
  • Kelompok II merupakan kelompok yang paling diuntungkan dengan cuka apel ini, bisa mengurangi konsentrasi gula darah sampai hampir setengahnya.
  • Kelompok I bisa meningkatkan level gula darah sampai 25%
  • Kelompok II memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dari pada kelompok III setelah mereka mengkonsumsi cuka apel
Studi lain pada tahun 2007 oleh webMD yang melibatkan 11 orang yang menderita diabetes tipe 2 yaitu dengan mengkonsumsi 2 sendok makan cuka apel sebelum tidur maka keesokan paginya kadar gula darahnya menurun sekitar 4-6%.

Kolesterol Tinggi 
Penelitian pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cuka apel bisa menurunkan kadar kolesterol pada tikus. Jadi perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah berpengaruh terhadap manusia.

Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung
Lagi-lagi penelitian yang dilakukan pada tikus, dimana tikus yang mengkonsumsi cuka apel bisa turun tekanan darahnya.  Penelitian lebih jauh melibatkan orang-orang yang mengkonsumsi salad dengan dressing cuka seminggu 5 - 6 kali memiliki kemungkinan lebih rendah menderita penyakit jantung daripada yang tidak mengkonsumsi. Hanya saja belum jelas apakah hal ini memang karena pengaruh cuka apel.

Kanker 
Beberapa penelitian laboratorium menemukan bahwa cuka apel bisa membunuh sel kanker atau memperlambat pertumbuhannya. Tetapi observasi pada beberapa orang jadi membingungkan. Ditemukannya kasus penurunan resiko kanker esofagus (kerongkongan) dan malah ada ditemukan peningkatan resiko kanker kandung kemih.

Penurunan Berat Badan
Cuka bisa membuat orang merasa lebih kenyang. Sebuah penelitian pada tahun 2005 terhadap 12 orang menemukan bahwa orang yang makan roti dengan menambahkan sedikit cuka merasa lebih kenyang dan puas dibanding dengan orang yang hanya makan roti.


Penggunaan Cuka Apel
Tidak ada rekomendasi resmi berapa banyak cuka apel yang bisa dikonsumsi. Beberapa orang mengkonsumsi 2 sendok teh sehari yang dicampur dengan air atau juice. Cuka apel dalam bentuk pil yang umum yang sering dikonsumsi orang adalah 250mg sehari.

Selain diminum begitu saja, cuka apel juga dijadikan dressing salad, kemudian ada juga yang menggunakannya sebagai bumbu marinate baik itu untuk ikan, ayam ataupun daging.
Untuk bumbu marinate cuka apel memang memberikan rasa yang enak. Saya sudah sering menggunakannya sebagai bumbu marinate. Seperti halnya masakan saya yang cukup sederhana yaitu Ayam Bakar Brokoli Wortel dan Ayam Goreng Cuka Apel. Ayam terlebih dahulu saya bumbui dengan cuka apel dan bumbu lain. Diamkan beberapa saat kemudian baru digrilled menggunakan pan datar.

Nah untuk rasa ya hampir sama jika kita membumbui dengan lemon. Ada rasa asam dan manisnya. Hmm paduan yang pas. Saya penasaran untuk mencoba cuka apel sebagai bahan pengganti lemon atau pun jeruk nipis untuk membuat buttermilk. Suatu saat saya ingin mencobanya juga.

Yang perlu diperhatikan jika mengkonsumsi cuka apel sebagai pengobatan :
  • Cuka apel sangatlah asam. Jadi sebaiknya jangan langsung minum cuka apel tersebut tetapi sebaiknya larutkan dulu dengan air ataupun juice. Cuka apel murni bisa merusak enamel gigi dan lapisan tipis di tenggorokan dan mulut.
  • Mengkonsumsi cuka apel dalam waktu lama bisa menyebabkan penurunan tingkat potasium serta menurunkan kepadatan tulang. Jika kita mempunyai kadar potasium yang rendah dan menderita osteoporosis sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan sebelum mengkonsumsi cuka apel.
Penggunaan cuka apel lainnya :
  • Cuka apel bisa menghilangkan pestisida dan bakteri pada produk makanan segar seperti buah-buahan dan sayuran. Hanya saja kita tidak perlu menggunakan cuka apel, cuka biasa juga cukup, jika mengingat harga cuka apel lumayan mahal. Jadi cukup mencampur 1 bagian cuka dengan 9 bagian air. Rendam sayur atau buah dalam campuran cuka tersebut. Kemudian bilas. Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan proses ini untuk buah-buahan dan sayuran yang mudah hancur.
  • Cuka apel digunakan sebagai bahan alami untuk perawatan rambut. Misalnya saja untuk menghilangkan ketombe, yaitu cukup mengoleskan cuka apel pada kulit kepala dan gosokkan perlahan kemudian diamkan selama 1/2 sampai 1 jam. Baru kemudian dibilas.
  • Beberapa pemilik kuda menyatakan bahwa cuka apel bisa digunakan sebagai semprotan pengusir lalat yang suka menempel pada kuda. Juga bisa digunakan untuk perawatan kuku kuda.

Nah itulah ulasan mengenai cuka apel dan manfaatnya, semoga bermanfaat ya... Jika ada yang kurang atau bahkan ada yang salah maka silakan tinggalkan komen ya, karena artikel yang saya buat ini merupakan hasil dari penulisan sumber-sumber lainnya. Tetapi tetap saya berharap walaupun tidak lengkap bisa menjadi tambahan pengetahuan buat pembaca ya...

Sumber artikel : webmd.com, mercola.com, apple-cider-vinegar-benefits.com , health.detik.com, wikipedia






NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.