Diet Rendah Garam #13 Soun Goreng Sayuran

soun goreng
soun goreng sayuran

Wah sudah lama sekali tidak masak menu diet nih, akhirnya kembali lagi dengan diet rendah garam #13 soun goreng sayuran. Hmmmm dari gambarnya sudah terbayang kan kalau masakan ini pastinya kriuk-kriuk sayuran, secara lebih dominan sayurannya daripada sounnya..he he he...

Nah yang bermasalah dengan tekanan darah yang cukup tinggi, maka soun goreng sayuran ini bisa jadi alternatif makanan diet ya. Gunakan sedikit minyak untuk menumis bumbu, sebaiknya gunakan minyak canola yang rendah lemak jenuh. Yang ingin tahu perbandingan kadar lemak jenuh pada jenis-jenis cooking oil, bisa lihat di jenis-jenis lemak pada cooking oil ya. 

Karena namanya diet rendah garam, jadi gunakan garam sedikit saja ya, jangan kuatir deh, dengan penggunaan bumbu yang beragam ini, maka pastinya akan menutupi rasa garam yang kurang. Jadi silakan dicoba sendiri ya. Nah untuk bumbu soun goreng kali ini saya gunakan bumbu seblak, yang pernah saya posting di seblak fusili. Jadi ada penggunaan kencur juga. Tetapi jika tidak suka dengan kencur, silakan diskip saja ya.

Kalau diulas lagi mengenai penyakit tekanan darah tinggi, maka sebaiknya kita waspada jika kita atau saudara atau teman kita yang mengalami gejala-gejala berikut ini :
  • Sakit kepala/pusing yang sangat hebat
  • Rasa lelah dan kebingungan
  • Masalah penglihatan
  • Nyeri dada
  • Kesulitan bernapas
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Darah dalam urin
  • Berdebar di dada, leher ataupun telinga
Maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, kemungkinan menderita hipertensi yang bisa berakibat fatal yaitu stroke dan serangan jantung.

Nah yang tertarik dengan diet rendah garam yang pernah saya buat, silakan lihat di kategori diet ya...disitu ada resep-resep makanan diet rendah garam yang bisa dijadikan alternatif masakan. Jadi walaupun diet tetapi makanan yang kita santap tidak harus tidak enak dan membosankan kan....betul?

Ok deh sekarang lanjut ke resepnya saja ya..silakan...

Diet Rendah Garam #13 Soun Goreng Sayuran

Bahan :
  • 1 bungkus soun kering (saya gunakan berat 130gr), seduh dengan air panas lalu tiriskan
  • 50 gr daging ayam bagian dada tanpa kulit, iris tipis dan kecil sesuai selera
  • 1 buah wortel ukuran kecil, iris tipis serong
  • 100 gr kacang kapri
  • 5-10 kuntum brokoli, potong-potong
  • 5 buah jamur shitake, iris sesuai selera
  • 5 batang sawi hijau, potong sesuai selera
  • garam secukupnya (gunakan sesedikit mungkin)
  • 1 sendok makan minyak canola untuk menumis

Bumbu halus :
  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 15 butir cabai rawit merah (sesuaikan dengan selera)
  • 3 cm kencur (kurangi jika suka, atau skip saja jika sama sekali tidak suka kencur)

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan potongan daging ayam, masak hingga berubah warna
  2. Tambahkan wortel, masak hingga setengah matang
  3. Masukkan kacang kapri dan brokoli serta jamur, aduk rata, masak sebentar hingga berubah warna
  4. Tambahkan sawi hijau, masak hingga mulai layu
  5. Masukkan soun, aduk rata
  6. Tambahkan garam, cicipi rasanya
  7. Aduk lagi sebentar lalu angkat
  8. Siap dihidangkan

Ok deh, semoga resep diet rendah garam #13 soun goreng sayuran ini bisa menjadi inspirasi ya untuk menu masakan rendah garam, silakan mencoba ya..semoga suka...


NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Replies
    1. Hai mba Oki,
      he he he, iya mantap pedesnya kalo yg ini...

      thanks sdh mampir lg ya...

      Delete
  2. Hi Monica,
    wah..mula2 ingat mee hoon rupanya soo hoon..
    ini memang menu diet yang healthy...
    ni akak bawa oleh2 talam berlauk rasa ya..heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai kak Ayu,

      wah sedapnya talam berlauk yang kak Ayu bawa..he he he...
      jangan lupa ntar bawa juga cake-cake yang super2 moist itu ya kak...ha ha ha

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.