Susu Kedelai Homemade

membuat susu kedelai
susu kedelai homemade
Membuat susu kedelai homemade ternyata tidak terlalu susah, hanya kendalanya pada proses membersihkan kulit ari kacang kedelai saja. Kalau mau proses ini sebaiknya tetap dilakukan supaya kacang kedelai ketika diblender bisa benar-benar halus. Tetapi kalau mau diskip juga tidak masalah kok.

Nah ternyata di lemari stok bahan kering ada 1 kg kacang kedelai organik. Dulu waktu beli sih niatnya memang akan dibuat susu kedelai. Tetapi itu entah kapan beli kacang kedelai tersebut. Ini pun hubby yang punya ide untuk membuat susu kedelai.

Dari 1 kg kacang kedelai, hanya sekitar setengahnya saja yang dibersihkan kulit arinya, sisanya biarkan saja..bosan juga membersihkan kulit ari kacang kedelai yang banyak itu. Jari-jari tangan sampai mengkerut karena terlalu lama direndam air...he he he..

Nah inspirasi membuat susu kacang kedelai homemade ini dari web JTT mba Endang bagaimana membuat susu kedelai homemade, hanya saja nih karena buatnya bareng hubby jadinya kalau saya bilang ini cara hubby..suka-suka dia...hmmm kayaknya dia sudah baca duluan cara buatnya bagaimana...entah dia baca referensinya di mana. Kami sempat adu argumentasi bagaimana cara membuat susu kedelai ini.

Untuk batch pertama dengan kacang kedelai yang dibersihkan kulit arinya, maka ampas kacang kedelainya benar-benar halus, dan cukup mudah halus ketika diblender. Dengan kurang lebih 500 gr kacang kedelai pemakaian air kurang lebih 2500 ml. Nah hasilnya jadinya cukup kental ya... Untuk proses membuat kacang kedelai ini, setelah direndam semalaman, maka dicuci bersih, kemudian digosok-gosok dengan tangan untuk mengelupaskan kulit ari, lalu jika ada yang tersisa belum mengelupas, maka dikelupas manual deh...

Nah karena blender kami punya ukurannya cukup besar maka semua kacang kedelai diproses sekaligus, dengan ditambah air matang secukupnya kurang lebih 750ml, lalu diproses. Kemudian disaring dengan saringan kain kasa. Lalu ampasnya diproses lagi dengan diberi air matang lagi kurang lebih  750 ml. Kemudian sebelum dimasak, disaring kembali, lalu ditambah air kurang lebih 1000ml, lalu dimasak hingga mendidih. Nah ketika sudah matang, maka akan terbentuk lapisan di atasnya (lapisan ini cikal bakal kembang tahu), sebaiknya disaring lagi (hanya tadi kami biarkan saja tanpa disaring.)

Nah untuk kacang kedelai dengan kulit ari, prosesnya sama saja, hanya agak lebih lama memblendernya. Lalu pastinya ampasnya lebih kasar.  Mengenai rasa susu kedelainya, menurut saya sama saja ya...jadi kalau lain kali mau membuat susu kedelai lagi, supaya tidak repot ya biarkan saja deh dengan kulit arinya..he he he

Untuk ampas kacang kedelainya kami manfaatkan menjadi gorengan yang bisa dibilang cireng, bisa juga dibilang pempek, karena rasanya seperti pempek kulit. Untuk resepnya nanti saya posting kemudian ya...membuatnya sangat mudah..ini pun resep reka-reka hubby..hmmm ternyata enak juga lho... (update : sudah posting di cireng (pempek) ampas kacang kedelai)

Lalu ada juga sedikit saya gunakan susu kedelainya untuk membuat egg tofu. Penasaran saja bagaimana membuatnya..hmm ternyata tidak sulit juga ya...menggunakan resep dari mba Endang juga, hanya saya gunakan 1/2 resep. Nah ini juga akan saya posting berikutnya ya... (update : sudah posting di homemade egg tofu)

Sisa susu kedelainya masih banyak, selanjutnya punya ide untuk dibuat pudding susu kedelai...hmmm sepertinya enak juga ya...
Nah tadi susu kedelainya diminum begitu saja sudah enak, lalu ditambah sirup cocopandan, enak juga..lalu campur kopi dan ditambah gula..enak juga..he he he...

Ok deh sekarang lanjut ke cara membuatnya saja ya...mari silakan...

Susu Kedelai Homemade

Bahan :
  • 1 kg kacang kedelai
  • kurang lebih 5 L air matang

 Cara membuat :
  1. Cuci bersih kacang kedelai, lalu rendam semalaman 
  2. Cuci kembali, lalu remas-remas kacang kedelai supaya kulit arinya mengelupas, buang kulit arinya lalu cuci bersih kembali
  3. Blender sebagian kacang kedelai dengan air kurang lebih 750 ml hingga halus
  4. Saring, lalu blender kembali ampasnya dengan menambahkan air 750 ml lagi hingga halus, lalu saring kembali
  5. Lakukan hal yang sama untuk sisa kacang kedelai, sebelum dimasak saring kembali
  6. Tambahkan air kurang lebih 2000 ml / 2 L 
  7. Masak hingga mendidih, jika sudah mendidih dapat disaring kembali
  8. Siap digunakan

Nah mudah kan membuat susu kedelai homemade ini..semoga tertarik ya dengan posting saya kali ini..silakan dicoba..semoga suka...


NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. salam kenal mbak, saya pernah bikin susu kedelai dengan cara seperti mbak tanpa mengelupas kulit ari. setelah tidak panas saya simpan di kulkas. tapi besoknya sudah mengental, menggerindil, tapi tidak bau. kira2 kenapa ya? gimana cara mbak menyimpan susu kedelai dan tahan berapa hari?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mas, terima kasih ya sudah berkunjung...

      Kalau mengental sih iya mas, kalau disimpan di kulkas, nah kalau kenapanya bisa jadi karena kandungan kedelainya lebih banyak daripada air, atau bisa jadi karena proses pemanasan yang terlalu lama, oh iya lebih lengkapnya mas bisa googling penyebab susu kedelai menggumpal, ada kok penjelasannya...

      Kalau buat susu kedelai yang ini, memang ada sedikit yang saya simpan di kulkas sampai keesokan harinya, dan memang lebih kental jadinya, nah yang saya lakukan adalah menambahkan sedikit air matang supaya tidak begitu kental.

      Tahan berapa lamanya kurang lebih 2-3 hari saja mas, jika di simpan di kulkas (menurut yang saya baca-baca ya...)

      Semoga membantu ya jawaban saya....

      Delete
  2. mantap penjelasannya, bisa dipraktekin dirumah nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. silakan dicoba mas Abu... semoga sesuai dengan selera

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.