Tumis Kangkung Pedas Saus Tiram

resep kangkung saus tiram
tumis kangkung pedas saus tiram
Waduh...kadang suka aneh juga rasanya kalau posting resep mudah begini, hanya tumis kangkung pedas saus tiram. Pasti sudah banyak yang bisa ya buat tumisan mudah begini, apalagi kangkung. Tetapi sekali lagi menyemangati diri sendiri, siapa tahu ada yang sedang galau, lupa cara menumis kangkung..he he he...jadi bisa lihat di sini....

Kangkung ini termasuk salah satu sayuran yang cukup murah di antara jenis sayuran yang lain, nih kalau di pasar, harga-harga sayuran sampai belasan ribu perkilo seperti bayam, sawi, buncis dll, kangkung biasanya selalu di bawah, paling-paling hanya 10 ribu perkilo.

Yang cukup terkenal olahan kangkung adalah kangkung belacan atau kangkung terasi, menu yang selalu ada di food court seafood. Kemudian pelecing kangkung, sebagai teman makan ayam bakar taliwang, lalu rujak kangkung...ai..ai banyak deh olahan kangkung. Bahkan kangkung juga enak dibuat brambang asem kangkung.

Nah kali ini saya masak kangkung yang cukup mudah, bumbu sederhana saja, bawang bombay, bawang putih, garam, merica, saus tiram dan tentunya cabai rawit merah yang cukup banyak. Dengan tambahan irisan dada ayam, maka rasanya makin maknyuss deh. Siap menemani makan siang dengan nasi hangat..nyam..nyam...

Berikut resepnya ya..silakan...

Tumis Kangkung Pedas Saus Tiram

Bahan :
  • 1 ikat kangkung kurang lebih berat 350 gr, petiki
  • 100 gr dada ayam tanpa tulang dan kulit, potong tipis
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong sesuai dengan selera
  • 5 siung bawang putih, iris
  • 15 butir cabai rawit merah, iris (sesuaikan dengan selera)
  • 1 buah tomat ukuran kecil, potong kotak
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 100 ml air
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Tumis bawang putih sampai kekuningan, masukkan bawang bombay, lanjutkan menumis sampai bawang transparan
  2. Masukkan potongan daging ayam, kemudian tambahkan cabai rawit dan tomat, aduk rata, masak hingga ayam berubah warna
  3. Gunakan api besar, masukkan kangkung, aduk cepat hingga merata, tambahkan saus tiram dan garam, serta merica, aduk hingga benar-benar rata dan kangkung mulai layu, beri air matang, masak kembali hingga air mendidih tetapi kangkung masih kehijauan, cicipi rasanya
  4. Angkat dan siap dihidangkan (sebaiknya segera disantap karena kangkung lama-lama bisa berubah warna)

Nah semoga resep tumis kangkung pedas saus tiram ini bisa bermanfaat ya...silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya....

NewerStories OlderStories Home

8 comments:

  1. Aaaahhh kedoyanan sy n suami ini mba...
    Sayang skrg mah sy ga konsumsi kNgkung lg...

    Asam urat naek....!

    *cemberut

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang ya...ga konsumsi lagi..padahal enak..he he he...

      Delete
  2. wuiih..favorit banget iniiih..
    sayang disini mihiiil, puasa dulu makan kangkung deh >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh puasa dulu..ntar kalau sudah balik ke tanah air, tinggal puas-puasin makan kangkung yak...

      Delete
  3. anak saya yang kecil itu suka sayuran cuma wortel, kentang, bayam dan kangkung. lainnya kaya brokoli belum mau. Soalnya dia suka bantu metikin sendiri kangkungnya. iya ya mba..lama2 kangkung berubah warna, masaknya mesti deket2 waktu makan ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah untung juga tuh mba masih doyan sayur, wah enak mba Kania ada asisten yang bantuin metikin kangkung...he he he...
      iya mba, kalau saya memang kalau mau disantap baru masak kangkungnya, kalau ga menghitam kangkungnya...

      Delete
  4. Keluarga ibu saya g suka sayur mbak,,, jd klo mau bikin sayuran kudu browsing... Sdh dicoba resepnya..maknyus suami suka bnget... Mkasih ya mbak...
    Nia - sby

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahai... senangnya kalau disuka... sama-sama mba Nia... terima kasih kembali ya..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.