Tumis Sawi Minyak Bakso Ikan

resep tumis bok choy praktis
Posting resep mudah dan praktis dulu ya, resep yang bagi pemula baru masuk dapur juga bisa masak yang beginian, hanya tumis sawi minyak bakso ikan atau tumis bok choy. Untuk sayuran ini kadang saya suka asal saja sebut ya, kadang saya bilang pak choy juga kadang saya sebut sawi minyak juga. Hmm pada dasarnya sih sama saja ya...jadi suka-suka deh dengan namanya.

Kalau dari segi rasa, menurut saya pak choy ini enak, tidak pahit dan kalau ditumis dengan bumbu sederhana saja sudah enak. Hmmm direbus juga enak...Kalau dari segi harga, di Batam sendiri harga sayuran cukup mahal. Nah pak choy sendiri mahal harganya, 3 kuntum pak choy bisa seharga 5 ribu rupiah.

Kadang-kadang harga sayuran benar-benar melonjak, kangkung saja bisa seharga 15 ribu rupiah per kilo dan ditimbang dengan akarnya juga, he he he...ya memang kalau beli sih tidak sampai 1 kg biasanya. Hanya tetap saja mahal, eh tetapi harga normal kangkung berkisar di 8 ribu - 10 ribu saja akhir-akhir ini.

Kalau belanja di pasar di tempat langganan, biasanya ambil sendiri yang dibutuhkan, kemudian baru deh ditimbang kemudian dihitung oleh penjual. Nah kalau sudah belanja begini, saya tidak akan bertanya berapa harga masing-masing bahan. Hanya kalau ada bahan-bahan yang melonjak tinggi misalnya harga tomat melambung, biasanya penjual akan info, tomat sekarang segini lho kak harganya, mahal. Hmmm itu supaya tidak kaget pembelinya.

Dan biasanya sebagian besar pembeli ya seperti saya, ambil sendiri secukupnya, kemudian baru dihitung harganya oleh penjual. Dan biasanya anak-anak kos yang pekerja PT...biasa disebut begitu untuk orang-orang yang kerja di industri, beli ya tomat 1buah, cabe sedikit dan sayur juga sedikit, ya tidak masalah, tetap dihitung, mirip belanja di warung. Dulu saya kos juga begitu kalau ingin masak belanja juga sedikit begini, hanya belanjanya di warung. Enak juga kalau belanja begini, he he he... secukupnya sesuai kebutuhan. Jadi tidak ada bahan terbuang, mau masak lagi ya belanja lagi.

Waktu kos dan masih kerja PT, malah jarang masak sih, malas dan capek sekali rasanya, apalagi kalau sudah yang namanya overtime/OT, beuh kebayang capeknya. Kalau sedang libur dan sedang mood ya paling masak nasi goreng dan buat mie instan dengan sayur, telur dan cabai rawit yang banyak.

Nah kalau bukan di tempat langganan saya, biasanya malah saya suka yang bulat-bulat, misalnya tanya dulu cabai merah berapa 1/4kg, kemudian baru pilih-pilih cabe masukin kresek sendiri, timbang sendiri, begitu juga dengan tomat misalnya, tanya perkilo berapa, kemudian baru deh pilih dan timbang sendiri. Hmmm ternyata banyak juga yang begini saya lihat. 

Ha ha ha kenapa malah ngelantur cara belanja di pasar yak...sudah bingung mau menulis apa kali ya saya, orang resepnya juga mudah sekali begini. Daripada tidak ada yang dibahas...sepi rasanya kalau hanya tulis resep...he he he...

Okey deh yang masih mau resepnya ini ya..

Tumis Pak Choy Bakso Ikan

Bahan :
  • 5 kuntum pak choy, cuci bersih, potong sesuai selera
  • 10 butir bakso ikan, potong 2
  • 1 buah tomat ukuran sedang, potong sesuai selera
  • 5 butir bawang merah, iris
  • 3 siung bawang putih, iris
  • 1/4 sendok teh garam (sesuaikan dengan selera, bisa ditambahkan)
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • 100 ml air 

Cara membuat :
  1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan tomat, aduk rata
  2. Tambahkan bakso ikan, aduk rata, masak sebentar
  3. Masukkan pak choy, aduk rata, masak hingga mulai layu tetapi masih renyah
  4. Tambahkan garam dan merica bubuk, beri air, aduk rata
  5. Masak sebentar hingga kuah mendidih, cicipi rasanya
  6. Angkat dan siap dihidangkan

Nah semoga resep tumisan mudah tumis sawi minyak/bok choy/pak choy dengan bakso ikan ini tetap bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.



 

 

NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.