resep ayam pop tulang lunak

Ini kali kedua buat ayam pop sendiri, nah yang ini mau buat versi tulang lunak, makanya masaknya kali ini pakai pressure cooker. Nah pakemnya ayam pop kan tidak pakai panci presto ya, dan biasanya pakai ayam kampung. 

Nah yang khas dari ayam pop itu juga sambalnya, ternyata menikmati ayam pop ada sambal khusus, bukan pakai sambal biasa di hidangan minang lainnya, yaitu sambal lado hijau. Dan ternyata memang pas rasanya menyantap ayam pop dengan sambal merah khasnya ini.

Kalau bicara ayam pop, memang tidak semua restoran minang atau warung nasi padang menyediakan menu yang namanya ayam pop ini. Kenapa ya? apa tidak begitu banyak peminat ayam pop dibanding rendang, dendeng, ayam bakar dan gulai tauco ya?

Tetapi memang ada sih rumah makan padang yang suka menempelkan pengumuman untuk menu-menu langka dan jarang dibuat. Misalanya, hari ini ada sup, sedia tunjang, ada ayam pop...he he he, itu yang saya sering perhatikan ada rumah makan padang yang begitu.

Ayam pop ini sih sudah saya buat beberapa hari lalu, kebetulan sekali, iseng tanya penjual bumbu dan kelapa parut di pasar, tanya ada jual air kelapa tidak, penjualnya bilang tidak, tapi kalau mau ya diberi saja. Mau nih katanya? boleh kalau bisa kata saya....okeh saya ambilkan begitu kata penjualnya, aih senang donk ya, dapat air kelapa gratis.

Hmmmm sekalian jadinya belanja bumbu-bumbu saja di penjual ini, kan dia sudah baik hati, jadinya dia juga senang karena saya juga belanja. Hmmm dengan senang saya pulang dan siap sedia membuat ayam pop ini.

Resepnya sama saja seperti resep ayam pop yang terdahulu, hanya yang ini menggabungkan caranya dengan ayam goreng tulang lunak yang pernah saya buat juga. Ini sih hanya penasaran saja memodifikasi resep ayam pop.

Yang mau buat ayam pop klasik, bisa skip proses memasak dengan panci presto, masak biasa saja, toh tetap enak kok hasilnya. 

Wokeh, kita lanjut ke resep yak, ini dia resep ayam popnya, silakan...


Ayam Pop Tulang Lunak 

Bahan :
  • 1 kg ayam, potong sesuai selera 
  • 2 buah jeruk limau
  • 1 sendok teh baking powder
  • 5 lembar daun salam untuk mengalas panci presto
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai bagian putihnya, memarkan
  • 750 ml air kelapa
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • 1 sendok teh garam

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 cm jahe
  • 3 cm lengkuas
  • 5 butir kemiri sangrai
  • 1 sendok teh ketumbar butiran, sangrai
  • 1/2 sendok teh merica butiran, sangrai

Cara membuat :
  1. Bersihkan ayam, buang kulit dan lemak yang menempel, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk limau (atau bisa gunakan jeruk nipis), diamkan selama 20 menit, bilas
  2. Lumuri secara merata permukaan ayam dengan baking powder, diamkan selama kurang lebih 30 menit di suhu ruang
  3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai, daun salam dan daun jeruk, aduk rata, masak hingga daun layu, dinginkan sejenak
  4. Lumuri permukaan ayam dengan bumbu secara merata, diamkan lagi selama kurang lebih 30 menit
  5. Tata daun salam di dasar panci presto, masukkan potongan ayam, kemudian tuangkan dengan air kelapa
  6. Masak dengan api besar selama kurang lebih 45 menit sampai 1 jam sejak api dinyalakan
  7. Angkat dan dinginkan, biarkan hingga tutup bisa dibuka
  8. Ambil potongan ayam secara perlahan, goreng dengan minyak panas sebentar saja asal permukaan kecoklatan
  9. Angkat dan tiriskan, siap dinikmati dengan nasi hangat, lalapan dan juga sambal

Yang mau membuat ayam pop tanpa panci presto, silakan lihat di resep ayam pop ya, hilangkan baking powder dari resep.


Sambal Ayam Pop

Bahan :
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 10 butir cabai rawit merah
  • 1 bauh tomat ukuran sedang
  • 10 butir bawang merah
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 buah jeruk limau
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Rebus semua bahan hingga lunak, angkat, haluskan
  2. Tumis hingga harum, beri garam dan cicipi rasanya
  3. Sesaat sebelum diangkat kucuri dengan air jeruk limau, aduk rata
  4. Angkat dan siap disajikan bersama ayam pop 

ayam pop dengan pressure cooker
ayam pop presto

Yang mau mencoba membuat ayam pop tulang lunak dengan panci presto atau pressure cooker ini, silakan ya, semoga resep ini bermanfaat...siapa tahu pas dengan selera..
Selamat mencoba...



resep brownies simple

Sudah lama sekali sebenarnya ingin buat brownies yang ini, yang simple tetapi ingin juga yang dapat shiny crust. Resep sudah dibookmark cukup lama, akhirnya baru tadi bisa kesampaian buat. Walaupun hasil penampakan tidak sebagus dan secantik resep aslinya. Bagian shiny crustnya tidak begitu aduhai, malah lebih mirip brownies kedut, he he he....

Memang sih kadang kita ini ingin mencoba resep kalau kita lihat penampakan hasilnya menggiurkan, cara membuatnya mudah, nah apalagi kalau ada foto step by step, tetapi ternyata memang walaupun resep sama tetapi belum tentu hasil sama kan. Syukur kalau mendekati hasilnya. Terkadang kalau jauh dari yang diharapkan itu yang buat malas ya...

Sebenarnya kalau kita mengikuti resep dengan tepat, paling tidak hasilnya tidak jauhlah ya, nah biasanya saya itu terkadang suka-suka, misalnya nih, di resep ini kan pakai telur yang baru keluar dari kulkas, yang bertujuan supaya teksturnya tidak seperti bolu, hmmm berhubung saya tidak simpan telur di kulkas, dan rasanya malas memasukkan telur ke kulkas dulu, akhirnya ya pakai telur suhu ruang saja. Ya syukur deh tekstur browniesnya masih dapat.

Nah kalau saya bilang brownies yang saya buat ini sedikit menyimpang dari resep asli, he he he, jadi hasilnya seperti penampakan pada gambar, yang penasaran dengan resep aslinya, silakan meluncur ke blog mama Aisyah - perfected best cocoa brownies.

Untuk membuat brownies ini sebaiknya menggunakan kertas baking ya untuk alas, lebihkan sampai ke sisi loyang supaya gampang mengeluarkan brownies, tarik saja kertas bakingnya. Hmmm memotong brownies juga ketika brownies benar-benar dingin dan gunakan pisau tajam supaya hasil potongan bagus. Kalau tidak maka tidak akan cantik potongannya, cenderung beremah.

Oh iya, lupa bilang, Batam sudah mulai hujan lho, duh senangnya, ha ha ha (info yang tidak penting ya), melenceng dari topik brownies. Eh tapi iya lho tumben nih, jam 2 pagi hujan, sebentar saja, berhenti kemudian jam setengah 4 pagi hujan lagi dan baru jam setengah 8 pagi baru berhenti. Duh rasanya sesuatu sekali deh. Paling tidak kabut asap tidak ada lagi, udara jadi adem, tidak panas, hmmm semoga besok hujan lagi, he he...

Okey deh cukup cerita hujannya, berikut resep brownies mudah dan simple ini ya, silakan....
(mama Aisyah, ijin share resepnya di mari yak....muchas gracias...)

Easy Simple Brownies

Bahan :
  • 140 gr mentega tawar (saya pakai margarin)
  • 250 gr gula pasir (saya pakai 220gr)
  • 75 gr coklat bubuk
  • 1/4 sendok teh garam (saya skip)
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • 2 butir telur ukuran besar dari kulkas (saya pakai telur suhu ruang)
  • 75 gr tepung terigu serbaguna
  • 1/4 sendok teh baking powder *optional (saya pakai)
 
Cara membuat :
  1. Panaskan oven, set di suhu 160 derajat celcius, siapkan loyang ukuran 20x20cm, alasi dengan kertas baking sampai ke sisi loyang. 
  2. Panaskan mentega/margain di api sedang hingga meleleh, biarkan 5 menit hingga bening, masukkan gula pasir sesendok dulu, aduk, masukkan sesendok lagi, aduk, lakukan sampai habis, tambahkan coklat bubuk, aduk dengan ballon whisk hingga rata, angkat dari api, biarkan hingga hangat
  3. Masukkan vanili bubuk, garam jika pakai dan telur satu persatu, aduk setiap kali penambahan telur, adonan akan tampak mulus saat ini
  4. Tambahkan tepung dan baking powder, aduk hingga tepung tidak terlihat lagi, kemudian aduk cepat lagi sebanyak 40 putaran (saya aduk hanya sekenanya, asal kelihatan rata saja)
  5. Tuangkan ke dalam loyang, buat swirl dengan pisau untuk mempercantik (optional)
  6. Panggang selama kurang lebih 20-25 menit, test tusuk dengan tusuk gigi atau tusuk sate, brownies matang jika tusuk gigi keluar dengan remah-remah basah (wet crumbs)
  7. Keluarkan dari oven dan dinginkan
  8. Potong jika sudah benar-benar dingin dengan pisau tajam
resep brownies mudah dibuat

Nah demikianlah tayangan brownies yang simple dan mudah dibuat ini ya pemirsa, kalau tertarik silakan mencoba, syukur-syukur hasilnya lebih bagus dari brownies yang saya buat kali ini ya, selamat mencoba, semoga berhasil......




 
resep oseng buncis wortel

Menu masakan yang lagi-lagi tumisan, lagi-lagi mudah dan lagi-lagi pakai buncis dan wortel, oseng buncis wortel dan kapri, campur juga dengan teri dan tahu pong, lengkap sudah, tinggal nasi, buah dan susu, ha ha ha, lu kate 4 sehat 5 sempurna apa ya? 

Mau nyeleneh sedikit neh, sudah pada tahu belum ada blogger lucu, yang ternyata baru saya tahu keberadaan blogger ini dari acara talkshow di tivi. Tumben-tumben juga nih bapaknya Sophie pilih channel tv ini, biasanya acara tivi kami sesuai dengan minat kami bertiga. Kalau Sophie tentu saja tidak jauh-jauh dari disney channel, disney junior. Saya tidak jauh-jauh dari Fox Crime, Fox TV dan Asian Food Channel. Bapaknya tidak jauh-jauh dari Nat Geo dan History.

Kalau Bedul ikut saja, mau channel yang mana saja ikut, lebih penting jilat-jilat bulu sendiri, atau nongkrong di depan jendela lihat-lihat kucing lain di luar, atau garuk-garuk karpet hitung-hitung asah kuku, atau santai saja berpose, ya dul....

bedul
bedul berpose manis, cheese.... (kucing sadar kamera, hehehe)
Tiba-tiba pas kebetulan lihat neh ada bintang tamunya seorang blogger yang cukup kondang katanya, wah penasaran kan, kelihatannya orangnya lucu, tidak lama kemudian langsung browsing, hmmm cukup dengan ketikkan kata agus mulyadi di google. Langsung deh ketemu dengan blognya www.agusmulyadi.web.id di mana membuat saya penasaran dan ingin tahu lebih jauh siapa sih agus mulyadi ini, dan ternyata...eng ing eng...

Tidak cukup satu halaman dan satu posting saja yang saya baca, semua tulisannya menarik bok, lucu, ringan dan pastinya ada sentilan bahasa jawanya. Ada yang saya mengerti, ada yang tidak, tetapi bisa menebak artinya lah. Hmmm jadi beberapa hari ini kerjaan saya ngulik-ngulik blognya si mas agus mulyadi ini yang ternyata orang Magelang.

Lumayanlah buat yang sedang galau, sedang gundah gulana atau sedang merasa kesepian ataupun sedang bete habis dimarahin sama atasan karena diaduin oleh rekan kerja, yang bete karena coba resep gagal terus, yang gosonglah, tidak mengembang, keasinan, bolkusnya mingkem, atau malah browniesnya merekah dengan sempuna, coba santai sejenak mampir ke blog mas Agus Mulyadi ini, he he he...
eits, ini bukan posting berbayar lho ya.... 

Nah buat buk ibuk, mak emak dan dik adik yang bertugas menyiapkan makanan seisi rumah, selesaikan dulu pekerjaan masak memasak yak, baru deh meluncur ke sana.

Yang mau masak oseng tumis yang mudah, oseng buncis wortel ini sangat mudah dibuat, cepat dan tutup mata sebelah juga jadi. Yang sedang galau, lupa cara memasak oseng, ataupun belum pernah buat oseng begini sekalipun, yuk mari lihat resepnya.... yang sudah senior, sudah master di dunia per-osengan, manggut-manggut saja ya buk/mak/bunda/mbakyu/ayuk/uni/kakak/teteh.....

Oseng Buncis Wortel Kapri

Bahan :
  • 100 gr kapri
  • 100 gr buncis, potong kurang lebih 3-4cm
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong kotak panjang
  • 50 gr teri goreng
  • 5 buah tahu pong, masing-masing potong 3 atau sesuai selera
  • 5 butir bawang merah, iris
  • 3 siung bawang putih, iris
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 1/2 sendok makan garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1-2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum dan kelihatan mulai kecoklatan, masukkan wortel, aduk dan masak hingga mulai sedikit melunak
  2. Tambahkan buncis dan kapri, aduk rata, masak hingga berubah warna menjadi lebih cerah, lalu tambahkan garam, merica bubuk dan saus tiram, aduk rata dan cicipi rasanya
  3. Tambahkan tahu pong dan teri, aduk rata
  4. Angkat dan siap disajikan

Nah sangat mudah kan membuat oseng buncis wortel kapri dengan teri dan tahu pong ini, semoga tetap bermanfaat ya, yuk mari memasak, semoga sesuai selera ya.....

Mau lihat juga resep tumisan mudah dengan teri dan tahu pong yang tak kalah enak, bisa lihat di kangkung belacan dengan teri dan tahu pong ya, monggo mampir ke sana buat meramaikan...he he he...




resep tahu isi sayuran

Tahu isi namanya secara umum, tahu berontak, tahu bunting, gehu, tahu susur, hmmm apalagi ya nama lainnya? Sama namun istilah berbeda. Tahu yang menjadi favorit banyak orang kan ya, menjadi salah satu gorengan best seller, he he he...

Kalau di Palembang, orang kenalnya tahu ini dengan nama tahu bunting, agak saru memang ya, he he he, tapi begitulah namanya. 

Di penjual gorengan, apa ada yang tidak menjual tahu isi ini. Tahu isi bisa bermacam-macam isinya, mulai isi sayuran yang macam-macam juga isinya, ada kol, wortel, tauge, buncis. Kemudian paduan ayam dan sayuran, paduan daging dan sayuran, isi bihun, isi bihun sayuran, isi sayuran dengan ebi, duh banyak ya isinya. 

Nih di penjual kue pagi hari, tahu isi ini banyak dijual, bentuknya ya sama, hanya isinya beda-beda. Tetapi dari dulu saya kurang suka dengan tahu isi bihun, paling suka isi paduan daging atau ayam dengan sayuran atau hanya sayuran saja.

Di Batam sudah sejak lama booming tahu pedas atau kadang malah kalau penjualnya orang Sunda nih biasa di etalasenya langsung saja ditulis gehu pedas. Dan rasanya memang nampol pedasnya, jadi kalau makan gehu pedas, suerr tidak butuh saos ataupun cabai rawit lagi. Kalau mau membuat gehu pedas ya tinggal haluskan saja cabai rawit dan campur dengan bahan isi.

Sebenarnya mudah sekali membuat tahu isi ini, apalagi kalau menggunakan tahunya tahu pong atau tahu yang sudah digoreng siap pakai dan cenderung kopong tahunya. Tinggal buat isinya saja, adonan pencelup dan jadi deh tinggal goreng. Paling praktis lagi kalau pakai tepung bumbu instan, tinggal campur tepung bumbu dengan air, jadi deh adonan pencelup. 

Nah biasanya saya membuat tahu isi dengan adonan pencelup dari tepung instan yang dicampur dengan tepung terigu dan tepung beras lagi, untuk mengurangi rasa asin tepung. Yang mau melihat resepnya ini dia ya... tahu isi sayuran praktis

Kali ini berhubung sudah lama tidak pernah menggunakan tepung bumbu instan, jadinya pakai adonan pencelup racik sendiri, hanya tepung terigu, tepung beras, garam dan merica bubuk serta air, dan rasanya tidak kalah enak dengan memakai tepung instan.

Okeh..okeh..lanjut ke resep saja ya sekarang, ini dia...silakan...

resep gehu sayuran

Tahu Isi Sayuran

Bahan :
  • 20 buah tahu pong atau tahu goreng ( belah 2 tidak putus, keluarkan bagian tengahnya dengan tangan, sisihkan untuk bahan isi )
  • minyak untuk menggoreng

Bahan isi :
  • 200 gr tauge
  • 1 buah wortel ukuran sedang, parut kasar
  • 100 gr dada ayam cincang 
  • bagian isi tahu pong
  • 5 siung bawang putih cincang
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong dadu kecil
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan pencelup : campur jadi satu dan aduk hingga menjadi adonan mulus
  • 1/2 cup tepung terigu serbaguna
  • 1/2 cup tepung beras
  • 1 1/2 cup air
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat :
  1. Untuk isi : Tumis bawang putih sampai harum, masukkan bawang bombay, tumis hingga transparan
  2. Tambahkan ayam cincang, aduk rata dan masak hingga berubah warna
  3. Masukkan wortel serut, isian tahu pong dan tauge, aduk rata, masak hingga layu, tambahkan garam, merica bubuk, saus tiram, aduk rata, cicipi rasanya, angkat, sisihkan dan dinginkan sejenak
  4. Ambil tahu, isi dengan bahan isian secukupnya sambil sedikit ditekan hingga adonan terkumpul di dalam tahu, lakukan hingga selesai
  5. Panaskan minyak cukup banyak dengan api sedang, ambil satu buah tahu, celupkan ke adonan pencelup secara merata, goreng, lakukan untuk beberapa tahu sesuai dengan kapasitas penggorengan
  6. Goreng hingga kuning kecoklatan, balik dan goreng hingga matang, angkat dan tiriskan
resep tahu bunting

Nah walaupun mudah dan praktis ya membuat tahu isi sayuran ini, semoga resep ini tetap bermanfaat ya, semoga bisa membuat tahu berontak / gehu / tahu bunting / tahu susur ini sendiri di rumah ya, silakan mencoba semoga sesuai dengan selera ya...

Selamat memasak....


resep sambal goreng pete kentang

Masakan kemarin, sambal goreng terasi dengan kentang, pete dan telur puyuh. Buatnya agak banyakan dan memaksakan diri untuk difoto dulu. Sebelumnya, beberapa hari lalu buat juga sambal goreng begini hanya pakai ebi, setelah liat postingan sambal goreng kentang pakai ebi milik mba Rina - dapur manis, colek mba Rina Audie, he he he...

Buatnya yang versi ebi tidak banyak, malas foto-foto, akhirnya habis duluan tanpa sempat difoto.  Ntar kalau sudah ada ebinya lagi baru mau buat lagi, itu juga kalau tidak malas. Secara ini telur puyuh stok terakhir. Setelah dengan sukses beli telur puyuh 1 papan sebanyak 100 butir. Rekor pertama saya beli telur puyuh sebanyak ini.

Ceritanya hanya mau beli telur ayam 10 butir, kebetulan mengajak Sophie ke pasar, uang sisa juga ngepas karena memang tinggal telur ayam yang mau dibeli. Nah karena melihat telur puyuh yang banyak, Sophie lapar mata juga kali ya, mirip sama emaknya yang suka lapar mata. "Ibu, Pipi mau telur kecil" begitu katanya. 

Saya tanya si penjual, telur puyuhnya berapa? 1 papan 30 ribu katanya. Saya tanya lagi, boleh beli tidak satu papan? wah tidak boleh bu, harus satu papan, begitu kata penjualnya. Akhirnya periksa lagi uang di kantong, secara kalau ke pasar saya tidak pernah bawa dompet, nah hitung-hitung uang sisa setelah beli telur ayam ada 31 ribu. Itu juga recehan, pecahan 10 ribu, 2 ribu dan koin seribuan, he he he..

Akhirnya ya sudah cukup uangnya, beli 1 papan -100 butir, pilih-pilih telur puyuhnya, eh ternyata si penjual marah, kalau telur puyuh tidak boleh pilih katanya, wakakak...sempat ada yang dipilih2 sih, lumayan...

Sambal goreng kali ini saya gunakan saja terasi, secara sedang senang dengan terasi-terasian, sejak coba masak lagi kangkung terasi dengan teri dan tahu pong, duh masih terbayang nikmatnya sambal terasi. Coba pakai terasi di sambal goreng kentang telur puyuh ini.

Nah untuk sambal goreng kali ini saya buat tidak pedas, supaya bapaknya Sophie bisa makan juga, padahal tangan gatal rasanya ingin menambahkan cabai rawit merah. Terpaksa deh tanpa cabai rawit merah, daripada diprotes sambalnya pedas. Jadi sambal ini saya buat dengan tomat yang agak banyak dan bawang merah yang lebih banyak dari sambal biasa yang sering saya buat. Untuk mengurangi rasa pedasnya.

Bagi yang terbiasa dengan pedas, silakan sesuaikan pemakaian cabai sesuai dengan selera, tambahkan cabai rawit jika suka. Jika suka sedikit manis silakan tambahkan gula sesuai dengan selera, karena di resep ini saya tidak pakai gula.

Sekarang kita lanjutkan ke resepnya ya, silakan...

Sambal Goreng Terasi Pete Kentang Telur Puyuh

Bahan :
  • 40 butir telur puyuh, rebus, goreng sebentar hingga berkulit
  • 750 gr kentang, kupas, potong dadu dan goreng
  • 2 papan pete
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 15 buah cabai merah keriting (tambahkan cabai rawit jika suka pedas)
  • 3 buah tomat ukuran sedang
  • 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 sachet terasi

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus hingga matang, kering dan tidak langu, masukkan pete, aduk sebentar hingga pete berubah warna, tambahkan garam, aduk rata
  2. Masukkan kentang dan telur puyuh, aduk rata, cicipi rasanya
  3. Angkat dan siap dihidangkan

resep sambal goreng terasi telur puyuh
sambal goreng terasi pete kentang telur puyuh

Okey, silakan mencoba resep sambal goreng terasi dengan pete, kentang dan telur puyuh ini ya, semoga cocok dengan selera...
 
Selamat memasak....

 

 


resep popcorn chicken mudah praktis

Judul makanan ini sih asal ya, jadi saya kasih nama popcorn chicken saja. Kali ini buat versi mudah dan praktis, cepat mengolahnya dan tidak banyak bahan yang digunakan, tetapi hasilnya enak, menjadi salah satu makanan favorit Sophie belakangan ini. Dan pastinya sangat pas buat makanan anak-anak nih.

Kalau Sophie bilang ini bukan popcorn chicken tetapi ayam kupuk kecil. Nah dia suka bilang apa-apa yang renyah itu kupuk, malas ngomong kerupuk, jadi dia singkat saja kupuk. Dan memang ayam goreng dibalut tepung ini renyah, hanya saja memang tidak bertahan lama renyahnya karena penggunaan telur.

Jadi biasanya memang saya buat sedikit saja, sekali makan habis, tetapi ya kalau dibilang sedikit, tidak begitu sedikit sih, jadinya lumayan. Hanya saja setiap kali membuat ayam kupuk kecil ini, Sophie selalu dibantu oleh emak dan bapaknya untuk menghabiskan, he he he.

Untuk membuat popcorn chicken favorit Sophie ini, saya biasanya gunakan bagian dada tanpa kulit dan tulang, yang dipotong tipis memanjang. Dengan bumbu hanya bawang goreng, merica bubuk dan garam. Celupannya hanya telur dan tepung, hmmm mudah sekali kan...

Nah kalau tertarik untuk membuat popcorn chicken krispi, boleh lihat di resep popcorn chicken krispi ya, kalau yang ini benar-benar kupuk dan bertahan lama kerenyahannya. 

Okey deh sekarang kita coba lihat resepnya ya, ini dia, silakan...

Popcorn Chicken 

Bahan :
  • 150 gr dada ayam, iris tipis panjang
  • 2 butir telur ukuran sedang, kocok lepas
  • 6 sendok makan tepung terigu serbaguna
  • 3 sendok makan bawang goreng siap pakai (atau gunakan bawang merah iris kemudian goreng sendiri)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Di mangkuk campur telur, bawang goreng, tepung terigu, garam dan merica bubuk, aduk rata hingga adonan mulus
  2. Masukkan potongan ayam, aduk rata kembali
    adonan tepung telur popcorn chicken
  3. Goreng ayam dalam minyak yang panas dan banyak dengan api sedang hingga kuning kecoklatan, balik dan goreng sampai matang
  4. Angkat dan tiriskan minyaknya
  5. Siap dinikmati kala hangat

resep mudah popcorn chicken

Nah walaupun sederhana, semoga tetap bisa bermanfaat ya resep popcorn chicken praktis dan mudah kesukaan Sophie ini, silakan mencoba...


resep kangkung belacan teri

Kangkung terasi atau kangkung belacan begini memang enak sekali deh, walaupun menu sederhana dengan resep sangat mudah, tetapi tetap ya membuat selera makan berlipat, he he he... Nah apalagi kalau dibuat pedas dan dicampur teri dan tahu pong. Bagi saya yang penyuka tahu dan teri, duh...sepiring nasi hangat porsi besar lewat mang... tanpa perlu tambahan lauk pauk lain lagi.

Kadang saya suka ngiler dengan menu di kedai nasi campur yang ada tumis kangkung yang warnanya kemerahan, duh walaupun cuma kangkung rasanya kok belum puas kalau tidak memasukkan kangkung tersebut ke samping nasi pilihan, he he he..

Sudah beberapa hari lalu ingin makan kangkung belacan atau terasi ini, nah akhirnya beli deh satu ikat kangkung, tetapi sampai rumah malah malas melanda, akhirnya ngendon dulu di kulkas, baru hari ini deh memaksakan diri mengolah kangkungnya, di mana kondisi kangkung tidak sebagus ketika beli, jadi dipilih-pilih daun yang bagus, alhasil tidak banyak yang didapat.

Tadinya mau ke pasar lagi, ai ai..masa ke pasar beli kangkung saja, sudahlah tidak masalah pakai yang ini saja walaupun sedikit, tidak masalah lah...

Kangkung belacan ini memang jenis masakan yang cukup populer ya, pas memang rasanya menyandingkan kangkung dengan belacan. Nah sebenarnya suka-suka sih mau pakai bumbu apa, selama ada belacannya ya tetap namanya kangkung belacan.

Kalau saya sih selain kangkung belacan versi merah, saya suka juga membuatnya hanya dengan bumbu bawang putih, cabai rawit hijau dan tentunya belacan. Duh rasanya yang ini juga tidak kalah enak, apalagi kalau dibuat super pedas.

Wah kalau ingat kangkung belacan yang versi ini, bisa lihat di kangkung belacan, dulu waktu belum menikah, saya pernah masak kangkung belacan ini dengan cabai rawit hijau yang aduhai, nah kebetulan ada adik rekan kerja saya, 2 orang waktu itu, suka sekali main ke rumah.

Yang kecil waktu itu usia 3 tahun, hmmm karena sibuk ya, saya biarkan saja mereka main, ealah ketika saya sedang menumis bumbu yang pedas tentu saja, eh si kecil ini tiba-tiba ada di samping saya, karena kaget, entah bagaimana itu bumbu mencelat, terpercik ke mata si kecil. 

Duh meraunglah si kecil ini, bingung saya, cepat-cepat matikan kompor dan langsung ambil dia bawa ke kamar mandi, bilas wajahnya, dan matanya...tetapi tetap menangis deh dia....haduh kasihan sekali deh...tetapi akhirnya karena cepat dibilas kali ya, tidak berapa lama kemudian dia berhenti menangis, dan untungnya matanya tidak kenapa-kenapa.

Lha kalau emaknya dan rekan kerja saya ini tahu bisa berabe donk saya, he he he...untunglah nih si kecil memang tahan banting, jadi tidak lama dia menangis, dah akhirnya dia ceria kembali. Dan saya tanya matanya bagaimana, dia bilang sudah tidak sakit lagi, ah lega...

Wanti-wanti mereka berdua jangan ke dapur dulu, pesan ke si kakak main di depan saja dulu, buru-buru deh saya melanjutkan tumisan kangkung belacan saya, cepat-cepat dan waspada kalau mereka ke dapur lagi. Akhirnya selesai juga kangkung belacan bertragedi itu.

Okey deh sekarang kita lihat resep kangkung belacan/ kangkung terasi dengan teri dan tahu pong ini ya, ini dia..silakan...

Kangkung Belacan dengan Teri & Tahu Pong

Bahan :
  • 1 ikat kangkung, petiki, cuci bersih
  • 50 gr teri, goreng garing
  • 6 buah tahu pong, bagi 4 masing-masing
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok makan saus tiram 
  • 1 buah tomat ukuran kecil, iris kasar
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 8 butir cabai rawit merah
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 buah tomat ukuran kecil
  • 2 sachet terasi

 Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus hingga harum, tidak langu dan kering, masukkan tahu dan tomat, aduk rata
  2. Tambahkan kangkung, aduk, beri garam dan saus tiram, aduk rata
  3. Masak hingga kangkung layu tetapi masih kriuk, cicipi rasanya
  4. Sesaat sebelum diangkat masukkan teri goreng, sisakan sedikit untuk taburan
  5. Siap dinikmati dengan nasi hangat

resep kangkung terasi tahu teri
kangkung belacang / kangkung terasi

Nah semoga resep kali ini, resep kangkung terasi dengan teri dan tahu pong bisa bermanfaat ya, siapa tahu mau mencoba resep ini juga... kalau begitu semoga cocok ya...
silakan mencoba...happy cooking....
resep ayam goreng tulang lunak

Ini kali kedua saya buat ayam goreng tulang lunak ini. Dulu sekali waktu baru suka sekali masak coba buat, nah berhubung belum punya blog jadi belum bisa narsis, apa-apa yang dimasak ditampilkan di blog, he he he..

Dari namanya sih memang ayam ini benar-benar lunak dan kalau tidak hati-hati dalam menggorengnya maka ayam ini akan brotol (he he he bahasa apa ini saya bingung..), ayam akan tercerai berai deh, seperti yang saya alami untuk potongan ayam yang lain, jadi potongan ayam seperti tampak pada gambar akan terbagi 2 dengan sendirinya. Untung potongan ayam yang satu ini selamat jadi bisa difoto.

Nah kalau buat yang beginian kasihan memang kalau memelihara kucing, masa kucingnya makan tulang saja tanpa ada dagingnya sedikitpun, karena memang dagingnya benar-benar lepas dari tulangnya lho.

Jadi ceritanya saya kumpulkan tuh tulang-tulang ayamnya untuk diberikan ke kucing-kucing di luar rumah, tetapi begitu melihat penampakannya tanpa daging sama sekali, jadinya malah tidak tega, ha ha ha, akhirnya saya buang saja deh tulang-tulang ayamnya, kucing di luar diberi makanan khusus kucing saja.

Kalau buat ayam goreng begini, semua anggota di rumah suka, yang masak saja suka sekali, he he he...hanya saja kalau ayam begini kan enaknya di kasih kremes ya, hanya karena yang masak malas jadinya tanpa kremes deh. Tapi begini saja sudah enak, apalagi kalau sambalnya sambal mangga muda/pencit, duh nikmat..

Untuk ayamnya sendiri, saya gunakan ayam negeri, bukan ayam kampung, nah karena teksturnya lebih lunak pastinya dari ayam kampung jadinya waktu memasak saya kurangi sedikit. Begini saja sudah buyar ayamnya apalagi kalau saya perlama masaknya.

Memasak ayam tulang lunak ini menggunakan panci presto/pressure cooker ya, jadi memang bisa lunak sampai ke tulang, sama halnya membuat bandeng presto dan sarden homemade, pressure cooker wajib digunakan.
Untuk resep ayam goreng tulang lunak ini saya gunakan resepnya mba Endang JTT - ayam goreng tulang lunak. Dengan sedikit sekali modifikasi......Terima kasih resepnya mba Endang, benar-benar top markotop deh resepnya mba..

Yang mau lihat resepnya, ini dia ya..silakan...

Ayam Goreng Tulang Lunak

Bahan :
  • 1 1/2 kg ayam ( saya gunakan ayam negeri bagian bawah/paha saja )
  • 3 butir jeruk limau/calamansi
  • 1 1/2 sendok teh baking powder
  • 8 lembar daun salam untuk alas panci (bisa gunakan daun pisang)
  • 200 ml santan kental instan
  • 1000 ml air
  • minyak untuk menggoreng ayam
  • 2 sendok teh garam
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3 lembar daun salam
  • 2 sendok makan air asam jawa
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis bumbu halus

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 7 butir kemiri, sangrai
  • 3 cm jahe
  • 3 cm kunyit
  • 1 sendok makan ketumbar, sangrai 

Cara membuat :
  1. Cuci bersih ayam, buang kulit dan lemak-lemak yang menempel (jika suka tetap gunakan kulitnya), lumuri ayam dengan air jeruk limau/calamansi, diamkan selama kurang lebih 20-30 menit, bilas
  2. Lumuri dengan baking powder secara merata ke permukaan ayam, tutup ayam, diamkan selama kurang lebih 30 menit di dalam kulkas
  3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas dan air asam jawa, serta garam, aduk rata dan tumis hingga daun rempah layu
  4. Keluarkan ayam dari kulkas, lumuri ayam secara merata dengan bahan tumisan, diamkan lagi selama kurang lebih 30 menit di suhu ruang atau di dalam kulkas
  5. Siapkan panci presto, alasi dengan daun salam, tata potongan ayam di panci, masukkan bumbu yang tersisa
  6. Campur air dan santan di mangkuk terpisah, kemudian tuangkan ke dalam panci presto sampai ayam terendam
  7. Masak ayam selama kurang lebih 1 jam dengan api besar sejak api dinyalakan
  8. Matikan api, biarkan panci dingin sehingga tutupnya bisa dibuka
  9. Keluarkan ayam dari panci, tiriskan lalu goreng dengan minyak panas yang cukup banyak dan api sedang (Hati-hati ketika mengeluarkan ayam dari panci dan meletakkannya di penggorengan, ayam mudah terlepas)


Sambal Mangga /Pencit

Bahan :
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 5 butir cabai rawit merah
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 sachet terasi
  • 1 buah tomat ukuran besar
  • 1 buah mangga muda, iris tipis panjang
  • 1/4 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Haluskan cabai, bawang, terasi dan tomat (saya gunakan blender dengan sedikit air)
  2. Tumis bahan sambal sampai harum dan kering, masukkan mangga muda dan garam, aduk rata dan masak hingga mangga muda sedikit layu
  3. Cicipi rasanya, angkat dan siap disajikan

ayam goreng tulang lunak
ayam goreng tulang lunak

Okey deh semoga resep ayam goreng tulang lunak dan sambal mangga ini bisa bermanfaat ya, yang mau mencoba monggo ya..mangga atuh dicoba resepna..semoga sesuai dengan selera ya..kalau dirasa perlu tambah garam, gula dan kaldu bubuk sesuaikan saja dengan selera ya...

Selamat mencoba.....
resep ekado kulit popiah mudah

Membuat ekado ala-ala nih, secara kalau dari bakunya ekado ya tidak begini kan...yang saya buat adalah ekado dengan menggunakan kulit popiah dan bukan dengan kembang tahu. Nah dulu sih pernah buat juga hanya tanpa telur puyuh, kali ini walaupun tetap dengan kulit popiah tetapi ada telur puyuhnya.

Kalau bicara ekado, salah satu makanan yang ada di resto jepang Hoka Hoka Bento atau biasa disingkat hokben. Wah terus terang nih selama ini saya baru 3 kali makan di hokben. Dua kali ditraktir dan sekali mentraktir, he he he.

Biasa ya waktu pertama kali ke Bandung, banyak sekali kata-kata wow keluar dari mulut saya, biasa ya orang Palembang yang jarang-jarang keluar rumah juga, eh tiba di Bandung, banyak sekali yang dilihat. Jadi karena tinggal di Dago dan tempat yang sering dikunjungi adalah jalan Merdeka, di mana ada yang namanya BIP (Bandung Indah Plaza), kemudian ada yang mencuri perhatian, Hoka-hoka Bento, dari gambarnya di muka sudah tahulah ya kalau itu resto Jepang. Ada juga Hanamasa, sampai saat ini belum kesampaian makan di sana, he he he..

Belum lagi, bakery yang terkenal dengan nama sus merdeka, hmmm kalau beli satu atau dua masih sanggup. Dan memang kue sus merdeka ini enak, hanya vlanya saya kurang begitu suka, terlalu tajam rasanya.

Yang namanya masih mahasiswa dengan uang bulanan pas-pas-an ya mana mungkin donk ya bisa makan di hokben. Jadi hanya bisa melihat saja orang yang keluar masuk hokben, sambil mupeng begitu...ngeces..ha ha ha...

Aih akhirnya pucuk dicinta ulam tiba, adalah salah seorang saudara teman satu rumah saya yang datang ke Bandung, nah si saudara ini masih lajang dan statusnya adalah karyawan. Uhuy...jadilah saya ketimpa rejeki diajak makan bareng di hokben, yipi...bahagia tidak terkira, akhirnya walaupun tidak dengan uang sendiri saya bisa juga masuk ke hokben ini.

Dan akhirnya saya mencicipi juga tuh menu hokben yang sebelumnya tidak terbayangkan di lidah saya, dan ternyata menu hokben itu kebanyakan gorengan..he he he dan gorengannya enak, tapi saya tidak ingat apa saja yang saya makan waktu itu, hanya tentu saja saya keluar dari hokben dengan senyum sumringah, he he he...

Pindah ke Surabaya, ada teman kuliah yang cukup dekat dan suka mengajak makan, ha ha ha, secara dia kuliah sambil kerja, jadi ada uang buat traktir-traktir, tapi sayang tidak ada hokben, kan lumayan ya kalau ada hokben.
Nah ceritanya ke Bekasi, ketemu deh dengan teman kuliah dulu di Bandung, dia tahu status saya yang bukan pekerja lagi, jadi diajak makan deh di hokben, akhirnya...ditraktir lagi, he he he..

Eh ternyata di Batam tidak ada yang namanya Hoka Hoka Bento, jadi dengan gaji yang cukup kalau hanya untuk makan di hokben, tetapi bagaimana mau makan di hokben orang tidak ada. Hmmm suatu saat ke Jakarta dan untuk memuaskan rasa penasaran akhirnya saya mengajak saudara sepupu saya makan di hokben, dan ternyata yang saya rasakan adalah makanannya biasa saja.

Entah karena mengalami penurunan rasa, ataupun karena saya membeli dengan uang sendiri tetapi kesan enaknya yang luar biasa tidak ada, wakakak...atau jangan-jangan saya ini baru menikmati rasa kalau gratisan, ha ha ha...

Di Batam sendiri, sampai sekarang hokben tidak pernah muncul, wendys, dunkin donuts tidak pernah ada. Nah yang namanya Mc Donald saja hanya 1, tetapi jangan ditanya kalau yang namanya KFC, bertebaran di mana-mana.

Jadi peluang bisnis yang mantap setelah melihat pasaran batam, memang KFC layak deh diperhitungkan, orang Batam suka sekali dengan KFC. Dan walaupun buka di pelosok tetap saja laris manis...

Kembali lagi ke resep ekado ala-ala ini, setelah jauh sekali cerita kemana-mana, resep ini sih mirip dengan resep ekado yang pernah saya buat sebelumnya, kali ini bukan dengan daging sapi dan daging ayam tetapi dengan daging ayam dan udang. 

Untuk kulit popiah sendiri, seperti biasa saya gunakan yang siap pakai. Kulit popiah / spring roll pastry ini bisa dibeli di swalayan di bagian makanan beku. Dengan 2 ukuran, satu yang besar dan kecil. Jika belum digunakan, kulit popiah ini harus disimpan di freezer, begitu juga jika tidak habis, simpan dalam kemasan tertutup dan simpan di freezer.

kulit popiah siap pakai
kulit popiah / spring roll pastry

Nah berikut resep ekado yang mudah dibuat ini ya, silakan...

Ekado dengan kulit popiah

Bahan :
  • 15 lembar kulit popiah ukuran 12.5cm x 12.5cm
  • 15 butir telur puyuh rebus
  • 100 gr udang tanpa kulit tanpa kepala
  • 100 gr dada ayam tanpa kulit dan tulang
  • 3 sendok makan bawang merah goreng
  • 1 butir telur ukuran sedang, kocok lepas
  • 1 sendok makan tepung tapioka
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Haluskan udang dan daging ayam serta bawang merah goreng (saya gunakan chopper)
  2. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan telur, tepung tapioka, merica bubuk, garam, aduk rata
  3. Ambil sedikit adonan, goreng dan cicipi rasanya
  4. Ambil satu lembar kulit popiah, beri 1 sendok makan adonan isi, tambahkan telur puyuh rebus, tutup adonan dengan cara merapatkan kulit popiah dan menekan-nekannya secara perlahan sehingga kulit tidak membuka
    ekado kulit popiah
    cara membuat ekado
  5. Lakukan hingga selesai
    cara membuat ekado mudah
    membuat ekado
  6. Goreng dalam minyak banyak yang sudah dipanaskan sebelumnya, goreng dengan api sedang hingga matang, kelihatan garing dan kuning kecoklatan
  7. Angkat dan tiriskan

Nah semoga resep ekado ala ala ini bisa tetap bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok ya dengan selera...


asinan bengkoang bengkuang

Nah kalau bicara asinan, maka asinan bengkuang ini memang mudah dibuat lho, dan bahannya sederhana saja. Pada dasarnya mirip ya dengan asinan bogor gedung dalam yang pernah saya posting sebelumnya. Tetap tidak pakai cuka, hanya pakai jeruk calamansi/jeruk limau saja. 

Cuaca panas begini memang enak menyantap yang segar-segar begini, simpan dulu di kulkas hingga dingin baru deh disantap. Nah untuk pengerjaannya, cabai yang sudah dihaluskan bersama air bisa disaring dulu kalau mau kuah asinannya bebas cabai seperti tampak pada gambar.

Sesuaikan jumlah cabai yang digunakan menurut selera masing-masing ya, kalau untuk takaran resep dan menurut selera saya, memang di awal tidak terlalu pedas, tetapi begitu sudah semalaman di kulkas kok rasanya makin pedas ya, mungkin karena sudah meresap pedasnya ya.

Ternyata menggunakan bengkoang saja, asinan ini cukup enak, apalagi memang bengkoang termasuk buah favorit saya kalau olahan buah seperti rujak dan asinan. Yang tertarik dengan asinan sayuran bisa juga kok, enak juga, segar, asam, manis, pedas.

Bagi yang belum tahu, ada nih asinan pepaya mengkal yang juga segar, asinan khas dari Manado yang disebut dengan gohu. Asinan ini juga segar lho apalagi ada aroma jahenya juga. Yang mau lihat resepnya ini dia ya, gohu-asinan pepaya khas Manado.

Okey deh berikut resep asinan bengkuang ini ya, silakan...

Asinan Bengkuang (Bengkoang)

Bahan :
  • 750 gr bengkuang
  • 500 ml air
  • 1/2 cup gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 3 butir cabai rawit merah
  • 3 buah jeruk limau/calamansi

Cara membuat :
  1. Kupas, cuci bersih dan potong bengkuang sesuai selera
  2. Haluskan cabai merah dan cabai rawit (saya gunakan blender dengan sedikit air)
  3. Masak air, gula dan cabai yang dihaluskan, masak hingga air mendidih dan gula larut
  4. Tambahkan garam, aduk rata, cicipi rasanya, jika suka manis bisa tambahkan lagi gula
  5. Sesaat sebelum diangkat, beri perasan air jeruk limau, aduk rata
  6. Tuangkan ke dalam mangkuk berisi potongan bengkuang, aduk rata, diamkan hingga dingin
  7. Masukkan ke dalam kulkas, sajikan dingin

Silakan mencoba resep asinan bengkuang/bengkoang ini ya, semoga cocok dengan selera ya...terima kasih atas kunjungan pembaca yang manis ke blog saya ini ...






resep balado teri mangga muda

Masakan begini ini simpel sekali, bahan-bahannya juga mudah didapat dan pastinya endess, apalagi kalau disantap dengan nasi putih hangat...duh enaknya...hanya balado teri dengan mangga muda atau pencit, tetapi bisa buat nambah-nambah deh kalau menyantap ini...wakakak...hati-hati buk...

Bagi penyuka masakan pedas bersambal tentu balado teri begini enak kan ya...apalagi ditambah mangga muda yang asem-asem..perpaduan yang mantap. Menyantapnya seperti sedang menonton film horor, asem, pedas dan menakutkan...nambah nasi tidak ya...dilema..ha ha ha...

Begitu sudah nambah nasi, eh sambal terinya kurang, tambah lagi sambal teri, kebanyakan ambil, tambah nasi lagi...ha ha ha..tidak selesai-selesai deh...kalau begini saya ingat cerita bapaknya Sophie, dulu waktu dia kecil ada sanak jauh datang ke rumahnya, dijamu makan, eh ambil lauk kebanyakan, nah ibunya bilang tambahlah nasi...menurut saja si bapak ini, akhirnya tambah nasi, eh lauknya kurang jadinya, tambahlah lauk lagi kata ibunya, akhirnya tambah lauk lagi, lah kebanyakan lauknya...wakakak...sampai kekenyangan tuh bapak...sudah bu cukup..cukup begitu katanya...

Nah kalau bicara mengenai sesuatu yang horor, saya pernah nih mengalaminya, cukup sering malah dan pengalaman horor ini hanya terjadi ketika saya kuliah di Bandung dan selalu bersama teman saya ini saya mengalaminya.

Jadi ceritanya dulu waktu ke Bandung kan, masih masa-masa jaya wartel, generasi lama pasti tahu kan namanya wartel (warung telekomunikasi). Nah teman saya ini teman satu SMA dulu di Palembang, dan kami menyewa rumah 2 kamar di Dago Pojok.

Pagi-pagi jam 5...saat keadaan masih sangat sepi, hanya satu dua orang yang lalu lalang, kami sepakat untuk pergi ke wartel yang ada di simpang Dago, hmmm berjalanlah kami ke depan Dago Pojok lalu berniat naik angkot sampai simpang dago. Di tengah perjalanan, teman saya berkata begini kepada saya, 'kamu lihat bapak yang disana yang dekat gerobak...coba sedang apa dia pagi-pagi begini disana?'

Hmmm mata saya berkeliling mencari sosok si bapak dan gerobak tentunya, aha ada satu gerobak saja, nah tapi mana si bapak ya dalam hati saya...saya tanya lagi, gerobak yang mana? yang itu bukan, iya kata teman saya. Hmmm saya tanya memangnya ada bapak-bapak yang duduk di sana? yakin kamu? iya..itu bapaknya..masa kamu tidak lihat?

Saya pandangi teman saya seolah mencari kebenaran, dan benar raut wajahnya serius...what..tanpa aba-aba kami ambil langkah seribu...lari secepat-secepatnya sampai depan dago pojok, ngos-ngosan..lumayan lari pagi...

Di angkot dia tanya lagi, benar ya kamu tidak lihat bapak-bapak itu? benar lho...tidak ada...duh ternyata ya..bisa diduga kalau ini penampakan dan hanya teman saya yang lihat. Nah sejak saat itu banyak lagi pengalaman aneh yang saya rasakan...eng ing eng...serem...Sampai saat ini kalau ingat kejadian dulu itu ya suka merinding, he he he...

Nah walaupun kami menyewa 2 kamar, tetapi kami selalu tidur berdua, kami memang sangat penakut..pagi hari sebelum berangkat kuliah dia berkata kepada saya, kamu memang ada ujian ya, kamu kok rajin sekali belajar malam-malam. Rajin bagaimana dan belajarnya kapan saya tanya, iya tadi malam, saya lihat kamu duduk di sana..sambil menunjuk kursi belajar..saya lihat kamu duduk dan pakai baju putih lagi.

Duh, duduk bagaimana, orang saya semalaman tidur kok di samping kamu...yaelah saya pikir..penampakan lagi deh...coba bagaimana tuh seremnya saya waktu itu...mengetahui penampakan yang dialami teman saya...horor sekali deh...

Tahu begitu ya kami tetap saja tinggal di sana, ya secara kalau mengontrak kan bayar setahun ya, tidak bisa pindah kalau sudah bayar setahun. Siap-siap deh dengan pengalaman menyeramkan lainnya yang tentu saja masih ada...wakakak...tapi sudah ah cerita seremnya...kapan-kapan di posting lainnya saya cerita lagi...serem...

Lanjut ke resep saja sekarang ya, silakan... (tertarik dengan resep sambal telur dengan mangga muda? silakan klik link tersebut ya...)

Balado Teri Mangga Muda

Bahan :
  • 2 buah mangga muda, iris tipis panjang
  • 100 gr teri, goreng garing
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 10 butir cabai rawit merah
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah tomat ukuran besar
  • 2 sachet terasi
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
 
Cara membuat :
  1. Haluskan duo bawang dan duo cabai dan juga tomat serta terasi dengan menggunakan blender dengan sedikit air
  2. Tumis sambal hingga harum dan kering, masukkan mangga muda iris, aduk rata, tambahkan garam, aduk rata kembali
  3. Masak sebentar hingga mangga sedikit layu, cicipi rasanya
  4. Sesaat sebelum diangkat, masukkan teri goreng, aduk rata
  5. Angkat dan siap disajikan

resep sambal teri pencit
balado teri pencit

Selamat mencoba resep balado teri mangga muda ini ya, semoga sesuai dengan selera, lakukan modifikasi sesuai selera ya...

 
resep donat ekonomis

Sejak coba roti tanpa ulen Sangjin Ko dengan berbagai variasi roti, mulai dari roti keju, roti buah kering, roti pizza mini, caterpillar bread, nah penasaran dengan resep roti ini kalau dijadikan donat, apa bisa tetap enak dan lembut ya? 

Karena resep roti tanpa ulen ini adalah roti yang tanpa telur, tetapi dari yang saya coba, cairannya saya pakai susu cair, nah kali ini ingin buat yang versi ekonomis, jadi benar-benar donat ekonomis nih, tanpa telur dan tanpa susu cair, dan toppingnya gula halus pulak...ini irit atau apa ya..he he he...

Bagaimana hasilnya dan bagaimana rasanya? Hasilnya memang seperti donat..proses membuatnya jadi lebih mudah, dan rasanya tetap empuk lembut. Ya memang kalau dari penampakan apalagi setelah digoreng permukaan donat kelihatan keras, tetapi ketika sudah mulai menghangat tidak keras lagi, nah setelah digigit, rasanya empuk lembut.

Nah menurut saya nih, donat begini cocok juga nih buat usaha, lumayan kan dijaman yang serba mahal begini, semua mesti dihemat, usaha donat tanpa telur ini lumayan bisa mengurangi biaya produksi, ya kan...hi hi hi walaupun saya belum pernah jual donat ini, tapi kalau saya beli sih mau-mau saja nih.

Tetapi memang kalau dari segi rasa sih, tetap tidak seenak donat kentang ataupun donat santan ataupun donat menul-menul klasik yang pernah saya buat, tetapi ya lumayan untuk standar donat ekonomis.

Karena biasa membuat roti dengan resep di bawah ini selalu saya bagi 8 bagian, ternyata untuk ukuran donat masih terlalu besar, makanya donat yang saya buat ini besar ukurannya, kalau mau standar ukurannya bisa buat jadi 10 bagian saja sepertinya pas deh..

Untuk membuat donat ini saya tidak menggunakan cetakan, lubangnya cukup dibuat dengan jari saja dan diputar-putar supaya lubangnya membesar. Nah cukup mudah kan...yang mau coba resepnya silakan..ini dia...

Donat Ekonomis Tanpa Telur Tanpa Ulen

Bahan :
  • 220 ml air hangat (atau jika suka ganti dengan susu cair hangat)
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 1/2 sendok teh ragi instan
  • 2 1/3 cup tepung terigu protein tinggi
  • 1/3 cup tepung terigu protein rendah
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan margarin leleh
  • minyak untuk menggoreng

Topping : gula halus atau sesuai selera


Cara membuat :
  1. Di mangkuk ukuran cukup besar, larutkan gula dengan air hangat, masukkan ragi instan, aduk dan biarkan selama 10-15 menit hingga larutan ragi berbusa
  2. Di mangkuk lain campur tepung terigu dan garam, aduk rata dengan sendok
  3. Setelah larutan ragi berbusa, masukkan tepung ke dalam larutan ragi, aduk rata dengan sendok kayu
  4. Masukkan margarin cair, aduk rata kembali dengan sendok
  5. Dengan tangan, aduk adonan hingga rata dan semua bagian tercampur (mirip menguleni), lakukan selama kurang dari 1 menit saja
  6. Bentuk bulat adonan, tutup mangkuk dengan plastik wrap atau serbet bersih, diamkan selama kurang lebih 20 menit
  7. Kempiskan adonan, bentuk bulat kembali dan biarkan selama kurang lebih 20 menit
  8. Kempiskan adonan kembali dan biarkan lagi selama 20 menit
  9. Setelah 20 menit ketiga, kempiskan adonan, bagi menjadi 8 atau 10 bagian, bulatkan masing-masing adonan dan letakkan di wadah beralas tepung tipis, biarkan selama kurang lebih 20-30 menit hingga mengembang
  10. Panaskan minyak goreng yang cukup banyak, ambil satu bulatan, buat lubang di tengan dengan jari dengan cara menusuknya, lalu putar-putar hingga lubang membesar
  11. Goreng dengan api sedang hingga permukaan kecoklatan, balikkan dan goreng kembali hingga kuning kecoklatan
  12. Angkat dan tiriskan, lakukan sesuai kapasitas wajan/teflon
  13. Jika sudah dingin beri topping sesuka hati

resep donat ekonomis tanpa telur
donat tanpa telur

Okey deh , semoga resep donat ekonomis tanpa telur dan tanpa ulen ini bisa bermanfaat ya, yang mau mencoba silakan ya, semoga cocok dengan selera...
roti tawar goreng ragout ayam sayuran

Olahan roti tawar lagi, kali ini roti tawar goreng isi ragout ayam dan sayuran, jangan bosan yak para pengunjung blog tercintah, ya bagaimana lagi, semua masih bosan dengan roti berselai. Lah sudah terlanjur beli roti tawar 2 bungkus lagi, satu yang roti tawar putih, satu lagi yang gandum. 

Beli roti tawar ini tempatnya bisa dibilang cukup jauh, hmmm tidak juga sih hanya memang melewati jalan raya, jadi kalau cuma beli satu rasanya sudah bela-belain jauh kok kenapa tidak sekalian. Nah kalau mau maruk sekalian ada roti tawar pandan dan roti tawar dengan walnut juga...wakakak..masih belum terlalu maruk ternyata.

Ya memang kadang kalau mau bisa sih bolak-balik, hanya memang karena saya ini termasuk orang pemalas ya bagaimana lagi. Sudah dari dulu memang pemalas, he he he...walaupun kadang memang sering menyemangati diri sendiri untuk rajin.

Ingat dulu kejadian masih SMA, duh yang namanya buat PR itu malas sekali, sering saya tunda-tunda, nah ketika hari H nya malah suka lupa, ha ha ha.. Pernah waktu itu ketika pelajaran matematika, nah pada tahu kan yang namanya integral, kalau dulu saya bilang matematika cacing.

Biasanya kalau ada PR, kelas saya itu suka sibuk ya, nah karena mungkin pelajaran matematika pas jam pertama, dan saya lupa ada PR maka tentu saja saya tidak datang pagi-pagi untuk mencari contekan. Jadi momen-momen sibuk dengan PR terlewatkan oleh saya.

Nah kebetulan nih si pak guru memang tidak pernah memeriksa PR, hanya biasanya beberapa orang dipanggil acak ke depan menyelesaikan soal. Hmmm dengan pedenya saya siap-siap memulai menerima materi pelajaran.

Dan dengan terkejutnya saya, Monica..coba selesaikan ke depan soal no.1...ha...kaget bukan kepalang, tanya teman sebangku, iya ada PR? ada...tetapi belum selesai, tanya teman depan, yang satu bilang sama belum selesai, yang satu lagi pas di depan saya bilang dia sudah selesai...

Ya sudah, Cut (begitu saya memanggilnya seenak udel, padahal namanya ya bukan Cut dan dia bukan orang Aceh juga)..pinjam bukumu..dengan hati-hati dia beri saya bukunya supaya tidak terlihat oleh pak guru ini.

Eng ing eng..lega paling tidak ada contekan, entah benar atau salah, maju..tulis dulu di papan tulis soalnya...begitu sudah baca dan coba lihat tulisan si Cut, langsung deh mengutuk dalam hati...duh Cut, tulisanmu kok ya begini...tidak terbaca...jelek sekali, awut-awutan, jadi saya cukup lama bingung mau menulis apa..duh gusti..apes-apes pikir saya waktu itu.

Dari sekian siswa kok ya bapak ini panggil nama saya, duh hari yang kacau. Bingung cukup lama...ini angka 3 atau 8 atau 5 tulisan cut ini, nah ini cacingnya satu atau dua dan ini akar bilangan atau apa, duh cut..kamu kok malah menyusahkan saya sih...

Cukup lama bingung, dan karena si bapak sangat baik hati, maka dijelaskan cara menyelesaikan soalnya, dan untunglah dengan sedikit berpikir wakakak...berpikir keras tepatnya, maka selesai juga persamaan integral itu menjadi persamaan yang sangat sederhana, tanpa melihat lagi tulisan Cut.

Begitu sudah duduk kembali, saya kembalikan buku si Cut, sambil mengomel, betapa jeleknya tulisan dia, betapa saya tidak bisa membedakan angka yang ditulisnya. Ya memang sih saya tahu kalau tulisan Cut memang parah, tetapi karena tidak ada pilihan, daripada tidak membawa buku sama sekali kan lebih parah. Ah Cut..Cut..walaupun begitu tetap saya berterima kasih.

Saya heran juga waktu itu kenapa ya kalau urusan maju ke depan kok kalau dari segi statistik, nama saya sering sekali dipanggil. Apalagi kalau yang namanya bahasa Inggris, duh, walaupun tidak dipanggil giliran pertama ya mesti dipanggil juga. Nah biasanya saya suka merengut deh kalau sudah dipanggil ke depan. Si bapak ini malah senyum-senyum saja. Lega kalau sudah bisa bilang I think that's all, thank you...langsung ngacir kembali ke tempat duduk.

Nah apa saya tobat tidak lagi malas mengerjakan PR, ha ha ha, tidak juga...pernah tidak mengerjakan PR biologi, dan entah sedang ada dewi fortuna, maka sistem si ibu guru memeriksa PR satu persatu dari barisan depan sebelah kiri...apes bagi yang duduk di barisan depan kiri dan tidak mengerjakan PR, silakan menikmati hukuman dari si ibu guru.

Cepat cari contekan...sibuk..sesekali melirik si ibu sedang di barisan mana, tetapi masih sibuk menyelesaikan PR, dan akhirnya ketika si ibu sampai di meja, tada...PR selesai, aman sentosa, bebas hukuman, wakakak...

Eits tapi jangan salah ya walaupun saya malas mengerjakan PR, tetapi kalau ada ujian, biasanya teman saya ya suka bertanya jawaban ke saya, ha ha ha...itulah saya..kondisi terdesak seperti ujian menuntut saya memacu diri untuk rajin. Kalau ujian mendadak bagaimana? duh kalau itu mata pelajaran hafalan bye bye deh...

Hmmm ada teman saya yang tahu sekali betapa pemalasnya saya, dan ketika pengumuman juara umum, ya walaupun tidak juara umum satu, tetap masuk 10 besar, wakakak..dia bilang, kamu malas begitu kok kamu bisa ya masuk juara umum....ha ha ha...dia tidak tahu kalau ujian saya memacu diri sendiri untuk rajin...dengan terpaksa tetapi harus...

Jadi sebenarnya kalau kita bisa memacu diri sendiri memang bisa ya kita mendapatkan hasil yang bagus, jangan terlalu terlena dengan situasi yang membuat kita malas... dan kenali diri sendiri sih menurut saya, apa yang bisa memacu kita untuk lebih baik lagi. Upss....abaikan saja tulisan saya yang ini he he he... karena sampai saat ini saya masih berjuang untuk memacu diri sendiri....

Okey deh kepanjangan ya cerita kali ini, wakakak..maklum ya sedang ingat kejadian dulu, mumpung ingat ditulis, he he he...

Resep ini sih pada dasarnya sama dengan resep roti tawar goreng isi ayam fusilli, beda-beda tipislah. Kali ini untuk menghemat telur dan menghemat tepung roti maka proses pencelupan dan pelapisan saya lakukan hanya satu kali. Tetapi tetap garing dan renyah kok hasilnya.

Untuk ragoutnya sendiri, saya gunakan sama persis dengan bahan savory bread pudding, ada ayam, sosis, brokoli, wortel dan jagung.

Berikut resepnya ya, silakan.....

Roti Tawar Goreng Isi Ragout Ayam Sayuran

Bahan :
  • 6 lembar roti tawar gandum (atau roti tawar biasa)
  • 3 butir telur untuk pencelup
  • tepung panir/tepung roti secukupnya

Bahan isian ragout :
  • 30 gr dada ayam cincang
  • 1 buah sosis ayam, iris melintang tipis
  • 1 kuntum kecil brokoli, potong kecil
  • 1/2 buah wortel ukuran kecil, parut kasar
  • 1/2 buah jagung ukuran kecil, sisir
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 4 sendok makan tepung terigu serbaguna (segituga biru)
  • 1 cup susu cair
  • 1/2 cup air
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir (jika dirasa kurang manis, bisa tambahkan hingga 2 sendok)
  • 30 gr keju parut
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis 

Cara membuat isian :
  1. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan dada ayam dan sosis, aduk rata dan masak hingga ayam berubah warna
  2. Masukkan jagung, brokoli dan wortel, aduk rata dan masak hingga matang
  3. Tambahkan garam, merica bubuk, aduk rata
  4. Di mangkuk, larutkan tepung terigu dengan susu, tuangkan susu ke dalam tumisan, aduk rata, tambahkan air, aduk rata kembali
  5. Masak hingga mengental dan meletup, tambahkan keju parut, aduk rata, cicipi rasanya
  6. Angkat dan sisihkan sejenak hingga dingin

Penyelesaian :
  1. Siapkan wadah berisi tepung panir, siapkan wadah lain berisi telur yang dikocok
  2. Ambil satu lembar roti tawar, oleskan bahan isian secara merata, tangkupkan selembar roti lainnya
  3. Bagi 2 secara diagonal, kemudian bagi 2 lagi diagonal sehingga didapatkan 4 bagian segitiga
  4. Lakukan hingga selesairesep roti tawar goreng mudah
  5. Ambil satu potong, celupkan ke dalam telur kocok, gulingkan ke dalam tepung panir, lakukan hingga seluruh permukaan roti terlapisi, lakukan sambil sedikit ditekan supaya tepung panir menempel
  6. Lakukan hingga selesai
  7. Goreng dalam minyak banyak yang sudah dipanaskan sebelumnya, goreng dengan api sedang hingga matang dan garing
  8. Angkat dan tiriskan
  9. Sajikan hangat dengan cocolan saus sambal dan mayonnaise

resep roti tawar ragout ayam sayuran

Nah semoga resep roti tawar goreng ragout ayam sayuran ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



NewerStories OlderStories Home