Lempeng Pisang Keju



resep lempeng pisang keju

Halo lagi....sudah beberapa hari ini absen lagi posting resep, nah kali ini masih dengan resep yang sudah ngendon di daft, jadi karena belum bisa masak dan buat makanan baru lagi, kalaupun buat makanan ya bukan mencoba resep baru, hanya memasak menu biasa. Nah sebelum ke Palembang, ada buat lempeng pisang keju ini.

Lempeng keju ini mirip pancake pisang kalau saya bilang, hanya saja kurang gurih dan fluffy tentu saja, tetapi tetap ya, membuatnya juga sangat mudah, seperti halnya pancake. Oh iya, untuk membuat lempeng pisang ini, saya modifikasi saja dari resep godok pisang, nah bedanya godok pisang itu digoreng bentuk bola-bola sedangkan lempeng pisang ya bentuknya lempeng, bundar pipih tetapi hanya dipanggang.

Oh iya mau cerita sedikit, wah selama di Palembang, sungguh puas deh menikmati yang namanya pempek, tekwan, mie celor, dan jajanan pasarnya. Nah kesempatan ke Palembang kali ini saya coba kue yang disebut lumpang. Hmmm setelah sekian lamanya tidak makan kue lumpang ini. 

Nah selama di Palembang, saya buat juga tuh siomay dan pempek kulit ikan sarden/benggol, pakai resep di blog ini juga, lihat resep siomay bandung, dan pempek kulit khas Palembang. Jadi di Palembang kan tidak punya tuh penggiling ikan ataupun food processor atau chopper, jadi cukup berspekulasi untuk membeli ikan giling saja.

Kalau di Palembang memang ikan giling itu cukup mudah ditemui di pasar. Nah yang umumnya tersedia adalah ikan giling gabus, sarden/benggol/layang, parang-parang dan kakap. Sempat ragu waktu membeli ikan giling ini, hmmm coba dulu beli 1/2 kg ikan sarden dan 1/2 kg ikan parang-parang.

Ternyata tidak amis, wah mantap neh, jadi ikan sarden saya olah jadi pempek kulit dan ikan parang-parang saya olah menjadi siomay. Ikan sarden sendiri warnanya gelap jadi pas dijadikan pempek kulit sedangkan ikan parang-parang warnanya putih mirip dengan ikan tenggiri dan sangat pas dibuat jadi siomay.

Nah harganya sendiri, untuk ikan giling sarden dibandrol dengan harga 16 ribu rupiah perkilo dan ikan parang-parang seharga 28 ribu rupiah perkilo, hmmm cukup murah menurut saya. Wah puas deh eksekusi dengan ikan giling ini berhasil. Oh iya memang kalau mau membeli ikan giling ini harus pagi-pagi supaya ikannya masih segar. 

Dan untuk membuat cuko, saya gunakan gula batok, wah akhirnya mencoba membuat cuko menggunakan gula batok, kebetulan di dapur ada stok gula batok yang dibeli adik saya di Linggau (kabupaten Lahat, Sumsel). Kalau di Palembang sendiri, gula batok banyak dijual di pasar, jadi mudah saja kalau mau membuat cuko pakai gula batok.

Upss kepanjangan ceritanya, kembali ke resep lempeng pisang keju ini ya...oh iya di sini saya gunakan pisang berangan, selain pisang berangan bisa juga gunakan pisang cavendish, pisang ambon ataupun uli, atau pisang manis jenis lainnya.


lempeng pisang banjar

Lempeng Pisang Keju

Bahan :
  • 100 gr tepung terigu serbaguna (saya gunakan merek segitiga biru)
  • 40 gr tepung beras
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh vanili bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 40 gr keju cheddar parut
  • 1 butir telur
  • 60 ml susu cair 
  • 2 buah pisang berangan, iris melintang setebal kurang lebih 2mm
  • 4 buah pisang berangan, haluskan

Cara membuat :
  1. Di mangkuk ukuran sedang, campur telur, susu cair, pisang halus, aduk rata, lalu tambahkan irisan pisang, aduk rata kembali, sisihkan
  2. Di mangkuk ukuran cukup besar, campur tepung terigu, tepung beras, garam, baking powder dan vanili bubuk, aduk dengan balloon whisk atau sendok saja
  3. Kemudian tuangkan campuran telur susu, aduk rata lalu terakhir, masukkan keju parut, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 15 menit
  4. Panaskan teflon atau pan, beri sedikit minyak ataupun margarin atau juga butter/mentega, kemudian ambil adonan lempeng ini menggunakan sendok sayur, tuangkan ke teflon (jika teflon/pan cukup besar, bisa dilakukan untuk beberapa buah, saya sekali masak tiga buah lempeng), masak hingga bagian bawah matang kecoklatan, balikkan dan masak hingga matang, angkat (prosesnya sama dengan membuat pancake, hanya adonan lempeng ini sedikit lebih kental)
  5. Lakukan hingga adonan habis
  6. Sajikan dengan taburan keju, jika suka bisa kucuri dengan susu kental manis

resep lempeng pisang keju banjar

Nah semoga resep lempeng pisang keju ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

8 comments:

  1. when i am opening the blogger walaaaaa......i saw this recipe on the top list. Sorry sok genit ngemeng linggis wakakakaaaa..... soalnya hampir setaun belakangan anakku dapat pelajaran tambahan bhs inggris di sekolah. Udah kelas 9 gitu loh. Emak dipaksa harus belajar ngobrol linggis lagi nih....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha...mba Rina bisa aja....wes mba lanjutin ngemeng linggisnya...ya memang jadi emak2 harus gaul juga, ngikutin anak, mantap deh anak-emak ngomong Inggris...

      ini aja anakku umur 4thn ngomongnya nyampur2, kebanyakan inggrisnya malah, secara nonton youtube terus, jadi emaknya harus ngerti trs ikutan ngomong inggris juga ha ha ha...

      Delete
  2. Iya ya mbak, beberapa hari ini Mbak Monica memang absen ngeblog nieh....
    Semangat deh mbak :-)
    Weleh - welh,,,, kalau yang namanya pisang dikasih keju ya enak mbak,,,, lawong pisang aja di godok atau di buat sale we ya enak,,,, yummy rasanya.,,, Wah aku baru tau mbak kalau ada namanya pisang berangan. Tahunya sieh pisang Ambon, uli, kepok,,,, hemmmm enaknya, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih mas Anis, biasalah kalau pulang ke Palembang suka absen ngeblog dan pakai lama absennya....he he he... sippp mas Anis...thanks ya...ini tetap semangat...
      oh pisang berangan itu banyak di Batam mas, warnanya kuning gitu, aku juga baru tahu ada pisang berangan sejak tinggal di Batam, malah lebih banyak pisang berangan loh daripada pisang ambon di sini...

      Delete
  3. Wah Lezat bgt makanannya.. Terima kasih untuk resepnya

    ReplyDelete
  4. Kenapaa akuu malah jadinya pengen pempeekk abis baca postingan iniii...hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha bisa aja neh mba Vari...karena kebayang pempek sih ya....

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.