Pindang Ikan Meranjat



resep pindang ikan meranjat

Nah ini menu pindang yang juga sudah lama ingin saya buat, yaitu pindang ikan meranjat. Setelah dulu pernah buat pindang tulang pegagan, baru deh kesampaian buat pindang ikan meranjat ini. Ini pun buatnya juga terinspirasi ketika pulang ke Palembang.

Kalau tiba di Palembang, begitu keluar dari bandara, di sepanjang perjalanan, banyak sekali rumah makan pindang ini, jadi kalau dari jalan tuh jelas sekali tulisan besar di rumah makan tersebut, pindang tulang pegagan ....., pindang meranjat.....

Dulu sekali buat pindang pegagan, kalau pindang pegagan yang saya buat menggunakan tulang sapi. Memang biasanya kalau pindang itu kalau tidak pindang tulang ya pindang ikan, dan umumnya ikan yang digunakan adalah ikan patin ataupun ikan baung. Berhubung saya tidak makan ikan patin ataupun baung, jadi ganti ke ikan laut saja.

Untuk pindang ikan khas meranjat kali ini saya gunakan ikan parang-parang, secara masih ada stok ikan ini di freezer sisa membuat model beberapa hari yang lalu. Kalau saya sih doyannya ikan tongkol saja yang dibuat pindang, nah ikan tongkol ini juga mantap dibuat asam padeh, mirip-mirip pindang juga sih.

Oh iya bicara pindang, sebenarnya pindang ini rasanya ada sedikit manis ya, baik itu pindang meranjat, pegagan, dan palembang. Jadi ketika sempat mencicipi lagi pindang ini di Palembang, memang selain gurih ada rasa manisnya. Hmmm karena bapaknya Sophie tidak suka masakan gurih begini bercampur manis, jadi saya buatnya tidak manis, tanpa tambahan kecap manis ataupun gula merah ya, yang suka silakan tambahkan sendiri.

Untuk resep pindang meranjat ini, beda tipis dengan resep pindang pegagan, hanya untuk pindang meranjat ini lebih merah kuahnya, secara memang cabainya saya tambahkan, biar sedikit mirip dengan pindang meranjat kebanyakan, jadi berikut resepnya ya...silakan..


Pindang Ikan Meranjat

Bahan :
  • 500 gr ikan parang-parang
  • 1 buah jeruk nipis
  • 1 buah nanas ukuran kecil berat kurang lebih 200gr, potong-potong
  • 2 genggam daun kemangi
  • 2 buah tomat ukuran sedang, potong 6 memanjang
  • 2 batang daun bawang, potong kurang lebih 2cm
  • 30 butir cabai rawit utuh
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 butir asam kandis
  • 3 sendok makan kecap asin
  • 3 sendok kecap manis jika suka (saya tidak pakai)
  • 1000 ml air
  • 1/2 sendok teh garam, atau sesuaikan dengan penggunaan kecap asin

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 15 buah cabai merah keriting
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 3 sachet terasi

Cara membuat :
  1. Potong-potong ikan parang-parang, cuci dan kucuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas, sisihkan
  2. Didihkan air di panci, masukkan nanas, biarkan mendidih lagi sebentar, masukkan lengkuas, serai, asam kandis dan bumbu halus, biarkan mendidih lagi
  3. Masukkan ikan, tomat, daun bawang, kecap asin, kecap manis jika suka, aduk dan masak hingga ikan matang, tambahkan garam, aduk rata, cicipi rasanya
  4. Sesaat sebelum diangkat, masukkan daun kemangi, aduk sebentar, siap dihidangkan

Nah enaknya menyantap pindang ini dengan sambal tempoyak ataupun sambal nanas, makan dengan nasi putih hangat...nyam..nyam.....

resep pindang meranjat

Nah semoga resep pindang ikan meranjat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Pertama Kali baca judulnya heran, ikan kok bisa manjat hahahaaaa......ternyata oh ternyata.
    Liat nanasnya itu duuuhhh bikin sengsara hahahaaa...mana ciledug panas banget sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha ...mba Rina bisa aja...he eh mba pindang meranjat dan pegagan atau pindang palembang tuh terkenal loh di sana... meranjat atau pegagan itu nama tempat di kabupaten Ogan Komering Ilir, nah terkenal dengan menu pindangnya...
      iya mba masakan kuah pake nanas begini seger.... sama mba di Batam panas banget tidak berkesudahan he he he...

      Delete
  2. Hahaha,,, ngririt pengeluaran ya mbak ya? bahan utamanya masih menggunakan ikan parang - parang,,, nggak suka ikan patin tow mbak sampean ki? padahal enak lho,,, aku diolahin pindang sama ibu dari ikan patin, wuih dalam sekejap ikan itu langsung habis, hehehehe,,, habis enak, :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya gimana ya mas, masih ada ikannya di freezer, kelamaan nanti ikannya di sana, halah...ngeles...ya ngirit itu ya ha ha ha...
      tapi memang ikan parang-parang ini banyak durinya euy, tapi besar-besar ga kayak bandeng, jadi mudah misahinnya
      iya mas, aku ga doyan patin eh, padahal memang kalau pindang itu ya enak pakai patin, wah ibunya mas Anis sering buat pindang patin juga ya..mantap deh

      Delete
    2. Iya mbak, kalau pulang pasti dibeliin tuh ikan patin yang besar - besar, langsung deh di masak dijadikan pindang,,, :-)

      Delete
    3. wah mantap deh mas, kalau suka dengan ikan patin, enak banget pasti pindang ikan patin ini ya...
      jadi kangen makan pindang patin ala ibu mas? he he he...hayo pulang..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.