Selai Srikaya Pandan Homemade



resep homemade pandan kaya

Akhirnya, jadi juga saya membuat selai srikaya pandan ini, selai rumahan buatan sendiri, setelah sekian lama tidak ada mood membuatnya. Resep selai homemade yang ternyata tidak susah dibuat, walaupun dalam membuatnya cukup lama untuk ukuran selai, karena memang membuat selai srikaya ini membutuhkan proses memasak double boiler atau ditim, seperti halnya kita melelehkan coklat masak.

Nah walaupun namanya selai srikaya, tapi selai ini tidak membutuhkan buah srikaya ya, jadi jangan salah anggapan dulu. Selai ini bahan dasarnya telur, gula, santan dan jus pandan, tidak ada buah srikaya sama sekali, karena itu namanya coconut jam kalau istilah asingnya.

Ceritanya saya sedang senang neh, ketemu pandan di swalayan bundelan pandannya cukup besar, biasanya sih kecil ya, nah yang buat senang lagi, ternyata harganya murah, hanya 700 perak. Semangat donk saya, tumben kan ketemu pandan murah begini, dan ternyata bundelan itu berisi 2 batang pandan dengan masing-masing batang berdaun cukup banyak. Ya memang untuk saya yang tidak punya lahan menanam pandan, sesuatu sekali ketemu pandan begini, beda dengan yang punya lahan dan pandan tumbuh dengan suburnya.

Jadi neh daun pandan sudah saya bayangkan mau diolah untuk apa saja, tuing...tuing... dan untuk permulaan, eksekusi resep homemade selai srikaya atau pandan kaya jam ini. 

Resep selai srikaya ini sudah lama saya intip dari blognya teh Ayudiah- Momylicious - homemade selai srikaya, dan sumber aslinya dari blognya Sonia - Nasi Lemak Lover - homemade pandan kaya. Nah bedanya nih si teteh pakai santan dari kelapa parut, dan ada tambahan daun sujinya segala. Lah berhubung tidak ada daun suji, dan tidak pakai kelapa parut juga, akhirnya saya merujuk langsung ke resep Sonia, secara saya juga pakainya santan instan saja.

Jadi yang mau mencoba resep selai srikaya ini, silakan ya mau merujuk ke resep yang mana, yang versi pakai kelapa parut atau mau versi pakai santan instan. Atau mau pakai kelapa parut juga tapi cara buatnya sama dengan pakai versi santan instan, mudah kok, tinggal siapkan saja santannya, lalu prosesnya sama dengan resep di bawah ini.

Oh iya, saya buat selai ini terlewat proses menyaring adonan, benar-benar lupa he he he, tapi tidak begitu bermasalah...untung memang saya mengaduknya cukup rata, jadi selai yang dihasilkan cukup bagus teksturnya.

Okey, berikut resep selai srikaya yang saya buat ya....silakan... (takaran gula saya kurangi, di resep asli menggunakan 250gr, saya gunakan hanya 200gr)

cara membuat selai srikaya pandan

Selai Srikaya Pandan 

Bahan :
  • 3 butir telur
  • 200 gr gula pasir (saya gunakan gula pasir butiran halus/caster sugar)
  • 2 sachet santan instan @ 65ml , total santan instan 130 ml
  • 15 lembar daun pandan (bisa kurangi kalau tidak begitu suka aroma pandan terlalu kuat)
  • 250 ml air

Cara membuat :
  1. Cuci bersih daun pandan, potong-potong dan blender dengan menambahkan air, saring dan ukur 220 ml, campur dengan santan instan, jadi volume campuran santan dan jus pandan adalah 350 ml, aduk rata hingga benar-benar tercampur, sisihkan
  2. Di mangkuk, kocok telur, lebih tepatnya aduk perlahan dengan balloon whisk,  jangan dikocok, begitu sudah pecah dan tercampur dengan baik antara kuning dan putihnya, masukkan gula pasir, aduk rata kembali hingga gula larut
  3. Tuangkan campuran santan dan jus pandan, aduk rata kembali, saring adonan dan tuang ke dalam mangkuk stainless steel
    adonan kaya pandan jam
  4. Siapkan panci berisi air yang cukup banyak, letakkan mangkuk stainless steel di atas panci, tim adonan selai srikaya dengan menggunakan api kecil selama 1 jam, sambil sesekali diaduk, jeda waktu mengaduk kurang lebih 1-2 menit (itu versi Sonia, saya jeda waktu bisa 5 menit)
  5. Masak hingga mengental, angkat dan dinginkan, simpan di dalam wadah kedap, masukkan ke dalam kulkas
    kaya pandan resepi

Nah semoga resep selai srikaya pandan homemade ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera....

Cocok juga disajikan bersama dengan ketan kukus, tinggal mengukus ketan dan sajikan dengan selai srikaya ini, nah cocok deh buat hidangan berbuka puasa, ketan srikaya... atau tidak mau ribet, siapkan saja roti tawar, boleh dibakar dulu ataupun tidak, nah versi bakar jadi deh kaya toast... mantap juga kan....

resep selai srikaya pandan homemade

Selai homemade lainnya yang bisa juga dicoba... selai buah naga, selai nanas, dan selai mangga


Selamat mencoba....



NewerStories OlderStories Home

10 comments:

  1. Lho selai srikaya kok nggak ada buah srikayanya? hmmm, jadi selai pandan nuh mbak Monic jadinya??? hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya begitu deh mas Anis, selai srikaya tanpa buah srikaya, tapi ga mau ubah nama ah, dari leluhur namanya sudah selai srikaya... ha ha ha...

      Delete
  2. Aku suka selai srikayak nya kou kouisine ubud yag lembut dan merasuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahai... lembut dan merasuk ya mas Cum, jadi penasaran dengan selai srikaya yang ini...he he he...

      Delete
  3. Mba, jus pandannya 220 ml kental atau encer ya teksturnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo... tekstur jus pandannya lebih cenderung ke encer mba.. tapi ya sedikit pekat warnanya..

      Delete
  4. Kira2 bisa tahan berapa lama selai ini kalau ditaruh di dalam kulkas mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Virginia, wah maaf ya mba, saya baru bisa online sekarang

      selai ini bisa tahan lebih dari seminggu mba kalau di kulkas, selebihnya rasanya sudah tidak enak lagi

      Delete
  5. Kalau daun pandanya di ganti make pasta pandan sah ga..

    Dah kayak peraidangan ajj.hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mas Rizki, sah-sah aja sih mas diganti pasta pandan, campurkan saja di santannya... tapi rasanya tentu tidak sealami kalau pakai daun pandan asli

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.