Ayam Phat Phet



resipi ayam phat phet

Haloooo.... wah sudah hari Sabtu lagi ya...cepat sekali waktu berlalu...hmmm bagaimana nih weekendnya? masih bekerja atau libur? kalau libur enak donk ya bisa berkutat di dapur. Nah di pagi yang cerah ini ealah... saya bagikan resep ayam phat phet dulu ya. Bingung tidak dengan nama ini? saya saja pertama kali bingung baru tahu kalau ada masakan yang namanya ini. Tapi saya tidak bisa tahu lebih banyak kenapa namanya bisa phat phet.

Jadi masakan ini saya buat 2 hari yang lalu, nah pagi-pagi saya lihat di blognya kak Ayu, sudah nongol masakan ini, eh buatnya mudah langsung deh cap cus ke pasar beli bahan yang kurang. Dan tidak butuh waktu lama jadi deh masakan ini. Jadi saya tanya kak Ayu, asalnya dari mana masakan ini, dan kak Ayu katakan dari Kelantan-Malaysia. Dan memang kalau blogwalking ke blogger Malaysia sudah banyak yang posting resep ayam phat phet ini.

Jadi dengan rujukan ayam phat phet di blognya kak Ayu - Curlybabe's Satisfaction, jadilah saya buat ayam phat phet dengan sedikit modifikasi dari saya. Terima kasih kak Ayu resepnya. Eh sedikit cerita tentang kak Ayu ini, jadi ceritanya saya itu suka blogwalking ke blog-blog negara tetangga. Nah dulu itu saya ingat saya sedang lihat-lihat resep kue serimuka batik. Nah beberapa blog buat serimuka batik ini, lalu ada yang merujuk ke blognya kak Ayu ini, mampir donk saya, lalu saya sangat senang karena blog kak Ayu ini ramai sekali resep masakan dan kue-kue serta cake yang sukses buat ngiler.

Dan biasa ya kalau saya blogwalking sebelum saya meninggalkan komentar, selidiki dulu nih si empunya blog mau tidak membalas komentar, jadi daripada saya membuang waktu mengetik, jiahhh... dan ternyata duh kak Ayu ini really a friendly food blogger. Saya sebagai blogger pemula banyak mencoba resep kak Ayu. Jadi tidak seperti blogger lain, saya pun pernah mencoba resep-resep blogger lain, tapi begitu saya tinggalkan komentar di blog mereka, saya sudah coba resep kakak... terima kasih...hmmmm dicuekin loh...jadi boro-boro kunjungan balik kan ya.. jadi sekarang kalau mencoba resep dari blogger lain, ya sudah coba saya, sebutkan sumbernya lalu beri link ke blog si empunya resep tapi tidak perlu meninggalkan komentar yang entah akan dibaca atau tidak komentar saya.

Dulu itu masih pemula di dunia blogging, jadi kalau sudah dicuekin begitu rada pundung ha ha ha... jadi ketemu dengan blogger yang ramah seperti kak Ayu, duh rasanya senang sekali, blogger begini tentu yang disuka oleh blogger pemula. So sejak saat itu, kalau mau resep rujukan masakan-masakan negara tetangga, saya selalu merujuk ke blognya kak Ayu. Jadi kak Ayu ini adalah prioritas saya. 

Jadi sampai saat ini saya selalu lebih respect kepada si pemilik blog sebagaimana sibuknya, sebagaimana kegiatannya di dunia nyata tetapi selalu menyempatkan diri membalas komentar yang masuk, salut...salut... apalagi kalau blognya ramai komentar tapi satu-satu selalu dibalas. 

Jadi ada beberapa tipe pemilik blog dalam mengelola komentarnya, ada yang satu-satu komentar pembaca selalu dibalas, baik itu komentar pertanyaan sampai komentar basa-basi. Ada juga yang pilih-pilih, komentar tertentu saja yang dibalas, nah kalau yang ini walaupun tidak begitu penting tapi pasti ada juga perasaan jealous kenapa komentar saya tidak dibalas ya... ha ha ha... mungkin itu saya saja kali ya... lalu ada yang sama sekali tidak mau membalas komentar pembaca, nah kalau yang ini semua sama rata jadi tidak ada perasaan jealous sama sekali, tapi terkadang ada komentar berupa pertanyaan, dan saya pun terkadang punya pertanyaan yang sama, tapi tidak dibalas euy, jadi ya sudahlah...

Eh dulu itu waktu saya baru buat blog, masih rajin posting, masih rajin belajar SEO dan masih sering blogwalking. Jadi sering donk blogwalking dan berkomentar, ke blog baru dan blog lama, tapi ya begitu, tidak semua welcome. Sampai saya capek sendiri blogwalking, akhirnya ya sudahlah malas blogwalking. Lalu ada blogger SEO katakan kepada saya, daripada menghabiskan waktu blogwalking lebih baik konsentrasi di konten blog, perbaiki lagi SEO blog, nanti pengunjung datang sendiri.

Dan benar, setelah itu saya ogah yang namanya blogwalking sambil meninggalkan komentar, kecuali ke blog-blog yang ramah pemiliknya seperti kak Ayu ini. Pengunjung perlahan datang ke blog saya tanpa saya duga. Eh tapi lama-lama pencuri juga datang, mulai deh beberapa konten saya dicopas. Lalu karena saya merasakan betapa tidak enaknya dicuekin, setiap komentar yang masuk berusaha selalu saya balas, kecuali ada beberapa yang masuk spam yang tentu terlambat saya balas. Dan kalau pengomentar punya blog saya berusaha kunjungan balik.

Yang bingung kunjungan balik kalau blognya beda niche (beda pembahasan), baca tapi bingung mau komentar apa ha ha ha... nah yang aneh lagi saya datang, saya komentar tapi komentar saya malah tidak dibalas...hadeuh.. ya sudahlah... tidak semua orang punya waktu membalas komentar, apalagi komentar tidak penting he he he..

Tapi sampai saat ini saya masih menganggap kalau membalas komentar itu tetap penting, jadi saya masih tetap menempatkan blog-blog yang membalas komentar di urutan atas untuk saya kunjungi, jiahhhhhh.

Sippp ngelantur lagi deh saya, okeh kembali ke resep ayam phat phet ini, nah resep ini sebenarnya menggunakan cabai rawit juga di campuran bumbu halusnya tetapi karena saya mau Sophie juga bisa makan, jadilah saya tidak gunakan cabai rawit. Jadi rasanya kalau saya boleh bilang malah mirip ayam kemangi tanpa kemangi. Jadi tentu rasanya lebih otentik kalau pakai cabai rawit. 

Nah berikut resep ayam phat phet dengan sedikit modifikasi...

Ayam Phat Phet

Bahan :
  • 500 gr dada ayam tanpa kulit, potong-potong
  • 1 buah wortel, potong tebal kurang lebih 1cm
  • 8 batang kacang panjang, potong-potong
  • 1/2 buah bawang bombay ukuran besar, potong besar
  • 5 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 3 butir asam kandis 
  • 1 sendok teh garam
  • 300 ml air
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 1/2 buah bawang bombay ukuran besar
  • 5 siung bawang putih
  • 1 batang serai, bagian putihnya
  • 3 cm kunyit
  • 3 cm jahe
  • 5-10 butir cabai rawit (saya tidak pakai kali ini)

Cara membuat :
Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun jeruk dan asam kandis, aduk rata, masukkan potongan dada ayam dan wortel, masak sampai ayam berubah warna, tuangkan air, masak hingga ayam matang dan wortel lunak, tambahkan kacang panjang dan bawang bombay, masak sebentar hingga kacang panjang layu, beri garam, jika suka bisa beri gula dan penyedap, aduk rata, cicipi rasanya, angkat dan siap disajikan.


resep ayam phat phet

Nah semoga resep ayam phat phet ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...




NewerStories OlderStories Home

8 comments:

  1. Halo Monica..
    waduh..terharunya akak baca kata2 Monica ni!!!...terimakasihlah sampai kena puji tinggi melambung!...akak sebenarnya memang kalau boleh akak menjawap segala comments diblog akak yang ditinggalkan para pengunjung..selagi tidak menjawap selagi itu akak tidak akan update posting baru..
    Akak faham bagaimana rasanya kalau kita tinggalkan comments diblog seseorang kemudian tidak dibalas atau jawap..kadang2 hanya dijawap comments yang datang selepas akak..
    Rasa sangat tidak dihargai dan rasa comments kita tidak mustahak atau valuable pada meraka..disebab kan itu..akak tidak mau berbuat yg sama pada my guest yang sudah susah payah tinggalkan jejak diblog akak..
    The only way to appreciate their efforts are to reply them....walaupun sesibuk mana...

    Terimakasih sekali lagi ya Monica..kerana penghormatan ini..sangat2 akak hargai & ingat sampai bila2..terimakasih juga sudah sudi mencuba recipe yang sudah ramai mencuba tapi Monica linkkan keblog akak..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahai.. terima kasih juga kak Ayu, itu benar kak, saya dulu itu sempat malas berkomentar, tapi kalau sudah ke blognya kak Ayu duh rasanya kalau tidak malu bisa komentar terus bahkan kalau bisa di satu postingan bisa lebih dari satu ha ha ha...
      memang tidak banyak food blogger seperti kak Ayu ini, jadinya enak kalau merujuk resep ke kak Ayu, nah kalau ada pertanyaan jadi tidak sungkan bertanya, kak Ayu selalu welcome

      iya kak, benar karena tidak enak ya dicuekin jadilah kita harus selalu ramah ya kak, aih saya juga jadi banyak belajar dari kak Ayu, karena rasanya senang kak Ayu selalu baik dan ramah, jadi saya juga semangat untuk selalu membalas komentar yang masuk, semoga ke depan tetap bisa selalu meluangkan waktu membalas komentar pembaca yang sudah meluangkan waktu menulis di kolom komentar ya kak..

      Delete
  2. Mbak Monic adalah food blogger prioritas saya karena mbak Monic baik banget, nget, nget...

    Jadi kita pernah mengalami nasib sama ya, mbak. Komentarnya dicuekin aja, heheheh... Tapi ya sudahlah, toh ada mbak Monic yang selalu setia ini membalas komentar dan berkomentar balik.
    Jadi, mbak Monic harus rajin ngeblog biar bisa komentar di blog saya, soalnya komentator setia saya hanya mbak Monic seorang. Ini ngarepdotcom selalu dikunjungi mbak Monic.

    Bicara soal kak Ayu, saya kurang asyik blog walking di blognya tetangga, Karena bahasanya kadang tidak aku mengerti, hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. uhuy...terima kasih mba Ima yang baik hati dan tidak sombong, iya mba toss dulu kita pernah dicuekin begitu, jadi karena rasanya tidak enak, mari jangan perlakukan orang lain begitu ya... sippp..

      iya sippp, saya akan selalu rajin berkunjung ke blog mba Ima dan akan selalu meluangkan waktu menulis komentar walaupun tidak panjang panjang he he he..

      iya mba memang bahasa food blogger negara tetangga agak bingung tapi karena saya sudah biasa dengar bahasa melayu campur2 jadinya sudah mengerti dan karena sering-sering blogwalking jadi semakin mudah mengerti bahasanya

      ala bisa karena biasa...he he he...

      Delete
  3. Aq jg pernah mba...komen ku dicuekin. Abis itu aq males komen lg di blog tsb. Itu kak Ayu Curlybabe Satisfaction kan mba? Aq dah bnyk save resep kak Ayu. Tq kak Ayu. Salam kenal.

    -RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. ternyata efek dicuekin itu jadinya males ya mba.. iya mba Rini, ini kak Ayu yang Curlybabe's Satisfaction, he eh mba resepnya memang banyak ya kak Ayu ini, jadi sudah banyak yang disave sudah ada yang dipraktekkin belum he he he... pisss mba Rini..

      Delete
  4. Replies
    1. hai mba Ara, iya mba ini enak neh masakannya... silakan dicoba mba.. terima kasih sudah mampir ya

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.