resep pizza cone

Ah.. akhirnya hari ini saya punya waktu untuk ngeblog, setelah beberapa hari sibuk dengan urusan sekolah Sophie, ya masih penyesuaian juga di saya neh dengan irama waktu sekolah Sophie. Nah kemarin di sela waktu senggang sore hari saya sempatkan membuat pizza cone ayam brokoli ini.

Sudah beberapa hari yang lalu sih sebenarnya ingin buat, secara penasaran juga mau coba setelah dapat komentar di fb dari Ummu Sireen, wah terima kasih Ummu, kalau tidak kan mana kepikiran saya mau coba buat pizza cone ini. Ternyata memang membuatnya membutuhkan usaha lebih terutama buat yang tidak punya cetakan seperti saya ini. 

Cetakan pizza cone ini sebenarnya ada yang jual, pernah lihat ketika browsing tapi lupa di mana, satu set ada 3 buah terdiri dari cutter pencetak adonan, cone dan penyangga cone. Harganya lumayan mahal kalau menurut saya, dan untuk membuat satu resep membutuhkan paling tidak 6 set, kebayang kan berapa banyak kocek yang harus dikeluarkan demi cetakan ini.

Okelah, pakai cara yang ribet sedikit tapi murah meriah, sangat murah malah. Pakai karton yang dilapisi alumunium foil. Tonton beberapa video youtube, kebanyakan memang tutorial membuat cone-nya tapi untuk penyangga cone ada yang menggunakan kawat silender, cetakan muffin panjang atau malah ada yang menggunakan gelas tahan panas. 

Ada juga yang versi simple sekali, tanpa cetakan cone ini, jadi sekaligus, menggunakan kaleng softdrink. Bedanya kalau menggunakan kaleng ini, adonan langsung dibentuk manual saja seperti halnya membentuk samosa, baru deh diletakkan di kaleng softdrink lalu dipanggang berikut sudah dengan topping pizza, saus dan keju.

Setelah saya pikirkan, akhirnya saya coba buat yang saya mau saja, saya gunakan cone dari karton berbalut alumunium foil, penyangga juga dari karton berbalut alumunium foil hanya berbentuk silinder dan untuk pemotong adonan saya tidak gunakan hanya manual saja.

Untuk ukuran sendiri tergantung selera ya, kalau saya baru coba-coba dan ternyata dengan ukuran cone yang saya buat ini dengan resep pizza pan yang biasa menghasilkan 6 buah, ih pas deh secara memang saya buat hanya 6 set cetakan cone dan 6 penyangga silinder ini.

Cara membuat cetakan cone serta penyangganya yang saya lakukan :
  1. Untuk cone : siapkan karton cukup tebal, potong ukuran 18cm x 11cm, gulung bentuk cone/kerucut, rekatkan dengan staples. Lakukan untuk cone berikutnya, jumlah sesuai selera, di sini saya hanya membuat 6 buah. Rapikan bagian dasar cone dengan cara mengguntingnya sehingga didapatkan dasar yang rata sehingga ketika digunakan cone bisa berdiri rata di loyang. Siapkan alumunium foil dengan ukuran lebih besar dari ukuran karton cone, di sini saya lupa ukur, kurang lebih 22x15cm. Bungkus karton dengan alumunium foil sehingga semua permukaan karton tertutupi, masukkan sisa berlebih alumunium foil ke bagian dalam cone sehingga bagian dasar menjadi rapi.
  2. Untuk penyangga : siapkan karton cukup tebal, potong ukuran 20cm x 8cm, gulung dan rekatkan dengan staples. Ukuran diameter silinder dipaskan dulu dengan ukuran cone, dicoba sehingga ketika cone dimasukkan ke dalam lubang silinder bisa tertahan kurang lebih 1/2-3/4 bagian cone. Bungkus silinder dengan alumunium foil, lebihkan di bagian atas dan bawah sehingga sisa alumunium foil bisa dimasukkan ke bagian dalam silinder.
cara membuat cetakan pizza cone

Bagaimana cara membuat pizza cone ini? okeh begini neh urutannya, jadi setelah adonan pizza sudah siap, adonan digilas persegi panjang, bagi sesuai yang diinginkan, kira-kira saja sesuai dengan ukuran cone. Lalu adonan dibalutkan ke cetakan cone, dicubit-cubit di bagian sambungan supaya tidak membuka, dan ditekan-tekan supaya mengikuti bentuk cone ini. Tata di loyang dan diberi jarak. Di sini saya menggunakan loyang pizza saja.

Setelah selesai baru dipanggang, gunakan saja api bawah, panggang selama kurang lebih 6-8  menit dengan suhu 200 derajat celcius sampai permukaan terlihat kering dan mulai kecoklatan, keluarkan dari oven, dinginkan sejenak sampai bisa dikeluarkan dari cetakan, dorong atau tarik sedikit kalau agak sulit gunakan sendok untuk mendorong tapi jangan sampai merusak roti pizza cone ini. 

membuat roti pizza cone

Kemudian letakkan roti pizza cone di penyangga yang disusun di loyang, isi dengan keju mozarella parut, lalu saus pizza lalu topping, kemudian saus lagi terakhir keju mozarella parut. Catatan : untuk susunan pengisi cone kembali lagi kepada selera ya demikian juga untuk bahan-bahannya, sesuai selera  dan ketersediaan bahan saja.

pizza cone


bahan pizza cone
Setelah itu baru dipanggang dengan suhu 200 derajat celcius menggunakan api bawah selama kurang lebih 5 menit sampai keju mulai terlihat meleleh, lalu lanjutkan dengan api atas selama kurang lebih 2 menit sampai permukaan roti pizza bagian atas terlihat kecoklatan. Kalau yang ini tergantung selera dan oven juga, kalau dengan api bawah saja dirasa cukup, tidak perlu gunakan api atas lagi.

pizza cone after baked

Oh iya untuk adonan resep di bawah menghasilkan adonan yang lengket, jadi selalu taburi alas kerja dengan tepung, lumuri kayu penggilas/rolling pin dengan tepung demikian juga tangan. 

Nah bagaimana rasanya? walaupun adonan sama dan topping begitu saja tapi rasanya lebih sedap loh.. he he he.. itu menurut saya dan Sophie. Hmmm Sophie sudah boleh makan pizza lagi, secara emaknya berpikir dia sudah mulai capek sekolah, pergi pagi pulang siang dengan kegiatan belajarnya jadi sekali-sekali diberi cemilan pizza, masak oatmeal terus he he he..

Makanya dia sangat senang sekali dengan pizza cone ini, ribut saja menanyakan kapan bisa makan pizza cone, mulai dari saya membentuk sampai pizza di dalam oven. Akhirnya setelah matang dengan sangat bahagia dia menyantap pizza ini. Begitu habis langsung mengatakan kayaknya Pipi mau satu lagi deh pizza cone-nya. Nah untungnya buat pizza ini tidak seragam ukurannya, maklum lah ya baru pertama kali coba, ya kan.. jadi untuk Pipi beri pizza ukuran kecil saja, biar tidak terlalu banyak juga dia makan, walaupun dia tidak diet lagi.

Okeh deh, berikut lanjut ke resep ya... silakan..

Pizza Cone Chicken Broccoli

Bahan roti pizza :
  • 125 ml air hangat
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 3/4 sendok teh ragi instan
  • 160 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak goreng

Bahan topping ayam brokoli :
  • 150 gr dada ayam rebus, suwir-suwir
  • 150 gr kuntum brokoli yang dipotong kecil
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris memanjang atau sesuai selera
  • 5 siung bawang putih cincang
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan saus : (campur jadi satu)
  • 4 sendok makan saus tomat
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh oregano kering

Bahan taburan :
  • keju mozarela secukupnya, parut kasar

Cara membuat :
  1. Di mangkuk kecil larutkan gula pasir dengan air hangat, beri ragi instan, aduk dan biarkan hingga berbusa. Di mangkuk cukup besar, campur tepung terigu dan garam, tuangkan larutan ragi instan, aduk rata dengan tangan atau sendok, tambahkan minyak, aduk rata kembali dan uleni hanya hingga tercampur rata (adonan sangat lengket, gunakan sarung tangan plastik atau lumuri tangan dengan minyak), tutup dan biarkan selama kurang lebih 20 menit.
  2. Siapkan topping, tumis bawang putih sampai keemasan, masukkan bawang bombay, tumis hingga transparan, masukkan brokoli dan ayam suwir, tambahkan kecap asin, saus tiram, minyak wijen dan merica bubuk, masak hingga matang, cicipi rasanya, angkat dan dinginkan sejenak.
  3. Kempiskan adonan, taburi alas kerja atau meja kerja dan juga rolling pin dengan tepung, gilas adonan membentuk persegi panjang, potong 6 bagian, dirasa-rasa cukup untuk menutup cetakan cone, atau bisa dicoba dulu ya, kalau kurang atau berlebih bisa digilas lagi lalu dibagi lagi (saya pun begitu, 2x percobaan ukuran karena memang belum tahu pasnya)
  4. Ambil satu bagian, tutupkan adonan ke permukaan cone, cubit-cubit bagian sambungan, permanis bagian atas dan juga bagian bawah, usahakan ketebalan sama di semua bagian, lalu di bagian bawah usahakan rata supaya bagus bentuknya. Lakukan hal ini dengan cara menekan-nekan adonan. Letakkan di loyang, beri jarak (di sini saya menggunakan loyang pizza). Lakukan sampai selesai.
  5. Panggang selama kurang lebih 6-8 menit sampai permukaan terlihat kering dan sedikit kecoklatan, keluarkan dari loyang dan dinginkan sejenak, keluarkan roti pizza dan tata di silinder penyangga, isi dengan keju mozarela, saus, topping, saus kembali dan keju mozarela. Panggang dengan api bawah suhu 200 derajat celcius selama kurang lebih 5 menit sampai keju terlihat meleleh, lalu lanjutkan dengan api atas sampai terlihat permukaan roti bagian atas kecoklatan.

resep pizza cone ayam brokoli mudah

Nah semoga resep pizza cone ayam brokoli kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya...



Selamat mencoba....





bento bear easy


Hai hai... bagaimana kabarnya semua? bagaimana hari ini? ada donk emak-emak seperti saya yang anaknya pertama kali sekolah lagi, mulai sibuk setelah liburan yang cukup panjang. Nah saya juga hari ini cukup sibuk, walaupun tidak begitu sih secara hari ini Sophie pulang sekolah jam 10 jadi tidak perlu bekal.

Besok dan seterusnya mulai sibuk lagi deh mulai berbekal ria. Sudah mulai deh rencana-rencana di kepala bakalan membuat apa saja untuk bekalnya Sophie. Nah karena sekarang dia sudah SD jadi bekalnya 2 kali neh jika jam sekolah mulai normal dari pagi sampai siang.
Dan minggu ini masih tema menu diet buat Sophie, jadi diusahakan menu diet rendah kalori neh. Planning pertama mau buat granola bar... tapi masih belum saya buat lagi he he he.. nah untuk postingan kali ini saya tampilkan bento Sophie ke sekolah waktu TK ya, siapa tahu bisa menginspirasi emak-emak yang mau mulai ngebento.

Bento ini membuatnya sangat cepat karena memang makanan pendamping nasinya juga hanya brokoli kukus dan ayam goreng tepung. Untuk nasinya saya campur kecap manis supaya warnanya kecoklatan baru deh dibentuk dengan plastik wrap.

Untuk beruangnya ini membutuhkan 3 bagian, 1 bulatan besar dan 2 bulatan kecil untuk telinganya. Yang mau melihat lebih jelas bagaimana membentuk nasi dengan plastik wrap boleh lihat bento-bento yang sudah saya buat sebelumnya ya... misal saja bento kelinci, jadi nasinya dibentuk manual saja tidak perlu cetakan.

Oh iya neh kalau diperhatikan kenapa sih ya kok wadah bento yang saya gunakan itu-itu saja ha ha ha... entahlah karena memang saya menemukan kecocokan dengan wadah yang ini, pas sekali kalau disusun bahan-bahan bento di wadah ini. Dari beberapa wadah bekal Sophie, menurut saya yang ini sesuai dengan porsinya Sophie, nah kalau sudah SD saya sudah berencana bereksperimen dengan wadah lain he he he.. walaupun wadah ini kok sepertinya masih favorit, malah saya sudah beli yang warna pink juga ha ha ha...

Oh iya buat emak seperti saya yang anaknya baru SD agak ketar-ketir juga neh, jadi tadi hari pertama sekolah saya tungguin Sophie di sekolah, dan memang ternyata bukan saya saja neh, cukup banyak orang tua yang menunggu anaknya di sekolah, maklum baru pertama sekolah kan ya...

Wuih sungguh ramai sekali deh tadi sekolahnya, secara memang sekolah ini mulai dari SD sampai SMK, jadi riuh anak-anak dari anak kecil dan anak besar, campur aduk, agak pusing juga melihatnya he he he..belum terbiasa. Tadi juga Sophie mengeluh, banyak sekali orang.... hmmm yang ini butuh penyesuaian. 

Sippp ah... hari ini tanpa resep dulu ya, untuk nasi silakan campur nasi dengan kecap sesuai selera, sampai didapatkan warna yang sesuai. Lalu bentuk dengan plastik wrap, padatkan dan susun di wadah bekal anak. Untuk ayam goreng tepung silakan gunakan resep favorit, yang mau intip resepnya, silakan cekidot resep di blog ini, bisa gunakan resep chicken popcorn atau ayam goreng krispi..silakan browsing ya...

Untuk pemanis gunakan keju lembaran yang dicetak dengan cookie cutter dan untuk mata serta mulut gunakan nori yang dipotong manual saja dengan gunting, agak ribet kalau jari tangan besar-besar seperti jari tangan saya ha ha ha..

Okeh deh, semoga bento bear kali ini bisa menginspirasi ya.. semoga bermanfaat..



Selamat mencoba...





resep chocolate banana bread


Buat banana bread lagi, cara mudah dan cepat untuk mengolah pisang yang sudah terlalu matang. Ini sebenarnya lanjutan seri menghabiskan pisang yang sama setelah membuat butter cake pisang beberapa hari yang lalu. Nah supaya tidak bosan, tambahkan coklat bubuk di campuran adonan dan juga beri kismis dan tada.. hasilnya sedap.

Karena malas mengoles loyang atau mengalasi dengan kertas baking, cara cepat dan praktis lagi pakai loyang alumunium foil, jadi adonan bisa langsung dituang dan hasilnya tidak akan lengket di loyang tersebut, memudahkan saya untuk membuatnya.

Di resep ini saya menggunakan pisang yang cukup banyak jadi berasa pisang sekali dan sedikit padat, tapi tenang walaupun padat tetap empuk. Nah masih situasi diet, jadi Sophie hanya makan satu potong saja, untunglah anak ini pengertian, jadi menurut saja ketika hanya dijatah satu potong. Memang sih iming-iming kalau berat turun satu kilo beli mainan he he he.. nah tadi sudah turun satu kilogram, jadi ditagih deh janji saya oleh Sophie.

Sudah beberapa hari ini Sophie tidak makan nasi, gantinya dengan oatmeal, aih untungnya Sophie doyan juga dengan oatmeal. Pagi-pagi biasanya minum jus buah dan makan potongan buah, agak siang baru deh makan oatmeal dengan pendampingnya.

Dia sudah mengerti bahwa dia dilarang makan makanan cemilan gurih dan manis selain yang diijinkan oleh emaknya. Nah ada cerita dari guru les musiknya, jadi ketika selesai pelajarannya, guru lesnya cerita kalau ada percakapan bahwa guru lesnya akan memberikan coklat kalau Sophie bagus belajarnya. Lalu kata Sophie, miss.. aku kan ga boleh makan coklat oleh ibu, hanya boleh makan sayur dan buah, miss bawa buah ga? ga usah coklatnya ganti buah aja. Wah miss ga bawa buah loh.. ga pa pa deh satu aja coklat kecil, ibu ga akan marah kok begitu kata gurunya lagi.

Begitu keluar dari ruangan belajarnya, Sophie bertanya kepada saya, boleh tidak terima coklat dari miss.. lalu kata saya boleh tapi tidak dimakan saat itu juga, disimpan dulu, kalau berat badan sudah turun baru boleh makan, hi hi hi... kasihan juga sih.. tapi demi kebaikan Sophie juga. Dan untunglah Sophie ini anak yang penurut.

Nah ketika membuat chocolate banana bread ini, supaya tidak dimakan banyak oleh Sophie, saya dan juga bapaknya, jadilah 1 loyang dari 2 loyang ini diberi kepada temannya Sophie. Hitung-hitung bantuin Sophie ya Icha... hi hi hi.. 

Okey deh, lanjut ke resep ya, berikut resep chocolate banana bread ini ya, silakan...

Chocolate Banana Bread

Bahan :
  • 200 gr tepung terigu protein rendah
  • 30 gr coklat bubuk
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh garam
  • 160 gr gula pasir
  • 3 butir telur ukuran sedang
  • 125 ml minyak goreng
  • 125 gr kismis
  • 425 gr pisang tanpa kulit, lumatkan (saya gunakan pisang cavendish)

Cara membuat :
Siapkan loyang ukuran 20x20cm atau diameter 20cm atau loyang alumunium foil. Jika menggunakan loyang, oles margarin dan taburi tepung atau oles margarin beri alas kertas baking, sisihkan. Panaskan oven set di suhu 180 derajat celcius.  
Di mangkuk, campur tepung terigu, coklat bubuk, baking powder, ayak, lalu tambahkan garam, sisihkan. Di mangkuk cukup besar kocok gula dan telur dengan garpu sampai gula mulai larut, masukkan minyak, aduk rata dengan garpu atau sendok, tambahkan pisang, aduk rata kembali. Masukkan campuran tepung ke dalam campuran telur, aduk cepat asal rata, masukkan kismis aduk rata kembali, tuangkan ke dalam loyang, hentakkan loyang perlahan. Panggang selama kurang lebih 30-35 menit, sesuaikan dengan oven masing-masing, test tusuk, tanda sudah matang kalau permukaan sudah cukup kering dan ketika ditusuk adonan tidak basah tapi beremah. Keluarkan dari oven dan dinginkan.


banana bread coklat resep mudah


Nah semoga resep chocolate banana bread ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

Temukan resep serupa di double chocolate banana bread



Selamat mencoba...






resep baked cauliflower tots

Posting makanan anak versi diet dulu ya he he he, ini cemilan Sophie yang bisa dikatakan rendah kalori, tanpa minyak dan gluten free walaupun masih pakai telur dan tidak dairy free, masih pakai keju. Dan yang ini pakai kembang kol, tapi rasanya tenang saja, enak kok... dan Sophie sangat suka dengan makanan satu ini, yup tadi saya buatkan dia baked cauliflower tots

Membuatnya sangat mudah sekali, walaupun di proses membentuknya agak lama untuk ukuran saya yang tidak betah membentuk begini satu-satu. Untuk satu resep di bawah ini menghasilkan 15 buah tots ukuran kecil seperti di foto dan 15 tots ukuran 2 kalinya. Ternyata banyak juga hasilnya, nah yang ini tidak cuma anaknya yang suka, bapak dan emaknya pun doyan sekali. 

Karena masih diet, duh anak kecil sudah diet ya, he he he.. demi ini namanya supaya baju seragamnya muat hari pertama sekolah nanti. Secara keenakan libur, kegiatan kurang jadilah berat badan bertambah. Tapi bagus juga sih biar emaknya membuat cemilan sehat dulu. Untuk cocolannya sendiri cuma saya yang makan dengan cocolan saus sambal, saus tomat dan juga mayones. 

Untuk resepnya sendiri asal cemplung saja, kurang lebih lah ya, jadi tadi sedikit coba-coba, tapi ternyata hasilnya pas cocok seperti yang saya mau. Di sini saya gunakan oatmeal instan, nah jika tidak ada oatmeal bisa gunakan tepung roti.

Supaya bebas minyak sama sekali jadi saya gunakan loyang pizza dan pie teflon saja secara punyanya hanya itu he he he... kalau tidak ada silakan oles loyang dengan sedikit minyak ya. Nah di sini kembang kolnya dikukus dulu, setelah dikukus saya haluskan dengan chopper sebentar saja tidak sampai halus sekali. Jika tidak ada chopper atau food processor, bisa dicincang saja.

Okeh deh, tanpa lama-lama lagi berikut resep baked cauliflower tots ini ya, silakan...

Baked Cauliflower Tots

Bahan :
  • 450 gr kembang kol yang sudah dibersihkan tanpa daun, potong-potong cuci bersih dan kukus kurang lebih 5 menit (air kukusan sudah mendidih terlebih dahulu baru kembang kol dimasukkan)
  • 2 butir telur ukuran sedang
  • 50 gr oatmeal instan
  • 80 gr keju cheddar parut
  • 1 buah tomat ukuran kecil, buang biji dan potong kecil
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong kecil
  • 3 buah cabai merah, buang biji dan iris halus
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk

Cara membuat :
Haluskan kembang kol dengan menggunakan chopper atau food processor atau cincang saja. Masukkan semua  bahan di mangkuk, aduk hingga rata. Bentuk lonjong atau sesuai selera. Letakkan di loyang teflon atau loyang biasa oles sedikit minyak. Panaskan oven set di suhu 180 derajat celcius. Panggang selama kurang lebih 10 menit sampai bagian bawah kecoklatan dan bagian atas terlihat kering. Balik dan panggang kembali selama kurang lebih 10 menit (sesuaikan dengan oven masing-masing dan ukuran tots)


membuat baked cauliflower tots

Nah semoga resep mudah baked cauliflower tots ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....

resep mudah kembang kol tots


Selamat mencoba...







resep banana butter cake

Punya pisang kematangan, hmmm buat sesuatu yang prosesnya sedikit berisik, tapi memang sudah lama ingin buat butter cake pisang, jadilah tadi pagi pisang kematangan dibuat butter cake ini, walaupun masih ada juga sisa pisang kemantangan, besok lagi dipikirkan mau diolah menjadi apa. 

Karena sudah 3 hari terakhir ini Sophie agak sedikit direm makan cemilan, jadilah tadi begitu matang, langsung minta satu potong, dimakannya dengan lahap, lalu minta lagi satu potong, lalu kenyang katanya.. baguslah saya pikir, tidak banyak-banyak makannya, jadi supaya kami tidak banyak makan, akhirnya saya katakan kalau sisanya kita beri ke orang lain ya, lalu dia tanya kenapa, saya katakan biar kita tidak makan banyak, kan sedang diet, begitu kata saya. Akhirnya dia mengangguk setuju. Sipppp, akhirnya tadi beri ke security komplek. 

Sebulan ini kan Sophie libur jadi kegiatannya tidaklah banyak, jadi karena emaknya masih doyan buat macam-macam, akhirnya selama sebulan ini beratnya bertambah, dan efeknya baju seragam SD yang sudah diambil kok jadi sempit ya.. gawat.. tinggal seminggu lagi neh, akhirnya ya diet dulu ya Pipi... olahraga juga.. jadi agenda pagi kalau tidak bangun kesiangan, olahraga dulu di lapangan komplek, lari keliling lapangan, tentu saja tidak lari terus, kalau capek baru jalan.

Sebelum lari Sophie katakan kalau dia mau lari 4 keliling, waduh semangat sekali anak ini begitu pikir saya. Tapi baru satu keliling dia katakan, sudah 3 keliling nih, tinggal satu lagi...loh kok satu lagi sih Pi.. begitu tanya saya, 3 lagi donk, ini kan baru satu keliling, tidak ibu.. kita sudah olahraga 3 keliling. Nah beda pengertian keliling ini, akhirnya saya beri pengertian satu keliling itu bagaimana, okeh katanya, kalau begitu 3 saja ya, lanjut lagi di mana setiap satu keliling minta istirahat dan minum, capek begitu katanya. Tetap semangat karena ingin kurus he he he...

Dan supaya tidak begitu membosankan maka pilihan jalan-jalan ke mall kami lakukan juga, tapi ini dia nih kalau ke mall, suka lapar mata, ada saja yang dibeli he he he... 

Sippp kembali ke resep banana butter cake ini, resep ini simple sekali, secara tipe butter cake sih ya dan bahan-bahannya mudah sekali lalu prosesnya juga sangat mudah. Dan tentu saja sangat mudah dihafal baik bahan dan cara membuatnya.

Untuk resep kali ini saya modifikasi dari resep topo map love cake, saya modifikasi dengan tambahan pisang dan takaran dimodifikasi karena saya menggunakan loyang persegi ukuran 20cm. Cake ini lembut tapi padat, biasa kan ya cake tipe butter cake, dan tentu saja cake ini harum sekali. Dan untuk jenis pisang yang saya gunakan kali ini adalah pisang cavendish atau kalau di kalangan penjual buah di sini disebutnya pisang ambon Filipina. 

Okey deh, langsung ke resep ya, ini dia, silakan...

Banana Butter Cake
untuk loyang ukuran 20x20cm

Bahan :
  • 200 gr butter atau margarin (saya gunakan blueband cake n cookie)
  • 150 gr gula pasir
  • 4 butir telur
  • 225 gr tepung terigu protein rendah
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 90 ml susu cair
  • 250 gr pisang tanpa kulit, haluskan dengan garpu
  • 30 gr keju cheddar parut untuk taburan (optional)

Cara membuat :
Siapkan loyang, oles dengan butter/margarin, taburi tepung tipis, sisihkan. Kocok butter dan gula pasir sampai mengembang dan pucat, masukkan telur satu persatu di mana setiap masuk satu telur kocok hingga tercampur. Dengan kecepatan rendah masukkan sebagian tepung yang sudah dicampur dengan baking powder, kocok hingga rata, tambahkan susu cair, kocok lagi, kemudian tambahkan sisa tepung, kocok kembali hingga rata, masukkan pisang yang sudah dilumatkan, kocok sebentar hingga rata.Matikan mixer, tuang ke dalam loyang, hentakkan loyang secara perlahan untuk membuang udara terjebak dan supaya adonan rata di loyang. Taburi dengan keju parut.
Panggang selama kurang lebih 30-35 menit di suhu 180 derajat celcius di mana oven sudah dipanaskan terlebih dahulu. Sesuaikan waktu panggang dengan ukuran loyang dan karakter oven, tes tusuk, jika sudah matang keluarkan dari oven dan dinginkan.



resep butter cake pisang

Nah semoga resep banana butter cake ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...





resep korean baked chicken

Hufff.... baru update blog lagi setelah beberapa hari...hmmm semoga pembaca setia tidak begitu merindukan postingan saya ya... halahhhhh.. jadi memang ceritanya bulan ini rasanya bulan di mana saya merasa sangat malas update blog, walaupun bulan-bulan sebelumnya juga sih he he he.. hmmm efek liburan juga kali ya..aih aih..

Nah kali ini saya posting resep korean baked chicken dulu ya, ayam panggang ala-ala orang Korea begitu walaupun sudah sesuai selera saya juga nih buatnya. Buatnya 2 hari yang lalu, saya teringat kalau saya masih punya gochujang atau pasta cabai korea. Nah seingat saya sih memang waktu kadaluarsa tahun 2017, h2c juga kalau bulan Juli kan gawat, sayang sekali tuh gochujang, hmmm untung deh masih bulan September. 

Jadi deh akhirnya buat ayam panggang begini, rasanya seru kalau kata saya, penambahan gochujang itu memberi rasa tersendiri yang khas. Kalau kata saya nih rasanya malah mirip cabai kemplangnya Palembang. Tapi bukan cabai yang cair ya, tapi cabai yang biasa dimasukkan ke dalam bungkusan kemplang untuk oleh-oleh. Kalau saya nih tidak pernah puas dengan cabai kemplang ini, sedikit sekali tidak sebanding dengan jumlah kemplangnya.

Secara nih kalau menikmati kemplang panggang maunya cabainya itu berlimpah. Nah bicara tentang kemplang panggang, dulu itu waktu masih sekolah, kemplang dan pempek adalah jajanan yang selalu ada di kantin sekolah. Dan tentu saja kalau kemplang adalah favorit anak-anak sekolah termasuk saya. Selain murah makannya bisa dibawa ke tempat lain, tidak harus di kantin, eits tapi pempek juga sih sebenarnya bisa dibawa juga hanya dibungkus plastik bersama dengan cuko, hanya pempek lebih ribet makannya, makanya pilihan jatuh ke kemplang. Nah ini satu lagi yang khas dengan anak-anak yang tinggal di Palembang, sebagian besar suka sekali menambahkan banyak cabai ke kemplangnya, jadi mungkin tersisa bagian yang tidak dilumuri cabai hanya bagian yang dipegang.

Kalau sudah beli kemplang pasti heboh, sudah ambil kemplang dan ini nih, antri menyendokkan sambal ke kemplang. Suka ribut, biasa ya namanya antri.. ada yang sukanya lama secara semakin banyak sambal tentu semakin lama. Dan...sampai-sampai kami saling mengerti siapa yang paling banyak menyendokkan sambal tersebut. Nah kalau saya sih sedang-sedang saja... dan sampai saat ini saya masih ingat siapa yang terkenal dengan sambal terbanyak di kemplang he he he..

Tapi kalau kemplang yang ini cabainya cair dan kemplangnya sendiri cukup lebar tetapi tipis. Tahun lalu saya merasakan kembali kemplang waktu sekolah. Kebetulan waktu beli model di salah satu warung langganan, eh lewat ibu penjual kemplang, akhirnya saya beli satu bungkus kemplang yang jumlahnya 25 buah, hadeuh banyak juga sih...dan saya diberi sambal oleh ibunya satu botol he he he... jadi cukup bernostalgia dengan rasa kemplang waktu sekolah, terutama waktu SD dan SMP, di mana saya masih sangat suka makan kemplang ini.

Uppsss begitulah kaitannya gochujang di lidah saya ya.. walaupun sampai saat ini saya tidak pernah tahu pembuatan cabai kemplang itu, tapi rasanya mirip di lidah saya. 

Okey deh kembali ke resep korean baked chicken ini ya, rasanya seru, manis dan sedikit pedas. Lebih seru lagi kalau ada wijen sangrai kali ya, menambah rasa dan tekstur. Tapi saya terlalu malas untuk menyangrai wijen.

Nah resepnya sih tidak jauh-jaulah dari resep dakgangjeong atau sweet crispy chicken. Ya bumbunya begitu-begitu saja sih. Dan tentu saja yang ini kan versi panggang ya bukan versi goreng. Enakan mana? enak semua he he he... tapi yang versi panggang tentu saja tanpa minyak.

Ayam panggang ini selain enak dimakan dengan nasi, lebih enak lagi kalau digado he he he... nah bapaknya Sophie sih sebenarnya tidak suka makanan manis begini. Tapi ternyata dia mau makan juga tapi tanpa nasi he he he..

Okey deh, lanjut ke resep ya... siapa tahu mau coba buat juga.. silakan..

Korean Baked Chicken

Bahan :
  • 1 kg daging ayam, bagian paha atas dan bawah
  • 2 buah jeruk nipis
Bahan saus : *campur jadi satu dan cicipi rasanya
  • 2 sendok makan kecap asin (saya gunakan yang dark soy sauce)
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 3 sendok makan madu
  • 3 sendok makan cuka apel (atau bisa gunakan jus lemon atau air jeruk nipis)
  • 2 sendok makan gula palem
  • 2 sendok makan gochujang/ pasta cabai korea (atau bisa gunakan bubuk cabai biasa, cabai giling atau saus sambal)
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • 5 siung bawang putih, parut
  • 3 cm jahe, parut
  • garam jika dirasa perlu, sesuaikan dengan selera
Taburan : optional
  • wijen sangrai atau kacang tanah sangrai yang dicincang
  • irisan daun bawang
Cara membuat :
  1. Bersihkan lemak-lemak yang menempel pada ayam, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas
  2. Lumuri ayam dengan setengah bagian saus, diamkan selama kurang lebih 1 jam di suhu ruang atau 2 jam di kulkas
  3. Keluarkan ayam dari kulkas, tata di loyang beralas alumunium foil, oles dengan sisa saus di satu sisi, panggang selama kurang lebih 20 menit, balik, oles bagian yang sudah dibalik dengan saus lagi, panggang hingga matang atau kurang lebih selama 20 menit lagi, bisa tambahkan waktu panggang jika dirasa potongan ayam cukup besar (oven sudah dipanaskan sebelumnya, panggang dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius)
  4. Hidangkan, beri taburan wijen sangrai dan irisan daun bawang

 
resep ayam panggang korea

Nah semoga resep ayam panggang korea ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



Selamat mencoba....






resep brownies oatmeal pisang wortel


Wah wah... makin ke sini makin bolong-bolong neh postingan blog, duh duh... efek liburan juga kali ya ha ha ha... tapi baiklah walaupun begitu tetap eksis dulu deh, posting resep brownies oatmeal pisang wortel dengan tepung oatmeal.

Walaupun ceritanya gluten free, pakai wortel juga tapi ini bukanlah brownies yang benar-benar sehat sih kalau kata saya, soalnya masih pakai gula dan pakai margarin dan dcc juga. Hmmm terlepas dari kandungan bahan-bahannya, upsss jauh ya dari brownies sehat, tapi rasanya enak.. duh duh bagaimana mau hidup sehat ini ya, masih suka makan brownies begini.

Wokelah, walaupun jauh tapi brownies ini bebas baking powder dan baking soda, jadi no food additive ya, makanya teksturnya padat, tapi brownies ini lembut dan super moist walaupun dipanggang, tapi dengan catatan jangan over baked ya manggangnya.

Resep ini sih kurang lebih sama dengan resep brownies chewy shinny crust dan resep brownies pisang wortel, tentunya dimodif ya.. dan jadilah brownies ini. Nah walaupun pakai gula yang sudah diblender karena ada campuran pisang, wortel dan takaran gula sedikit dikurangi makanya shinny crustnya tidak muncul, tapi apalah arti shinny crust kalau rasa brownies ini sedap... halah... ha ha ha...

Okey berikut cuss ya langsung ke resep, sedang bingung mau menulis apa lagi.. ini dia resepnya bagi yang mau intip-intip dan siapa tahu mau coba buat juga... silakan...

Brownies Oatmeal Pisang Wortel
untuk loyang ukuran 20x20cm

Bahan :
  • 150 gr dark cooking chocolate (dcc)
  • 50 gr margarin (atau bisa gunakan butter)
  • 40 gr minyak goreng
  • 115 gr gula pasir yang diblender
  • 2 butir telur ukuran sedang berat dengan cangkang kurang lebih 60gr
  • 115 gr tepung oatmeal (oatmeal instan yang diblender)
  • 20 gr coklat bubuk
  • 275 gr pisang tanpa kulit, lumatkan dengan garpu (saya gunakan pisang berangan matang sekali)
  • 100 gr wortel, kupas, parut dengan parutan keju
  • topping suka-suka (di sini saya gunakan keju cheddar parut)

Cara membuat :
Siapkan loyang persegi ukuran 20x20cm, oles margarin dasar dan tepi, alas kertas roti, sisihkan. Panaskan oven set di suhu 150 derajat celcius. Tim dark cooking chocolate dengan api kecil hingga meleleh, masukkan margarin dan minyak, biarkan meleleh, angkat dan biarkan hingga hangat. Di mangkuk campur tepung oatmeal dan coklat bubuk, bisa diayak ya tapi kali ini saya tidak ayak. Di mangkuk yang lain kocok telur dan gula hingga gula larut, masukkan larutan dcc, aduk rata dengan sendok atau garpu atau balloon whisk. Masukkan campuran tepung, aduk rata kembali, masukkan pisang dan wortel, aduk rata kembali. Tuangkan ke dalam loyang, hentakkan loyang perlahan, taburi dengan keju parut, panggang selama kurang lebih 25 menit atau sampai permukaan tidak basah. Jangan berlebihan memanggang ya sehingga brownies tetap moist. Keluarkan dari oven dan dinginkan. Keluarkan dari loyang dan siap dipotong-potong.


Nah semoga resep brownies oatmeal pisang wortel (gluten free) ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...






pizza vegetarian tomat ceri bayam

Yuhuuuu... lap debu dulu neh.. sudah berhari-hari tidak masuk blog ini, tidak buat postingan baru, ah alasan klasik ya, malas... terkadang kalau sudah sibuk sendiri di dunia nyata maka dunia maya serasa terlupakan he he he.

Tapi ah tapi tetap ya panggilan untuk update blog masih hadir di kepala ha ha ha.. nah postingan kali ini walaupun itu lagi itu lagi..pizza lagi pizza lagi, semoga yang baca tidak bosan ya, walaupun pizza lagi tapi beda topping hi hi hi.. kali ini toppingnya sangat sederhana hanya tomat ceri dan daun bayam malabar atau daun raja.. ah saya juga cuma ketemu daun ini di pasar swalayan, belum pernah lihat ada di pasar. 

Nah berhubung ingin makan pizza topping simple beberapa hari yang lalu, maka kedua bahan ini jadi pilihan. Sudah cukup lama juga tidak makan pizza dan senangnya itu sekarang mau makan pizza tidak butuh waktu lama dan tidak butuh bahan macam-macam juga, selama ada tepung, ragi dan tentu saja keju mozarela. Memang sih belakangan ini saya selalu sediakan keju mozarela di freezer, siapa tahu ingin ngepizza, urusan jadi mudah.

Jadi masih belum bisa program diet ha ha ha.. walaupun sudah beli skipping rope baru, sudah beli tigh toner, tetap masih doyan bebikinan makanan, hiks kapan ya tergerak hati buat makanan tapi versi low calorie, ingin juga sekali-sekali makanan bebas tepung terigu, bebas gula dan bebas dairy.. belum terwujud.

Kemarin coba alat baru, masih semangat, lalu pesan Sophie, ibu nanti kalau olahraga jangan terlalu kurus ya, Pipi masih mau makan loh.. nanti Pipi lapar, Pipi masih mau makan ayam kerupuk oatmeal (ayam goreng krispi pakai oatmeal), ha ha ha... nih anak. Takut emaknya tidak masak lagi kalau sudah kurus (tapi masalahnya kapan bisa kurus????? berkurang berat badan saja susah sekali).

Kenapa Sophie bisa berkata begitu? karena dulu pernah ada percakapan, dia tanya saya, ibu kapan kurus? lalu saya jawab iseng, kalau ibu kurus nanti ibu jadi tidak bisa masak lagi loh, jadi Pipi nanti tidak bisa ibu buatkan macam-macam makanan. Halah.... jadi dia itu ingin ibunya kurus tapi tetap bisa buatkan makanan...tapi jangan terlalu kurus sampai tidak bisa buatkan makanan.

Padahal kan tidak ada hubungan mau kurus atau gemuk, kalau mau ya bisa saja buatkan makanan, malah banyak orang kurus jago masak ha ha ha.... pengecualian buat emaknya Pipi di pikiran Pipi, kalau kurus jadi tidak bisa masak.

Jadi kemarin beberapa kali pesan, ibu boleh kurus tapi tidak boleh terlalu kurus, oke? oke.. begitu jawab saya he he he... anak-anak memang ya ada saja omongannya yang bisa buat jadi tersenyum sendiri.

Okeh deh, kembali ke resep pizza ini ya, jadi ini termasuk resep vegetarian ya, meatless. Walaupun sederhana tapi sedap buat selera kami di rumah. Cukup buat satu loyang sudah cukup memuaskan untuk kami bertiga. Tidak ada saus tomat homemade lagi, tapi ternyata Sophie tidak masalah makan ini walaupun pakai saus tomat botolan, tidak boleh sering memang, sekali-sekali ya Pipi. 

Pipi sekarang sudah mau ikutan pagi-pagi minum jeniper. Pertama kali baca jeniper di istilah food combining bingung apa itu jeniper ternyata jeruk nipis peras, oala.. Nah sudah 3 hari ini saya coba lagi deh paling tidak pagi hari minum jeniper dan minum jus buah lalu makan buah. Untungnya Sophie mau ikut-ikutan. Jadi katanya minum jeniper dulu, habis itu jus, habis itu makan buah, makan nasinya nanti.

Selepas siangnya itu yang masih masalah... perlahan kita perbaiki ya Pipi... semoga emakmu ini jadi rajin dan mood kembali food combining. Nah untungnya masih banyak stok resep ya.. jadi kalaupun food combining, blog masih ada resep yang bisa ditayangkan he he he... 

Sippp berikut saya tuliskan resep pizza sederhana ini ya.. silakan.. (sedikit berbeda dengan resep pizza yang sudah-sudah)

Pizza Vegetarian Tomat Ceri

Bahan roti :
  • 120 ml air hangat
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 160 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak goreng

Bahan topping :
  • tomat ceri secukupnya, potong 2
  • daun bayam malabar secukupnya 
  • keju mozarela secukupnya, iris tipis atau parut kasar

Bahan saus : campur jadi satu
  • 1 sendok makan saus sambal 
  • 2 sendok makan saus tomat
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh oregano kering


Cara membuat :
Larutkan gula pasir dengan air hangat, masukkan ragi instan, aduk hingga rata, biarkan selama kurang lebih 5-10 menit sampai berbusa. Di mangkuk cukup besar, campur tepung dan garam, tuangkan larutan ragi, aduk rata, tambahkan minyak goreng, uleni hingga rata sebentar saja (adonan lengket). Tutup mangkuk dan biarkan selama kurang lebih 20 menit sampai mengembang, selagi menunggu adonan mengembang siapkan topping dan saus. Siapkan loyang pizza (saya gunakan loyang teflon tanpa dioles minyak lagi), lumuri tangan dengan sedikit minyak, ambil adonan pizza dan lebarkan di loyang dengan cara ditekan. Oles dengan saus, beri topping. Panggang selama kurang lebih 15 menit dengan suhu 200 derajat celcius atau sampai matang (oven dipanaskan terlebih dahulu).

resep pizza vegetarian tomat ceri bayam

Nah semoga resep pizza vegetarian tomat ceri ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba, semoga cocok dengan selera ya..


Selamat mencoba...






resep muffin pisang kurma kukus

Hai hai... apa kabar dunia? tetap asyik... bagaimana neh kabarnya? masih liburan? masih mudik? atau sudah balik lagi dengan segala rutinitas asal? apapun itu tetap semangat ya... seperti saya ini tetap semangat he he he... 

Nah bagi pembaca sekalian yang merayakan, walaupun terlambat saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri ya... mohon maaf lahir dan batin. Jadi bagaimana nih ceritanya ketika bermudik ria? yang pasti senang ya bisa berkumpul bersama sanak saudara. Walaupun cerita mudik di perjalanan pasti aneka macam ya.. baik itu lewat jalur udara ataupun jalur darat. Yang penting hepi akhirnya bisa berkumpul menikmati hari raya bersama keluarga kan ya.

Hmmm ceritanya sudah beberapa hari neh saya absen posting, biasa ya selain karena malas..itu pasti ha ha ha... didukung juga oleh koneksi internet yang super lemot, jadi klop.. pasangan serasi yang membuat saya malas online. Jadi maaf ya kalau ada beberapa komentar cukup lama baru saya publish dan saya balas, karena memang komentar baru akan saya publish dan balas kalau saya sudah online di laptop. 

Nah di postingan kali ini saya mau bagikan resep simpel sekali, hanya muffin pisang kurma tapi versi kukus, rasanya bagaimana? beuh... enak.. itu kata saya he he he.. bagi penyuka kurma. Apakah di rumah pembaca ada sisa kurma? ada pisang juga? jom... mari kita buat muffin yang mudah ini.

Kalau dilihat penampakan muffin ini, ceritanya saya itu kehabisan cup kertas yang biasa saya gunakan untuk muffin kukus, cup kertas yang butuh ditopang oleh cetakan bolu kukus, hmmm adanya yang cup seperti di gambar, itu awalnya imut-imut loh, cantik, ealah ketika proses mengukus selesai, melebar pula mereka, alhasil muffinnya jadi gendut-gendut... tapi tak mengapa, yang penting rasanya...uhuy..

Oh iya resep ini sih sebenarnya modifikasi dari resep cake pisang coklat kukus, tapi di sini tentu saja takaran tepung berbeda kan ya, kan tidak pakai coklat bubuk, lalu ini nih... jumlah gula pasirnya saya kurangi karena kurma kan sudah manis sekali, dan... pisang yang saya gunakan kali ini sudah sangat matang sekali, takut terlalu manis kan.

Nah ketika menyiapkan bahan neh, di proses membuang biji si kurma, ada kekonyolan saya di mana bijinya saya letakkan di mangkuk bersama daging kurma, lah belum sadar, ketika saya melihat isi mangkuk yang sudah ada daging kurma tanpa biji, loh kok ada biji di mangkuk? oalah... ternyata terbalik, bijinya saya letakkan di mangkuk, daging kurmanya saya buang. Sampai Sophie tertawa ketika tahu kekonyolan saya. Ibu jangan terbalik lagi ya..begitu katanya.

Sippp ah... berikut resepnya, yang mau intip-intip ini dia resepnya..

Muffin Pisang Kurma

Bahan :
  • 80 gr gula pasir
  • 2 butir telur
  • 1/4 sendok teh bubuk vanili
  • 225 gr pisang tanpa kulit (saya gunakan pisang berangan matang sekali)
  • 120 ml minyak goreng
  • 175 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda
  • 1/2 sendok teh garam
  • 10 butir kurma, buang biji, potong-potong

Cara membuat :
Siapkan kukusan, alasi tutup dengan serbet bersih. Biarkan sampai air mendidih. Sambil menunggu air mendidih, di mangkuk campur tepung terigu, baking powder, baking soda dan garam, sisihkan. Di mangkuk cukup besar lainnya, kocok telur dan gula dengan garpu atau sendok atau balloon whisk hingga gula larut, tambahkan bubuk vanili, aduk rata, masukkan minyak goreng, aduk rata kembali, tuangkan campuran tepung, aduk cepat asal rata, masukkan potongan kurma, aduk kembali asal rata. Tuangkan ke dalam cetakan muffin atau cup di mana sisakan jarak adonan kurang lebih 1 cm dari bibir cup. Kukus dengan api besar selama kurang lebih 15-20 menit. 



olahan kurma muffin

Nah semoga resep muffin pisang kurma kukus ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...





resep roti sosis

Hai... hai.. apa kabar semua? waduh lama sudah saya absen ngeblog, walaupun bukan mingguan ya.. masih harian he he he.. tapi berasa lama sekali nih, maklum lah ya.. walaupun malas tapi tetap ya masih memperhatikan blog ini, secara tidak begitu banyak yang saya perhatikan sih ha ha ha...

Nah beberapa hari yang telah lewat, saya buat roti sosis neh, buatnya simple sekali lah, masih roti jenis yang cocok untuk pemalas seperti saya ini yang tidak memiliki mixer roti tapi tetap mau makan roti buatan sendiri. Walaupun ceritanya tanpa ulen, roti ini lembut sekali loh, empuk, nah yang ini sedikit beda, yang ini tidak pakai margarin cair tapi pakai butter yang lunak suhu ruang, memang sih kalau saya katakan sedikit diuleni tapi tenang sebentar saja hanya kurang lebih 2 menit, adonan juga lembut sekali, tidak butuh tenaga besar.

Masih banyak stok sosis di freezer, jadi dicicil deh, salah satunya ya dibuat roti begini, buatnya juga tidak pakai ribet, terakhir untuk olesan dan taburan saya dibantu asisten cilik saya, jadi terlihat kan kalau taburan wijen hitamnya begitu, semangat sekali dia menaburkan wijen hitamnya.

Cara membentuk roti ini mudah sekali, jadi adonan digilas oval selebar ukuran sosis, lalu gulung deh, cara membentuknya kurang lebih sama dengan membentuk roti goreng sosis ya, hanya bedanya ini dipanggang. 

Okeh deh, yang mau lihat resepnya, ini dia ya.. silakan...

Roti Sosis
untuk 8 buah roti

Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan butter lunak suhu ruang

Bahan olesan dan taburan :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu
  • wijen hitam secukupnya
 
Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri butter, uleni sebentar kurang lebih 2 menit (adonan lengket, jadi lumuri tangan dengan tepung atau uleni dengan menggunakan sarung tangan plastik)
  4. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap atau tutup lainnya, diamkan selama kurang lebih 20 menit
  5. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  6. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 8 bagian, bulatkan masing-masing (lumuri tangan dengan tepung dan taburi alas membulat dengan tepung, karena adonan lengket) Ambil satu bulatan, gilas di atas alas bertabur tepung tipis, ambil sosis letakkan di tengah, lipat salah satu ujung menutup sosis lalu lipat ujung satu lagi sampai menutup bagian lainnya, bawah ujung ini ke bagian bawah, sedikit ditekan supaya tidak membuka.  Lihat cara membentuk di roti goreng sosis, hanya kalau yang ini bawa salah satu ujung penutup sampai ke bagian bawah ya...
  7. Letakkan di loyang beroles margarin tipis, lakukan sampai selesai, diamkan selam kurang lebih 15 menit. 
  8. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan, taburi dengan wijen
  9. Panggang selama kurang lebih 15- 20 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan

Catatan : untuk adonan roti, fermentasi pertama adonan belum mulus, setelah fermentasi kedua dan ketiga adonan sudah mulai mulus.


Nah semoga resep roti sosis kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....



 
 



Posting kastengels dulu ya, versi bundar, lagi he he he... dulu pernah buat juga yang begini, nah tadinya mau pakai cetakan kastengels yang imut-imut itu, seperti yang saya gunakan pada eggless kastengels, hanya karena terlalu lama mengeluarkan dari cetakannya, makanya saya batalkan, pakai cookie cutter yang cepat saja, bentuk bundar. Dan memang cukup membantu mempercepat proses mencetak, jadi tanpa beban deh kerjanya. 

Nah kukis kastengels ini sebenarnya saya mau jual juga, hanya ternyata selera para pembeli tidak begitu suka kastengels he he he.. jadi saya dan Sophie saja yang makan... kalau saya dan Sophie doyan. Asin-asin ngeju, nah anehnya kalau Sophie makannya sukanya dihancurkan, lalu dimakan menggunakan sendok, he he he, entah ide darimana dia makan begini ini.

Walaupun kastengels ini bentuknya bundar, tapi biarlah ya tetap dinamakan kastengels walaupun tidak berbentuk batangan begitu. 

Oh iya, sebenarnya saya itu janji ke mba Rini dari Medan mau posting telur gabus keju yang terbuat dari tepung ketan, tapi sampai hari ini saya belum mood foto-foto, entahlah mood kemana ini. Padahal kalau saya mau ada beberapa makanan yang bisa difoto dan dimasukkan ke dalam blog, tapi karena malasnya, sampai saya membatin, lain kali saja buat lagi baru deh foto lagi, aih aih ini nih kalau malas sedang menghampiri.

Jadi pakai foto yang sudah ada di draft saja dulu deh, nanti kalau sudah rajin saya foto tuh si telur gabus tepung ketan, tapi agak-agaknya harus buat lagi, sudah tinggal sedikit, dicemal cemil oleh bapaknya Sophie ha ha ha...

Kembali ke resep kastengels bundar ini ya, sebenarnya resepnya sudah saya posting tahun 2015, idih sudah lama juga ya... nah karena ini fotonya ceritanya dibuang sayang ya sudah diposting lagi deh, padahal resep sama dan bentuk juga sama. Hanya kali ini saya buat setengah resep saja dari resep sebelumnya dan menghasilkan 1 toples plastik ukuran 500gr, tapi berat bersihnya hanya sekitar 400 gr saja.

Okey deh, yang mau lihat resep kastengels ini, berikut saya tuliskan lagi ya, saya tuliskan setengah resep dari resep asli.

Kastengels Bundar

Bahan :
  • 150 gr butter 
  • 100 gr keju tua/edam (saya gunakan keju cheddar)
  • 200 gr tepung terigu (saya gunakan tepung terigu protein rendah)
  • 1 sendok makan susu bubuk (saya ganti dengan maizena)
  • 1 kuning telur
Olesan :
  • 1 kuning telur, kocok lepas (saya tambahkan 1/4 sendok teh madu)
  • keju cheddar parut secukupnya 
Cara membuat :
  1. Kocok butter dan kuning telur sebentar saja kurang lebih 1 menit dengan mixer kecepatan rendah, matikan mixer (kali ini saya hanya aduk dengan balloon whisk)
  2. Masukkan keju, aduk rata dengan spatula atau sendok kayu
  3. Kemudian masukkan tepung terigu dan susu bubuk/maizena, aduk rata kembali dengan spatula/sendok kayu
  4. Ambil adonan secukupnya, letakkan di atas plastik wrap, timpa kembali dengan plastik wrap, gilas adonan dengan ketebalan kurang lebih 4-5mm, cetak adonan dengan cookie cutter sesuai dengan selera
  5. Letakkan di atas loyang beralas kertas baking/kertas roti (kali ini saya tidak alasi dan tanpa oles margarin juga)
  6. Lakukan hingga semua adonan habis
  7. Olesi permukaan dengan kuning telur dan taburi dengan keju parut
  8. Panggang di oven dengan suhu 120-130 derajat celcius sampai berwarna coklat keemasan (saya panggang dengan oven suhu 150 derajat celcius selama kurang lebih 15-20 menit) - sesuaikan dengan oven masing-masing
  9. Keluarkan dari oven, dinginkan, setelah dingin masukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara

Nah semoga resep kastengels bundar ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...






resep telur gabus keju

Jiahhhhhhh... telur gabus lagi neh, iya neh saya masih penasaran dengan beberapa resep telur gabus, ada yang pakai tepung tapioka, ada tepung ketan, ada campuran tepung terigu dan tepung tapioka, nah ada yang pakai santan, ada juga margarin dan bahkan campuran santan dan margarin. 

Jadi jangan bosan dulu ya pembaca yang budiman, pemilik blog ini sedang bereksperimen telur gabus sampai menjawab penasaran berbagai resep. Nah kalau resep versi ini hanya menggunakan tepung tapioka dan ada campuran margarinnya. Rasanya juga renyah, tapi favorit saya masih telur gabus dengan campuran tepung terigu. Ihhhh tapi kan kembali kepada selera lagi ya, selera saya belum tentu sama dengan selera orang lain, ya kan.. betul?

Dengan Sophie saja saya beda selera, kalau Sophie lebih suka yang ini katanya. Nah kalau bapaknya tidak komentar, dia sedang diet ha ha ha... jadi makannya sedikit dan tanpa komentar. Saya juga malas menanyakan komentarnya he he he...

Untuk resep kali ini saya pakai resep rujukan dari IG mba Dewi Yuliana, terima kasih resepnya mba, izin share di sini ya... 

Nah ada juga yang mau mencoba resep ini? mau membandingkan juga resep dengan resep lainnya? ini dia saya tuliskan lagi resepnya ya.. silakan...

Telur Gabus Keju

Bahan :
  • 150 gr tepung tapioka
  • 1 butir telur
  • 1 sendok makan margarin
  • 60-80 gr keju cheddar parut
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu jamur (saya gunakan kaldu bubuk biasa), yang ini optional ya.. saya pakai mumpung masih ada stok kaldu bubuk

Cara membuat :
Campur telur, margarin, keju, garam dan kaldu bubuk, aduk saja dengan sendok, tambahkan tepung tapioka (nah sebaiknya bertahap ya, tambahkan kurang lebih 3/4 bagian dulu, baru kemudian tambahkan lagi kalau adonan dirasa masih lembek karena kalau terlalu banyak akan beremah, susah dipulung dan nanti kalau digoreng cenderung rapuh, saya hanya gunakan 140 gr saja). Ambil sedikit adonan, pilin hingga ujung runcing, pastikan ukuran cukup kecil ya karena akan mengembang ketika digoreng (lumuri tangan dengan tepung tapioka supaya mudah membentuknya). Masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam penggorengan yang berisi minyak dingin, lakukan sampai penggorengan cukup penuh tapi jangan terlalu banyak ya. Goreng dengan api sedang-kecil hingga garing, jangan diaduk kalau belum cukup keras. Angkat dan tiriskan. Lakukan lagi sampai selesai, sebaiknya menggunakan 2 atau 3 penggorengan supaya lebih cepat, karena adonan harus dimasukkan ke minyak dingin.


Nah semoga resep telur gabus keju ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...


 


resep rosemary baked chicken

Setelah edisi berkukis ria, hmmm diselingi dulu dengan resep rosemary baked chicken ini ya. Nah ini buatnya 2 hari yang lalu, aih aih akhirnya kesampaian juga saya membuat ayam panggang rosemary ini. Pakai resep kira-kira saja, bumbu sederhana tapi itu dia khasnya di rosemary, aromanya itu loh.. wangi-wangi bagaimana begitu ya.

Biasanya saya memakai rosemary kering yang botolan neh, memang sedia rosemary botolan di dapur. Hmm suatu ketika belanja di swalayan, loh saya lihat ada seorang bapak yang belanja daun-daun yang sudah dikemas dalam plastik kecil mika itu, penasaran, ih kayaknya rosemary sih, ada ya rosemary segar? mana lihat bapak ini banyak lagi belinya, penasaran mau dibuat apa ya? mau bertanya tapi saya urungkan niat saya, kesannya terlalu kepo ah...

Tapi karena sudah di kasir ya sudahlah malas lagi deh kembali ke area sayuran, nanti antri lagi di kasir, lain kali kalau masih ada saya beli, kalau tidak ada ya sudah anda belum beruntung. Eits ketika belanja lagi di swalayan ada lagi tuh..nah si rosemary ini hanya ada temannya marjoram, pernah dengar tentang marjoram ini tapi tidak recall di kepala saya, dan... ternyata setelah googling marjoram itu ya sama saja dengan oregano, halah tahu begitu kan saya beli juga, dasar...

Nah sudah ada rosemary, tinggal beli ayam utuh, ini dia nih sensasi memanggang ayam utuh dan ayam yang sudah dipotong itu beda he he he.. jadilah saya beli ayam utuh di pasar. Cukup cerewet di pasar, bilang ke penjualnya jangan dibelah ya, keluarkan isinya dari bawah, ah kalau saya tidak pesan begitu bisa-bisa sudah dibelah tuh ayam. Belum lagi saya minta potong sedikit sayapnya, bagian berutunya dan bagian kakinya. Untung sedang tidak ramai.

Sampai di rumah mulai deh menguliti sih ayam dan membuang lemak-lemaknya, pekerjaan yang cukup menyita waktu tapi lebih baik begini kan secara memang kami di rumah tidak menyantap kulitnya.

Dan ini dia ya resepnya bagi yang berminat mencoba juga... silakan

Rosemary Baked Chicken

Bahan :
  • 1 ekor ayam utuh, berat kurang lebih 1 kg tanpa isi perut, kepala dan ceker
  • 1 buah jeruk nipis ukuran besar
  • 2 buah wortel ukuran sedang, kupas, potong-potong
  • 5 buah kentang ukuran kecil, kupas, potong-potong
  • 2 buah bawang bombay, kupas, potong-potong

Bumbu :
  • 2 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 8 siung bawang putih, parut
  • 1 sendok teh merica hitam butiran, haluskan
  • 2 sendok teh garam
  • 5 tangkai rosemary segar, cincang atau diluruhkan daunnya

Bahan olesan :
  • 2 sendok makan madu

Cara membuat :
Bersihkan ayam dari kulit dan lemaknya, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit. Campur semua bumbu, lumuri ayam dengan sebagian bumbu termasuk di bagian dalam ayam. Lumuri juga potongan kentang, wortel dan bawang bombay dengan sisa bumbu. Alasi loyang dengan alumunium foil, letakkan ayam, taburkan wortel kentang dan bawang bombay, masukkan juga potongan kentang wortel dan bawang bombay ke bagian dalam ayam. Panggang degan oven yang sudah dipanaskan. Panggang dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius selama kurang lebih 1 jam, keluarkan dari loyang dan olesi ayam dengan madu. Panggang kembali selama kurang lebih 30 menit. Keluarkan dari oven dan dinginkan sejenak, siap dihidangkan. Nikmati dengan sambal kesukaan atau saus kesukaan, walaupun tanpa saus pun sudah sedap.


Nah semoga resep rosemary baked chicken ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

catatan : untuk melihat cara meletakkannya di loyang kurang lebih sama dengan ayam panggang lemon lada hitam ya, silakan meluncur ke link ini ya, jadi siapkan loyang datar, saya pakai loyang oven tangkring hock, ovennya sudah dihibahkan tapi loyangnya ditahan, he he he... jadi siapkan alumunium foil, lebihkan sedikit dari loyang, tata ayam dan bahan lain di loyang, baru deh panggang


Selamat mencoba...





resep telur gabus keju

Kepikiran buat telur gabus lagi, dulu sekali pernah buat, hmmmm jadi kemarin buat deh si telur gabus ini, tapi eh tapi dari segi warna yang ini agak coklat dibanding dulu, secara yang ini ada campuran tepung terigunya juga.

Jadi ceritanya sedang melamun neh, entah apa yang saya pikirkan, saya itu niatnya mau ambil tepung tapioka ealah malah tepung terigu yang saya ambil, okelah ya kalau hanya sebatas diambil, ditimbang masih bisa diganti tuh tepungnya, lah baru sadarnya saya ketika sudah dicampur dengan keju parut, nah loh mana kejunya tinggal segitu stoknya, duh duh masa batal sih buat telur gabusnya, akhirnya sedikit berspekulasi, tambahkan saja tepung tapioka dan telurnya dibuat agak banyak.

Update : eh saya baru nyadar foto saya sudah ada kejunya he he he, iyalah pagi-pagi ke Indomaret dulu, eh promo keju kraft cheddar, beli deh 2 buah, walaupun maunya beli lebih, tapi uangnya kurang he he he, serasa ada yang kurang kalau tidak ada keju di kulkas, hmmm kejadian telur gabus ini deh, kurang keju.

Tapi kejunya sedikit sekali untuk penambahan tepung itu, jadinya aih aih pasti kurang gurih nih, eng ing eng ingat ada kaldu bubuk, waktu itu diberi kaldu bubuk sachet oleh penjual di pasar karena tidak ada kembalian. Nah berhubung tidak pernah dipakai, ya sudah pakai ah sekali-sekali. Secara saya memang memasak tidak menggunakan kaldu bubuk tapi saya ya tidak pantang juga sih... malah kalau buat pempek dos ya pakai juga he he he...

Akhirnya ya sudah campurkan juga deh, lalu campur santan juga, secara memang aslinya saya ini mau membuat telur gabus pakai resep telur gabus terdahulu hanya waktu itu kan saya tidak pakai santan nah kali ini mau pakai santan. Tapi karena kesalahan tepung tersebut jadilah berubah di komposisi bahan.

Tapi eh tapi ternyata jadi juga telur gabusnya, senang deh dan rasanya juga enak. Aih-aih sepertinya saya malah suka yang ini deh walaupun warnanya sedikit lebih gelap. Dan memang yang ini lebih garing ya karena memang saya maunya garing kriuk-kriuk. Walaupun kalau Sophie katakan dia malah suka yang bentuk gemuk, lebih empuk katanya.

Membuat telur gabus ini saya dibantu oleh Sophie, jadi mengurangi waktu juga sih, ternyata dia sudah besar sudah bisa bantu buat beginian. Nah untuk mempersingkat waktu saya gunakan 3 penggorengan, jadi tidak butuh waktu lama menunggu minyaknya dingin.

Nah sudah pada tahu kan kalau membuat telur gabus ini, adonan yang sudah dibentuk dengan tangan langsung dicelupkan ke minyak dingin di dalam penggorengan, begitu sudah cukup banyak, baru deh digoreng dengan api sedang-kecil hingga matang.

Jadi untuk membuat satu resep di bawah ini tidaklah begitu lama deh kalau mengerjakannya ada asisten dan gunakan 3 penggorengan. Dan tada... tidak begitu menyesal dengan perbandingan waktu mengerjakan dan waktu menghabiskannya yang tidaklah begitu jauh he he he... kan cemilan begini terkenal dengan lamanya membuat tapi cepatnya menghabiskan.

Okeh deh... yang mau cek cek resep telur gabus yang saya buat kali ini, silakan ini dia...

Telur Gabus

Bahan :
  • 3 butir telur
  • 30 ml santan instan (kurang lebih)
  • 50 gr keju cheddar parut
  • 150 gr tepung tapioka
  • 125 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Campur tepung terigu, tapioka dan keju parut, tambahkan garam dan kaldu bubuk, aduk rata, masukkan telur, tambahkan santan instan sampai adonan bisa dibentuk. Siapkan penggorengan yang sudah diisi minyak goreng, ambil sedikit adonan, bentuk memanjang di mana kedua ujungnya runcing. Perhatikan untuk membentuknya kecil-kecil saja karena adonan akan mengembang ketika digoreng (jika dirasa susah membentuk karena agak lengket, lumuri tangan dengan tepung tapioka). Goreng sampai matang dan garing dengan api kecil-sedang (biarkan dulu adonan sampai mengapung baru bisa diaduk). Angkat dan tiriskan, lakukan untuk wajan kedua, dst. Begitu dingin simpan di wadah kedap udara.


Nah semoga resep telur gabus kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home