Sate Maranggi (Ayam)



resep sate maranggi

Kemarin saya buat sate maranggi daging ayam neh, sudah lama sekali saya tidak makan sate maranggi lagi. Hmmm sebenarnya tidak begitu lama sekali juga kali ya he he he.. secara beberapa bulan lalu saya buat sate petir pak Nano wanna be, nah bumbu satenya pakai bumbu sate maranggi juga sih.

Bedanya sate petir dengan sate maranggi hanya di sambalnya saja, kalau sate petir yang saya buat kala itu sambalnya cabai rawit merah yang diulek kasar, lalu taburi deh di atas sate, beri kucuran kecap manis, rasanya benar-benar maknyus, super pedasnya. Nah kalau sate maranggi ini sambalnya campuran irisan bawang merah, bawang bombay, tomat dan cabai rawit lalu dicampur dengan kecap manis, rasanya tentunya tidaklah sepedas sate petir.

Tadinya sih kok ingin makan yang versi sate petir, tapi harga cabai rawit merah sudah beberapa bulan ini meroket, satu kilo seharga 160 ribu rupiah, jadi satu ons saja sudah 16 ribu, wuih, saya kok masih pelit ya untuk beli cabai seharga itu. Yang biasanya hanya 5 ribu rupiah saja 1 onsnya. Jadi sejak harga meroket, saya belum pernah lagi beli cabai rawit merah ini.

Tapi dengan sambal kecap dengan cabai rawit hijau saja ternyata sudah cukup membuat saya kepedasan, jadi tidaklah perlu lagi deh cabai rawit merah. Stop dulu mengkonsumsi cabai rawit merah, sampai harganya normal kembali. Hmmm padahal sudah ingin juga neh buat sambal bawangnya bu Rudy, tapi tetap tunda dulu lagi. Waktu saya di Surabaya saya diberi tahu resep sambal bawang ala bu Rudy tapi versi teman kerjanya kakak sepupu saya. Sedikit beda di prosesnya saja dengan sambal bawang bu Rudy yang pernah saya posting di sini... sambal bawang bu Rudy.

Jadi ceritanya waktu akhir tahun lalu saya ke Surabaya, saya titip minta belikan sambal bawangnya bu Rudy ke kakak sepupu saya ini, ealah tapi ternyata kakak sepupu saya ini tidak mau dibayar, wuih padahal lumayan juga harganya untuk 8 botol sambal... jadi rejeki neh dapat gratisan ha ha ha.. terima kasih kak Epik untuk sambalnya.

Oke deh, bicara sate tapi ngelantur juga ke sambal ya... harap maklum ya.. namanya juga cerita suka ke mana-mana kan.. hayo... kita kalau cerita kan misalnya bicara A.. eh tiba-tiba sudah ke M..he he he..

Sippp ah.. berikut resep sate maranggi daging ayam yang saya buat ya (sama dengan resep sate petir pak Nano wanna be)... oh iya dulu pernah posting juga sate maranggi di sini... dan di sini..

Sate Maranggi

Bahan :
  •  300 gr dada ayam tanpa kulit dan tulang, cuci bersih, potong kotak sesuai selera
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak goreng 
  • tusuk sate secukupnya
Bumbu :
  • 5 butir bawang merah, parut
  • 5 siung bawang putih, parut
  • 1 cm jahe, parut
  • 1 cm lengkuas, parut
  • 1 sendok makan ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh garam
Bahan sambal : campur jadi satu, aduk rata
  • 10 butir cabai rawit hijau, iris
  • 5 butir bawang merah, iris
  • 1/4 buah bawang bombay, iris 
  • 1 buah tomat ukuran sedang, iris
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1/4 sendok teh garam (optional, saya tidak pakai)
Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur potongan dada ayam dengan air jeruk nipis, minyak goreng dan kecap manis serta semua bumbu, aduk rata dan diamkan di kulkas selama minimal 1 jam
  2. Keluarkan bahan sate, tusuk-tusuk dengan tusuk sate, banyaknya potongan daging setiap tusuk sesuai selera (saya buat 4 potong pertusuk), lakukan sampai selesai
  3. Tambahkan sisa bumbu dengan 1 sendok makan minyak goreng dan 2 sendok makan kecap manis lagi...untuk bahan olesan
  4. Panaskan pan datar, beri sedikit minyak, bakar sate sambil diberi bahan olesan, bakar hingga matang dan kecoklatan, balik dan masak hingga matang tetapi jangan sampai terlalu matang, kalau tidak sate akan terasa kering jika terlalu matang
  5. Angkat dan lakukan sampai semua tusuk dimasak, sajikan dengan sambal dan irisan timun serta nasi hangat


resep sate maranggi ayam

Nah semoga resep sate maranggi daging ayam kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Sukses deh mba Monic selalu bikin ngileeeerr...meleleh lg deh!

    RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he.. ayo mba Rini, kapan2 buat deh.. enak ini satenya

      Delete
  2. Setuju sama mba Rini. Mba Monic memang jago banget bikin kita ngiler dan mupeng, heheheh....

    Sate...., sateeeee....

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.