Bento #9 : Nasi Kuning Love & Star



bento nasi kuning

Halo.. halo.. ngebento dulu lagi ya, nah ini dia bento yang saya buatkan untuk Sophie, bento #9 : nasi kuning love & star, ceritanya sedang rajin jadi nekad buat nasi kuning begini, jiahhh. Tapi pelengkapnya sederhana saja, hanya oseng tempe pedas manis, telur dadar, sosis goreng dan mie goreng sederhana.

Tapi ternyata Sophie sedang tidak suka dengan sosis, jadilah sosisnya ogah dimakan. Sosis bukanlah makanan favoritnya. Hmmm kali ini bentonya masih bento karakter sederhana saja, karakter yang buatnya cepat. Tinggal cetak dan beri mata dengan nori, eits tapi ada yang protes, matanya bukan begitu loh ibu, itu bukan eyelashes, jadi harusnya diputar. Aih benar deh.. ternyata kalau melihat nori punch, arahnya terbalik. Ah jeli juga ternyata Sophie memperhatikan hal ini.

Hmmm tidak berasa neh, sebulan lagi saja Sophie di TK, bulan Juli sudah SD dia, wuih cepat juga ya waktu berjalan. Tapi masih ketar ketir juga, mandiri tidak ya Sophie di SD nanti secara beda sekali kan TK dan SD, kalau TK guru-gurunya masih memperhatikan anak dengan segala perkembangan pembelajaran menuju kemandirian, jadi masihlah ya dibimbing oleh guru-guru TK. Hmmm kalau SD? masih tanda tanya juga buat saya.

Kalau bicara dengan sesama ibu-ibu yang anaknya mau SD juga neh pasti sama deh pembicaraanya.. sudah bisa lancar membaca dan menulis belum anak-anak kita ya. Guru SD kan maunya anak-anak itu sudah lancar membaca dan menulis. Beda ya dengan dulu ketika saya masih sekolah, di mana TK itu hanya belajar mewarnai, menggunting dan menempel, sisanya bermain he he he.. nah baru deh kelas 1 SD belajar membaca dan menulis.

SMP baru belajar bahasa Inggris, sekarang? anak TK pun sudah belajar bahasa Inggris, jangankan TK ya.. ketika anak sudah bisa berbicara pun orang tuanya sudah mengenalkan bahasa Inggris kepada anaknya... ha ha ha.. itu kami bangets. Tapi bukan memaksa anak ya.. hanya mengenalkan bahasa Inggris  melalui lagu dan film anak tentunya. Jadi Sophie itu kalau untuk beberapa kata bahasa Inggris sudah cukup paham, tapi.. kami belum mengajarkannya menulis bahasa Inggris, belum mau memenuhi kepalanya dengan yang berat-berat dulu. Ya paling standar lah hanya menulis one to ten, monday to sunday, dll kata sederhana.

Walaupun ketar ketir neh standar belajarnya Sophie nanti sesuai tidak ya untuk SD, apakah dia tertinggal banyak? hmmm semoga buku belajarnya dibagikan lebih cepat jadi saya tahu harus mulai dari mana mengajari Sophie. Secara neh, di sekolah SD Sophie ini sebenarnya ada yang namanya preschool neh, jadi mulai Januari 2017, anak yang sudah diterima dan sudah menyelesaikan administrasi sekolah bisa mengikuti program preschool, semacam les kali ya.. jadi anak-anak belajar dengan guru SD. Kami coba mengikutkan Sophie, tapi ternyata Sophie tidak suka, jadi dalam sebulan yang seharusnya ada kurang lebih 12x pertemuan, hanya 3x datang dikarenakan Sophie sempat sakit juga. Dan ternyata guru SD tersebut mengeluh kepada saya, kalau Sophie sama sekali tidak mau disuruh menulis.

Ya mungkin karena capek juga kali ya.. pagi sekolah, lalu pulang istirahat tapi kan belum bisa tidur siang, nah sore sudah harus pergi lagi. Dasarnya Sophie kan anaknya santai he he he. Nah jadi gurunya ini mengatakan kepada saya, ibu harus motivasi anaknya, supaya mau belajar. Hmmmm sempat ngedumel juga di dalam hati, loh kenapa juga anak saya tidak mau disuruh belajar di sana.. pendekatannya bagaimana ini? paling tidak kan harusnya dibaca dulu karakter tiap anak, nah kenapa neh anak tidak mau belajar? motivasi bukan lalu diserahkan kepada orang tua saja kan? Baru awal pertemuan sudah mengeluh.. menurut saya wajarlah, anak masih membaca situasi, toh saya juga tidak akan memaksa anak saya harus bisa dan mau di hari pertama, biarkan dulu anak mengenal lingkungannya, temannya, gurunya, tidak usah ditarget, buku tulisnya harus berisi. Toh saya tidak akan marah kalau buku anak saya masih kosong di pertemuan-pertemuan awal.

Hmmm tapi mungkin beda orang tua juga kali ya..ada yang menuntut seperti itu, jadi mungkin gurunya menyamaratakan semua orang tua... ah tidak tahu jugalah saya.

Ah saya pikir percuma, mana uang preschoolnya lebih mahal dari uang SPP TK, bicara lagi dengan bapaknya Sophie, akhirnya sudahlah nak.. kamu tidak usah preschool ya, belajar sama bapak dan ibu saja di rumah. Karena sepertinya terlalu memaksakan kalau harus preschool, kasihan, capek juga. Hmmm di lain sisi masih juga kuatir, nanti itu sekolahnya sampai sore, apa kuat ya anak saya ini? hi hi hi.. maklum ya namanya juga emak-emak, mikirnya suka maju duluan.. jadinya lebih banyak kuatirnya. Ih ih jadi curcol deh kan..

Okelah, kembali ke bento kali ini ya, jadi menurut saya bento yang saya buat ini masih amatlah sederhana, jadi jangan dibandingkan dengan bento para master ya, duh kalau lihat bento-bento para master suka ciut duluan, ah.. masih jauhhhhhhhhhhh sekali dari kata apik, tapi tetap menghibur diri sendiri, yang penting anaknya hepi.. wis.. cukup toh.. nanti kalau emaknya rada rajin dan ada waktu lebih banyak, lebih kreatif dan tentunya ada modal lebih tentu bisa ha ha ha....

Sippp... nah untuk bento kali ini saya bagikan resep nasi kuning ala saya, hmmm masih ada yang butuh resepnya? aih pasti sudah pada mahir kan buat nasi kuning.. lalu oseng tempe, hmmm mudah pakai bangets ini, mie gorengnya juga mudah sekali, pokoke semua serba mudah.

Nasi Kuning

Bahan :
  • 300 gr beras, cuci bersih, tiriskan
  • 400 ml santan (campur 2x65ml santan instan dengan air), sesuaikan dengan jenis beras ya, takaran santan di sini hanya patokan dasar saja
  • 1 batang serai bagian putihnya, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 butir bawang merah, iris
  • 1 sendok teh garam
  • 1 1/2 sendok teh kunyit bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
Tumis bawang merah sampai harum, masukkan daun salam dan serai, tumis sampai daun salam berubah warna, masukkan santan, masak hingga mendidih sambil diaduk, beri garam, cicipi rasanya. Tambahkan kunyit bubuk, aduk rata, masukkan beras, aduk dan masak hingga santan terserap beras. Kukus hingga matang dengan api sedang.


Oseng Tempe

Bahan :
  • 1 papan tempe ukuran kecil, potong korek api, goreng garing
  • 1 buah cabai merah keriting, iris serong tipis
  • 1 buah cabai hijau keriting, iris serong tipis
  • 3 butir bawang merah, iris 
  • 2 sendok makan gula merah iris
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
Tumis bawang merah sampai harum dan berwarna sedikit kecoklatan, masukkan cabai merah dan hijau, tambahkan gula merah dan kecap manis, masak hingga gula larut, tambahkan garam, masukkan tempe goreng, aduk rata, angkat


Mie Goreng Sederhana

Bahan :
  • 50 gr mie telur, seduh dengan air panas
  • 3 batang sawi hijau, cuci dan potong-potong
  • 1 butir telur
  • 4 siung bawang putih, cincang
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1/2 sendok makan kecap asin
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis 

Cara membuat :
Tumis bawang putih sampai harum, masukkan telur, orak-arik sampai matang, masukkan sawi hijau, masak hingga berubah warna, tambahkan mie telur, kecap manis, kecap asin, saus tiram dan merica bubuk, aduk rata, mask hingga benar-benar tercampur, cicipi rasanya, angkat


Penyelesaian :
Ambil sedikit nasi, cetak dengan cetakan love dan star, susun di wadah, beri mata dan mulut yang dicetak dengan nori punch, susun bahan-bahan lainnya sesuai selera. Beri pemanis keju yang dicetak dengan cookie cutter jika suka.


Nah semoga bento nasi kuning kali ini bisa menginspirasi ya... semoga bermanfaat...


Selamat ngebento....



NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Iya mba...beda bgt sekolah dulu dgn skrg. Klo menurut aq sih malah terlalu dipaksakan buat anak kurikulumnya. Kasian kan anak2...

    RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh mba Rini beda banget ya.. kasihan memang anak-anak

      Delete
  2. Yeiyyyy...
    Liat yang unyu-unyu lagi. Selalu suka dengan Bento buatan, mba Monic. Meski mba Monic bilang itu amat sederhana, tapi menurut saya cantik dan menarik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aih aih senangnya kalau mba Ima suka lihat bento buatan saya..

      iya mba masih sederhana sih menurut saya tapi yang penting yang diberi bento hepi he he he

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.