resep muffin pisang kurma kukus

Hai hai... apa kabar dunia? tetap asyik... bagaimana neh kabarnya? masih liburan? masih mudik? atau sudah balik lagi dengan segala rutinitas asal? apapun itu tetap semangat ya... seperti saya ini tetap semangat he he he... 

Nah bagi pembaca sekalian yang merayakan, walaupun terlambat saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri ya... mohon maaf lahir dan batin. Jadi bagaimana nih ceritanya ketika bermudik ria? yang pasti senang ya bisa berkumpul bersama sanak saudara. Walaupun cerita mudik di perjalanan pasti aneka macam ya.. baik itu lewat jalur udara ataupun jalur darat. Yang penting hepi akhirnya bisa berkumpul menikmati hari raya bersama keluarga kan ya.

Hmmm ceritanya sudah beberapa hari neh saya absen posting, biasa ya selain karena malas..itu pasti ha ha ha... didukung juga oleh koneksi internet yang super lemot, jadi klop.. pasangan serasi yang membuat saya malas online. Jadi maaf ya kalau ada beberapa komentar cukup lama baru saya publish dan saya balas, karena memang komentar baru akan saya publish dan balas kalau saya sudah online di laptop. 

Nah di postingan kali ini saya mau bagikan resep simpel sekali, hanya muffin pisang kurma tapi versi kukus, rasanya bagaimana? beuh... enak.. itu kata saya he he he.. bagi penyuka kurma. Apakah di rumah pembaca ada sisa kurma? ada pisang juga? jom... mari kita buat muffin yang mudah ini.

Kalau dilihat penampakan muffin ini, ceritanya saya itu kehabisan cup kertas yang biasa saya gunakan untuk muffin kukus, cup kertas yang butuh ditopang oleh cetakan bolu kukus, hmmm adanya yang cup seperti di gambar, itu awalnya imut-imut loh, cantik, ealah ketika proses mengukus selesai, melebar pula mereka, alhasil muffinnya jadi gendut-gendut... tapi tak mengapa, yang penting rasanya...uhuy..

Oh iya resep ini sih sebenarnya modifikasi dari resep cake pisang coklat kukus, tapi di sini tentu saja takaran tepung berbeda kan ya, kan tidak pakai coklat bubuk, lalu ini nih... jumlah gula pasirnya saya kurangi karena kurma kan sudah manis sekali, dan... pisang yang saya gunakan kali ini sudah sangat matang sekali, takut terlalu manis kan.

Nah ketika menyiapkan bahan neh, di proses membuang biji si kurma, ada kekonyolan saya di mana bijinya saya letakkan di mangkuk bersama daging kurma, lah belum sadar, ketika saya melihat isi mangkuk yang sudah ada daging kurma tanpa biji, loh kok ada biji di mangkuk? oalah... ternyata terbalik, bijinya saya letakkan di mangkuk, daging kurmanya saya buang. Sampai Sophie tertawa ketika tahu kekonyolan saya. Ibu jangan terbalik lagi ya..begitu katanya.

Sippp ah... berikut resepnya, yang mau intip-intip ini dia resepnya..

Muffin Pisang Kurma

Bahan :
  • 80 gr gula pasir
  • 2 butir telur
  • 1/4 sendok teh bubuk vanili
  • 225 gr pisang tanpa kulit (saya gunakan pisang berangan matang sekali)
  • 120 ml minyak goreng
  • 175 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda
  • 1/2 sendok teh garam
  • 10 butir kurma, buang biji, potong-potong

Cara membuat :
Siapkan kukusan, alasi tutup dengan serbet bersih. Biarkan sampai air mendidih. Sambil menunggu air mendidih, di mangkuk campur tepung terigu, baking powder, baking soda dan garam, sisihkan. Di mangkuk cukup besar lainnya, kocok telur dan gula dengan garpu atau sendok atau balloon whisk hingga gula larut, tambahkan bubuk vanili, aduk rata, masukkan minyak goreng, aduk rata kembali, tuangkan campuran tepung, aduk cepat asal rata, masukkan potongan kurma, aduk kembali asal rata. Tuangkan ke dalam cetakan muffin atau cup di mana sisakan jarak adonan kurang lebih 1 cm dari bibir cup. Kukus dengan api besar selama kurang lebih 15-20 menit. 



olahan kurma muffin

Nah semoga resep muffin pisang kurma kukus ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...





resep roti sosis

Hai... hai.. apa kabar semua? waduh lama sudah saya absen ngeblog, walaupun bukan mingguan ya.. masih harian he he he.. tapi berasa lama sekali nih, maklum lah ya.. walaupun malas tapi tetap ya masih memperhatikan blog ini, secara tidak begitu banyak yang saya perhatikan sih ha ha ha...

Nah beberapa hari yang telah lewat, saya buat roti sosis neh, buatnya simple sekali lah, masih roti jenis yang cocok untuk pemalas seperti saya ini yang tidak memiliki mixer roti tapi tetap mau makan roti buatan sendiri. Walaupun ceritanya tanpa ulen, roti ini lembut sekali loh, empuk, nah yang ini sedikit beda, yang ini tidak pakai margarin cair tapi pakai butter yang lunak suhu ruang, memang sih kalau saya katakan sedikit diuleni tapi tenang sebentar saja hanya kurang lebih 2 menit, adonan juga lembut sekali, tidak butuh tenaga besar.

Masih banyak stok sosis di freezer, jadi dicicil deh, salah satunya ya dibuat roti begini, buatnya juga tidak pakai ribet, terakhir untuk olesan dan taburan saya dibantu asisten cilik saya, jadi terlihat kan kalau taburan wijen hitamnya begitu, semangat sekali dia menaburkan wijen hitamnya.

Cara membentuk roti ini mudah sekali, jadi adonan digilas oval selebar ukuran sosis, lalu gulung deh, cara membentuknya kurang lebih sama dengan membentuk roti goreng sosis ya, hanya bedanya ini dipanggang. 

Okeh deh, yang mau lihat resepnya, ini dia ya.. silakan...

Roti Sosis
untuk 8 buah roti

Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan butter lunak suhu ruang

Bahan olesan dan taburan :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu
  • wijen hitam secukupnya
 
Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri butter, uleni sebentar kurang lebih 2 menit (adonan lengket, jadi lumuri tangan dengan tepung atau uleni dengan menggunakan sarung tangan plastik)
  4. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap atau tutup lainnya, diamkan selama kurang lebih 20 menit
  5. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  6. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 8 bagian, bulatkan masing-masing (lumuri tangan dengan tepung dan taburi alas membulat dengan tepung, karena adonan lengket) Ambil satu bulatan, gilas di atas alas bertabur tepung tipis, ambil sosis letakkan di tengah, lipat salah satu ujung menutup sosis lalu lipat ujung satu lagi sampai menutup bagian lainnya, bawah ujung ini ke bagian bawah, sedikit ditekan supaya tidak membuka.  Lihat cara membentuk di roti goreng sosis, hanya kalau yang ini bawa salah satu ujung penutup sampai ke bagian bawah ya...
  7. Letakkan di loyang beroles margarin tipis, lakukan sampai selesai, diamkan selam kurang lebih 15 menit. 
  8. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan, taburi dengan wijen
  9. Panggang selama kurang lebih 15- 20 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan

Catatan : untuk adonan roti, fermentasi pertama adonan belum mulus, setelah fermentasi kedua dan ketiga adonan sudah mulai mulus.


Nah semoga resep roti sosis kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....



 
 



Posting kastengels dulu ya, versi bundar, lagi he he he... dulu pernah buat juga yang begini, nah tadinya mau pakai cetakan kastengels yang imut-imut itu, seperti yang saya gunakan pada eggless kastengels, hanya karena terlalu lama mengeluarkan dari cetakannya, makanya saya batalkan, pakai cookie cutter yang cepat saja, bentuk bundar. Dan memang cukup membantu mempercepat proses mencetak, jadi tanpa beban deh kerjanya. 

Nah kukis kastengels ini sebenarnya saya mau jual juga, hanya ternyata selera para pembeli tidak begitu suka kastengels he he he.. jadi saya dan Sophie saja yang makan... kalau saya dan Sophie doyan. Asin-asin ngeju, nah anehnya kalau Sophie makannya sukanya dihancurkan, lalu dimakan menggunakan sendok, he he he, entah ide darimana dia makan begini ini.

Walaupun kastengels ini bentuknya bundar, tapi biarlah ya tetap dinamakan kastengels walaupun tidak berbentuk batangan begitu. 

Oh iya, sebenarnya saya itu janji ke mba Rini dari Medan mau posting telur gabus keju yang terbuat dari tepung ketan, tapi sampai hari ini saya belum mood foto-foto, entahlah mood kemana ini. Padahal kalau saya mau ada beberapa makanan yang bisa difoto dan dimasukkan ke dalam blog, tapi karena malasnya, sampai saya membatin, lain kali saja buat lagi baru deh foto lagi, aih aih ini nih kalau malas sedang menghampiri.

Jadi pakai foto yang sudah ada di draft saja dulu deh, nanti kalau sudah rajin saya foto tuh si telur gabus tepung ketan, tapi agak-agaknya harus buat lagi, sudah tinggal sedikit, dicemal cemil oleh bapaknya Sophie ha ha ha...

Kembali ke resep kastengels bundar ini ya, sebenarnya resepnya sudah saya posting tahun 2015, idih sudah lama juga ya... nah karena ini fotonya ceritanya dibuang sayang ya sudah diposting lagi deh, padahal resep sama dan bentuk juga sama. Hanya kali ini saya buat setengah resep saja dari resep sebelumnya dan menghasilkan 1 toples plastik ukuran 500gr, tapi berat bersihnya hanya sekitar 400 gr saja.

Okey deh, yang mau lihat resep kastengels ini, berikut saya tuliskan lagi ya, saya tuliskan setengah resep dari resep asli.

Kastengels Bundar

Bahan :
  • 150 gr butter 
  • 100 gr keju tua/edam (saya gunakan keju cheddar)
  • 200 gr tepung terigu (saya gunakan tepung terigu protein rendah)
  • 1 sendok makan susu bubuk (saya ganti dengan maizena)
  • 1 kuning telur
Olesan :
  • 1 kuning telur, kocok lepas (saya tambahkan 1/4 sendok teh madu)
  • keju cheddar parut secukupnya 
Cara membuat :
  1. Kocok butter dan kuning telur sebentar saja kurang lebih 1 menit dengan mixer kecepatan rendah, matikan mixer (kali ini saya hanya aduk dengan balloon whisk)
  2. Masukkan keju, aduk rata dengan spatula atau sendok kayu
  3. Kemudian masukkan tepung terigu dan susu bubuk/maizena, aduk rata kembali dengan spatula/sendok kayu
  4. Ambil adonan secukupnya, letakkan di atas plastik wrap, timpa kembali dengan plastik wrap, gilas adonan dengan ketebalan kurang lebih 4-5mm, cetak adonan dengan cookie cutter sesuai dengan selera
  5. Letakkan di atas loyang beralas kertas baking/kertas roti (kali ini saya tidak alasi dan tanpa oles margarin juga)
  6. Lakukan hingga semua adonan habis
  7. Olesi permukaan dengan kuning telur dan taburi dengan keju parut
  8. Panggang di oven dengan suhu 120-130 derajat celcius sampai berwarna coklat keemasan (saya panggang dengan oven suhu 150 derajat celcius selama kurang lebih 15-20 menit) - sesuaikan dengan oven masing-masing
  9. Keluarkan dari oven, dinginkan, setelah dingin masukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara

Nah semoga resep kastengels bundar ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...






resep telur gabus keju

Jiahhhhhhh... telur gabus lagi neh, iya neh saya masih penasaran dengan beberapa resep telur gabus, ada yang pakai tepung tapioka, ada tepung ketan, ada campuran tepung terigu dan tepung tapioka, nah ada yang pakai santan, ada juga margarin dan bahkan campuran santan dan margarin. 

Jadi jangan bosan dulu ya pembaca yang budiman, pemilik blog ini sedang bereksperimen telur gabus sampai menjawab penasaran berbagai resep. Nah kalau resep versi ini hanya menggunakan tepung tapioka dan ada campuran margarinnya. Rasanya juga renyah, tapi favorit saya masih telur gabus dengan campuran tepung terigu. Ihhhh tapi kan kembali kepada selera lagi ya, selera saya belum tentu sama dengan selera orang lain, ya kan.. betul?

Dengan Sophie saja saya beda selera, kalau Sophie lebih suka yang ini katanya. Nah kalau bapaknya tidak komentar, dia sedang diet ha ha ha... jadi makannya sedikit dan tanpa komentar. Saya juga malas menanyakan komentarnya he he he...

Untuk resep kali ini saya pakai resep rujukan dari IG mba Dewi Yuliana, terima kasih resepnya mba, izin share di sini ya... 

Nah ada juga yang mau mencoba resep ini? mau membandingkan juga resep dengan resep lainnya? ini dia saya tuliskan lagi resepnya ya.. silakan...

Telur Gabus Keju

Bahan :
  • 150 gr tepung tapioka
  • 1 butir telur
  • 1 sendok makan margarin
  • 60-80 gr keju cheddar parut
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu jamur (saya gunakan kaldu bubuk biasa), yang ini optional ya.. saya pakai mumpung masih ada stok kaldu bubuk

Cara membuat :
Campur telur, margarin, keju, garam dan kaldu bubuk, aduk saja dengan sendok, tambahkan tepung tapioka (nah sebaiknya bertahap ya, tambahkan kurang lebih 3/4 bagian dulu, baru kemudian tambahkan lagi kalau adonan dirasa masih lembek karena kalau terlalu banyak akan beremah, susah dipulung dan nanti kalau digoreng cenderung rapuh, saya hanya gunakan 140 gr saja). Ambil sedikit adonan, pilin hingga ujung runcing, pastikan ukuran cukup kecil ya karena akan mengembang ketika digoreng (lumuri tangan dengan tepung tapioka supaya mudah membentuknya). Masukkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam penggorengan yang berisi minyak dingin, lakukan sampai penggorengan cukup penuh tapi jangan terlalu banyak ya. Goreng dengan api sedang-kecil hingga garing, jangan diaduk kalau belum cukup keras. Angkat dan tiriskan. Lakukan lagi sampai selesai, sebaiknya menggunakan 2 atau 3 penggorengan supaya lebih cepat, karena adonan harus dimasukkan ke minyak dingin.


Nah semoga resep telur gabus keju ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...


 


resep rosemary baked chicken

Setelah edisi berkukis ria, hmmm diselingi dulu dengan resep rosemary baked chicken ini ya. Nah ini buatnya 2 hari yang lalu, aih aih akhirnya kesampaian juga saya membuat ayam panggang rosemary ini. Pakai resep kira-kira saja, bumbu sederhana tapi itu dia khasnya di rosemary, aromanya itu loh.. wangi-wangi bagaimana begitu ya.

Biasanya saya memakai rosemary kering yang botolan neh, memang sedia rosemary botolan di dapur. Hmm suatu ketika belanja di swalayan, loh saya lihat ada seorang bapak yang belanja daun-daun yang sudah dikemas dalam plastik kecil mika itu, penasaran, ih kayaknya rosemary sih, ada ya rosemary segar? mana lihat bapak ini banyak lagi belinya, penasaran mau dibuat apa ya? mau bertanya tapi saya urungkan niat saya, kesannya terlalu kepo ah...

Tapi karena sudah di kasir ya sudahlah malas lagi deh kembali ke area sayuran, nanti antri lagi di kasir, lain kali kalau masih ada saya beli, kalau tidak ada ya sudah anda belum beruntung. Eits ketika belanja lagi di swalayan ada lagi tuh..nah si rosemary ini hanya ada temannya marjoram, pernah dengar tentang marjoram ini tapi tidak recall di kepala saya, dan... ternyata setelah googling marjoram itu ya sama saja dengan oregano, halah tahu begitu kan saya beli juga, dasar...

Nah sudah ada rosemary, tinggal beli ayam utuh, ini dia nih sensasi memanggang ayam utuh dan ayam yang sudah dipotong itu beda he he he.. jadilah saya beli ayam utuh di pasar. Cukup cerewet di pasar, bilang ke penjualnya jangan dibelah ya, keluarkan isinya dari bawah, ah kalau saya tidak pesan begitu bisa-bisa sudah dibelah tuh ayam. Belum lagi saya minta potong sedikit sayapnya, bagian berutunya dan bagian kakinya. Untung sedang tidak ramai.

Sampai di rumah mulai deh menguliti sih ayam dan membuang lemak-lemaknya, pekerjaan yang cukup menyita waktu tapi lebih baik begini kan secara memang kami di rumah tidak menyantap kulitnya.

Dan ini dia ya resepnya bagi yang berminat mencoba juga... silakan

Rosemary Baked Chicken

Bahan :
  • 1 ekor ayam utuh, berat kurang lebih 1 kg tanpa isi perut, kepala dan ceker
  • 1 buah jeruk nipis ukuran besar
  • 2 buah wortel ukuran sedang, kupas, potong-potong
  • 5 buah kentang ukuran kecil, kupas, potong-potong
  • 2 buah bawang bombay, kupas, potong-potong

Bumbu :
  • 2 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 8 siung bawang putih, parut
  • 1 sendok teh merica hitam butiran, haluskan
  • 2 sendok teh garam
  • 5 tangkai rosemary segar, cincang atau diluruhkan daunnya

Bahan olesan :
  • 2 sendok makan madu

Cara membuat :
Bersihkan ayam dari kulit dan lemaknya, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit. Campur semua bumbu, lumuri ayam dengan sebagian bumbu termasuk di bagian dalam ayam. Lumuri juga potongan kentang, wortel dan bawang bombay dengan sisa bumbu. Alasi loyang dengan alumunium foil, letakkan ayam, taburkan wortel kentang dan bawang bombay, masukkan juga potongan kentang wortel dan bawang bombay ke bagian dalam ayam. Panggang degan oven yang sudah dipanaskan. Panggang dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius selama kurang lebih 1 jam, keluarkan dari loyang dan olesi ayam dengan madu. Panggang kembali selama kurang lebih 30 menit. Keluarkan dari oven dan dinginkan sejenak, siap dihidangkan. Nikmati dengan sambal kesukaan atau saus kesukaan, walaupun tanpa saus pun sudah sedap.


Nah semoga resep rosemary baked chicken ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

catatan : untuk melihat cara meletakkannya di loyang kurang lebih sama dengan ayam panggang lemon lada hitam ya, silakan meluncur ke link ini ya, jadi siapkan loyang datar, saya pakai loyang oven tangkring hock, ovennya sudah dihibahkan tapi loyangnya ditahan, he he he... jadi siapkan alumunium foil, lebihkan sedikit dari loyang, tata ayam dan bahan lain di loyang, baru deh panggang


Selamat mencoba...





resep telur gabus keju

Kepikiran buat telur gabus lagi, dulu sekali pernah buat, hmmmm jadi kemarin buat deh si telur gabus ini, tapi eh tapi dari segi warna yang ini agak coklat dibanding dulu, secara yang ini ada campuran tepung terigunya juga.

Jadi ceritanya sedang melamun neh, entah apa yang saya pikirkan, saya itu niatnya mau ambil tepung tapioka ealah malah tepung terigu yang saya ambil, okelah ya kalau hanya sebatas diambil, ditimbang masih bisa diganti tuh tepungnya, lah baru sadarnya saya ketika sudah dicampur dengan keju parut, nah loh mana kejunya tinggal segitu stoknya, duh duh masa batal sih buat telur gabusnya, akhirnya sedikit berspekulasi, tambahkan saja tepung tapioka dan telurnya dibuat agak banyak.

Update : eh saya baru nyadar foto saya sudah ada kejunya he he he, iyalah pagi-pagi ke Indomaret dulu, eh promo keju kraft cheddar, beli deh 2 buah, walaupun maunya beli lebih, tapi uangnya kurang he he he, serasa ada yang kurang kalau tidak ada keju di kulkas, hmmm kejadian telur gabus ini deh, kurang keju.

Tapi kejunya sedikit sekali untuk penambahan tepung itu, jadinya aih aih pasti kurang gurih nih, eng ing eng ingat ada kaldu bubuk, waktu itu diberi kaldu bubuk sachet oleh penjual di pasar karena tidak ada kembalian. Nah berhubung tidak pernah dipakai, ya sudah pakai ah sekali-sekali. Secara saya memang memasak tidak menggunakan kaldu bubuk tapi saya ya tidak pantang juga sih... malah kalau buat pempek dos ya pakai juga he he he...

Akhirnya ya sudah campurkan juga deh, lalu campur santan juga, secara memang aslinya saya ini mau membuat telur gabus pakai resep telur gabus terdahulu hanya waktu itu kan saya tidak pakai santan nah kali ini mau pakai santan. Tapi karena kesalahan tepung tersebut jadilah berubah di komposisi bahan.

Tapi eh tapi ternyata jadi juga telur gabusnya, senang deh dan rasanya juga enak. Aih-aih sepertinya saya malah suka yang ini deh walaupun warnanya sedikit lebih gelap. Dan memang yang ini lebih garing ya karena memang saya maunya garing kriuk-kriuk. Walaupun kalau Sophie katakan dia malah suka yang bentuk gemuk, lebih empuk katanya.

Membuat telur gabus ini saya dibantu oleh Sophie, jadi mengurangi waktu juga sih, ternyata dia sudah besar sudah bisa bantu buat beginian. Nah untuk mempersingkat waktu saya gunakan 3 penggorengan, jadi tidak butuh waktu lama menunggu minyaknya dingin.

Nah sudah pada tahu kan kalau membuat telur gabus ini, adonan yang sudah dibentuk dengan tangan langsung dicelupkan ke minyak dingin di dalam penggorengan, begitu sudah cukup banyak, baru deh digoreng dengan api sedang-kecil hingga matang.

Jadi untuk membuat satu resep di bawah ini tidaklah begitu lama deh kalau mengerjakannya ada asisten dan gunakan 3 penggorengan. Dan tada... tidak begitu menyesal dengan perbandingan waktu mengerjakan dan waktu menghabiskannya yang tidaklah begitu jauh he he he... kan cemilan begini terkenal dengan lamanya membuat tapi cepatnya menghabiskan.

Okeh deh... yang mau cek cek resep telur gabus yang saya buat kali ini, silakan ini dia...

Telur Gabus

Bahan :
  • 3 butir telur
  • 30 ml santan instan (kurang lebih)
  • 50 gr keju cheddar parut
  • 150 gr tepung tapioka
  • 125 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Campur tepung terigu, tapioka dan keju parut, tambahkan garam dan kaldu bubuk, aduk rata, masukkan telur, tambahkan santan instan sampai adonan bisa dibentuk. Siapkan penggorengan yang sudah diisi minyak goreng, ambil sedikit adonan, bentuk memanjang di mana kedua ujungnya runcing. Perhatikan untuk membentuknya kecil-kecil saja karena adonan akan mengembang ketika digoreng (jika dirasa susah membentuk karena agak lengket, lumuri tangan dengan tepung tapioka). Goreng sampai matang dan garing dengan api kecil-sedang (biarkan dulu adonan sampai mengapung baru bisa diaduk). Angkat dan tiriskan, lakukan untuk wajan kedua, dst. Begitu dingin simpan di wadah kedap udara.


Nah semoga resep telur gabus kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...




resep doggies cookies

Yuhuuuu lagi... kukis lagi he he he... aih aih pokoknya jangan bosan dulu ya, pemilik blog lagi senang berkukis ria, secara karena sudah merasa enjoy buat-buat begini. Dan yang penting mumpung sedang mood membuat aneka kukis.

Untuk doggies cookies ini, saya sampai mencoba 3x, duh duh niat sekali kan dengan kukis satu ini, percobaan pertama karena saya belum puas dengan teksturnya, masih sedikit keras, walaupun sudah pakai gula tapi tetap kurang manis, nah percobaan pertama ini saya menggunakan blueband cake n cookie, lalu percobaan kedua saya ganti dengan butter, hasilnya masih sama, belum dapat tekstur yang renyah walaupun rasa sudah ok manisnya secara gulanya saya tambahkan lagi.

Hmmm mungkin pengaruh di suhu oven juga kali ya, jadi untuk saya kurang sukses deh.. jadi bukan salah resep ya.. karena mengeksekusi resep itu banyak faktor ya..

Dan akhirnya percobaan ketiga saya coba dengan menggunakan adonan nastar, akhirnya pas deh teksturnya dan rasanya. Lain kali kalau mau coba lagi, tetap mau pakai adonan nastar tapi ganti sedikit tepungnya dengan coklat bubuk.

Kalau dari segi bentuk, milo doggies cookies ini cute sekali deh, ih pokoknya senang lihat barisan kukis ini di loyang.

resep mio doggies cookies

Mengerjakan kukis ini butuh mood dan tingkat kerajinan dan ketelatenan cukup tinggi, secara pernak pernik mata, hitung serta telinganya itu loh, harus dikerjakan satu satu. Nah kalau saya sih di awal belum dapat iramanya, tapi berikutnya sudah bisa cepat. Jadi kalau saya nih ya, saya bulatkan dulu tuh sampai penuh satu loyang, lalu saya mulai dengan hidungnya dulu, gunakan chocolate chips yang tidak akan meleleh kalau dipanggang ya..

Tempelkan dulu hidung di bagian tengah sambil ditekan perlahan, kemudian dengan dua tangan, ambil dua buah cococrunch, langsung tempelkan di tepi, nah terakhir baru matanya, kalau yang ini supaya cepat mungkin pakai pinset ya, berhubung saya tidak punya maka cukup kesulitan dengan jari-jari besar ini mengambil meises satu persatu. Nah cara mudah sih tebarkan meises di tempat cukup besar lalu sebarkan meises jadi kita paling tidak bisa memilih ukuran mata yang cukup seragam. Walaupun terkadang saya tidak peduli lagi matanya ada yang kecil ada yang yang besar ha ha ha...

milo doggy cookies

Okey deh, penasaran tidak dengan resepnya? nah walaupun saya belum puas dengan tekstur milo doggies cookies ini saya tuliskan ya resepnya, silakan mau ikuti resep asli atau mau melakukan modifikasi, resep pakai resep rujukan dari blognya Mba Nina, milo doggies cookies, lagi-lagi matur suwun resepnya ya mba...

Milo Doggies Cookies

Bahan :
  • 180 gr butter suhu ruang
  • 80 gr milo
  • 1 sendok makan gula pasir yang diblender (percobaan kedua, saya buat menjadi 3 sendok makan)
  • 200 gr tepung terigu protein rendah
  • 25 gr susu bubuk full cream
  • 25 gr maizena
  • chocochips secukupnya
  • meises secukupnya
  • coco crunch secukupnya

Cara membuat :
Siapkan loyang tanpa dioles, sisihkan. Ayak tepung terigu, susu bubuk dan maizena, sisihkan. Kocok butter, gula pasir  halus dan milo sebentar saja dengan mixer kecepatan rendah asal tercampur rata, matikan mixer, masukkan campuran tepung, aduk dengan spatula hingga menjadi adonan yang bisa dipulung. Bulatkan dengan ukuran kurang lebih 7-8 gr. Letakkan di loyang, lakukan sampai selesai kemudian beri hidung, telinga dan mata. Panggang di suhu 140 derajat celcius selama kurng lebih 20-25 menit di mana oven sudah dipanaskan sebelumnya. Keluarkan dari oven dan dinginkan.

Untuk doggies cookies dengan adonan nastar, silakan lihat resepnya di kukis nastar ya...

resep doggies cookies nastar


Nah semoga resep doggies cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...






red pearl cookies

Akhirnya keturutan juga saya membuat red pearl cookies ini, resep sudah lama saya screen shot, nah baru ini saya buat. Ternyata walaupun resep sangat mudah sekalipun, kalau belum ada moodnya, tidak bakal akan saya buat. Jadi kalau mencoba resep itu ujung-ujungnya mood he he he..

Jadi masih tema kukis bulat-bulat walaupun hasilnya kukis ini tidaklah bulat, sedikit beda bentuk, tapi tetap ya, bapaknya Sophie lagi-lagi melihat saya membulat-bulatkan adonan, hanya kali ini dia tidak berkomentar, sudah saya pelototin duluan biar dia tidak komentar bulat-bulat lagi. Jadi dia kali ini hanya diam, hanya melihat tanpa komentar, ha ha ha...

Membuat red pearl cookies ini sangat mudah, butter dan bahan-bahan lain hanya diaduk dengan sendok dan penyelesaian adonan diaduk dengan tangan (saya alasi dengan sarung tangan plastik) hanya sampai tercampur rata, bulatkan adonan, letakkan di loyang tanpa olesan margarin dan beri cherry merah tanpa tangkai, panggang, selesai. Adonan akan sedikit melebar dan inilah tujuan adonan dibulatkan supaya melebar tapi tetap gendut, tidak lebar tipis.

Rasanya bagaimana? enak... rangup kalau orang Melayu katakan..karena memang kukis ini menggunakan cornflakes.. tapi review saya, sedikit terlalu manis, tapi itu sih selera saya, nah yang tidak begitu suka manis, bolehlah gulanya dikurangi sedikit.

Resep ini saya gunakan resep red pearl cookies atau biskut red pearl dari blog Resipi Citarasawan, kalau di negara tetangga, red pearl cookies ini adalah salah satu biskut raya. Terima kasih resepnya kak, sudah sudi berkongsi.

Nah dari resep asli ada sedikit modifikasi dari saya, saya skip almond nibs dan saya tambahkan takaran cornflakesnya, saya skip emplex dan esen vanilanya. Hmmm ada yang belum tahu emplex? emplex itu adalah bahan tambahan yang bisa membuat kue kering semakin renyah. Bisa didapatkan di toko bahan kue.

Sophie kemarin ikutan membantu saya menempelkan irisan cherry merah ini, tapi kemudian dia protes, ini lengket sekali ibu... Pipi tidak suka, lalu saya katakan ya sudah, cuci tangan, tidak usah bantu lagi, dia langsung cepat-cepat ke wastafel, bahagia tidak disuruh bantu lagi, padahal tidak disuruh sih, dia yang menawarkan diri.

Okeh deh, berikut resepnya ya... silakan...

Red Pearl Cookies

Bahan :
  • 150 gr mentega atau butter
  • 150 gr tepung gandum (saya gunakan tepung terigu protein rendah 140gr, maizena 10gr)
  • 75 gr gula kastor (saya gunakan gula pasir yang diblender)
  • 60 gr cornflakes, remas kasar (saya gunakan 100 gr)
  • 50 gr chocolate chips
  • 25 gr almond nibs
  • 1 sendok teh esen vanila (saya skip)
  • 1/4 sendok teh emplex (saya skip)
  • cherry merah tanpa tangkai secukupnya, bagi menjadi 10 bagian memanjang

Cara membuat :
Di mangkuk, aduk butter dengan sendok sampai lembut, tambahkan gula yang sudah diblender, aduk rata dengan sendok, tambahkan terigu, maizena, aduk kembali, masukkan cornflakes, chocolate chips dan almond nibs, aduk rata kembali, selesaikan mengaduk dengan menggunakan tangan beralas sarung tangan plastik, aduk hingga hanya tercampur rata, jangan berlebihan.
Ambil sedikit adonan, saya timbang dengan berat kurang lebih 7-8gr, bulatkan tata di loyang tanpa olesan margarin, beri jarak karena adonan akan sedikit melebar (catatan : adonan sedikit lengket, jadi bulatan tidak harus mulus ya, asal bulat saja). Lakukan sampai selesai, letakkan potongan cherry merah di atas bulatan sambil sedikit ditekan, panggang di oven yang sudah dipanaskan sebelumnya, selama kurang lebih 20-25 menit dengan suhu 160 derajat celcius sampai permukaan bawah kecoklatan, keluarkan dari oven dan dinginkan (kukis masih lembut ketika panas dan akan mengeras setelah dingin) 


Nah semoga resep red pearl cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...






resep kukis putri salju klasik ncc

Yuhuuu... apa kabar lagi neh? duh duh.. sudah berapa hari ini saya absen lagi posting, bawaan malas sudah pasti ya, nah ditambah lagi bawaan internet super duper lemot, lah makin menjadi-jadi malasnya saya kan.. ini saja mau upload gambar sebiji lama sekali bok, pakai acara reset modem dulu, disconnect lalu connect lagi. Akhirnya... dengan menunggu beberapa waktu bisa juga meng-upload gambar kue kering putri salju ini. 

Nah seri kue kering saya belum lengkap tanpa kehadiran kue kering putih berbubuk gula begini ya.. jadilah saya buat juga, walaupun ini bukan kue kering pakai resep baru, tetap pakai resep putri salju klasiknya NCC. Tapi sekarang tidak mau repot pakai cookie cutter, bulat-bulatkan saja. Sampai bapaknya Sophie yang sering sekali melihat saya membulat-bulatkan adonan, mulai dari palm cheese cookies, milo doggies cookies sampai nastar, dan buatnya juga sampai masing-masing 2 resep karena buat sampel komentar begini, ini apalah kerjaannya bulat-bulat saja, hari-hari bulat bulat aja kerjanya.

Enaknya buat kukis bulat-bulat begini bisa saya kerjakan sambil duduk, jadi bisa lebih santai, nah kalau sudah menggunakan cookie cutter otomatis lebih capek lah ya, berdiri. Ah tapi tetap enjoy walaupun setelah saya bandingkan ternyata membuat nastar lebih capek bok... pantas kan kalau harga nastar itu mahal.. 

Untuk putri salju ini saya masih gunakan taburan gula bubuk dan gula donat, jadi seru ada rasa dingin gulanya...enak..nah kue putri salju ini adalah kue favorit Sophie. 

Okey deh, tanpa lama-lama lagi, berikut saya tuliskan lagi resepnya ya.. hanya kali ini saya tidak pakai mixer, hanya aduk-aduk pakai sendok.. ini dia, silakan.. 
oh iya satu resep di bawah menghasilkan 2 buah toples ukurang 500gr tetapi masih ada sisa, tergantung susunan di toples dan besar kecil adonan juga.

Temukan resep kue kering lainnya di sini :

Putri Salju

Bahan :
  • 300 gr butter
  • 3 kuning telur
  • 125 gr gula halus
  • 400 gr tepung terigu protein sedang (saya pakai protein rendah/kunci biru)
  • 100 gr tepung maizena
  • 50 gr susu bubuk (saya tidak pakai, jadi saya ganti dengan maizena saja)
  • 50 gr keju edam/parmesan/cheddar (saya pakai keju cheddar parut)

Taburan :
  • gula halus
  • gula donat

Cara membuat :
  1. Kacau butter dengan sendok sampai melunak dan kelihatan halus, masukkan gula halus, aduk lagi dengan sendok, tambahkan kuning telur aduk kembali perlahan dengan sendok, tambahkan keju parut, aduk kembali, masukkan tepung terigu dan tepung maizena, aduk rata kembali perlahan, gunakan sendok terlebih dahulu kemudian gunakan tangan beralas sarung tangan plastik
  2. Ambil sedikit adonan, saya timbang kurang lebih berat 7gr, saya timbang hanya untuk 5 adonan pertama, saya bulatkan lalu berikutnya hanya kira-kira saja. Setelah dibulatkan letakkan di loyang beroles margarin tipis, lakukan sampai selesai
  3. Panggang di oven yang sudah dipanaskan sebelumnya, panggang selama kurang lebih 25-30 menit dengan suhu 150 derajat celcius (sesuaikan dengan oven masing-masing). Panggang hanya sampai permukaan bawah kecoklatan dan kelihatan bagian atas sudah kering, tidak perlu sampai bagian atas kecoklatan juga
  4. Keluarkan dari oven, panas-panas gulingkan ke dalam gula halus, kemudian gulingkan ke dalam gula donat
  5. Jika sudah dingin susun di dalam toples, susun terlebih dahulu satu lapis kemudian taburi dengan gula donat, susun lagi taburi lagi sampai selesai


Nah semoga resep kue kering putri salju kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....






NewerStories OlderStories Home