Roti Sosis



resep roti sosis

Hai... hai.. apa kabar semua? waduh lama sudah saya absen ngeblog, walaupun bukan mingguan ya.. masih harian he he he.. tapi berasa lama sekali nih, maklum lah ya.. walaupun malas tapi tetap ya masih memperhatikan blog ini, secara tidak begitu banyak yang saya perhatikan sih ha ha ha...

Nah beberapa hari yang telah lewat, saya buat roti sosis neh, buatnya simple sekali lah, masih roti jenis yang cocok untuk pemalas seperti saya ini yang tidak memiliki mixer roti tapi tetap mau makan roti buatan sendiri. Walaupun ceritanya tanpa ulen, roti ini lembut sekali loh, empuk, nah yang ini sedikit beda, yang ini tidak pakai margarin cair tapi pakai butter yang lunak suhu ruang, memang sih kalau saya katakan sedikit diuleni tapi tenang sebentar saja hanya kurang lebih 2 menit, adonan juga lembut sekali, tidak butuh tenaga besar.

Masih banyak stok sosis di freezer, jadi dicicil deh, salah satunya ya dibuat roti begini, buatnya juga tidak pakai ribet, terakhir untuk olesan dan taburan saya dibantu asisten cilik saya, jadi terlihat kan kalau taburan wijen hitamnya begitu, semangat sekali dia menaburkan wijen hitamnya.

Cara membentuk roti ini mudah sekali, jadi adonan digilas oval selebar ukuran sosis, lalu gulung deh, cara membentuknya kurang lebih sama dengan membentuk roti goreng sosis ya, hanya bedanya ini dipanggang. 

Okeh deh, yang mau lihat resepnya, ini dia ya.. silakan...

Roti Sosis
untuk 8 buah roti

Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan butter lunak suhu ruang

Bahan olesan dan taburan :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu
  • wijen hitam secukupnya
 
Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri butter, uleni sebentar kurang lebih 2 menit (adonan lengket, jadi lumuri tangan dengan tepung atau uleni dengan menggunakan sarung tangan plastik)
  4. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap atau tutup lainnya, diamkan selama kurang lebih 20 menit
  5. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  6. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 8 bagian, bulatkan masing-masing (lumuri tangan dengan tepung dan taburi alas membulat dengan tepung, karena adonan lengket) Ambil satu bulatan, gilas di atas alas bertabur tepung tipis, ambil sosis letakkan di tengah, lipat salah satu ujung menutup sosis lalu lipat ujung satu lagi sampai menutup bagian lainnya, bawah ujung ini ke bagian bawah, sedikit ditekan supaya tidak membuka.  Lihat cara membentuk di roti goreng sosis, hanya kalau yang ini bawa salah satu ujung penutup sampai ke bagian bawah ya...
  7. Letakkan di loyang beroles margarin tipis, lakukan sampai selesai, diamkan selam kurang lebih 15 menit. 
  8. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan, taburi dengan wijen
  9. Panggang selama kurang lebih 15- 20 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan

Catatan : untuk adonan roti, fermentasi pertama adonan belum mulus, setelah fermentasi kedua dan ketiga adonan sudah mulai mulus.


Nah semoga resep roti sosis kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....



 
 
NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Mba Monic ...Maaf Lahir dan Bathin ya. Selamat menyambut lebaran.

    RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat Lebaran mba Rini, maaf lahir batin ya..gimana lebarannya? di Medan aja atau pulang ke Padang neh?

      semoga mba Rini tetap tabah ya walaupun Lebaran kali ini tidak ada si bungsu.. masih suka mewek mba? yang sabar ya mba.. semoga yang terbaik buat mba Rini dan keluarga ya..amin..

      Delete
  2. Aku pikir mb monic ni kebal dari malas hahahah.....habis ruajin banget ngeblognya. Tiap hari adaaaa aja yang diposting. Kalo dah males, mau balikin semangatnya susaaaaahhh banget hihi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aih aih mba Rina bisa aja neh... malas sih iya mba, apalagi akhir-akhir ini, semakin lama ngeblog memang rasa malas itu sukar ditaklukkan, butuh semangat yang tinggi he he he..

      iya mba bener banget tuh.. kalau dah males susehhhhh mau balikin lagi semangatnya hi hi hi..

      Delete
  3. Lebaran selalu di Medan mba.
    Sedih bgt lebaran taun ini mba gk ada si kecil lg. Klo mewek msh mba. Klo inget msh sering nangis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh selalu di Medan ya mba... kirain pulang ke Padang
      iya kebayang deh perasaan mba Rini, tetap tabah ya mba, walaupun masih sering mewek, kehilangan sekali rasanya..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.