Korean Baked Chicken



resep korean baked chicken

Hufff.... baru update blog lagi setelah beberapa hari...hmmm semoga pembaca setia tidak begitu merindukan postingan saya ya... halahhhhh.. jadi memang ceritanya bulan ini rasanya bulan di mana saya merasa sangat malas update blog, walaupun bulan-bulan sebelumnya juga sih he he he.. hmmm efek liburan juga kali ya..aih aih..

Nah kali ini saya posting resep korean baked chicken dulu ya, ayam panggang ala-ala orang Korea begitu walaupun sudah sesuai selera saya juga nih buatnya. Buatnya 2 hari yang lalu, saya teringat kalau saya masih punya gochujang atau pasta cabai korea. Nah seingat saya sih memang waktu kadaluarsa tahun 2017, h2c juga kalau bulan Juli kan gawat, sayang sekali tuh gochujang, hmmm untung deh masih bulan September. 

Jadi deh akhirnya buat ayam panggang begini, rasanya seru kalau kata saya, penambahan gochujang itu memberi rasa tersendiri yang khas. Kalau kata saya nih rasanya malah mirip cabai kemplangnya Palembang. Tapi bukan cabai yang cair ya, tapi cabai yang biasa dimasukkan ke dalam bungkusan kemplang untuk oleh-oleh. Kalau saya nih tidak pernah puas dengan cabai kemplang ini, sedikit sekali tidak sebanding dengan jumlah kemplangnya.

Secara nih kalau menikmati kemplang panggang maunya cabainya itu berlimpah. Nah bicara tentang kemplang panggang, dulu itu waktu masih sekolah, kemplang dan pempek adalah jajanan yang selalu ada di kantin sekolah. Dan tentu saja kalau kemplang adalah favorit anak-anak sekolah termasuk saya. Selain murah makannya bisa dibawa ke tempat lain, tidak harus di kantin, eits tapi pempek juga sih sebenarnya bisa dibawa juga hanya dibungkus plastik bersama dengan cuko, hanya pempek lebih ribet makannya, makanya pilihan jatuh ke kemplang. Nah ini satu lagi yang khas dengan anak-anak yang tinggal di Palembang, sebagian besar suka sekali menambahkan banyak cabai ke kemplangnya, jadi mungkin tersisa bagian yang tidak dilumuri cabai hanya bagian yang dipegang.

Kalau sudah beli kemplang pasti heboh, sudah ambil kemplang dan ini nih, antri menyendokkan sambal ke kemplang. Suka ribut, biasa ya namanya antri.. ada yang sukanya lama secara semakin banyak sambal tentu semakin lama. Dan...sampai-sampai kami saling mengerti siapa yang paling banyak menyendokkan sambal tersebut. Nah kalau saya sih sedang-sedang saja... dan sampai saat ini saya masih ingat siapa yang terkenal dengan sambal terbanyak di kemplang he he he..

Tapi kalau kemplang yang ini cabainya cair dan kemplangnya sendiri cukup lebar tetapi tipis. Tahun lalu saya merasakan kembali kemplang waktu sekolah. Kebetulan waktu beli model di salah satu warung langganan, eh lewat ibu penjual kemplang, akhirnya saya beli satu bungkus kemplang yang jumlahnya 25 buah, hadeuh banyak juga sih...dan saya diberi sambal oleh ibunya satu botol he he he... jadi cukup bernostalgia dengan rasa kemplang waktu sekolah, terutama waktu SD dan SMP, di mana saya masih sangat suka makan kemplang ini.

Uppsss begitulah kaitannya gochujang di lidah saya ya.. walaupun sampai saat ini saya tidak pernah tahu pembuatan cabai kemplang itu, tapi rasanya mirip di lidah saya. 

Okey deh kembali ke resep korean baked chicken ini ya, rasanya seru, manis dan sedikit pedas. Lebih seru lagi kalau ada wijen sangrai kali ya, menambah rasa dan tekstur. Tapi saya terlalu malas untuk menyangrai wijen.

Nah resepnya sih tidak jauh-jaulah dari resep dakgangjeong atau sweet crispy chicken. Ya bumbunya begitu-begitu saja sih. Dan tentu saja yang ini kan versi panggang ya bukan versi goreng. Enakan mana? enak semua he he he... tapi yang versi panggang tentu saja tanpa minyak.

Ayam panggang ini selain enak dimakan dengan nasi, lebih enak lagi kalau digado he he he... nah bapaknya Sophie sih sebenarnya tidak suka makanan manis begini. Tapi ternyata dia mau makan juga tapi tanpa nasi he he he..

Okey deh, lanjut ke resep ya... siapa tahu mau coba buat juga.. silakan..

Korean Baked Chicken

Bahan :
  • 1 kg daging ayam, bagian paha atas dan bawah
  • 2 buah jeruk nipis
Bahan saus : *campur jadi satu dan cicipi rasanya
  • 2 sendok makan kecap asin (saya gunakan yang dark soy sauce)
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 3 sendok makan madu
  • 3 sendok makan cuka apel (atau bisa gunakan jus lemon atau air jeruk nipis)
  • 2 sendok makan gula palem
  • 2 sendok makan gochujang/ pasta cabai korea (atau bisa gunakan bubuk cabai biasa, cabai giling atau saus sambal)
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • 5 siung bawang putih, parut
  • 3 cm jahe, parut
  • garam jika dirasa perlu, sesuaikan dengan selera
Taburan : optional
  • wijen sangrai atau kacang tanah sangrai yang dicincang
  • irisan daun bawang
Cara membuat :
  1. Bersihkan lemak-lemak yang menempel pada ayam, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas
  2. Lumuri ayam dengan setengah bagian saus, diamkan selama kurang lebih 1 jam di suhu ruang atau 2 jam di kulkas
  3. Keluarkan ayam dari kulkas, tata di loyang beralas alumunium foil, oles dengan sisa saus di satu sisi, panggang selama kurang lebih 20 menit, balik, oles bagian yang sudah dibalik dengan saus lagi, panggang hingga matang atau kurang lebih selama 20 menit lagi, bisa tambahkan waktu panggang jika dirasa potongan ayam cukup besar (oven sudah dipanaskan sebelumnya, panggang dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius)
  4. Hidangkan, beri taburan wijen sangrai dan irisan daun bawang

 
resep ayam panggang korea

Nah semoga resep ayam panggang korea ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



Selamat mencoba....




NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Aduuuuuhh...nelen ludah deh liatnya mba. Bikin ngileeeerr ayamnya.

    RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha... mba Rini.. he eh mba, serius enak ini ga cuma kliatan di gambar he he he...

      Delete
  2. Bayangin rasanya yang pedes, pasti ngabisin nasi nih hahahah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba kalau ga ingat sudah makan kebanyakan pasti nambah2 nih he he he...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.