Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies



resep crunchy oatmeal chocolate chips cookies

Bulan November, sudah mulai serius masuk di musim hujan. Di Batam hampir tiap hari hujan, nah enaknya kalau hujannya pagi, jadi dari pagi sejuk. Beda kalau hujan siang atau sore hari, seharian sebelum hujan, panasnya lengket, gerah-gerah tidak jelas. Enaknya kalau musim hujan paling tidak Batam tidak begitu panas menyengat, masih ada sejuk-sejuknya. Tapi.. biasalah ya masalah musim hujan, jemuran lama kering he he he...
Batch jemuran terdahulu belum kering, eh ternyata keranjang pakaian kotor sudah penuh.. ya terpaksa deh menunggu. Hmmm tapi ada enaknya juga, saya jadi agak longgar sedikit, tidak tiap hari mencuci, ya kan, walaupun pada dasarnya bukan saya sih yang mencuci, mesin, saya hanya memasukkan pakaian kotornya, kan berlebihan kalau saya katakan saya yang mencuci, halah..

Eh mau melenceng sedikit, pernah tidak mengalami begini, ketika menelepon nomor kontak orang yang sudah lama sekali tidak kontak dengan kita, eh kok yang mengangkat teleponnya beda orang. Bingung juga kan. Hmm kejadian ini pernah dialami bapaknya Sophie, ketika dia butuh meminta tolong orang untuk membetulkan pagar rumah. Otomatis dia kontak lagi orang yang membuat pagar pertama kali. Sip dengan yakin dia telepon, loh katanya kok perempuan yang angkat dan katanya tidak jelas ngomong apa, saya tanya bapak Lutfi kok dia seperti tidak nyambung. Hmmm mungkin istrinya yang angkat, coba lagi, begitu kata saya.

Lalu dia telepon lagi, sama saja, tetap tidak nyambung ketika dia tanyakan perihal apakah pak Lutfi bisa membetulkan pagar rumah. Entah katanya perempuan itu mengatakan apa, lalu putus begitu saja teleponnya. Ya sudahlah begitu kata bapaknya Sophie. Nanti tunggu saja.

Eh malam harinya, ada telepon dari kontak pak Lutfi ini, otomotis senang sekali bapaknya Sophie, hmmm mana suara laki-laki lagi begitu katanya. Lalu saya menunggu hasil pembicaraanya, lah kok saya dengar bapaknya Sophie tidak bicara tentang pagar ya.

Oalah ternyata, yang menelepon bukan Pak Lutfi, orang lain ternyata, dan mungkin sudah lama pak Lutfi tidak pakai nomor telepon yang ini dan sepertinya nomor ini dipakai orang lain. Dan ternyata apa pembicaraan tersebut? asli ini membuat saya tertawa sampai mengeluarkan air mata. Ternyata bapaknya Sophie disemprot oleh laki-laki ini, diperingatkan untuk tidak mengganggu istrinya lagi, awas kalau sampai menelepon istrinya lagi, jangan jadi perusak rumah tangga orang. Dan supaya tidak panjang dia iyakan saja, lalu nomor ini segera dia block.

Lalu katanya kepada saya, lah saya memang bicara apa dengan perempuan itu, saya hanya tanya pak Lutfi ada tidak untuk membetulkan pagar. Kamu dengar sendiri kan saya bicara di telepon? ha ha ha.. saya tidak kuat lagi menahan tawa. Lalu saya bercanda, makanya jangan suka telepon-telepon istri orang.

Masih edisi kesal tapi tidak bisa membalas, dia katakan lagi, ada ya orang begitu, nah ini yang salah istrinya apa suaminya ya? apa suaminya ini periksa hp istrinya lalu nomor tidak dikenal diperiksa satu persatu, kenapa suaminya tidak percaya istrinya, apa istrinya ini suka tebar pesona jadi suaminya cemburuan tidak jelas begitu. Aih aih manalah saya tahu, yang jelas ada orang begitu, buktinya. Jadi beberapa hari selanjutnya saya selalu bercanda tentang hal ini, lalu walaupun dengan muka kesal dia tetap tertawa. Lalu katanya kita cari orang lain lagi buat membetulkan pagar.

Nah kejadian lagi dengan bapaknya Sophie, ceritanya dia beli nomor baru, ceritanya mau dual card begitu. Saya yang belikan dan tentu saja saya yang pilihkan nomornya. Eits beberapa waktu kemudian ada telepon masuk. Katanya nomor yang tidak dia kenal, lalu saya katakan angkat saja, toh kamu tidak bermasalah dengan telepon-telepon menawarkan asuransi itu kan. Lalu dia angkat, perempuan yang bicara. Dari nada bicaranya perempuan ini kaget, lalu dia bertanya siapa ini? lalu bapaknya Sophie balik tanya, ini siapa? lah yang menelepon kan bukan saya. Perempuan ini masih ngotot ingin tahu siapa? lalu bapaknya Sophie juga ngotot, saya yang ikut dengar langsung katakan sudah katakan saja salah sambung.

Hmmm masih sama-sama ngotot, akhirnya perempuan itu katakan kalau dia mencari yang namanya Dewi, di kontaknya ini nomor Dewi katanya, apa hubungan situ dengan Dewi. Ah saya tidak kenal Dewi begitu jawab bapaknya Sophie. Oh ya sudah tapi masih dengan nada tidak puas. Dan akhirnya nomor ini pun di block oleh bapakya Sophie. Ha ha ha.... apes memang dia.

Jadi kesimpulannya menurut saya, nomor yang sudah hangus ini diperbaharui oleh operator telepon dan dijual kembali. Dan kami belajar tentang hal ini...ih ini mah edisi kena sendiri ya.. merasakan sendiri kejadian begini. Lucu-lucu menyebalkan he he he...

Uppsss kembali ke resep ya, ceritanya kok jadi panjang.. nah resep crunchy oatmeal chocochips cookies ini menurut saya super gampang, aduk-aduk saja pakai balloon whisk adonannya. Cetaknya pakai sendok saja dan panggangnya juga sebentar, tapi rasanya enak. Dan kukis ini adalah jenis kukis renyah bukan yang chewy.

Untuk resep di bawah saya lupa jadinya berapa buah, saya tidak hitung. Sangat lupa, biasanya saya hitung jadinya berapa.

Okeh deh, berikut langsung ke resep ya, silakan...

Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies
 
Bahan :
  • 10 gr gula pasir
  • 25 gr gula palem
  • 45 gr butter lunak
  • 1 butir kuning telur
  • 50 gr tepung terigu protein rendah
  • 50 gr oatmeal instan
  • 1/4 sendok teh baking soda
  • 1/4 sendok teh garam
  • 75 gr chocochips

Cara membuat :
Siapkan loyang, oles tipis dengan butter/margarin. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Di mangkuk, campur butter lunak, gula pasir dan gula palem, gunakan balloon whisk atau bisa gunakan sendok, aduk hingga tercampur dan terlihat mulus dan butter agak pucat. Masukkan kuning telur, aduk kembali , tambahkan tepung terigu, oatmeal, baking soda, aduk kembali hingga rata. Masukkan chocochips, aduk lagi. Sendokkan adonan sebesar kurang lebih 1/2 sendok makan, bulatkan asal, lalu tata di loyang, pipihkan dengan cara tekan sedikit dengan tangan. Lakukan sampai habis, beri jarak antara kukis. Panggang selama kurang lebih 12-15 menit, tergantung oven masing-masing. Panggang sampai bagian bawah terlihat mulai berwarna gelap. Catatan : kukis ini lunak ketika panas dan akan mengeras ketika dingin.

resep oatmeal chocochips cookies

Nah semoga resep Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....




NewerStories OlderStories Home

12 comments:

  1. Serial cucian rumah yang gak kelar-kelar judulnya hahahah..... Mana ada sih kerjaan rumah yang bisa kelar 100% hihihi.....

    Kalo telepon mah, dulu suamiku yang demen ngerjain istrinya. Beli nomer baru dipakai sms ke diriku tanpa nama. Aku cuekin aja hahahahah.....

    Bikin ngiler ituh kukisnya, nyamm..... Diriku pernah beli oatmeal, eh gak laku di rumah. Terus dibuat kukis biar cepet habis, teteeeuupp aja gak laku. Akhirnya kapok beli oatmeal gini, padahal emak masih pingin eksperimen deh sama oatmeal

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha iya benar mba Rina...

      istrinya cuek sih ya.. ga ngaruh hi hi hi..

      di rumah kadang laku kadang ga mba, nah ini kalau sudah dibuat kukis ya laku aja, malah pernah tak buat pancake, eh Sophie doyan ternyata
      orang kalau lagi doyan, makan oatmeal seduh air panas aja dia mau kok mba..

      Delete
  2. wah....kalau sambil baca dan sambil makan si Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies sepertinya akan lebih seru yach....soalnya ada pembahasan masalah salah telephon,hahahah.....

    Kolaborasi artikelnya boleh juga mbak, makyuzzzz...semakyuz masakan mbak, :)

    Ohy...selama ini saya kok belum lihat foto si koki Handal kue diatas yach... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha ha ha iya kang Nata, seru juga kayaknya ya..

      ahai kang Nata bisa aja neh... sayang ga bisa cicipin ya..jauh

      hi hi hi malu kang menunjukkan diri

      Delete
  3. Itu kayaknya sih nomornya sudah tidak aktif, lalu kemudian direcycle alias dijual kembali sebagai nomor baru. Banyak kok sepertinya kartu seperti itu di pasaran.

    Aku baru tau ketika mendaftarkan Mbanking ke BCA, tiba2 ditolak karena sudah terdaftar atas nama Yulia. Aku pun mendadak bingung. Lho? Siapa itu Yulia?
    Ternyata itu nomor sebelumnya sudah ada 'empu'nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh kang Fajar benar ya begitu, jadinya tumpang tindih deh..yang beli kartu recycle ini yang suka kena aneh-aneh..

      ha ha ha jadi empunya kartu namanya Yulia toh

      Delete
  4. sama neh, disini malah 3 hari berturut hujan terus,
    kayaknya cookiesnya cocok buat nemenin ngopi pagi ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas sudah masuk musim penghujan ya, jadi serius neh hujannya

      he eh mas cocok buat temen ngopi neh kukis begini, sambil baca koran, santai sejenak..mantap

      Delete
  5. saya suka yang ada rasa coklat….yummy
    thank you for sharing

    ReplyDelete
  6. Cookies oatmealnya terlihat sangat enak, kak.
    Pintar membuatnya.

    Kak, terimakasih sudah dikabari tentang berpulangnya kak Ima, blogger dapur Ima.
    Kita semua mendoakan agar beliau bahagia disisiNya.
    Segera aku berkunjung ke blog beliau.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin mas..

      Berita mengejutkan ya mas.. Kaget ga percaya

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.