Donat Klasik Empuk Menul Menul

donat jadul
donat klasik
Untuk kesekian kalinya membuat donat, nah kali ini membuat donat klasik. Saya katakan klasik karena sejak awal membuat donat saya menggunakan resep ini. Ya seingat saya sih..soalnya saya lupa dengan resep donat pertama yang saya buat. Takarannya sendiri saya lupa hanya langkah-langkah serta jenis bahan-bahannya saya masih ingat.

Nah ketemu dengan resep donat ini kala iseng melihat album grup kuliner yang diposting oleh mba Ida Teguh. Wah bagus deh..langsung eksekusi resepnya....dan hasilnya..donat yang mengembang dan menul-menul. Terima kasih resepnya ya mba. Ha ha ha..ingat sekali dulu kalau membuat donat kadang lubang tengahnya sampai tertutup, dan terjadi juga dengan donat yang saya buat kali ini. Tetapi belajar dari 3 buah donat pertama yang tidak mempunyai lubang di tengah akhirnya saya buat lubang donatnya besar-besar....dan taraaaaa..berlubang juga...

Adonan donat ini sangat lembut sekali, jadi tidak susah-susah menguleni. Tadi saya menguleni sebentar saja sekitar 5 menit. Wah lama juga tidak apa-apa secara tidak membutuhkan tenaga yang besar. Nah adonan sih cenderung lengket, karena itu lumuri tangan dengan sedikit tepung.

Untuk takaran air sedikit hati-hati ya, perlahan-lahan saja menambahkan air, jangan sampai adonan terlalu lengket. Takaran air di resep 150 ml, dan menggunakan 1 butir telur, hanya karena telur yang saya punya kecil, maka saya gunakan saja 2 butir telur sehingga tadi saya hanya gunakan 50 ml air.

Ok deh sekarang lanjut ke resep ya..silakan...

Donat Klasik

Bahan :
  • 2 sendok makan air hangat
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 250 gr tepung terigu (saya gunakan 1 1/4 cup atau 140 gr tepung terigu protein tinggi dan 1 cup atau 110 gr tepung terigu protein sedang)
  • 1 butir telur (saya gunakan 2 butir ukuran kecil)
  • 2 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 2 sendok makan margarin
  • 150 ml air (kurang lebih, perlahan-lahan tambahkan, jangan sekaligus)

Cara membuat :
  1. Di mangkuk ukuran kecil larutkan gula pasir dengan air hangat, lalu tambahkan ragi instan, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 10 menit sampai berbuih
  2. Di mangkuk ukuran cukup besar, masukkan tepung terigu, tambahkan telur, aduk dengan sendok sampai tepung berbutir-butir
  3. Masukkan gula pasir dan margarin, aduk rata kembali
  4. Tuangkan larutan ragi instan, aduk rata, kemudian tambahkan air perlahan sambil diuleni hingga kalis. Stop penambahan air jika adonan sudah lembut dan bercampur rata
  5. Uleni lagi hingga benar-benar tercampur rata kurang lebih selama 5 menit
  6. Banting-banting adonan sebanyak kurang lebih 30 kali (jangan kuatir, adonan cukup lembut jadi tidak perlu keluar tenaga banyak..he he he)
  7. Tutup dengan kain basah atau plastik wrap, diamkan selama kurang lebih 1 jam
  8. Kempiskan adonan, bagi menjadi beberapa bagian sesuai selera (saya bagi menjadi 18 bagian)
  9. Bulatkan adonan, diamkan lagi selama 15 menit
  10. Lubangi bagian tengah bulatan dengan jari, lalu perbesar lubang dengan cara diputar-putar dengan kedua jari telunjuk
  11. Goreng dalam minyak yang sudah panas dengan api kecil-sedang
  12. Goreng dan balik hingga kedua sisi kecoklatan
  13. Angkat dan tiriskan, dinginkan lalu beri topping sesuai selera
donat mneul menul empuk
donat klasik

Nah mudah kan membuat donat klasik ini, silakan mencoba ya..semoga suka...

NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Replies
    1. ayo mba Vari..cobain buat..he he he..
      makasih sudah mampir lagi ya....

      Delete
  2. mba Monic, coba deh donatnya di beri isian trus di celup air, trus gulingkan ke tepung roti/ crumb, diamkan baru di goreng, jadi deh donat crumb yang krispi tapi lembut di dalam...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Esti...
      wah boleh juga idenya..ntar coba ah...
      makasih ya idenya....memang mba Esti jago deh...salam buat si kembar ya...

      Delete
  3. Mbak, ini klo dipanggang bisa ngga? Soalnya mau irit minyak. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Esagita, bisa saja dipanggang mba, hanya jadinya nanti leper di bagian bawah ya..
      tapi mengenai rasa sih sama saja, hanya pastinya tidak berminyak he he he..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.