Blogging : Bounce Rate

bounce rate
bounce rate

Kali ini masih tema blogging ya...he he he sedang mood nulis tentang blogging..nah sekarang tentang bounce rate, apa itu bounce rate? Kalau kita bisa lihat pengertian bounce rate di google analytics adalah percentage of single page visits. Dan diartikan lebih jauh adalah persentase jumlah pengunjung yang langsung meninggalkan blog kita tanpa membuka halaman yang lain.

Memang tidak semua blogger menganggap ini penting, hanya kalau menurut saya ini cukup penting, paling tidak saya bisa mengetahui kualitas blog saya. Nah bagi blogger pemula, semoga posting saya bermanfaat ya...paling tidak bisa membantu untuk mengetahui peningkatan kulitas blog yang dibuat.

Bounce rate ini sendiri nilainya berkisar antara 0% - 100%, dimana nilai bounce rate yang rendah adalah nilai bounce rate yang bagus. Nilai bounce rate untuk blog kita bisa kita lihat di google analytics ataupun melalui alexa.com. Walaupun ada perbedaan nilai bounce rate antara keduanya. Ya walaupun begitu kurang lebih lah ya...paling tidak ada gambaran nilai bounce rate blog kita. Yang mau tahu nilai bounce rate monic's simply kitchen di alexa, bisa klik widget alexa traffic rank di right side bar bagian bawah ya...

Nilai bounce rate ini berpengaruh tentu saja pada alexa traffic rank, tentu bagi yang memasang widget alexa yang tentu menganggap alexa rank cukup penting. Dan tentu saja bisa mempengaruhi SERP (search engine result page) kita di mata mesin pencari. Bagaimana blog kita bisa muncul di halaman pertama mesin pencari untuk kata kunci tertentu, baik itu tertarget ataupun tidak.

Nah tentu jika kita mau blog kita lebih berkualitas, setidaknya kita tahu bagaimana mengukurnya, dan kita berusaha supaya blog kita lebih baik lagi kan. Hmmm walaupun saya bilang ya blog saya tidak bisa dikatakan bagus, hanya ya kalau saya bisa lakukan untuk membuatnya lebih baik kenapa tidak..setuju kan...kita maunya pengunjung betah di blog kita kan...berarti blog kita bisa bermanfaat kan..siapa yang tidak senang blognya disukai pengunjung, kalau tidak senang ya mending tidak buat blog donk..simpan di komputer pribadi.

Berikut ini hal-hal yang bisa menaikkan nilai bounce rate (pertanda buruk kualitas blog kita) :
  • Waktu loading yang lama, apa yang terjadi jika kita klik blog yang kita mau, baik itu dari hasil search engine, ataupun dari link yang ditautkan tetapi ya kok halaman yang kita mau lama sekali loadingnya (terlepas dari jaringan internet kita yang sedang lemot tentu saja), jika kita cukup sabar, kita akan menunggu, jika tidak..yang pasti segera tutup dan kembali lagi dengan hasil pencarian yang lain
  • Tampilan blog yang tidak nyaman, seperti warna blog yang tidak nyaman dan tidak enak dilihat, tulisan yang berbentuk aneh yang butuh energi lebih untuk membacanya, tulisan terlalu kecil atau malah terlalu besar, background yang mengganggu, menu dan navigasi yang tidak aktif, terlalu banyak widget yang dipasang yang sebenarnya malah mengganggu.
  • Jumlah posting yang sedikit, biasanya pengunjung akan betah berlama-lama jika banyak posting di blog tersebut, pengunjung akan mencari posting lain yang sekiranya menarik.
  • Banyaknya pop up dan iklan yang mengganggu, nih apalagi jika blognya bising..ada ditambahkan suara-suara, belum pop up muncul-muncul terus..kalau yang ini saya biasanya langsung keluar deh dari blog ini
  • Adanya tampilan dimana kita harus setuju dulu untuk me-like blognya, harus sign ini dulu, tanpa ada tombol close yang disediakan, yang ini saya langsung tutup blog ini..secara mengganggu sekali
  • Pengunjung meninggalkan blog kita melalui eksternal link yang kita beri di blog kita (nah lho), kalau yang ini tidak bisa dihindari jika kita berkomitmen menghargai orang yang memberi inspirasi pada blog kita dengan cara memberi link ke blog sumber, baca tentang eksternal link 
  • Posting di blog merupakan hasil copy paste, hmmm bagaimana rasanya jika mencari sesuatu, eh ternyata sudah pernah kita baca sebelumnya, lha kok isi blog ini sama persis dengan blog-blog sebelumnya, okeh kalau begitu keluar saja, tidak ada kelebihannya dari blog lain. Nah saya sendiri sekarang lebih memilih blog yang saya kunjungi, jika blog tersebut sama saja isinya dengan blog lain, ya plek sama persis, titik komanya, saya akan segera pergi dari blog tersebut, hmmm kita tidak ingin kan blog kita ditinggalkan karena ketahuan hasil copas.

Untuk mengatasi hal-hal di atas dan memperkecil nilai bounce rate, ini yang bisa kita lakukan :
  • Percepat loading blog, bagaimana caranya? kurangi widget yang tidak perlu, tampilkan hanya sedikit jumlah postingan di homepage, gunakan gambar yang sudah di-resize, jangan tampilkan semua isi satu postingan di homepage tanpa memotongnya dengan read more/baca selengkapnya. Read more selain memperingan loading blog juga bisa menambah jumlah pageview.
  • Usahakan tampilan blog lebih simple, buang widget yang tidak perlu, selain mengganggu tampilan blog juga memperlama loading blog, buat navigasi yang mudah, dimana pengunjung bisa dengan mudah mengeksplorasi blog kita. 
  • Perbanyak jumlah postingan, sering-sering update blog, semakin banyak posting semakin menarik bagi pengunjung, tentu dengan posting yang bermanfaat
  • Kalaupun ada iklan ya tempatkan di tempat yang tidak mengganggu
  • Usahakan tidak memaksa pengunjung me-like atau sign ini dulu sebelum membaca apa yang ada di blog
  • Tambahkan artikel terkait/related post pada blog (baca cara menambahkan related post pada blog), internal link, popular post, recent post dan kalau mau ya bisa tambahkan random post, dimana artikel lama di blog kita bisa secara acak muncul di side bar. 
  • Buat postingan yang original, jangan hasil copas mentah-mentah dari blog lain, jika pun ada sumber dari blog lain, gunakan kata-kata sendiri ataupun copas yang dirasa perlu dan jangan lupa sebutkan sumber dan beri link ke blog yang menjadi sumber blog kita

Hmmm bagaimana dengan bounce rate pada blog yang sudah terkenal? he he he kalau yang ini biasanya malah bounce rate blog-blog ini rata-rata lebih tinggi, secara jika pengunjung sudah mengenal blog ini, maka biasanya pengunjung hanya akan membuka posting terbaru atau hanya akan membuka halaman yang langsung diinginkan. Secara pengunjung tersebut sudah pernah eksplorasi blog tersebut sebelumnya.

Tetapi ternyata blog ini walaupun bounce ratenya cenderung tinggi, karena didukung oleh banyaknya jumlah visitor serta jumlah pageview, maka tentu saja posisi blog ini di mata mesin pencari tetap saja bagus....

Nah itu kalau kita mau repot dan mau tahu paling tidak seberapa bagus kualitas kita di mata google analytics atau alexa ya..kalau tidak peduli ya abaikan saja...kalau orang Sunda bilang sabodo teuing..he he he..


Sumber inspirasi : apa itu bounce rate dan cara menguranginya by Ariq Adriansyah

NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. woww..keren mba postingannya
    sebelumnya mah aku ga ngeh ama yang beginian, hihihi..
    keep on sharing yaa ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih waktu mulai ngeblog, sambil belajar SEO, sampai paniang kapalo...
      sampai pake google webmaster tools segala yang ternyata penting juga karena sampai sekarang masih sering ngecek jumlah back link sama jumlah clik dan keywords di google..he he he
      dulu malah awal-awal sempat pake keywords planner, lama-lama bosan, terlalu repot, akhirnya mengalir aja deh, posting yang disuka dan sedang mood aja...
      okeh..nanti aku sharing lagi yang lainnya..hi hi hi..biar mba Oki ikutan pusing...sip sip..

      Delete
  2. Wah, dapat ilmu baru lagi nih dan sangat bermanfaat. Terima kasih banyak, mba Monic.

    Mau coba cek juga ah, siapa tahu bisa lewat hp. Heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mba Ima, semoga bisa bermanfaat buat blog dapur Ima ya mba.. sukses deh pokoke buat mba Ima

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.