Ayam Panggang Lemon Lada Hitam



resep ayam panggang lemon lada hitam

Halo..halo...wah sudah berapa hari absen posting nih saya, nah sekalinya posting perdana di bulan Mei ini adalah resep ayam panggang lemon lada hitam. Nah kali ini saya gunakan ayam utuh saja sesuai dengan pesanan bos di rumah.

Tadinya saya malas sekali ngeblog, sedang tidak mood, tapi kalau dibiarkan bisa gawat neh, pembaca setia (halah...semoga ada) akan menantikan resep terbaru jadi kecewa. Soalnya saya juga kalau sedang hobi internetan, suka blogwalking ke beberapa blog, nah biasanya saya suka kalau blog yang rutin saya kunjungi selalu update. Jadi ketika belum ada update, yah...

Ceritanya memang saya berapa hari ini sedang suka baca novel, jadi punya kesibukan baru, he he he.. Nah kebetulan beberapa waktu yang cukup lama, kami ada beli buku karangan NH Dini di Gramedia. Waktu itu ada diskonan dan salah satu buku yang diskon ya buku ini, mata langsung tuing-tuing melihat banyak buku diskonan, he he he.. Kalau mengenai buku, kadang bapaknya Sophie suka beli novel-novel yang aneh menurut saya, tetapi begitu saya baca, ah bagus juga ternyata.

Dulu ingat saya pernah dititipi novel karya Ernest Hemingway, waduh baru tahu saya tentang Ernest Hemingway ini, sejak kecil saya hanya ingat Agatha Christie saja, he he he, secara memang dari dulu saya selalu keranjingan membaca novelnya Agatha Christie, kagum dengan si Hercule Poirot, detektif kepala telur. Atau paling tidak saya mulai tahu dan suka dengan novelnya John Grisham yang beberapa novelnya diangkat ke layar lebar.

Hmmm seingat saya baru kali ini saya baca buku NH Dini. Nah novel yang saya baca adalah La Grande Borne. Walaupun dari dulu saya sudah tahu tentang NH Dini sejak SMP. Salah satu pengarang angkatan 66 yang menjadi salah satu isi buku catatan sastra bahasa Indonesia saya.

Jadi dulu itu SMP, guru bahasa Indonesia saya membagi bahasa Indonesia menjadi 3 bagian, morfologi, sastra dan satu lagi saya lupa. Salah satu cakupan sastra adalah pengarang-pengarang yang dibagi berdasarkan angkatan dan dengan karya sastranya. Salah satu yang terkenal adalah Siti Nurbaya karangan Marah Rusli, yang sampai ada sinetronnya, di mana tokoh utamanya adalah Datuk Maringgih dan Siti Nurbaya tentu saja.

Lalu ada juga puisi terkenal "Aku" karya Chairil Anwar, atau Novel Sengsara Membawa Nikmat karya Tulis Sutan Sati yang juga dijadikan sinetron di mana tokoh utama Midun diperankan oleh Sandy Nayoan dan Halimah oleh Desy Ratnasari dan tokoh antagonisnya adalah Kacak.

Guru saya waktu itu akan masuk ke kelas selalu membawa 2 buah kapur tulis, secara acak beliau akan memberikan kapur tersebut kepada 2 orang yang duduk sebangku. Jadi biasanya dia akan berkata, misalnya sebutkan karya Sutan Takdir Alisyahbana..masing-masing menulis satu. Dan kalau tidak bisa menjawab, beliau akan berkata, 50 kali. Berupa hukuman menuliskan 50 baris tulisan yang sama pertanyaan dan jawaban yang benar.

Nah novel La Grande Borne ini membuat saya tertarik lebih jauh tentang kehidupan NH Dini. Saya baru tahu kalau ternyata tokoh dalam novelnya adalah beliau sendiri beserta anaknya yang bernama Lintan dan Padang dan juga suaminya yang bernama Yves Coffin yang saya tahu namanya berdasarkan hasil googling berikut nama lengkap anaknya Marie Claire Lintang Coffin dan Pierre Louis Padang Coffin (yang ternyata adalah sutradara film Minions, what?)  Hmmmm saya bertanya-tanya apakah novel ini memang cerita asli kehidupan sang pengarang? Jadi semacam catatan kehidupannya atau memang hanya tokohnya saja tetapi alur cerita adalah fiksi belaka? semakin tertarik untuk membaca novel yang lainnya.

Uppps, kembali ke resep ayam panggang ini lagi ya...Saya buat ayam panggang ini menggunakan resep ala-ala saya sendiri, sesuai dengan selera bapaknya Sophie saja, tanpa kecap dan gula tentu saja, lalu tanpa saus-sausan juga, jadi bumbu alami saja. Nah buat kali ini ayamnya tanpa kulit, tadi sempat ragu apakah akan tetap menggugah selera kalau tanpa kulit ya? secara ayam dipanggang di oven itu akan cantik penampilannya dan menggiurkan kalau kulitnya tidak dibuang.

Lah tanpa gula dan kecap juga, apakah akan tetap kecoklatan? kalau mengenai rasa sih tidak diragukan enak, he he he...sesuai selera kami. Jadi ceritanya memang kami berdua sedang berusaha makan masakan yang tanpa digoreng ataupun tanpa minyak yang banyak dalam pengolahannya. Saya sudah diwanti-wanti untuk memasak yang seperti ini. Apa tahan ya? he he he...

Untuk memanggang ayam ini saya gunakan minyak zaitun (olive oil) dan digunakan sebagai campuran bumbu perendam dan juga olesan ketika ayam baru keluar dari oven. Jadi penggunaanya tidaklah banyak.

Okeh langsung ke resepnya ya, silakan...

Ayam Panggang Lemon Lada Hitam

Bahan :
  • 1 buah ayam utuh (tanpa isi, kepala dan ceker), berat kurang lebih 1.2kg
  • 2 buah jeruk nipis ukuran besar
  • 5 buah kentang ukuran sedang
  • 2 buah wortel ukuran sedang
  • 2 buah bawang bombay ukuran sedang
  • 5 batang seledri, patah-patahkan
  • 2 buah tomat ukuran sedang, bagi menjadi 6 bagian
  • 1/2 buah lemon, iris melintang tebal kurang leboh 4mm
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh lada hitam butiran, ulek kasar atau gunakan pepper grinder
  • 2 sendok makan olive oil untuk mengoles ayam matang

Bumbu rendaman :
  • 7 siung bawang putih, haluskan
  • 3 cm jahe, haluskan
  • jus lemon dari 1/2 buah lemon
  • 2 sendok makan olive oil
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh lada hitam butiran, ulek kasar (atau gunakan pepper grinder)

Cara membuat :
  1. Cuci bersih ayam, jika suka buang kulitnya dan bersihkan lemak-lemak yang menempel pada bagian tubuh ayam, kucuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 20 menit, bilas
  2. Lumuri ayam dengan bahan rendaman secara merata, juga di bagian dalam perutnya, diamkan selama kurang lebih 1 jam di kulkas atau bisa juga di suhu ruang
  3. Semantara itu siapkan kentang, wortel, bawang bombay, kupas dan cuci lalu potong ukuran besar atau sesuai selera
  4. Panaskan oven, set di suhu 200 derajat celsius, siapkan loyang atau wadah alumunium. Saya gunakan loyang yang dialas alumuniun foil. 
  5. Tata ayam di atas loyang, lalu masukkan irisan kentang, wortel di bahan sisa rendaman, asal terkena bumbu rendaman saja, angkat dan tata di loyang, beri tomat, bawang bombay, irisan lemon dan daun seledri, beri taburan garam dan lada hitam di atasnya
    cara buat ayam panggang lemon
  6. Panggang selama kurang lebih 1 jam atau hingga ayam matang
  7. Angkat dan olesi ayam dengan minyak zaitun, siap dinikmati

Nah kami nikmati ayam ini dengan nasi putih hangat dengan sambal. Untuk bapaknya Sophie saya buatkan sambal terasi sedangkan untuk saya sendiri saya buat sambal yang mirip dabu-dabu hanya saja bawang merah dan putih, cabai dan tomatnya saya ulek, lalu beri kucuran jeruk nipis dan daun kemangi, saya buat tanpa garam, apa enak? enak saja... terbantu dengan rasa asam jeruk nipis dan bau bawang mentah menyengat, ha ha ha...

resep ayam panggang oven lemon lada hitam

Nah semoga resep ayam panggang lemon lada hitam  dengan oven ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

8 comments:

  1. Wah ya enak mbak ayam panggangnya lawong yang di masak aja satu ekor utuh,,,
    Suka baca novel tow mbak? Tak jadi pembaca setia aja deh,,,
    Keren - keren,,, eh ayam panggagnya mana mbak Monica? hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh mas mantap ini ayamnya...he he he
      iya eh mas, dari kecil aku suka baca novel, asyik kalau sudah baca sampai suka lupa waktu... ayamnya wes entek mas

      Delete
  2. Selamat malam,
    Monica...jalan2 malam2 begini...lepas type didraft untuk
    Schedule posting esok...ternampak Ayam panggang lemon lada hitam yang sexy ni..
    Heheh...nampak sungguh sedap...sepertinya gambar Ayam tu macam dalam food magazine!
    Warnanya aje Sudan buat akak terliur...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Kak Ayu,
      iya kak ya? macam dalam food magazine? he he he jadi malu....tadinya kuatir juga kalau warnanya tak cantik karena tak pakai kulitnya, ternyata cantik juga warnanya, hepi saya kak..

      Delete
  3. Hehehe aku fans bgt novel2nya NH Dini dari jmn esempe. Iya tu hebat ya anaknya jd sutradara minions

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya ya mba Vari, sudah dari jaman esempe fans novel2nya NH Dini...wah aku baru baca sekarang neh...ternyata satu novel yang kubaca ini bagus, jadi pengen baca novel yang lain
      he eh mba...hebat tuh anaknya ya..

      Delete
  4. Ish..mba Mon dari dulu deh..
    semangat hidup sehat & masak sehatnya top
    klo aku mah.. ga bisa jauh2 dari garem, gula & goreng2an.. >.< :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. haiya...itu juga kalau sedang mood mba Oki buat yang sehat-sehat, kalau ga, sama duonk, hantam gorengan, garem n gula dan ga ketinggalan santen2an, kalau sudah masak bersanten susah...sudah berasa enak, jadi betah lama2 bersanten he he he

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.