Pindang Tulang Serani

pindang serani
pindang tulang serani
Beberapa hari yang lalu beli tulang sapi, tetapi belum ada ide mau dimasak apa, tetapi tadi kepikiran lihat buku resep masakan dengan panci presto Lily T Erwin, hmmm jadilah pindang tulang serani ini. Resep ibu Lily sih menggunakan iga, ya beda-beda tipis ya..he he he..

Sering sih mendengar masakan yang namanya pindang serani ini, masakan asli Jepara tetapi belum pernah makan...padahal pindang serani aslinya kan menggunakan ikan bandeng ya...he he he tapi tidak masalah ya menggunakan iga ataupun tulang sapi.
Dengan memasak menggunakan panci presto ternyata memang enak, tidak butuh banyak proses dan tidak butuh waktu berjam-jam, tetapi menghasilkan daging yang empuk.  Dan karena pindang ini juga bumbunya sederhana, jadi tadi ya cukup mudah memasaknya, tidak ribet.
pindang tulang serani
pindang tulang serani
Kalau Sophie bilang pindang ini sup, wah dia excited sekali ketika saya buka panci prestonya, secara dia cukup penasaran apa yang saya masak, kan namanya panci presto pasti berisik ya uapnya itu yang keluar melalui katupnya. Nah Sophie bilang, masak jangan ribut...ha ha ha...ya saya bilang pancinya yang ribut...makanya begitu saya mulai buka panci dia bilang lihat..lihat... 

Dan begitu saya lihatkan langsung dia bilang sup..hmmm enak.....mau sup....saya ambil satu sendok makan, tiup-tiup dulu baru kasih dia, wah ternyata Sophie suka...hmmm langsung deh dinginkan satu mangkuk buat dia. Dan dengan tidak sabaran dia menunggu....sambil bilang sudah panas....sudah panas...Saya bilang bukan sudah panas..sudah dingin... lalu sibuk deh bilang sudah dingin...sudah dingin...

Wah suka sekali dia makan, kemudian daging yang ada di tulangnya juga empuk, jadi semakin suka dia. Habis 1 mangkuk juga dia...ya mangkuk kecil sih...tapi prestasi deh menghabiskan sup pindang tulang ini sendiri.

Nah yang mau resepnya ini dia ya...resep adaptasi dari ibu Lily T Erwin dengan modifikasi oleh saya...silakan...
Yang tertarik resep pindang lainnya : pindang tulang pegagan (masakan sumsel) dan pindang ayam untuk diet rendah garam

Pindang Tulang Serani

Bahan :
  • 1 kg tulang sapi
  • 2 buah tomat ukuran sedang, masing-masing bagi 6 memanjang
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 2 batang daun bawang, potong 2 cm
  • 3 buah asam kandis (atau ganti air asam jawa 1-2 sendok makan)
  • 5 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 10 butir cabai rawit merah (saya tidak pakai)
  • 2-3 sendok teh garam
  • 1000 ml air

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit

Cara membuat :
  1. Masukkan tulang sapi ke dalam panci presto, masukkan cabai rawit, daun jeruk, serai, asam kandis/air asam, garam, daun bawang serta bumbu halus
  2. Tambahkan air, masak selama kurang lebih 45 menit sampai 1 jam
  3. Biarkan panci dingin dan katup membuka, kemudian siap dihidangkan

Nah semoga resep pindang tulang serani ini bermanfaat ya...silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya....
NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. huaa..ngileeer..
    krucilku juga doyan banget sup pake kaldu tulang gini mba, guriiih.. toss deh ama Sophie :* :)
    btw, aku jg penasaran ama pindang ikan srani..sering liat di grup kayanya kok segeer..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gurih banget neh...pantes anak2 doyan ya sup tulang..
      kalau masakan pindang2 begini memang seger ya..apalagi kalau tambah cabe rawit..he he he..

      Delete
  2. Mbaaak.... Akhirnya saya mampir kemari...^^
    Kereen banget, resep2nya banyaak....jadi kalap pengen nyobain semua...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Citra...hi hi hi selamat datang mba...terima kasih sudah mampir...
      ai ai...resepnya mba Citra juga yahud-yahud...pengen nyobain juga... sudah masuk waiting list he he he...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.