Martabak Coklat dengan Teflon



martabak coklat aka martabak brownies

Tadi pagi Sophie bilang kalau dia ingin makan pangkin donat (pumpkin donut) lagi...ya habis donk begitu kata saya, secara belum lama memang buat pumpkin donat ini, lalu saya katakan bagaimana kalau cake saja ya...iya Pipi mau cake coklak pakai sprinkle, begitu lagi katanya. Okey deh begitu kata saya, hanya saya bingung, apa ya yang mudah dibuat, akhirnya kepikiran buat martabak coklat saja, nah sprinklenya cukup meses saja, hmmm mirip martabak brownies ya, hanya yang ini tanpa penggunaan dark cooking cocholate (DCC).

Saya ajak dia ikutan membuat martabak manis coklat ini, begitu dia aduk-aduk tepung lalu mulai deh adonan martabak sudah jadi, lalu saya katakan tunggu dulu ya, kita diamkan sebentar, Pipi main dulu ya, dan dia menurut saja.

Nah ketika sudah didiamkan, saya mulai siap-siap membuat martabak ini, dan saya ajak lagi Sophie, ketika saya mulai menyiapkan pan, dia bertanya, ibu buat pancake? iya saya katakan, hmmm dia tidak begitu antusias dengan pancake, secara mungkin kurang seru ya sprinkle-sprinklenya, mungkin di bayangannya itu cake besar yang dipanggang. 

Tetapi dia tetap ikutan sibuk di dapur, sibuk lihat saja, dan sesekali mengaduk adonan martabak ini, dan akhirnya ketika martabak ini matang, saya siapkan semua bahan, dan begitu melihat pancake ala Sophie ini dia begitu antusias, nah tiba bagian menaburkan meses adalah favoritnya, jadi dia ikut ambil bagian.  Begitu sudah mulai dipotong semakin antusias ingin mencicipinya.

Nah untuk resep kali ini saya hanya modifikasi dari resep martabak manis dengan teflon yang pernah saya buat sebelumnya. Saya kurangi tepung terigunya sedikit dan saya ganti dengan coklat bubuk, selebihnya sama bahannya. 

Oh iya kalau membuat martabak begini, pastikan baking soda yang dipakai masih bagus ya, cukup tes dengan cara memasukkan sedikit baking soda ke dalam air panas, kalau berbuih berarti baking sodanya masih bagus.

Nah sebaiknya menggunakan baking soda ini ditakar ya, gunakan sendok takar, supaya tidak terlalu banyak baking soda yang digunakan. Jangan dituang ya, secara kalau dituang bisa jadi kebanyakan, dan kalau kebanyakan tentu susah untuk mengambilnya lagi. Atau kalau dibiarkan saja, rasa martabaknya akan pahit, sayang kan kalau martabaknya tidak bisa dimakan dan terbuang begitu saja.

Untuk membuat martabak ini, saya gunakan teflon ukuran 26cm, jadi satu resep di bawah ini hanya saya bagi 2, hasilnya tidak begitu tebal. Mungkin kalau mau lebih tebal sebaiknya gunakan teflon ukuran 22 atau 24cm.

Oh iya foto yang saya ambil ini ketika cuaca mendung, jadi ya begitu deh penampakan martabaknya, harap maklum ya, he he he...namanya juga usaha buk ibuk...

Sippp kalau begitu, langsung ke resep saja ya...silakan...

Martabak Coklat dengan Teflon

Bahan :
  • 225 gr tepung terigu protein sedang, misal merek segitiga biru
  • 25 gr coklat bubuk (saya gunakan merk tulip)
  • 50 gr gula pasir
  • 1/4 sendok teh ragi instan
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 butir telur, kocok lepas (kocok sampai kuning telur pecah dan bercampur asal dengan putihnya)
  • 350 ml air matang
  • 1/4 sendok teh baking soda (masukkan sesaat sebelum menuangkan adonan)

Bahan pelengkap :
  • gula pasir
  • margarin
  • susu kental manis
  • meses
  • keju parut
  • kismis

Cara membuat :
  1. Ayak bersamaan tepung terigu dan coklat bubuk, tambahkan garam, gula pasir dan ragi instan, aduk rata dengan balloon whisk
  2. Tambahkan telur, aduk asal rata, kemudian tuangkan air secara perlahan sambil diaduk hingga adonan mulus tidak bergerindil lagi, diamkan selama kurang lebih 20-30 menit
  3. Panaskan teflon dengan api sedang, tidak perlu dioles margarin ataupun minyak
  4. Masukkan baking soda ke dalam adonan, aduk rata
  5. Tuangkan 1/2 bagian adonan, ratakan dengan bagian bawah sendok sayur supaya adonan menyebar rata sampai ke tepi teflon
  6. Begitu sudah mulai bersarang, kecilkan api kompor dan tutup, begitu sudah mulai mengering, beri gula pasir dan tutup lagi sebentar hingga bagian tepinya mengeras
  7. Angkat, lalu panas-panas olesi dengan margarin, beri susu kental manis, keju parut, meses dan kismis, belah 2 dan tumpuk, potong-potong
    cara membuat martabak coklat
  8. Lakukan untuk 1/2 bagian adonan yang tersisa


cara membuat martabak teflon coklat

Nah semoga resep martabak coklat dengan teflon ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba....


NewerStories OlderStories Home

8 comments:

  1. Wah wah wah,,,, sepertinya besok bakatnya nular ke Sophie mbak,,,,
    Sekarang orang tuanya yang eksen, eh besok lama kelamaan lak si Sophie yang eksen,,,,
    keren mbak, bisa membuat ku menelan lidah, benar - benar cake yang menggiyurkan untuk di coba :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he...bisa aja mas Anis...eh tapi memang sudah mulai eksen ini mas, ikutan2 juga moto2, ambil posisi kayak fotografer trs foto2, hanya dia pakai kamera saku yang kecil ringan, tapi gayanya boleh tahan, ha ha ha...

      mantap deh kalau mas Anis ngiler dengan martabak ini...sukses berarti neh...

      Delete
    2. Hahahaha,,,, siepz mbak Monic :-)

      Delete
  2. Hi Monica,
    wah nampak sedap martabak coklat ini..
    kalau disini dipanggil apam balik..tapi initinya kacang & krim jagung..akak ada beli acuannya dibuat dari tembaga diKelantan Malaysia tahun lalu..tapi belum di'pecah daranya'..heheh..

    sophie umurnya berapa ya Monica...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak Ayu
      oh iya, kalau di sana namanya apam balik ya kak...wah enak tuh kak kalau ada acuannya, tinggal eksekusi, jadi kalau pakai acuan sudah mirip dengan yang dijual-jual
      wakakak, tinggal dipakai saja tuh kak acuannya...

      Delete
    2. ketinggalan jawab kak Ayu, Sophie umurnya 4.5 tahun kak..

      Delete
  3. makanan kesukaan saya, terima kasih sudah memberikan s=resepnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama, terima kasih juga sudah mampir ya...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.