Sambal Tahu Telur Puyuh



resep sambal tahu telur puyuh

Hufff...sambal-sambalan lagi ya, nah yang ini adalah sambal tahu telur puyuh. Secara memanfaatkan telur puyuh yang sudah beberapa hari di dapur, kalau terlalu lama tidak dimasak bisa-bisa tidak selamat nih telur puyuhnya.

Kali ini saya buat sambalnya dicampur antara cabai merah dan cabai hijau, ceritanya resep ini saya buat karena terinspirasi dengan salah satu menu yang ada di salah satu rumah makan padang yang tidak begitu jauh dari rumah.

Nah dulu pernah beli sambal ikan benggol/peda/layang/sarden yang dicampur tahu di warung makan si uda ini. Hmmm begitu menggiurkan deh sambalnya, dengan sambal merah dan hijaunya itu, jadinya sekali sekali ingin buat sambal versi begini.

Warung padang ini tidaklah besar dan tidaklah ramai seperti warung padang lainnya, letaknya persis di ruko depan perumahan Muka Kuning Indah 1 atau Genta 1, persis bersebelahan dengan toko bahan kue Vanilie. Menu di rumah makan ini kalau boleh saya katakan persis seperti menu rumahan, jadi untuk orang-orang tertentu ya enak saja, dan pastinya harganya murah dibanding warung makan padang yang lain, itu yang penting, he he he....

Kalau ke warung makan ini biasanya sih saya selalu cari asam padehnya (asam pedas), yang biasanya menggunakan ikan tongkol dan menurut saya dan bapaknya Sophie asam pedasnya enak. Hmmm tetapi belakangan berapa kali ke sana asam padehnya selalu tidak ada.

Nah suatu ketika saya melihat menu sambal ikan dan tahu ini, ikannya sih bukan yang ukuran besar tetapi yang kecil, jadi untuk satu porsi cukup banyak juga ikannya. Dan karena sambalnya ternyata enak juga, akhirnya suka deh.

Dengan mereka-reka sambalnya, akhirnya saya buat versi saya, hanya tidak pakai ikan, pakai telur puyuh dan tahu. Sambalnya juga ulekan cabainya benar-benar kasar, kalau si uda sambalnya kasar hanya tidak begitu kasar seperti yang saya buat. Rasanya? beda tipislah...he he he... tapi lebih enak kalau semisal diberi penyedap atau kaldu bubuk, halah makin nampol pasti rasanya, jiahhhh...

Okey deh berikut resepnya ya...

Sambal Tahu Telur Puyuh

Bahan :
  • 10 buah tahu putih ukuran kurang lebih 4x4cm, potong 2, goreng garing
  • 15 butir telur puyuh rebus, goreng hingga berkulit
  • 50 gr teri, goreng garing
  • 1 batang daun bawang, potong ukuran kurang lebih 1cm
  • 5 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 1 buah jeruk nipis ukuran kecil
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan sambal :
  • 15 buah cabai merah keriting
  • 10 buah cabai hijau keriting
  • 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 buah tomat ukuran sedang 

Cara membuat :
  1. Potong-potong bahan sambal ukuran besar, rebus sampai berubah warna, angkat lalu tiriskan lalu ulek kasar, sisihkan
  2. Tumis bahan sambal, masukkan daun jeruk dan daun bawang, masak hingga harum
  3. Tambahkan garam, aduk rata
  4. Masukkan tahu goreng dan telur puyuh goreng serta teri goreng, aduk rata, kucuri dengan air jeruk nipis, aduk rata lalu cicipi rasanya, tambahkan apa yang dirasa perlu (jika suka gula, boleh tambahkan gula pasir atau gula merah atau jika suka bisa tambahkan penyedap ataupun kaldu bubuk, takaran disesuaikan dengan selera masing-masing, bisa dimulai dengan 1/2 sendok teh dulu, cicipi rasanya, baru dikoreksi lagi rasanya)
  5. Angkat dan siap dihidangkan

cara buat sambal tahu telur puyuh

Nah semoga resep sambal tahu telur puyuh yang saya buat ini bisa bermanfaat ya sebagai alternatif menu harian di rumah, silakan mencoba semoga cocok dengan selera....


Selamat mencoba....



NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Hi Monica,
    baru berkesempatan balas kunjungan diblog teman2..
    semalam sibuk sekali...
    telur puyuh berlado ni sedap..akak suka makan telur puyuh..
    ya kalau disini mahal lor..
    20 biji S$2.50..bila diconvert diIndonesia rp24,373 gitu..
    akak rasa telur puyuh disana lagi murahkan..harganya tak mungkin samapi begitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak, enak memang kalau telur puyuh dimasak berlado begini...
      wah memang mahal ya kak kalau di Singapore telur puyuhnya, kalau di sini 30 butir seharga Rp.10.000, tapi itu di pasar kaget, kalau di pasar biasa, 24 butir Rp. 10.000, memang jauh lebih murah harga di sini

      Delete
  2. Weh inspirasi dapat darimana saja ya mbak Monic,,,,
    Apalagi dari Rumah Makan Padang yang ada di mana - mana,,,
    satu yang penting kalau jajan ke Rumah makan padang itu harus yang murah,,,, biar uang sisanya bisa untuk jajan lagi, hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, inspirasi bisa datang dari mana saja, he he he...
      iya mas kalau beli makanan di rumah makan padang murah itu rasanya gimana gitu, he he he, bener2 mas Anis, uang sisa buat jajan lagi yang lain...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.