Nastar Klasik



resep nastar klasik ncc

Nastar...nastar..aih jadi juga saya buat nastar ini, kali ini buat nastar klasik pakai resepnya NCC. Sudah lama ingin coba resep ini, nah baru ini deh kesampaian buat. Secara kalau ke swalayan, lihat deretan kue kering, ngiler dengan nastarnya. Satu toples nastar tidak ada yang murah, baik yang kelihatan enak maupun yang biasa saja. Wajar sih ya nastar dibandrol dengan harga mahal, secara membuatnya cukup menyita waktu dan harus dengan pengalaman juga.

Sedikit tricky kalau saya bilang, harus ketemu dengan resep yang pas dengan selera, perbandingan butter/mentega dengan margarin ini yang menentukan nastar enak atau tidak. Kalau mau enak ya tentu pakai butter kualitas bagus, kendalanya nastar akan melebar dan gepeng dengan suksesnya. Itulah mengapa nastar suka dicampur dengan margarin ya.

Dulu pernah buat nastar, pakai butter dan margarin, wuih rasanya enak... nah kali ini mau pakai resep NCC tapi menggunakan bahan yang lebih ekonomis, walaupun ada stok butter, tapi saya penasaran dengan palmia royal nih, ah coba buat dengan palmia royal...eng ing eng... sambil membentuk nastar H2C dengan hasilnya.

Dan ternyata, dengan palmia royal, rasa nastarnya enak, aroma butter yang harum, tapi bentuknya tidak berubah walaupun tanpa dimasukkan dulu ke dalam kulkas. Tapi dengan catatan tidak boleh lama memproses nastar ini, terutama di proses membulatkan adonan. Nah ada beberapa buah yang melebar, karena saya dibantu oleh asisten cilik yang terlalu memaksa ingin membantu. Jadi dengan semangat membentuk bola-bola nastar, sampai adonannya sangat lembut dibulatkan olehnya.

Kali ini saya sedang malas mencetak kulit nastar supaya kulitnya sama, jadi yang saya lakukan adalah timbang dulu adonan kulit seberat 8-10 gr, timbang beberapa adonan, lalu isi dengan selai yang sudah saya bulatkan dulu, beratnya kurang lebih 3-4 gr. Nah lalu bulatkan, setelah saya rasa pas besarnya dengan yang saya inginkan, berikutnya tidak menimbang lagi, hanya mengira-ngira saja banyaknya adonan kulit, dan walaupun bentuknya tidak begitu sama besar, tapi tidak begitu beda jauh. 

Jadi yang saya lakukan ini memang harus bisa mengira-ngira besarnya adonan ya, kalau tidak yakin, silakan timbang satu persatu adonan atau kalau mau adonan digilas, cetak bentuk bundar, isi selai lalu bulatkan. Okeh kalau metode mencetak nastar, pilih yang mana dirasa suka dan tidak merepotkan. Kalau saya sepertinya suka yang mengira-ngira karena untuk konsumsi sendiri, kalau untuk dijual beda lagi ya...

Oh iya, belakangan saya suka sekali nih menggunakan margarin merk palmia, biasanya dari dulu sukanya beli blueband. Enak mana sih blueband dengan palmia, kembali lagi kepada selera, kalau saya sekarang lebih suka palmia. Tidak sengaja pakai palmia, karena pas ke tbk stok blueband habis, terpaksa beli palmia, eh ternyata menurut saya lebih enak palmia. Upsss bukan iklan ya.... tapi semua kembali lagi kepada selera.... selera tidak pernah salah...

Nah karena saya hanya punya stok palmia royal sachet kemasan 200 gr, jadi sisanya yang 50 gr saya menggunakan margarin palmia. Secara campuran margarin dan butter di resep asli adalah 500 gr dan saya membuat setengah resep.

Di resep ini saya tidak menggunakan mixer ya untuk mengocok margarin dan menteganya dan gula halus, hanya menggunakan balloon whisk, kocok hanya asal lembut. Yang mau mengikuti resep asli, silakan gunakan mixer. 

Untuk resep selai nanasnya, saya gunakan resep selai nanas yang biasa saya buat... seperti yang pernah saya posting di resep nastar yang dulu.

Okey deh berikut resepnya ya...silakan...

Nastar Klasik
sumber : nastar NCC
oleh :Fatmah Bahalwan

Bahan kulit:

250 gr margarin
250 gr mentega
100 gr gula halus
4 btr kuning telur
700 gr tepung terigu
4 sdm susu bubuk fullcream

Bahan olesan:

3 btr kuning telur, kocok lepas dengan 1 sdt susu cair

Cara membuat:

  1. Kocok sebentar margarin, mentega, gula dan telur, cukup sampai tercampur saja.
  2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga tercampur rata.
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat, isi dengan selai nanas. Susun diloyang tipis, beri jarak satu dengan yg lain.
  4. Oven dengan suhu 140’C selama lebih kurang 30 menit. Keluarkan dari oven, poles dengan bahan polesan, oven lagi hingga kuning mengkilat.
  5. Angkat, biarkan dingin. Susun dalam toples, tutup rapat.

Selai Nanas

Bahan:

4 bh nanas palembang, parut atau blender
200 gr gula pasir
1 sdt garam
1 potong kayu manis

Cara membuat:

Masak nanas halus bersama airnya, garam dan kayu manis hingga kering. Tuang gula pasir, masak terus dengan api kecil hingga kering dan liat. Angkat.

cara membuat nastar klasik

Nah dari resep NCC di atas, saya modifikasi sesuai dengan bahan dan cara saya ya.. berikut resep yang saya buat kali ini...hanya setengah resep dari resep asli.

Nastar Klasik

Bahan :
  • 200 gr palmia royal
  • 50 gr margarin palmia
  • 50 gr gula halus
  • 2 buah kuning telur
  • 350 gr tepung terigu protein rendah (saya gunakan merk kunci biru)
  • 2 sendok makan tepung maizena

Bahan olesan :
  • 2 buah kuning telur + 1/2 sendok teh madu, campur rata

Cara membuat :
  1. Campur tepung terigu dan tepung maizena, sisihkan
  2. Kocok sebentar palmia royal dan margarin dengan balloon whisk sampai lembut, masukkan gula halus, kocok sebentar lagi hingga tercampur rata, masukkan kuning telur, kocok sebentar saja asal rata
  3. Tambahkan campuran tepung, aduk rata dengan sendok kayu, kalau perlu aduk dengan tangan beralas sarung tangan plastik sebentar saja asal tercampur 
  4. Ambil sedikit adonan, timbang seberat kurang lebih 8-10gr, jika ingin lebih kecil, timbang 8 gr saja. Pipihkan tanpa perlu dibulatkan dulu, isi selai lalu bulatkan (catatan : proses membulatkan harus dilakukan dengan cepat supaya tidak terlalu lama adonan bersentuhan dengan tangan yang cukup panas, hal ini untuk mencegah nastar melebar kala dipanggang)
  5. Tata bulatan di loyang tanpa dioles margarin, lakukan sampai selesai
  6. Panggang di oven suhu 150 derajat celcius yang sudah dipanaskan sebelumnya, panggang selama kurang lebih 15 menit, keluarkan dari oven, olesi dengan bahan olesan, panggang kembali sampai matang (kurang lebih selama 15-20 menit, tergantung oven masing-masing)
  7. Keluarkan dari oven dan dinginkan

Selai Nanas

Bahan :
  • 1 buah nanas berat 1.3kg dengan kulit
  • 200 gr gula pasir
  • 3 batang kayu manis @4cm (kurangi atau skip jika tidak suka)
  • 8 butir cengkeh (kurangi atau skip jika tidak suka)

Cara membuat :
Kupas dan bersihkan nanas, parut dan masak hingga tidak berair lagi, masukkan gula pasir, kayu manis dan cengkeh, masak hingga kering, dinginkan, masukkan sebentar ke dalam kulkas hingga memadat (kurang lebih selama 30 menit), keluarkan dari kulkas dan bulatkan dengan besar sesuai selera

resep nastar ncc Fatmah Bahalwan

Nah semoga resep nastar klasik NCC yang saya buat kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

2 comments:

  1. Mba...nastarnya cakep bgt. Aq klo bikin nastar warnanya gk bs kuning kulitnya,agak pucat....pk resep bu fat jg. Polesan kuning telur jg sering pucat klo pake telur ayam. Terpaksa deh aq pake telur bebek..

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya ya mba..kulitnya pucat ya..margarin n menteganya kali ya yang beri warna kuning pucat atau agak gelap begini, nah itu pake margarin palmia n palmia royal jadinya gitu mba... yang versi bu Fat belum pernah coba pakai merk lain
      iya mba, polesan kuning telur pasti pucat loh, sama.. makanya sy selalu campur madu mba biar agak gelap warnanya, he eh pake telur bebek mantap juga tuh..

      btw, maaf ya mba lama dibalas komen mba...maklum ya baru bisa online lagi sekarang

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.