Pao Sayur



resep pao sayur

Tidak jauh dari roti-rotian, masih kerabatnya juga, kali ini saya buat pao sayur. Sedang ingin makan pao begini, secara pao sayur adalah salah satu favorit saya. Nah ceritanya di dekat rumah ada kedai kopi neh, selalu ramai di sini, maklumlah ya daerah pasar, pertokoan dan plaza. Kedai ini ramai sekali kalau tiap pagi, apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu, beuh... antri-antri deh di sini.

Banyak stan makanan di sini, jadi si pemilik ruko hanya menjual aneka minuman, mulai dari minuman dingin standar seperti air mineral, teh kemasan, soft drink sampai teh-o (teh hangat), teh obeng (es teh), kopi-o, kopi susu. Di bagian luar ruko berderet stan makanan, mulai dari nasi goreng, mie goreng, mie pangsit, nasi ayam, lontong sayur, sup ikan, dll, pokoknya banyak deh. Nah suatu ketika saya lihat ada yang jual pao juga, mulai dari pao ayam, sayur, kacang merah, dll.

Saya tertarik membeli pao sayurnya, hanya saja, ternyata saya kurang begitu suka dengan rasanya, terkadang saya begitu tuh kalau beli sesuatu yang sekiranya saya bisa buat sendiri, saya suka membandingkan rasa antara yang dijual dengan yang saya buat, jadi saya bisa tahu standar makanan yang saya buat, he he he... paling tidak standarnya ya standar saya donk ya...

Nah karena tidak puas dengan pao yang saya beli, akhirnya karena sudah cukup lama tidak buat pao isian begini, akhirnya saya buat deh. Walaupun sebenarnya sudah buat sih pao, hanya itu kan versi sandwich, bisa lihat di sini steamed burger.

Untuk resep roti paonya sendiri, saya masih setia dengan resep roti pao yang sudah berulang kali saya buat. Tinggal isiannya saja yang dimodifikasi. Untuk isian kali ini saya gunakan isian sayur yang umum, bisa digunakan untuk isian lumpia, tahu isi bahkan roti goreng juga enak. Campuran tauge, wortel dan kol ditambah campuran telur orak-arik. 

Oh iya untuk mengukus pao ini, sebaiknya jangan terlalu lama, karena kalau terlalu lama, hasilnya akan keras dan keriput. Ini tips dari mba Uki Sukira yang memang bakulannya salah satunya adalah si pao ini dan sudah berpengalaman membuat pao. Colek mba Uki dulu ah... terima kasih tipsnya mba.. Jadi masalah keriputnya si pao terletak pada proses mengukus ini ya..

Untuk bentuk pao sendiri, sesuai selera saja, bisa bulat saja, bisa dibentuk mawar, bisa dibentuk landak, atau bisa juga bentuk favorit saya yang seperti, paling mudah menurut saya, hanya dicubit-cubit saja setelah adonan diisi lalu biarkan saja bentuknya seperti itu, hanya memang kendalanya kalau tidak terlalu lekat cubitannya terkadang suka terbuka kalau sudah matang. Jadi pastikan benar-benar dicubit adonannya supaya menempel dan pastikan isiannya tidak terlalu banyak sehingga susah ditutup.

Okey deh, yang mau intip-intip resepnya, siapa tahu bisa bermanfaat, ini dia ya.. silakan...

Pao Sayur

Bahan roti pao :
  • 300 ml susu cair hangat (jangan sampai panas, ragi akan mati jika panas)
  • 3 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 2 sendok teh ragi instan 
  • 300 gr tepung terigu protein sedang, misal merk segituga biru atau bola salju
  • 200 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 3 sendok makan minyak goreng

Bahan isian :
  • 1 buah wortel ukuran sedang, kupas, parut kasar
  • 150 gr tauge
  • 150 gr kol, iris halus
  • 2 butir telur
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris halus
  • 5 siung bawang putih, cincang
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap ikan
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Buat adonan roti terlebih dahulu : di mangkuk ukuran sedang, larutkan gula dengan susu hangat, tambahkan ragi, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit sampai berbuih
  2. Di mangkuk ukuran sedang lainnya, campur tepung, garam dan gula, aduk rata dengan sendok atau balloon whisk
  3. Tuangkan campuran ragi, susu dan gula, aduk asal rata, beri minyak, aduk lagi dengan sendok, kemudian uleni dengan tangan hingga kalis dan adonan menyatu dengan baik, uleni selama kurang lebih 5 menit
  4. Bentuk bulat adonan tutup dengan plastik wrap dan diamkan selama kurang lebih satu jam sampai adonan mengembang kurang lebih 2x
  5. Sementara itu kita siapkan bahan isian : tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum dan bawang bombay transparan, singkirkan tumisan ke tepi teflon atau wajan, masukkan telur, orak-arik hingga matang, campur dengan tumisan bawang
  6. Masukkan wortel, kol dan tauge, aduk rata,tambahkan kecap ikan, minyak wijen dan saus tiram, garam dan merica bubuk, masak hingga matang, cicipi rasanya, angkat dan dinginkan sejenak
  7. Penyelesaian : setelah 1 jam, kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian, bulatkan masing-masing adonan, letakkan di tempat beralas tepung tipis, tutup kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit lagi
  8. Siapkan kertas roti, potong-potong ukuran kurang lebih 8cmx8cm atau gunakan paper cup
  9. Ambil satu adonan, gilas hingga diameter kurang lebih 12-14cm, beri isian kurang lebih 1-2 sendok makan, tutup isian dan cubit-cubit bagian atasnya
  10. Letakkan di atas kertas roti/paper cup, lakukan hingga semua selesai
  11. Diamkan kembali sebentar kurang lebih 5-10 menit, sementara itu panaskan kukusan, alasi tutup dengan serbet bersih
  12. Masukkan pao secukupnya ke dalam kukusan, jangan sampai bersentuhan dan beri jarak karena pao akan mengembang
  13. Kukus dengan api besar selama kurang lebih 5-8 menit (jangan terlalu lama untuk mencegah pao berkerut)
  14. Angkat dan siap dihidangkan

resep bakpao sayur mudah


Nah semoga resep pao sayur kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba... semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Mo contek ahh...ini kesukaan ku mba. Tp aku suka pake unti kelapa gula merah. - Rini -Medan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Rini, silakan dicontek mba.. oh mba Rini suka yang pakai unti kelapa gula merah ya, kalau yang itu dulu kecil aku sering makan mba..sampai bosen deh makan pao unti kelapa.. eh sekarang malah belum pernah buat yang pakai unti kelapa he he he...

      Delete
  2. wiiiih kaya nya mantap banget tuh seh masakan nya .. boleh saya nyicipin ga ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh cicipin.. tapi harus buat sendiri, yang ini sudah habis.. he he he

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.