Pempek Godo-godo Talas (Keladi)



pempek godo godo

Uppsss, jangan bosan dulu ya.. kali ini saya mau bagikan resep pempek godo-godo lagi, tapi yang ini versi pempek godo-godo talas bukan pempek godo-godo ubi jalar putih. Rasanya hampir sama..beda tipislah yauw... 

Secara saya kan ceritanya masih punya cuko neh waktu membuat pempek pistel, hmmm jadi sayang kan kalau tidak segera dihabiskan. Jadilah pilihan kepada pempek yang sangat sederhana dan sangat mudah dibuat ini. Mirip bakwan sih pempek begini, hanya disajikan dengan cuko.

Pempek godo-godo itu sih sebenarnya kebanyakan dijual-jual di warung pempek adalah pempek terigu begini hanya campurannya adalah wortel yang dipotong korek api. Nah karena ini versinya temannya teman saya yang menggunakan ubi jalar, dan ternyata saya suka yang versi ubi jalar. Tidak begitu mirip bakwan rasanya, he he he...

Berhubung ketika ke pasar saya kesulitan menemukan ubi jalar putih, cukup heran, biasanya selalu ada, nah adanya hanya ubi jalar ungu, ubi jalar orange. Tapi saya sedikit kuatir tekstur dan rasa nanti berbeda, jadilah karena ada talas juga, pilihan saya jatuh kepada si talas ini. Dan ternyata pempek godo-godo talas ini mirip rasanya dengan pempek godo-godo ubi jalar putih.

Kalau di Palembang sendiri, talas itu disebut keladi. Nah kalau dulu saya ogah makan keladi, secara agak gatal di mulut setelah makan keladi. Ya iyalah ya... karena saya makan keladi yang tumbuh di rumah teman saya yang ada di dekat rumah. Keladinya ini tumbuh di rawa-rawa begitu, keladinya kecil-kecil, nah kalau di Palembang rawa-rawa atau kolam begini disebut kambang. Saya pernah makan keladi ya dari pemberian teman saya ini, karena di rumah tidak pernah mengolah keladi.

Kalau keladi atau talas yang ada di Batam, bentuknya besar-besar dan tidak ada rasa gatalnya sama sekali ketika mengkonsumsinya. Jadi saya sekarang hayuks saja mengolah keladi. Entah di Palembang sekarang bentuk keladinya bagaimana ya, saya kurang memperhatikan keladi yang dijual di pasar di sana.

Jadi? bagaimana rasa pempek godo-godo talas ini? kalau saya boleh katakan enak kakak... apalagi disantap dengan cuko begini, duh saya harus menahan diri supaya tidak terus-terusan menyantapnya, tapi apa mau dikata, saya lanjut terus ha ha ha... makanya kok makin lama jari jemari ini makin membulat ha ha ha..

Nah sama seperti pempek godo-godo sebelumnya ya, untuk penyedap pempek ini saya menggunakan dada ayam cincang, supaya saya tidak menggunakan kaldu bubuk ataupun penyedap. Secara kalau begitu saja, tanpa ada proteinnya, mana enak kakak... kurang gurih... tapi gurih dan tidak gurihnya kembali lagi kepada selera ya... ada yang sudah cukup tanpa penyedap/kaldu bubuk..sudah pas di lidah, ada juga malah yang sudah pakai protein hewani (ikan/udang/ayam) eh masih ditambah kaldu bubuk lagi, pas di lidahnya begitu... jadi kalau mengenai hal ini kembali ke selera ya... kalau saya sebisa mungkin tidak pakai, tapi kalau pakai tidak apa-apa juga he he he.... 

Okey deh lanjut ke resepnya sekarang... resep ini hanya sedikit saja modifikasi dari resep pempek godo-godo sebelumnya ya...

Pempek Godo-godo Talas/Keladi

Bahan :
  • 350 gr talas, potong korek api (atau bisa gunakan ubi jalar putih)
  • 120 gr tepung terigu protein sedang
  • 60 gr tepung kanji/tapioka
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 2 batang seledri, iris halus
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 200 gr daging ayam cincang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 100 - 125 ml air

Cara membuat :
  1. Masukkan potongan talas/ubi jalar ke dalam mangkuk ukuran sedang, tambahkan tepung terigu dan tepung tapioka, garam, merica bubuk, bawang putih halus, daging ayam cincang, irisan daun bawang dan daun seledri, aduk rata
  2. Tambahkan telur kocok, aduk rata kembali
  3. Terakhir tambahkan air, sesuaikan jumlah air sendiri ya...jika dirasa kurang tambahkan lagi, aduk rata
  4. Ambil adonan sesendok demi sesendok
  5. Goreng dengan minyak panas dan api sedang hingga matang dan garing.
  6. Perhatikan supaya ketika menggoreng semua bagian terendam dengan minyak supaya godo-godonya garing di luar tetapi matang sampai ke dalam

Untuk resep cuko, boleh lihat di resep pempek pistel atau pempek godo-godo pada link di atas ya... 


resep pempek godo godo talas

Nah semoga resep pempek godo-godo talas atau keladi ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

10 comments:

  1. Tak kira tadi gado-gado mbak, mbak,,,, enak ya? belum pernah makan yang beginian mbak Monic,,, kalau gado-gado baru sering, hehehe,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho ho ho... mirip gado-gado ya nulisnya..enak ini mas Anis.. cobain deh..ntar kalau pulang ke Lampung minta ibu buatkan..he he he... jangan lupa cukonya ya..

      Delete
  2. Mantap, mba.
    Jadi kangen sama gorengan.

    Mba Monic, reques dong camilan yang dipanggang gitu supaya saya juga bisa makan. Hehehe.... Ngarep.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he... susah juga ya kalau ga boleh makan gorengan...
      he eh kapan2 buat cemilan panggang yang ga pake bahan pantangannya mba Ima ya..
      eh coba itu yang baked samosa, hilangkan ayamnya mba Ima, isiannya wortel dan kentang saja, jadi versi vegetarian, lalu untuk olesan telurnya diskip aja, olesan telur itu hanya buat mempercantik penampilan, tidak pakai tidak masalah...

      semoga dalam waktu dekat ya buat cemilan panggang...he he he..

      Delete
  3. Wah...bnyk macam empek2 ternyata ya, mba... itu kelihatannya enak ya. Bikin ngileeeerr...hahaa
    ~Rini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba Rini, banyak sebenarnya jenisnya...he eh mba emang enak, apalagi dicocol cuko, mantap..he he he..

      Delete
  4. mbak Monic,apa kabar? Khmmm hujan-hujan liat postingan ini jadi pengen.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. mba Yuyu... kemana aja? lama ga nongol... kangen euy..
      iya mba makan gorengan hujan2.. enak ya

      Delete
    2. Aku sibuk banget mbak Monic (alasan hehehe)kagum deh sama mbak yang ga ada bosennya posting resep.tetap semangat mbak,smg semangatnya nular ke aku;-)

      Delete
    3. iya maklum mba Yuyu sibuk... he eh mba maklum kurang kerjaan neh, jadi posting terus ha ha ha... sippp semoga nuler semangatnya ya... bukan kurang kerjaannya he he he
      sippp walaupun sibuk sehat terus ya mba Yuyu..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.