Membuat Tape ketan Hijau Sendiri ala NCC

tape ketan hijau ncc
tape ketan hijau homemade
Ceritanya sedang bereksperimen membuat tape ketan hijau sendiri, pakai resep tape ketan hijau ncc. Walaupun tidak sesuai benar dengan resep, tetapi senang, tape ketan hijau saya ini berhasil, manis.

Kalau umumnya yang dijadikan tape itu kalau tidak ketan hitam, ketan putih dan singkong, mungkin kalau tape nasi ada yang buat juga ya. Hmmm pada dasarnya semua sumber karbohidrat harusnya bisa kan ya dijadikan tape.

Pernah coba tidak kalau kentang yang dijadikan tape? he he he...dulu waktu masih sekolah, pernah praktek buat tape. Eits ini bukan pelajaran tata boga, tetapi pelajaran biologi. Bagaimana aktifitas jamur saccharomyces cereviciae merubah gula (glukosa, sukrosa atau fruktosa) menjadi alkohol, karbon dioksida dan energi.

Nah waktu itu bahan yang kami uji adalah kentang, nasi, ketan putih dan singkong. Hmmm ternyata yang paling enak tapenya memang ketan dan singkong. Kalau nasi terlalu lembek, dan kentang tidak manis sama sekali dan cenderung masih keras. Mungkin si jamur ini kesulitan ya memecah gula dalam kentang. 

Okeh pada dasarnya proses fermentasi tape ini tidak membutuhkan gula ya, jadi rasa manis itu didapatkan dari reaksi kimia si ragi yang memecah glukosa dalam karbohidrat untuk menghasilkan alkohol, karbondioksida dan energi. Nah hasil akhir tape yang diinginkan adalah tape yang manis kan, ada beberapa faktor penyebab kegagalan pembuatan tape.

Salah satunya adalah ragi sendiri, apakah raginya masih bagus, tidak tercemar dengan bakteri yang bisa menggangu kerja si ragi. Kalau untuk menemukan ragi yang cocok memang harus coba-coba juga. Kadang kita beli ragi di penjual A akan beda hasil jika kita beli ragi di penjual B.

Faktor yang lain bisa jadi selama proses pembuatan tape, ada bahan atau alat yang tercemar dengan bakteri lain. Nah untuk hal ini sebaiknya jaga kebersihan bahan dan peralatan. Sebisa mungkin jangan menyentuh bahan-bahan tape dengan tangan langsung, karena tangan kita biasanya banyak bakteri.

Selain itu tape bisa asam, karena kita terlalu banyak memberi ragi, atau terlalu lama waktu fermentasinya. Nah hal ini juga harus coba-coba, berapa lama waktu yang dibutuhkan memang bisa ambil referensi dari resep orang lain, hanya saja untuk mendapatkan hasil terbaik ya coba sendiri.

Untuk membuat tape ketan hijau kali ini, di resep tercantum penggunaan 3 keping ragi untuk 500 gr ketan putih. Hmmm saya agak ragu-ragu, takut terlalu banyak, akhirnya ya coba-coba gunakan 1 keping saja. Lalu karena saya skip gulanya, karena rasa manis itu memang datang dari proses fermentasi si ragi. 

Nah berdasarkan percobaan saya kali ini, maka untuk ke depannya, kalau coba lagi, mungkin saya akan kurangi waktu fermentasinya sedikit dengan pemakaian ragi yang 1 keping itu. Atau waktu fermentasi tetap tetapi jumlah ragi saya kurangi sedikit. Karena memang tapenya manis tetapi tidak manis sekali, dan berair. (update : setelah matang tapenya, saya masukkan ke kulkas dalam wadah tertutup dan ternyata 2-3 hari setelahnya tape menjadi semakin manis, nah mungkin waktu saya cicip pertama kali tidak manis sekali karena masih ada gas-gas CO2-nya dan berasa sekali alkoholnya)

Okey, kalau membahas proses pembuatan tape, ada satu pantangan yang secara umum masih dianggap penting, yaitu kalau sedang datang bulan, tidak boleh membuat tape. Hmmm dari segi ilmiahnya memang tidak ada kaitan ya. Hanya saja kembali lagi ke masalah pencemaran jamur oleh bakteri lain. Jadi kembali lagi ke kebersihan. 

Nah berikut resepnya ya..silakan

Tape Ketan Hijau ala NCC

Bahan :
  • 500 gr ketan putih
  • 1 liter air
  • 2 sendok makan pasta pandan (saya gunakan 2 sendok teh)
  • 400 ml air
  • 3 buah ragi tape bulat (saya gunakan 1 buah ragi tape bundar lempengan)
  • 5 sendok makan gula pasir (saya tidak pakai)

Cara membuat :
  1. Cuci bersih ketan, kemudian rendam dengan air yang dicampur pasta pandan semalaman (saya rendam kurang lebih 16 jam)
  2. Tiriskan, siapkan kukusan yang sudah didihkan airnya, kemudian kukus ketan hingga panas dengan api besar kurang lebih selama 10 menit, aduk rata dengan sendok nasi
  3. Sementara itu didihkan air 400 ml, kemudian siramkan ke atas ketan sedikit-sedikit sambil diaduk hingga rata, semua ketan terkena air panas (kondisi kukusan masih di atas kompor dan api masih menyala)
  4. Kukus kembali selama kurang lebih 15 menit sampai matang
  5. Angkat kemudian dinginkan sampai benar-benar dingin
  6. Siapkan ragi tape, haluskan (saya masukkan ke dalam plastik bersih kemudian saya tekan-tekan dengan sendok sampai halus)
  7. Setelah ketan dingin, siapkan wadah bersih dengan tutupnya, (saya gunakan container plastik transparan dengan tutup kedap yang rapat)
  8. Ambil ketan secukupnya, masukkan ke dalam wadah secara merata, kemudian taburi dengan ragi tipis-tipis dan gula jika pakai (saya gunakan ayakan)
  9. Timpa dengan ketan lagi, kemudian taburi lagi dengan ragi, demikian sampai habis. (saya buat 4 lapisan)
  10. Tutup wadah kemudian simpan di tempat yang terlindung, biarkan selama 3 hari.
tape ketan hijau ala ncc
cara membuat tape ketan hijau
Nah enaknya menggunakan wadah transparan adalah bisa mengintip hasilnya. Hari pertama mulai kelihatan ada butiran-butiran air di dinding container, kemudian hari kedua, air semakin banyak dan ketan mulai kelihatan lembut. Dan hari ketiga jumlah air semakin banyak.

proses membuat tape ketan hijau
tape ketan hijau manis
Okey deh semoga resep tape ketan hijau homemade ala NCC ini bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.
NewerStories OlderStories Home

12 comments:

  1. Hmmmh... favorit sy bgt ini mba...
    Kalo d cirebon, warna ijo didapat dr perasan daun katuk mba... jd tambah sedep tapenya...

    Sy prnah bikin tape ketan item malah asem hasilnya... hehe...
    Kt ibu sy ittu krn sy dlm keadaan mens wkt bikinnya...

    *entahlah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh enak ya mba kalau pake perasan daun katuk..baru dengar sayah..
      kalau buat lagi kapan2 coba, jadi penasaran...
      hi hi hi kalau yang itu perlu dibuktikan sendiri mba...masalah ragi bisa jadi tuh mba, eh pas kebetulan lagi dapet..atau pas buat tersentuh tangan ketannya..he he he..

      Delete
  2. Artikel yg bagus. Mau tanya, kenapa harus ada penyiraman air panas? Berapa persisnya ratio ragi/ketan. Agara dicapai teksture & rasa yg standar.
    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Disiram air panas supaya ketannya lembut mas, jadi ketan bisa menyerap air lagi. Kalau berapa persisnya sih saya tidak tahu mas, karena setiap ragi itu berbeda, lakukan eksperimen kalau mau dapat ratio yang pas antara ragi dan ketan, ini saja di resep asli untuk 500gr pemakaian ragi 3 keping, nah saya kurangkan jadi 1 keping saja. Dan menurut saya rasa sudah oke dengan 1 keping ragi yang saya beli di penjual A. Bisa berbeda kalau saya beli di penjual B. Kalau mau ya mas coba buat dengan resep acuan dulu baru disitu lihat apakah hasilnya sudah sesuai dengan tekstur dan rasa yang standar.

      Delete
  3. Kaitan dengan mens itu rupanya krn sewaktu mens tubuh wanita mengeluarkan semacam toksin yg bs menghambat kerja ragi. Kalo di jepang wanita dilarang ke tempat pembuatan sake dan dilarang jg ke tempat pembuatan keju di negeri penghasil keju. Btw saya pernah nekat bikin tape waktu mens dan ternyata emang asem jdnya ��
    Mksh ya resepnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu ya mba...wah jadi karena ada toksin ya...
      wah terima kasih ya mba atas sharingya, bermanfaat sekali... terima kasih sudah mampir ya mba...

      Delete
  4. Ya..mbà.aku pernah bikin memang asam dan waktu ngadukpun warna ketan jd agak pink,memang kata ortu gak boleh aja..hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh gitu ya mba...wah beneran ya kalau gitu pantangan kalau gitu ya mba
      terima kasih sharingnya ya mba..

      Delete
  5. Lau saya ckup pakai air dingin nyiramnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh begitu ya tidak perlu air panas ya...soalnya baru pertama buat jadi ikuti plek resep asli..
      tapi terima kasih ya infonya..mungkin lain kali saya juga coba pakai air dingin saja

      Delete
  6. Saya gagal total dalam pembuatan tape ketan hitam.
    Saat itu saya mengikuti instruksi pada artikel :

    http://inforesepmasakansederhana.com/petunjuk-lengkap-cara-membuat-tape-ketan-hitam-dan-putih/

    Saya gunakan 1/2 kg ketan hitam dan 2 keping ragi.
    Dan dalam 1/2 kg ketan matang, saya bagi menjadi 2 bagian, yg wadah 1 saya bungkus dengan daun jambu air (kbeneran di halaman rumah ada pohonnya, kalau di petunjuk menggunakan daun pisang) dan yg satunya sama sekali tidak menggunakan daun kemudian keduanya saya bungkus plastik dan di beri lakban..
    stelah 3 hari kemudian (saya start menyimpan ketan yg sudah ditaburi ragi pada hari selasa jam 8 pagi dan baru di buka hari ini jam 08 pagi jg, jadi tepat 3x24 jam) tapi hasilnya tape ketan yg saya buat rasanya asam dan tidak manis sama sekali, dan pada lapisan atas tape, ada semacam jamur putih2 (mirip jamur tempe kali ya, hehehee).
    Saya masih penasaran mau bikin lg tuh tape ketan hitam kesukaan saya. Barangkali ada masukan dari mba admin atau pengunjung yg lain..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mas Aldi, asam tidaknya tape bisa karena faktor raginya sendiri atau memang kalau dari kasus mas Aldi ini, memang kalau menggunakan ketan hitam semua tanpa dicampur ketan putih rasanya sedikit asam dibandingkan kalau dicampur ketan putih

      nah lapisan atas itu adalah si raginya ya, ya jamur itu sendiri.. aduk saja, nanti juga jamur putih2 itu bercampur dengan ketannya dan tidak terlihat lagi

      kalau mas Aldi mau coba lagi, coba campur dengan ketan putih, kalau mau coba lihat resepnya di http://www.monicsimplykitchen.com/2015/11/homemade-tape-ketan-hitam.html

      semoga berhasil

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.