Bolu Kukus Mekar Tanpa Emulsifier dan Air Soda

resep bolu kukus mekar

Membuat bolu kukus mekar memang menjadi tantangan tersendiri ya, nah pembuat bolkus mekar akan tersenyum sumringah jika buka tutup dandang kukusan dan melihat bolu kukusnya mekar semua, duh sesuatu kan..walaupun sederhana tetapi berarti. Sedih kalau bolu kukusnya mingkem yang tandanya terkena kutukan bolu kukus, he he he...

Nah kalau baca resep-resep beredar, komponen bolu kukus yang standar adalah emulsifier dan air soda (sprite) dan beberapa menggunakan baking powder juga. Nah lho dengan komponen standar ini saja saya belum pernah coba buat, hmmm tetapi merasa tertantang dengan resep bolu kukus mekar tanpa emulsifier, sprite dan baking powder..bisakah?

Dulu pernah buat bolu kukus mekar tanpa mixer tetapi tetap menggunakan baking powder, bisa lihat di resep bolu kukus mekar sawi hijau. Kemudian pernah buat yang mekar begini, hanya namanya brownies kukus mekar ala Ny. Liem. Wah kalau resep brownies kukus mekar Ny, Liem ini tidak diragukan lagi deh, bolu kukus coklat ini akan mekar semekar-mekarnya sampai bisa patah-patah karena terlalu mekar.

Kali ini saya lebih tertarik mencoba resep bolu kukus mekar tetapi tanpa zat aditif, hmmm cari-cari resep referensi eh ketemu di blongnya mba Maya Efendy - Pawon Ayu - bolu kukus mekar no food additives. Bolkus yang dibuat mba Maya memang mekar dan kelihatan cantik..penasaran jadinya. Versi mba Maya hanya pakai meises, tetapi berhubung sedang tidak ada stok meises maka pakai pasta pandan saja deh. Oh iya resep asli milik mba Aty FH-NCC, terima kasih resepnya mba-mba...

Kunci membuat bolu kukus bisa mekar adalah pastikan mengocok telur dan gula pasir sampai adonan benar-benar kental berjejak. Isi cup sampai benar-benar penuh. Gunakan api besar selama mengukus, perhatikan untuk tidak membuka tutup kukusan selama proses mengukus. Beri jarak yang cukup antara cup supaya masing-masing cup mendapat sebaran panas yang merata. Alasi tutup kukusan dengan serbet bersih untuk menghindari air menetes ke atas adonan bolkus. Nah supaya bagian bawah tidak bantat maka sebaiknya tidak mengisi kukusan dengan air sampai penuh sehingga golakan air bisa terkena bagian bawah bolu kukus. Isi sepertiga bagian saja.

Dari tips di atas itu, tadi saya cukup berani untuk tidak mengalasi tutup dengan serbet karena kukusan saya bagian atasnya ada kacanya, dan yang saya perhatikan selama ini, jika ada uap air dan sudah menjadi air maka airnya tidak akan langsung menetes ke bawah tetapi akan mengalir ke sisi tutup dan baru jatuh ke bawah. Sedikit spekulasi tadi, apakah akan tetap begitu selama proses mengukus, dan ternyata memang begitu, sedikit lega, tetapi tadi kurang pas, jadi ada beberapa cup terkena tetesan air juga di bagian tepinya.

Nah karena tidak saya alasi maka saya bisa intip proses bolu kukusnya merekah, duh senangnya ketika melihatnya merekah seperti bunga yang mekar begitu..he he he...jadi tadi kelihatan sekali adonannya pecah. Karena mengintip saya tahu bolkusnya mekar, hanya masih ada satu masalah, apakah setelah tutup kukusan diangkat mereka semua akan mingkem kembali?
Lega ternyata mereka tetap bermekaran, tidak ada yang menciut kembali.

Karena kukusan saya tidak besar, maka tadi 2 kali proses pengukusan, jadi setengah bagian menunggu antrian dan ternyata lega lagi, batch kedua baik-baik saja walaupun antri. 

Yang penasaran dengan resep ini, ini dia resepnya ya....

Bolu Kukus Mekar
untuk 10 buah

Bahan :
  • 1 butir telur
  • 4 kuning telur
  • 300 gr gula pasir butiran halus (saya gunakan 1 1/4 cup)
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • 250 gr tepung terigu protein rendah (saya gunakan 2 1/4 cup)
  • 50 gr tepung maizena (saya gunakan 1/4 cup)
  • 250 ml susu cair
  • meises atau 1/2 sendok teh pasta pandan

Cara membuat :
  1. Siapkan cetakan bolu kukus berlubang, isi dengan paper cup, sisihkan
  2. Campur tepung maizena dan tepung terigu, ayak dan sisihkan
  3. Panaskan kukusan dengan api kecil dulu
  4. Kocok dengan mixer kecepatan tinggi gula dan telur sampai kental berjejak kurang lebih selama 15 menit (tergantung mixer masing-masing)
  5. Masukkan bubuk vanili, kocok sebentar lagi
  6. Kurangi kecepatan mixer di kecepatan rendah, masukkan tepung dan susu cair secara bergantian dan bertahap masing-masing (tepung dulu, susu cair kemudian kocok lagi, masukkan lagi tepung dan susu cair, kocok lagi kemudian masukan semua tepung dan susu cair, kocok kembali hingga rata)
  7. Matikan mixer, jika menggunakan meises, tambahkan meises, aduk rata dengan spatula
  8. Jika menggunakan pasta pandan, ambil kurang lebih 1/3 bagian adonan, letakkan di dalam mangkuk, tambahkan pasta pandan dan aduk rata
  9. Sementara kita mengisi adonan ke cup, besarkan api kompor dan biarkan air di kukusan mendidih
  10. Isi setiap cup dengan adonan putih sampai hampir penuh, isi dengan adonan hijau di bagian tengah sampai cup penuh, lakukan untuk beberapa cup sesuai dengan kapasitas kukusan
  11. Kukus dengan api besar kurang lebih selama 20 menit
  12. Keluarkan dari kukusan dan dinginkan


bolu kukus tanpa emulsifier dan air soda
bolu kukus mekar tanpa emulsifier

Nah semoga resep bolu kukus mekar tanpa emulsifier dan air soda serta baking powder ataupun baking soda ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga suka...


 
NewerStories OlderStories Home

16 comments:

  1. wah mekarnya cakep gitu, gak malu-malu. Aku dah lama nggak bikin bolkus gini deh, jadi kangen

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba lega juga jadinya bisa mekar juga....ayo mba buat lagi bolkusnya...jangan lupa kirim ke batam ya..he he he..

      Delete
  2. Alhamdulillahlah resepnya sukses.ibuuu...terima kasih sudah berbagi resep.saya mohon izin pakai resepnya untuk demo masak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah senang deh kalau sukses mengeksekusi resep ini, terima kasih ya sudah mencoba..
      Silakan mba Sri...dipakai resepnya untuk demo masak...semoga sukses ya demo masaknya...terima kasih sudah berkunjung ya mba...

      Delete
  3. itu resep utk 20 cup mba.. lol. baru coba soalnya. untuk rasa, ini resep trbaik mnurut saya. gak trlalu manis. cuman saya msh kurang puas di teksturnya. mba pernah coba tepung premix bolu kukus mawarnya Pondan? itu deh yg the best. teksturnya ngapas tapi gak berat. sampai skarang pnasaran gimana buatnya from scratch..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba Devi kalau cupnya kecil ya bisa jadi 20 buah, nah kalau lebih besar ya bisa jadi 5, jadi menyesuaikan dengan besar kecil cetakan juga kan...
      kalau masalah tekstur memang bolkus yang ini lebih padat secara kan memang tidak pakai emulsifier dan air soda, kalau mau coba resep yang pakai emulsifier dan air soda, teksturnya pasti lebih ringan mba
      belum pernah coba pakai premix mba, jadi belum tahu deh perbandingannya, lain kali mungkin saya coba, kalau mau coba lihat komposisi bahan di kemasan tepung premixnya mba, nah ketahuan deh bahan-bahan yang digunakan, kalau mau buat from scratch, komposisi bahan tersebut dijadikan panduan...

      Delete
  4. makasih banyak mba resepnya. ku ngubek2 resep sejam sendiri kebanyakan pake emulsifier ma air soda. ehh ga nemu di alfamart emulsifier, terlanjur udah beli cetakan bolkus tapi ga berlubang. langsung deh googling, kesasar disini. nyoba eksekusi sukses berat mba meski cetakanny tanpa lubang, merekah 3 belahan. satu resep ini jadi 20 biji, 3 kali kukus. senangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Ayu,
      sama-sama mba, aih senangnya akhirnya sukses ya dengan bolu kukusnya, walaupun menggunakan cetakan tanpa lubang, oh iya jadi 20 biji ya, banyak juga ya... berarti memang saya buat ini besar sekali jadi hanya 10 biji he he he..

      terima kasih sudah mampir dan menyempatkan waktu menulis komentar di sini, senang kalau ada feedback...sukses selalu mba Ayu...

      Delete
  5. aku baruuuu aja bikin yg mekar tapi mingkem huhuhu
    coba ya resep ini sapa tau bisa ngakak hikx

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi hi....kena kutukan bolu kukus ya mba Echa..
      wah semoga pakai resep ini bisa ngakak ya..

      Delete
  6. tooop banget resepnya mbak.. sekali coba, langsung jadi.. temen2 pada minta resepnya.. saya share link webnya ya mbak...
    dankeeee....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Chatila, wah senang sekali saya kalau mba bisa sukses membuat bolu kukus ini.. silakan dishare mba.. senang deh kalau bisa bermanfaat ya..

      bitte...

      Delete
  7. Sdh saya coba mbak Monic, and berhasil merekah. Bentuk rekahannya bervariasi, tdk masalah. Ya bener, rasanya lembut dan padat jadi mengenyangkan. Terima kasih.
    Sisca - Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba Sisca, bentuk rekahannya bervariasi ya, kadang ingin juga sih merekahnya bagus begitu ya mba, belah 4 atau 3 tapi dengan bentuk yang sama he he he
      iya mba bener ya padat tapi lembut dan pastinya mengenyangkan

      terima kasih sudah mencoba resep ini dan menuliskan komentar di sini ya mba

      Delete
  8. Hi mba Monica, apakah saya bisa ganti tepung terigu protein sedang dng all purpose flour ? Juga kalau gulanya saya kurangi, apakah akan pengaruh mekarnya kue krn saya ga suka manis? Clara - Australia

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Clara, bisa saja mba diganti all purpose flour, gulanya bisa dikurangi mba, sesuaikan selera saja, nah mengenai hasil sepertinya tidak begitu berpengaruh, maaf saya belum pernah coba tapi menurut feeling saya sih tidak pengaruh ke mekarnya kue, hanya mungkin kurangi takaran gulanya tidak terlalu signifikan

      kalau menurut saya pribadi, bolu kukus dengan resep ini rasa manisnya tidak kebangetan, secara saya pernah makan bolu kukus yang manisnya kebangetan, tapi kembali ke selera sih, mungkin masih terlalu manis buat mba Clara he he he

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.