Kukis Coklat Oreo



resep chocolate oreo cookies

Edisi cookies lagi ya...hari ini mumpung ada sedikit mood buat ngeblog, dimanfaatkan dulu moodnya, secara berapa hari ini entah kenapa kok malas sekali posting resep, padahal ya sudah banyak resep antri, halah... nah kali ini saya mau posting resep kukis coklat oreo atau Oreo Chocolate Cookies.

Ini ceritanya permintaan Sophie juga neh buat cookies begini, ketika saya cari-cari cookie cutter saya, nah ketemu dengan cookie cutter yang dibeli beberapa waktu lalu di Carrefour, cookie cutter warna-warni dengan aneka bentuk. Biasalah neh Sophie itu kalau saya ajak ke daerah peralatan kue selalu tertarik dengan cookie cutter, mungkin karena bentuknya yang lucu kali ya.

Nah dalam satu set cookie cutter ini ada 5 buah cookie cutter, tapi yang cukup bagus bentuknya dan lebih mudah digunakan hanya yang bentuk hati dan bunga ini. Jadilah 2 ini saja yang digunakan. Mulai deh sibuk kami berdua di dapur membuat cookies coklat oreo ini. Mempersiapkan adonan kukis ini tidaklah susah, secara saya tidak gunakan mixer, hanya menggunakan balloon whisk, tapi yang lama itu adalah mencetak kukisnya.

Mencetak cookies oreo ini sih samalah ya dengan cara mencetak adonan kue kering lainnya yang menggunakan cookie cutter, misal kastengels, putri salju atau sugar cookies atau kue kering lainnya dengan cetakan. Jadi adonan digilas dulu dengan ketebalan yang diinginkan lalu baru deh dicetak. Nah supaya mudah, letakkan adonan di antar 2 buah plastik wrap, baru digilas, dengan cara ini adonan sangat mudah digilas tanpa lengket di penggilas. Penggilas sendiri saya gunakan rolling pin dari bahan kayu. 

Oh iya untuk toppingnya sangat mudah, hanya butuh coklat leleh dan oreo tanpa krim yang dihaluskan. Nah coklatnya ditim ya, sama halnya seperti melelehkan coklat kalau ingin membuat coklat praline, coklat lolipop ataupun olahan coklat lain. Karena ini menggunakan coklat putih, sebaiknya melelehkan coklatnya cukup dengan air panas saja, jangan sampai air mendidih. Jadi siapkan panci berisi air, lalu siapkan mangkuk stainless steel yang berisi irisan coklat putih (ingat untuk mengiris coklat dengan ukuran yang kecil supaya cepat meleleh). Letakkan mangkuk berisi coklat di atas panci berisi air panas, aduk-aduk dengan sendok hingga coklat meleleh.

Di sini saya menggunakan coklat putih merk mercolade, jenis coklat compound yang sangat mudah didapatkan di pasaran, bisa beli di toko bahan kue ataupun di swalayan. Tapi memang untuk harga lebih murah di toko bahan kue. Selain merk mercolade, bisa juga gunakan merk colatta ataupun merk tulip. Merk lain saya belum pernah coba, siapa tahu ada yang bagus juga. Ciri coklat yang bagus adalah ketika dilelehkan dengan menggunakan air panas, coklatnya akan meleleh bukan menggumpal, nah kalau menggumpal berarti coklatnya tidak bagus ya, tidak bisa digunakan.

Okey deh, kembali ke resep kukis coklat oreo ini ya, nah berikut resepnya ya... silakan.... oh iya di sini saya menggunakan margarin, kalau mau menggunakan mentega/butter, silakan saja ya, atau mau dicampur, silakan...

Oh iya lagi, sekalian ya dibahas sedikit tentang beda margarin dan mentega/butter. Kalau di resep cookies atau cake, suka ada margarin, butter/mentega... nah margarin itu terbuat dari  bahan nabati ya, sebut saja merk yang umum di pasaran, blueband, simas, palmia, forvita. Lalu mentega atau butter ini terbuat dari produk hewani (susu), dan merk di pasaran adalah elle&vire, anchor, orchid, wijsman, hollman, lurpak. Di kemasan sendiri suka tertulis ya butter ataupun margarin.

Nah kalau dari segi rasa, memang kalau menurut saya lebih enak menggunakan butter/mentega, tapi itu kembali lagi ke selera. Selain itu biasanya kalau menggunakan butter/mentega di kue kering, biasanya bentuknya akan melebar, jadi butter ini cocok untuk cookies yang melebar seperti bentuk cookies goodtime (upss sebut merk), adonan hanya disendokkan atau dibentuk bola nah ketika dipanggang cookies akan melebar. Jadi tidak begitu pas jika akan membuat cookies dengan bentuk yang dipertahankan, biasanya akan dicampur dengan margarin, sebut saja nastar. Jika menggunakan full butter maka eng ing eng, nastar akan melebar dengan suksesnya ketika dipanggang, itulah kenapa biasanya membuat nastar menggunakan butter dan margarin dengan perbandingan tertentu.

Atau kalau mau menggunakan margarin dengan aroma butter (disini margarinnya sudah dicampur dengan butter dengan perbandingan tertentu, di pasaran sudah ada yang namanya blue band cake n cookies atau palmia royal, nah ini tekstur margarin kokoh tetapi harum butter).

Upss kepanjangan lagi... ini dia resepnya...silakan...

Kukis Coklat Oreo
untuk 1 toples 500 gr

Bahan :
  • 150 gr margarin (saya gunakan merk palmia)
  • 60 gr gula halus
  • 1 kuning telur
  • 200 gr tepung terigu protein rendah (saya gunakan merk kunci biru)
  • 30 gr coklat bubuk
  • 20 gr tepung maizena

Topping :
  • 50 gr coklat putih compound (lelehkan)
  • oreo tanpa krim secukupnya (haluskan)

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, ayak tepung terigu, coklat bubuk dan maizena, sisihkan. Di mangkuk yang lain campur margarin dan gula halus, kocok dengan balloon whisk hingga tercampur rata dan lembut
    membuat oreo kukis coklat
  2. Masukkan kuning telur, aduk rata kembali, lalu masukkan tepung secara bertahap, aduk dengan sendok kayu, setelah mulai tercampur, aduk perlahan dengan tangan beralas sarung tangan plastik, jangan berlebihan mengaduknya, cukup asal tercampur dengan baik
    cara membuat coklat kukis oreo
  3. Siapkan plastik wrap, letakkan secukupnya adonan di antara plastik wrap, tutup kemudian gilas dengan ketebalan kurang lebih 4-5 mm, cetak dengan cookie cutter, letakkan di loyang tanpa dioles margarin
  4. Lakukan sampai selesai
  5. Panggang di oven yang sudah dipanaskan sebelumnya yang di set di suhu 150 derajat celcius selama kurang lebih 20-25 menit sampai kukis kelihatan kering dan sudah mulai harum (tergantung oven masing-masing, kenali oven masing-masing ya), keluarkan dari oven dan dinginkan

Penyelesaian :
Siapkan coklat leleh dan oreo halus, celupkan kukis coklat ke dalam coklat putih leleh di bagian permukaan saja, lalu letakkan di loyang, lakukan untuk beberapa kukis, misalnya 7 buah kukis, lalu beri topping oreo sebelum coklat putih mengeras. Lakukan lagi hingga selesai dengan catatan jika coklat putih sudah mulai mengeras, tim kembali.

Biarkan coklat mengeras, kemudian simpan di dalam toples.


resep cara buat kukis coklat oreo

Nah semoga resep kukis coklat oreo ini bisa bermanfaat ya, bisa menambah koleksi kue kering lebaran juga... memberi inspirasi varian kue kering... silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Enak....pengen coba bikin buat lebaran nanti.thx mbak Monic:-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mangga mba Yuyu, dicoba buat lebaran, semoga cocok dengan selera ya...

      Delete
  2. Hi mba monic....aq suka bgt blogwalking di sini. Tq resepnya ya mba....pengen buat utk lebaran ahhh.... salam kenal ya mba dari Medan nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo... mba siapa neh...he he he...wah dari Medan...salam kenal juga dari Batam mba
      selamat mencoba ya mba, semoga cocok loh ya dengan selera.. pas memang buat kukis lebaran ya..
      terima kasih loh ya karena sering mampir di sini

      Delete
  3. Nah yg ini aku udh coba jg mba,smbari nunggu butter cake buah kering mateng tadi.Anak2 rebutan nyetak "star".Aku gk pk toping oreo.wong cookieny aja dh maniss bgt...Thank you ya mba udah berbagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he iya mba, memang sudah manis ya cookiesnya, topping begini buat mempercantik saja, kalau mau bisa juga kurangi takaran gulanya supaya bisa diberi topping

      terima kasih mba Evelin karena sudah coba resep ini ya, dan resep butter cake buah keringnya

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.