Dodol Agar Palembang (in cup)



dodol agar palembang

Masih postingan makanan Palembang neh, kali ini saya posting resep dodol agar dalam cup ya. Nah kalau bicara dodol agar, memang ini sebenarnya agar-agar tapi berasa dodol? sudah terbayang makan dodol? kan kenyal-kenyal manis berminyak kan? nah kalau dodol agar memang berasa berminyak seperti dodol hanya lembut agar? sudah bisa membayangkannya? jiahhhh...

Dodol agar ini saya buat beberapa hari yang lalu sebelum membuat pempek. Entahlah berapa hari ini kok saya cenderung ingin makan-makanan khas Palembang lagi. Jadi dimulai lagi dengan dodol agar. Hmmm dulu saya pernah buat dodol agar dan sudah saya posting di blog ini ya. Hanya waktu itu saya agak tanggung menambahkan jumlah santannya. Walaupun rasanya sudah mirip dengan dodol agar yang biasa saya makan, hanya rasanya lebih mild. Dulu buat juga menggunakan coklat bubuk yang agak cerah, kali ini buat dengan coklat bubuk yang gelap, nah jadi warnanya sekarang lebih gelap, sudah sangat mirip dengan dodol agar kebanyakan.

Dodol agar ini adalah salah satu makanan favorit saya, duh senangnya kalau diberi tetangga dodol agar satu loyang, bisa banyak saya menghabiskannya. Nah kalau versi tetangga saya, dodol agarnya berwarna gelap dan sangat padat dikarenakan penggunaan agar-agar bubuk yang banyak. Kalau versi saya kali ini tidaklah sepadat seperti buatan tetangga saya di Palembang. Tapi untuk rasa, jangan kuatir... sudah enak.. he he he...

agar agar dodol palembang

Bagaimana dengan penilaian Sophie tentang dodol agar ini? ternyata dia suka, dalam satu kali makan langsung habis 3 cup, uppss bukan cup besar ya, ini cup ukuran kecil. Sengaja neh saya sedia cup-cup begini di dapur, siapa tahu buat puding kan praktis. Dulu saya biasa sedia cup ukuran besar, dan setelah saya cari tahu lagi, ternyata di toko plastik dan kemasan di dekat rumah, ada menjual 2 jenis cup, ukuran besar dan kecil, ya sudah saya pilih yang kecil. 

Nah karena Sophie suka, keesokan harinya baru deh saya bawakan agar dodol ini sebagai bekalnya ke sekolah.

Okey deh, tanpa lama-lama lagi, langsung ke resep ya... silakan..

Dodol Agar Palembang

Bahan :
  • 1 bungkus agar-agar plain kemasan 7gr
  • 500 ml santan sedang (saya gunakan 2x65ml santan instan ditambah air sehingga menjadi 500ml)
  • 120 gr gula pasir
  • 2 sendok makan coklat bubuk warna gelap, larutkan dengan 3 sendok makan air panas
  • 5 sendok makan susu kental manis (bisa gunakan yang coklat atau putih, saya gunakan yang putih)

Cara membuat :
Di panci, campur semua bahan, aduk rata, masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk, masak hingga mendidih dan sedikit mengental, matikan api, hilangkan uap panasnya, tuangkan ke dalam cup plastik (atau tuang ke cetakan puding yang sudah dibasahi dengan air matang). Biarkan mengeras, simpan di kulkas, nikmati kala dingin.


agar dodol cup


Nah semoga resep dodol agar khas Palembang dalam cup ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



NewerStories OlderStories Home

4 comments:

  1. Ini agar coklat biasa kan mba? Cuman krn pake coklat bubuk warna gelap jd kyk dodol. Gitu ya mba?
    -Rini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini bukan agar coklat biasa sih mba, karena ada penggunaan santan juga mba, jadi rasanya mirip dodol, dan sebenarnya kalau versi asli dimasak cukup lama, jadi rasa dodolnya muncul karena santan dimasak lama, kurang lebih begitu mba Rini

      dimasak dengan coklat bubuk warna agak cerah juga bisa, nah pas makan baru deh berasa beda dengan agar coklat biasa

      Delete
  2. Kemarin siang saya baru saja berkomentar di Dodol Agar Palembang, eh... Ternyata ada lagi yang versi baru. Duh, jadi makin penasaran sama rasanya.

    Mba Monic lagi kangen Palembang ya, posting tentang makanan Palembang terus? Hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi penasaran ya... nanti dicoba ya kalau sudah bisa makan beginian..

      iya kali ya... mungkin kangen makan makanannya saja kali mba he he he..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.