Kulineran di Palembang : Mie Celor 26 Ilir



mie celor 26 ilir

Akhirnya jadi juga menikmati kuliner yang cukup terkenal ini, apalagi kalau bukan mie celor 26 Ilir H. M. Syafei Z. Dengan benar-benar diniatkan eh kesampaian juga. Walaupun penuh perjuangan perjalanan dari 2 Ilir di mana saya tinggal ke 26 Ilir yang ternyata jaraknya cukup jauh.

rumah makan mie celor 26 ilir

Walaupun saya lahir dan besar di Palembang, ternyata baru sekali itu saya menginjakkan kaki di 26 Ilir...what??? he he he...jadi agak-agak juga deh ketika menuju perjalanan ke 26 Ilir ini. Hmmm jadi kala itu saya, adik perempuan saya dan Sophie saja yang pergi ke rumah makan mie celor ini. Nah okelah kalau dari 2 Ilir ke bundaran mesjid Agung, saya paham dengan daerahnya, begitu sudah masuk ke daerah 26 Ilir baru deh merasa kalau itu pertama kalinya saya ke sana.

Ternyata di daerah menuju 26 Ilir ini (setelah bundaran mesjid Agung), banyak pengrajin lemari khas Palembang yang khas dengan ukirannya, nah ini saya baru tahu juga, oalah..ternyata ada ya pembuatan lemari khas Palembang di daerah tersebut.

Perjalanan ke 26 Ilir ini kendalanya adalah ketika berada di jalan Jendral Sudirman, mulai dari Internasional Plaza sampai dengan bundaran mesjid Agung, macet sekali, duh harus sabar ya...memang jalan ini macetnya bukan kepalang, apalagi jam pulang kerja.  

Walaupun gambarnya kabur, karena saya ambil fotonya ketika mobil sedang jalan, tapi cukup mendingan deh, ada penampakan jembatan Ampera, walaupun nun jauh di sana. Terlihat kan padatnya lalu lintas menuju ke arah jembatan Ampera (ke arah Seberang Ulu, yaitu - Plaju-Kertapati-Jakabaring, dll) Tetapi arah sebaliknya malah lengang.

jembatan ampera dari kejauhan

Nah sampailah kami di tempat tujuan, wah ternyata rumah makan mie celor 26 ilir ini sih biasa saja, hmmmm semakin penasaran dengan rasa mie celor ini. Akhirnya kami pesan 2 porsi mie celor, tapi eits walaupun sudah tidak sabar ingin segera menikmatinya, keharusan..foto-foto dulu.

Dan begitu saya menyendokkan suapan pertama, beuh...rasanya enak sekali...adik saya tanya : cak mano? lemak dak? Lalu saya jawab duh..lemak nian ini mie-nyo...  (artinya : bagaimana? enak tidak? jawaban saya, enak sekali mie-nya)
Lanjut lagi pertanyaan adik saya, enakan mana dengan mie celor yang pernah kamu buat yang sudah tayang di blogmu? Jawab saya tentu saja enakan mie celor 26 ilir donk. Yang saya buat itu kuahnya kurang kental, mienya juga pakai mie telur biasa. Hmmm tetapi rasanya sudah mendekatilah walaupun sedikit. Buat orang perantauan mie celor tersebut sudah mantapnya itu.

Nah memang dari segi rasa jelas lebih enak mie celor 26 Ilir ini, kuahnya begitu gurih dan kental, mienya empuk (ukuran mienya besar-besar, tidak standar, mie homemade sepertinya). Isian mie celor ini sederhana saja, ada mie kuning, tauge, irisan telur rebus, taburan bawang goreng dan irisan daun kucai, serta ada cincangan udang rebus. Yang buat mie ini enak sekali ya tentu saja kuahnya itu...

Oh iya, harga satu porsinya adalah 15 ribu rupiah. Hmmm harganya cukup bersahabat dengan kantong kan. 

mie celor 26 ilir

Yang suka pedas, tentu saja jangan lewatkan cabai halus yang sudah disediakan di meja. Nah menurut saya sambalnya biasa saja, sambal standar, sambal umumnya orang Palembang, rasanya sama dengan sambal kerupuk kemplang.

Karena saya pikir susah ya kalau mau ke tempat itu lagi, akhirnya bungkus juga deh buat dibawa pulang, rasanya belum puas kalau hanya menikmati satu porsi mie celor tersebut.  Jadi begitu sudah sampai di rumah, segera masukkan ke dalam kulkas untuk dinikmati keesokan harinya. Walaupun memang pastinya tidak seenak kalau makan di tempat.

Jadi keesokan harinya mie celor tersebut saya panaskan, dan beginilah penampakannya seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Tidaklah seenak kalau makan di tempat, walaupun begitu rasanya tetaplah enak.

mie celor

Nah yang penasaran dengan mie celor 26 Ilir H. M. Syafei. Z ini, kalau sedang berada di Palembang, jangan lewatkan ya kulineran mie celor ini, dijamin tidak menyesal, karena rasanya yahud sekali. Silakan meluncur ke sana ya... selamat mencoba...




NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Nah ini nieh yang saya suk mbak, menyisipkan bahasa daerah kedalam tulisannya, sambil baca sambil belajar bahasa daerah, hehehe. Wah biasanya tuh mbak, mentang - mentang daerahnya sendiri terus memeng kalau untuk mengeksplorer (rumput tetangga lebih hijau sieh). kalau *Mie-nyo lemak nian*, bagi donk kak, hehehehe. Ma'af mbak ilat saya kecetit, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. huahaha...bisa aja nih mas Anis..
      ntar kalau mas Anis kulineran ke Palembang, baru deh bisa makan mie celor ini...semoga nanti mas Anis bisa review kuliner sampai keluar Jawa...amin...

      Delete
  2. mie celor 26 emang legendaris banget di antara para penjual lainnya entah kenapa rasanya disini pas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh koh Huang, rasanya memang endess surendess pokoknya mie celor 26 ilir ini

      terima kasih ya sudah mampir

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.