Bakpao Ayam



resep bakpao ayam

Kemarin tiba-tiba ingin makan bakpao, seru kali ya makan bakpao lagi, hmm sudah terbayang roti lembut isi ayam yang manis...hmmm sedap. Jadilah sibuk sebentar di dapur, hmm tidak sebentar juga kali ya.. cukup lama he he he..karena roti isian begini memang membuatnya cukup menyita waktu, tapi hasilnya sepadanlah ya... 

Nah walaupun saya masih ada tepung pao, yang pernah saya posting resepnya di bakpao ayam dan wortel dengan tepung pao, tapi kali ini mau buat yang versi biasa saja, campuran tepung terigu protein rendah dan sedang. Biasanya saya buat bakpao dengan menggunakan susu cair, tapi kali ini mau buat yang versi hemat saja, dengan air saja. Tapi hasilnya tidak kalah enak kok, aih menulis beginian lihat foto bakpao lagi serasa ingin makan lagi...jiahhh..

Jadi kemarin itu saya dan Sophie puas sekali makan bakpao, terutama saya ya.. jadi kemarin itu saya dan Sophie tidak makan nasi... bapaknya sampai katakan awas loh sakit perut nanti cuma makan bakpao.. lalu saya balas..orang bule saja makan roti tidak makan nasi tidak masalah. Tapi benar deh sangat kenyang makan bakpao ini..sukses membuat saya dan Sophie mabuk bakpao. Walaupun kemarin kenyang bakpao tapi rasanya hari ini ingin makan lagi ha ha ha..

Oh iya, saya buat juga versi bakpao tanpa isi, tidak berbentuk mantau sih hanya bentuk bulat biasa tapi tanpa isi. Atas permintaan Sophie, secara dia suka bakpao tanpa isi, walaupun tetap makan juga yang dengan isi.

Saya memilih resep ini karena memang saya sudah suka sekali dengan resep ini, membuatnya gampang tidak perlu menguleni dengan serius, hanya butuh waktu sebentar saja menguleni hanya sampai adonan tercampur rata.

Oh iya kunci membuat bakpao supaya tidak mengkerut kala tutup kukusan dibuka adalah gunakan api besar dan mengukusnya tidak boleh terlalu lama, kemarin itu saya hanya mengukusnya selama 6-7 menit saja. 

Oh iya satu lagi, jangan terlalu lama proses fermentasinya ya.. nah karena kukusan saya kecil, jadi untuk satu resep di bawah ini yang menghasilkan 20 buah bakpao maka proses mengukusnya bertahap, satu kali kukus hanya bisa 3 buah bakpao saja. Dan ternyata di bakpao terakhir yang dikukus, begitu tutup kukusan diangkat, sedikit mengkerut. Nah ada baiknya punya kukusan yang cukup besar ya.. jadi bisa mengukus lebih banyak atau buat sedikit saja, bertahap sehingga tidak ada adonan bakpao yang menunggu terlalu lama untuk dikukus.
Sippp ahhhh, berikut resep bakpao ayam yang saya buat kali ini ya.. silakan..  (oh iya resep rotinya kurang lebih sama dengan resep pao sayur yang pernah saya posting sebelumnya)

Bakpao Ayam

Bahan roti pao :
  • 300 ml air hangat, atau bisa gunakan susu cair hangat (jangan sampai panas, ragi akan mati jika panas)
  • 3 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 2 sendok teh ragi instan 
  • 300 gr tepung terigu protein sedang, misal merk segituga biru atau bola salju
  • 200 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru atau hana emas
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh baking powder (optional, biasanya saya tidak pakai tapi kali ini pakai) 
  • 3 sendok makan minyak goreng

Bahan isian :
  • 300 gr dada ayam tanpa tulang dan kulit, potong kotak kecil
  • 5 siung bawang putih, cincang
  • 2 buah bawang bombay ukuran sedang, potong sesuai selera
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan kecap asin (saya gunakan kecap asin gelap)
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan 150 ml air
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Buat adonan roti terlebih dahulu : di mangkuk ukuran sedang, larutkan gula dengan air hangat, tambahkan ragi, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit sampai berbuih
  2. Di mangkuk ukuran cukup besar, campur tepung, garam dan gula, baking powder, aduk rata dengan sendok atau balloon whisk
  3. Tuangkan campuran ragi, susu dan gula, aduk asal rata, beri minyak, aduk lagi dengan sendok, kemudian uleni dengan tangan hingga kalis dan adonan menyatu dengan baik, uleni selama kurang lebih 5 menit
  4. Bentuk bulat adonan tutup dengan plastik wrap dan diamkan selama kurang lebih satu jam sampai adonan mengembang kurang lebih 2x
  5. Sementara itu kita siapkan bahan isian : tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum dan bawang bombay transparan, tambahkan dada ayam, aduk rata dan masak hingga berubah warna, masukkan kecap manis, kecap asin, saus tiram, minyak wijen, gula, aduk rata
  6. Tuangkan larutan maizena, aduk rata, tambahkan merica bubuk, aduk rata kembali, masak hingga mengental, cicipi rasanya, bisa tambahkan kembali kecap manis atau asin sesuai selera, angkat dan dinginkan sejenak
  7. Penyelesaian : Siapkan kertas roti, potong-potong ukuran kurang lebih 8cmx8cm atau gunakan paper cup
  8. Setelah 1 jam, kempiskan adonan, bagi menjadi 20 bagian, bulatkan masing-masing adonan, letakkan di tempat beralas tepung tipis,
  9. Ambil satu adonan, dimulai dengan urutan dari yang pertama kali dibulatkan,  gilas hingga diameter kurang lebih 12-14cm, beri isian kurang lebih 1-2 sendok makan, tutup isian dan cubit-cubit bagian atasnya
  10. Letakkan di atas kertas roti/paper cup, sementara itu panaskan kukusan hingga air mendidih, lakukan untuk beberapa buah sesuai dengan kapasitas kukusan, diamkan selama kurang lebih 5 menit, begitu air kukusan sudah mendidih, kukus bakpao (masukkan bakpao secukupnya, beri jarak karena bakpao akan mengembang), sementara mengukus, lakukan proses mengisi adonan.
  11. Kukus selama kurang lebih 6-7 menit dengan api besar, alasi tutup kukusan dengan serbet bersih (jangan terlalu lama untuk mencegah pao berkerut)
  12. Angkat, lakukan untuk sisa adonan bakpao

bakpao ayam simpel

Nah semoga resep bakpao ayam yang simpel ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba..



NewerStories OlderStories Home

6 comments:

  1. Duhh...gambar yg bawah seakan mengejek diriku hihihii...
    Mmg lbh cantik klo pake tepung pao ya mba.

    RINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi hi hi.. ayo buat mba.. he eh mba kalau pakai tepung pao permukaannya lebih cantik

      Delete
  2. Mau..., mau....
    Yang tanpa isi aja seperti punya Sophie, satuuu aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama ya seleranya tante Ima dengan Sophie, kalau dekat bisa rebutan ini he he he

      Delete
  3. Hahaha,,,, setuju mbak ama sampean, yang ngirit saja pakai air saja. Tidak menggunakan susu cair,,,, Kalau saya mah yang penting kenyang, hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh mas Anis...ngirit ini ceritanya..betul-betul.. sing penting wareg yo..

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Silakan kalau mau mempromosikan blog/website, gunakan komentar dengan nama atau nama blog/website dan url, tetapi komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.