Monic's Simply Kitchen: Korea
Showing posts with label Korea. Show all posts
Showing posts with label Korea. Show all posts

Thursday, September 26, 2019

Gochujang Chicken (Ayam Gochujang)

Scroll down for Bahasa Indonesia

gochujang chicken recipe
This is my second chicken gochujang or ayam gochujang in bahasa Indonesia. Success in making my gochujang (Korean chili paste), this is one of the recipe using my gochujang. Even though I can find store-bought gochujang easily, but I think making my homemade gochujang is really satisfying, easy and mostly cheap.

Of course, the gochujang I made is the Indonesian version, soybean powder is substituted with tempeh powder. After making Korean army stew or budae jjigae, then I tried this gochujang chicken. My daughter Sophie "Pipi" asked me for her lunch, what is this ibu (mom)? Is it delicious? spicy? I said, It is gochujang chicken, yes it is delicious and a little bit spicy. Okay, ibu, I think I will try it. She ate the gochujang chicken with rice, no sound but from her sweat, I knew that it was spicy for her. She said that it was spicy but delicious, and she wanted it for dinner too.

Gochujang chicken taste like sweet crispy chicken or Korean baked chicken. But it is more spicy because I used homemade gochujang which use local chili powder. I used bone-in skinless chicken thigh for this gochujang chicken.

Chicken sweet flavor is not my husband's favorite. But because it is a Korean dish, he with no protest ate this gochujang chicken or maybe because there was no choice, his wife didn't cook anything except this gochujang chicken, he had to eat it or he would get starving. Sometimes when I am in a good mood and think about him, I will cook what he loves. But usually what he loves most is what I hate, so when I cook his favorite dish, I will cook another food for me, just simple food like omelet or instant noodles, lol.

You know, sometimes I can eat rice with sambal only. It is enough for me or maybe rice with fried tofu. The important thing I can eat and don't feel starving. My husband can't do that, he prefers not to eat rather than to eat only with rice and sambal. Different indeed but still love each other, lol 😂

Okay, lets go to the point.. so where is the gochujang chicken recipe? This is it..

Gochujang Chicken

Ingredients :
  • 6 pcs bone-in skinless chicken thigh
  • 1 pc lime
  • 2 tablespoons vegetable oil 


Seasoning :
  • 3 cloves of garlic, grated
  • 2 cm of ginger, grated
  • 1 tablespoon dark soy sauce
  • 2 tablespoons gochujang
  • 1 tablespoon honey
  • 1 tablespoon lime juice or vinegar
  • 2 tablespoons sugar
  • 1 tablespoon sesame oil
  • 1 tablespoon sweet soy sauce (or add more 1 tablespoon soy sauce and 1/2 tablespoon sugar)


Optional :
  • toasted sesame seeds
  • chopped green onions


Directions :
Marinate chicken with lime juice for at least 15 minutes, rinse. Mix all seasoning, add chicken and toss to coat the chicken. Marinate the chicken minimum 3 hours or overnight in the refrigerator. Heat oil in non-stick skillet, add chicken thigh and all the seasoning. Cook chicken thigh in low heat until cooked through, flip the chicken in the middle of cooking.
Time to plating, sprinkle with toasted sesame seeds and chopped green onions, serve immediately with rice, enjoy.


gochujang chicken easy recipe


Bahasa Indonesia 

Haloo... wuihh rajin nih saya.. terlalu rajin malah, pakai bahasa Inggris juga... gaya kan? ha ha ha... karena pakai bahasa Inggris jadinya lama euy..
maklum sudah lama saya tidak menulis pakai bahasa Inggris, sudah sejak saya berhenti bekerja. Kalau dulu rajin, apalagi kalau sudah menulis email, mau tidak mau harus bahasa Inggris. Nah apalagi ada tanggung jawab harus menulis prosedur kerja atau sop (standard operational procedure), mau tidak mau harus.. tetap juga ada tapinya neh, kalau itu kan paling kata-katanya tidak begitu banyak ragam toh... beda kalau harus menulis cerita yang ngalor ngidul, harus banyak variasi kata kan..

Tadinya saya sempat bingung, belajar lagi dulu grammar atau tidak ya, secara kalau menulis itu yang penting grammar kan, beda kalau kita berbicara, yang penting lawan bicara mengerti walaupun disertai dengan bahasa isyarat juga, ha ha ha..

Tapi kalau belajar lagi terlalu lama, kan sekarang jamannya sudah maju cint.. saatnya menggunakan internet dengan segala rupa yang kita perlukan... ahai...

Wokelah ke depan semoga saya tetap semangat menggunakan 2 bahasa, walaupun tentu saja harap maklum ya bahasa Inggris saya itu entahlah... tidak ada proof reader nya juga.. jadi kalau ada yang menemukan kalimat janggal harap maklum ya... saya kan bukan vikinisasi yang cas cis cus berbahasa inggris.

Jadi ceritanya kali ini saya posting resep ayam gochujang ya (gochujang chicken) atau ayam dengan pasta cabai ala Korea. Masih dalam edisi menggunakan pasta cabai atau gochujang homemade yang pernah saya buat sebelumnya, nah ini nih salah satu masakan yang enak kalau menggunakan gochujang.

Rasanya mirip dengan resep korean crispy chicken dan korean baked chicken yang pernah saya buat dulu. Hanya kali ini rasanya sedikit lebih pedas, karena kalau dulu kan gochujangnya beli di swalayan ya, kalau kali ini gochujang buatan sendiri dan cabai bubuknya lokal lagi, lebih pedas rasanya.

Mungkin sebenarnya gochujang itu ada yang pedas ada yang sedang kali ya, asli versi Korea. Secara kalau beli mie instan Korea itu apalagi yang ada embel-embel hot... alamak saya benar-benar kepedasan. Ada tuh mie goreng yang rasa keju, enak sih.. tapi kapok saya makan mie goreng ini, asli super pedas. Kalau lewat rak mie Korea di swalayan, bapaknya Sophie selalu menawari saya mie goreng keju ini dan berulang kali saya menolaknya.

Okeh untuk ayam gochujang kali ini, sebenarnya saya sudah membuatnya 2 kali, yang pertama tidak sempat saya foto tuh, karena terserang angin malas. Yang kedua harus difoto, sayang, karena entah kapan mood datang lagi membuat ayam gochujang ini.

Sophie Pipi suka dengan ayam gochujang ini hanya saja sedikit pedas buat dia. Dia makan sampai berkeringat, ha ha ha... biasa keringat di kening dan di atas mulutnya... untung saja dia tidak protes kalau dari telinganya keluar asap karena terlalu pedas.

Untuk resep kali ini saya menggunakan bagian paha atas ya, yang masih ada tulang tetapi tanpa kulit. Menurut saya kalau bagian paha atas dagingnya lebih juicy kalau dimasak begini, tidak sekering kalau menggunakan bagian dada. Tapi kembali ke selera ya...

Ok deh... lanjut ke resep ya... silakan

Ayam gochujang (Gochujang Chicken)

Bahan :
  • 6 buah ayam bagian paha atas, tanpa kulit
  • 1 buah jeruk nipis
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bumbu rendaman :
  • 3 siung bawang putih, parut halus
  • 2 cm jahe, parut halus
  • 1 sendok makan kecap asin gelap (atau kecap asin biasa)
  • 2 sendok makan gochujang
  • 1 sendok makan madu
  • 1 sendok makan air jeruk nipis atau cuka
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • 1 sendok makan kecap manis (atau tambahkan 1 sendok kecap asin dan 1/2 sendok makan gula pasir)

Optional :
  • wijen sangrai
  • daun bawang iris

Cara membuat :
Lumuri paha ayam dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas. Campur semua bahan bumbu rendaman. Masukkan ayam, aduk rata dan diamkan selama 3 jam atau semalaman di dalam kulkas.
Panaskan minyak di teflon, masukkan ayam berikut bumbu rendaman, masak dengan api kecil sampai matang dan sesekali dibalik supaya ayam masak secara merata.
Angkat ayam ketika matang, hidangkan dan taburi dengan wijen sangrai dan irisan daun bawang.


resep ayam gochujang

Nah semoga resep ayam gochujang atau gochujang chicken ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...






Tuesday, April 30, 2019

Tuesday, March 19, 2019

Monday, August 7, 2017

Gun Mandu (Fried Korean Dumpling)



fried korean dumplings

Happy Monday semua, wuih mulai lagi ya kesibukan di awal minggu. Padahal enaknya bersantai di akhir minggu ya. Sekarang saya itu lega sekali kalau sudah akhir minggu, Sophie libur sekolah, aih aih rasanya sedikit lega, bisa istirahat dengan kegiatan seputar menyiapkan bekal, keperluan sekolah dan tentu saja antar jemput.

Hari ini mulai lagi kegiatan weekdays..uhuy... okeh deh di sela kesibukan harian ini, saya sempatkan dulu posting resep gun mandu atau Fried Korean dumpling ya. Buatnya kemarin, entahlah sedang ingin makan mandu saja ceritanya. Lagian sudah lama sekali tidak buat mandu lagi. Nah terinspirasi dari mandunya di resto Korea di Batam maka saya buat versi mandu goreng saja. Isinya juga kurang lebih maunya simple saja.

Kalau bicara resto korea, menu favorit Sophie adalah kimbap, yang versi sayuran. Ketika berapa hari yang lalu kami mampir ke mall yang ada resto Korea, ternyata Sophie sudah hafal kalau di mall tersebut ada resto Korea. Begitu sampai di parkiran langsung deh mengatakan, Pipi mau kita ke toko Korea dulu ya, Pipi lapar, mau makan sushi begitu katanya (walaupun sudah dikatakan kalau versi Korea itu namanya kimbap, tetap saja menyebutnya sushi). Lalu lanjut katanya lagi, toko Korea itu di sini kan Ibu... kok toko sih nak? resto namanya itu.. jadi bukan toko Korea tapi resto Korea. Oh iya lanjutnya lagi... resto Korea. 

Kalau ke resto Korea, selalu pesannya menu diskon, he he he.. nah salah satu yang dipesan adalah gun mandu ini dan juga jjin mandu. 1 Porsi masing-masing 3 buah, tentu kurang puas ya, jadi bertekad membuat sendiri mandu ini di rumah. Oh iya cocolannya hanya saus gochujang.

Jadi karena sudah pernah membuat mandu sendiri, ternyata mudah, akhirnya kemarin menyempatkan waktu membuat mandu. Bahan-bahannya mudah sekali, hanya memang di proses mengisi adonan dan menutup adonan itu agak lama karena mencoba membentuk lipatan di kulitnya itu. Lalu membuat adonan sendiri sih agak membosankan untuk ukuran saya, di mana adonan digilas satu persatu, jadi karena sudah terlalu bosan, saya sisakan 1/4 adonan, saya sudah terlalu malas untuk melanjutkannya lagi, dasar...

Untuk gun mandu yang saya buat ini cocolannya saus gochujang dan juga kecap pedas, sama-sama enak. Nah mandu ini sih dimakan begitu saja sebagai snack, karena eh karena emaknya Sophie malas membuat makanan lagi, jadi, Sophie makan nasi pakai mandu saja ha ha ha... bapaknya protes, kenapa makannya pakai nasi? tidak apa-apa, sekali saja kok ya, nanti makan berikutnya tidak usah pakai mandu lagi.

Okehlah... untuk membuat mandu ini, cara membentuknya boleh cuss ke link Korean Dumpling yang pernah saya posting ya. Hanya saja kali ini beda di isi dan cara memasak saja. Kali ini mandunya saya goreng. Dan kulitnya juga saya buat lebih tipis dengan maksud supaya lebih renyah.

Di sini saya hanya tulis resep ya, untuk contoh gambaran prosesnya monggo silakan ke link di atas. Untuk isinya sendiri silakan sesuaikan dengan selera, tambahkan daging ayam atau udang cincang supaya lebih maknyuss. Sipp ah.. berikut resepnya ya.. silakan..

Gun Mandu (Fried Korean Dumpling)

Bahan kulit :
  • 220 gr tepung terigu serbaguna
  • 125ml air panas
  • 1/2 sendok teh garam

Bahan isian : campur semua bahan
  • 150 gr kol, iris tipis, remas dengan 1 sendok teh garam, biarkan 10 menit, peras
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 4 siung bawang putih, parut
  • 1 buah bawang bombay ukuran kecil, cincang
  • 50 gr soun, seduh, tiriskan dan potong-potong
  • 2 sendok teh minyak wijen
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 butir telur
  • 2 sendok makan tepung terigu
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh garam

Cara membuat kulit :
Masukkan tepung terigu ke dalam mangkuk ukuran sedang. Larutkan garam dalam air lalu tuang ke dalam tepung, aduk cepat dengan sendok kayu. Uleni adonan hingga lembut dan menyatu selama kurang lebih 4-5 menit. Tutup adonan dengan plastik wrap dan diamkan selama kurang lebih 30 menit sampai 1 jam. Ambil adonan, bagi 4 bagian, bentuk silinder dengan diameter kurang lebih 2.5 cm/1 inchi. Bagi menjadi 7 bagian masing-masing silinder, tutup adonan yang tidak dikerjakan
Ambil satu potongan, tekan dengan jari sehingga membentuk lingkaran, kemudian gilas hingga tipis kurang lebih setebal 1mm. Lakukan hingga selesai, jika lengket taburi dengan sedikit tepung


Penyelesaian :
Ambil 1 lembar kulit, letakkan di meja bertabur tepung, isi dengan adonan isi, kemudian lipat 2 tetapi jangan sampai menempel. Lipat bagian depan dari arah kanan ke kiri atau sebaliknya. Rekatkan kedua sisinya ntuk menutup isian, cukup dengan cara ditekan hingga menempel karena kulitnya cukup lembut. Letakkan di wadah beralas tepung, lakukan hingga habis. 
Panaskan minyak yang cukup banyak, goreng dengan api kecil hingga garing dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan. 
Sajikan dengan saus kesukaan. Di sini saya hanya menggunakan gochujang yang dilarutkan dengan sedikit air panas dan juga kecap pedas.


Catatan : lihat gambaran proses membuatnya di link Korean Dumpling.


resep gun mandu

Nah semoga resep gun mandu atau fried Korean Dumplings ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...




Selamat mencoba...



Saturday, July 8, 2017

Korean Baked Chicken



resep korean baked chicken

Hufff.... baru update blog lagi setelah beberapa hari...hmmm semoga pembaca setia tidak begitu merindukan postingan saya ya... halahhhhh.. jadi memang ceritanya bulan ini rasanya bulan di mana saya merasa sangat malas update blog, walaupun bulan-bulan sebelumnya juga sih he he he.. hmmm efek liburan juga kali ya..aih aih..

Nah kali ini saya posting resep korean baked chicken dulu ya, ayam panggang ala-ala orang Korea begitu walaupun sudah sesuai selera saya juga nih buatnya. Buatnya 2 hari yang lalu, saya teringat kalau saya masih punya gochujang atau pasta cabai korea. Nah seingat saya sih memang waktu kadaluarsa tahun 2017, h2c juga kalau bulan Juli kan gawat, sayang sekali tuh gochujang, hmmm untung deh masih bulan September. 

Jadi deh akhirnya buat ayam panggang begini, rasanya seru kalau kata saya, penambahan gochujang itu memberi rasa tersendiri yang khas. Kalau kata saya nih rasanya malah mirip cabai kemplangnya Palembang. Tapi bukan cabai yang cair ya, tapi cabai yang biasa dimasukkan ke dalam bungkusan kemplang untuk oleh-oleh. Kalau saya nih tidak pernah puas dengan cabai kemplang ini, sedikit sekali tidak sebanding dengan jumlah kemplangnya.

Secara nih kalau menikmati kemplang panggang maunya cabainya itu berlimpah. Nah bicara tentang kemplang panggang, dulu itu waktu masih sekolah, kemplang dan pempek adalah jajanan yang selalu ada di kantin sekolah. Dan tentu saja kalau kemplang adalah favorit anak-anak sekolah termasuk saya. Selain murah makannya bisa dibawa ke tempat lain, tidak harus di kantin, eits tapi pempek juga sih sebenarnya bisa dibawa juga hanya dibungkus plastik bersama dengan cuko, hanya pempek lebih ribet makannya, makanya pilihan jatuh ke kemplang. Nah ini satu lagi yang khas dengan anak-anak yang tinggal di Palembang, sebagian besar suka sekali menambahkan banyak cabai ke kemplangnya, jadi mungkin tersisa bagian yang tidak dilumuri cabai hanya bagian yang dipegang.

Kalau sudah beli kemplang pasti heboh, sudah ambil kemplang dan ini nih, antri menyendokkan sambal ke kemplang. Suka ribut, biasa ya namanya antri.. ada yang sukanya lama secara semakin banyak sambal tentu semakin lama. Dan...sampai-sampai kami saling mengerti siapa yang paling banyak menyendokkan sambal tersebut. Nah kalau saya sih sedang-sedang saja... dan sampai saat ini saya masih ingat siapa yang terkenal dengan sambal terbanyak di kemplang he he he..

Tapi kalau kemplang yang ini cabainya cair dan kemplangnya sendiri cukup lebar tetapi tipis. Tahun lalu saya merasakan kembali kemplang waktu sekolah. Kebetulan waktu beli model di salah satu warung langganan, eh lewat ibu penjual kemplang, akhirnya saya beli satu bungkus kemplang yang jumlahnya 25 buah, hadeuh banyak juga sih...dan saya diberi sambal oleh ibunya satu botol he he he... jadi cukup bernostalgia dengan rasa kemplang waktu sekolah, terutama waktu SD dan SMP, di mana saya masih sangat suka makan kemplang ini.

Uppsss begitulah kaitannya gochujang di lidah saya ya.. walaupun sampai saat ini saya tidak pernah tahu pembuatan cabai kemplang itu, tapi rasanya mirip di lidah saya. 

Okey deh kembali ke resep korean baked chicken ini ya, rasanya seru, manis dan sedikit pedas. Lebih seru lagi kalau ada wijen sangrai kali ya, menambah rasa dan tekstur. Tapi saya terlalu malas untuk menyangrai wijen.

Nah resepnya sih tidak jauh-jaulah dari resep dakgangjeong atau sweet crispy chicken. Ya bumbunya begitu-begitu saja sih. Dan tentu saja yang ini kan versi panggang ya bukan versi goreng. Enakan mana? enak semua he he he... tapi yang versi panggang tentu saja tanpa minyak.

Ayam panggang ini selain enak dimakan dengan nasi, lebih enak lagi kalau digado he he he... nah bapaknya Sophie sih sebenarnya tidak suka makanan manis begini. Tapi ternyata dia mau makan juga tapi tanpa nasi he he he..

Okey deh, lanjut ke resep ya... siapa tahu mau coba buat juga.. silakan..

Korean Baked Chicken

Bahan :
  • 1 kg daging ayam, bagian paha atas dan bawah
  • 2 buah jeruk nipis
Bahan saus : *campur jadi satu dan cicipi rasanya
  • 2 sendok makan kecap asin (saya gunakan yang dark soy sauce)
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 3 sendok makan madu
  • 3 sendok makan cuka apel (atau bisa gunakan jus lemon atau air jeruk nipis)
  • 2 sendok makan gula palem
  • 2 sendok makan gochujang/ pasta cabai korea (atau bisa gunakan bubuk cabai biasa, cabai giling atau saus sambal)
  • 1 sendok makan minyak wijen
  • 5 siung bawang putih, parut
  • 3 cm jahe, parut
  • garam jika dirasa perlu, sesuaikan dengan selera
Taburan : optional
  • wijen sangrai atau kacang tanah sangrai yang dicincang
  • irisan daun bawang
Cara membuat :
  1. Bersihkan lemak-lemak yang menempel pada ayam, cuci bersih, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas
  2. Lumuri ayam dengan setengah bagian saus, diamkan selama kurang lebih 1 jam di suhu ruang atau 2 jam di kulkas
  3. Keluarkan ayam dari kulkas, tata di loyang beralas alumunium foil, oles dengan sisa saus di satu sisi, panggang selama kurang lebih 20 menit, balik, oles bagian yang sudah dibalik dengan saus lagi, panggang hingga matang atau kurang lebih selama 20 menit lagi, bisa tambahkan waktu panggang jika dirasa potongan ayam cukup besar (oven sudah dipanaskan sebelumnya, panggang dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius)
  4. Hidangkan, beri taburan wijen sangrai dan irisan daun bawang

 
resep ayam panggang korea

Nah semoga resep ayam panggang korea ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



Selamat mencoba....




Thursday, February 2, 2017

Kimchi Fried Noodles (Mie Goreng Kimchi)



resep mie goreng kimchi

Sudah masuk bulan kedua di tahun 2017, wah tidak terasa satu bulan terlewati ya..aih begitu cepat waktu berlalu. Hmmm postingan pertama di bulan Februari ini, mie goreng kimchi (kimchi fried noodles). 

Ceritanya saya itu masih cukup banyak stok kimchi di kulkas, sekali buat kimchi dan rasanya saya suka, akhirnya saya buat lagi dengan jumlah yang lebih banyak. Jadi karena banyak saya sudah cukup bosan menyantapnya dengan nasi hangat saja. Dan stoknya terasa tidak habis-habisnya he he he... nah akhirnya saya coba buat mie goreng kimchi ini.

Pada dasarnya mirip sih resep mie goreng ini dengan nasi goreng kimchi yang sudah pernah saya posting resepnya. Hanya kali ini campurannya bukan lagi teri tapi dada ayam saja, biar sedikit beda dengan versi nasi gorengnya. Nah yang mau membuat olahan nasi goreng, mie goreng, ataupun bihun goreng dengan kimchi ini, suka-suka saja memasukkan bahan campurannya, intinya hanya tambahkan kimchi..

Di mie goreng atau nasi goreng kimchi yang saya buat, ada terlihat irisan wortelnya, nah irisan wortel ini bukan saya siapkan ketika membuat nasi atau mie goreng ini ya, irisan wortelnya terdapat pada campuran kimchi. Hmmm mau membuat sendiri kimchi yang mudah, murah, tidak pakai repot.. ini dia resepnya... mak kimchi atau simple kimchi. Yang suka kimchi.. boleh donk coba buat sendiri, daripada beli, kan mahal..setuju.

Kalau sudah diolah menjadi mie goreng atau nasi goreng, bapaknya Sophie jadi mau makan kimchinya, tapi kalau makan hanya dengan nasi hangat malah tidak suka. Jadi kalau saya mau dibantu menghabiskan stok kimchi ya harus diolah lagi.

Okey, sipp, daripada saya menuliskan hal-hal tidak penting lagi, berikut resep mie goreng kimchi ala saya ya.. silakan..

Mie Goreng Kimchi
untuk 2 porsi
 
Bahan  :
  • 100 gr mie telur, rebus, tiriskan, beri sedikit minyak, sisihkan
  • 50 gr dada ayam, potong-potong
  • 1 butir telur
  • 1 batang daun bawang, iris
  • 5 siung bawang putih
  • 1 mangkuk kecil kimchi, potong ukuran kecil (jumlah kimchi sesuai selera, bisa tambahkan atau kurangkan)
  • 3 sendok makan air kimchi
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • irisan daun bawang dan seledri untuk taburan

Cara membuat :
Dengan api besar, tumis bawang putih sampai keemasan, masukkan dada ayam, masak hingga berubah warna, tambahkan telur, orak-arik sampai matang, masukkan kimchi, aduk rata. Tambahkan mie telur yang sudah direbus, beri saus tiram, merica bubuk, daun bawang dan air kimchi, aduk rata. Masak hingga benar-benar tercampur rata, cicipi rasanya, tambahkan garam jika dirasa perlu atau jika suka bisa tambahkan sedikit kecap ikan. Angkat dan hidangkan, beri taburan daun bawang dan daun seledri.


kimchi fried noodles


Nah semoga resep kimchi fried noodles atau mie goreng kimchi ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera.


Selamat mencoba...



Sunday, January 29, 2017

Pumpkin Hotteok (Hotteok Labu Kuning)



pumpkin hotteok

Setelah absen 2 hari ngeblog, saya kembali lagi dengan resep Korea, demam masakan korea belum berakhir wakakakkk... nah kali ini posting resep simple dulu ya.. pumpkin hotteok /subak hotteok atau hotteok labu kuning

Jadi sebenarnya hotteok itu adalah street snack yang populer di Korea yang berupa roti gepeng yang berisi campuran kacang dan gula. Nah saya tertarik untuk mencoba hotteok ini karena saya rasa cukup mudah untuk membuatnya... jadi adonan roti diisi lalu digoreng dengan sedikit minyak di teflon saja, jadi intinya ini adalah roti gepeng teflon ala Korea, he he he..

Masih belum bisa berpindah ke lain blog, saya masih pakai rujukan resep dari korean bapsang - hobak hotteok. Resep ini menggunakan takaran cup, dan saya buat dengan takaran gram, dan saya buat setengah resep saja. 

Adonan rotinya sangat lengket, jadi butuh taburan tepung di alas kerja dan juga di tangan. Jangan segan-segan menaburi tepung, adonan akan tetap lembut, tapi jangan juga terlalu banyak sampai adonan keras, wuih kalau begitu kan semangat sekali kakak... ha ha ha..

Dan ternyata tester setia masakan saya suka dengan hotteok ini, tapi tidak suka dengan isinya, secara anak ini sampai saat ini suka yang plain. Tadi saya lupa untuk membuat hotteok yang tanpa isi. Jadi Sophie makan hanya bagian pinggirnya saja, jadi kayak digerogoti begitu.. he he he.. dan tetap ya saya sebagai cleaner..menghabiskan bagian tengah hotteok ini.

Oh iya, di resep ini ada sesuatu yang baru buat saya, jadi ragi instan dilarutkan bersama air, gula dan minyak, uppsss saya belum pernah mencampur minyak di larutan tersebut, sempat was-was, ini ragi mati tidak ya... ahai ternyata memang tidak masalah..ilmu baru ini.

Ok sipppp, sekarang lanjut ke resep ya..silakan..

Pumpkin Hotteok (Hotteok Labu Kuning)
untuk 8- 10 buah ukuran diameter 8cm

Bahan :
  • 40 ml air hangat
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok makan minyak goreng
  • 110 gr tepung terigu serbaguna
  • 50 gr tepung ketan (bisa gunakan tepung terigu semua)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 60 gr labu kuning kukus hangat yang sudah dihaluskan 
  • 60 ml air hangat (resep asli menggunakan susu cair hangat)

Bahan isi : campur rata
  • 2 sendok makan kacang tanah sangrai cincang (saya menggunakan kacang kulit kemasan, haluskan kasar dengan chopper)
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 1/2 sendok makan gula palem
  • 1 sendok teh kayumanis bubuk
  • 1/4 sendok teh vanila ekstrak (saya tidak pakai)

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur tepung terigu, tepung ketan dan garam, aduk rata, sisihkan
  2. Di mangkuk ukuran besar, larutkan gula dengan air hangat, tambahkan minyak dan ragi instan, aduk rata, diamkan kurang lebih selama 10 menit sampai larutan berbusa
  3. Tuangkan tepung ke dalam mangkuk berisi larutan ragi, beri labu kuning, beri air secara bertahap, campur rata dengan sendok, tutup mangkuk dan diamkan selama kurang lebih 1 jam sampai volume menjadi 2kali.
  4. Panaskan teflon, beri minyak kurang lebih 2 sendok makan
  5. Taburi tangan dan alas kerja dengan tepung, bagi adonan menjadi 8 atau 10 bagian, ambil satu bagian, bulatkan asal, pipihkan isi dengan kurang lebih 1 sendok teh bahan isian, tutup dan pipihkan.
  6. Masak di teflon, pipihkan kembali dengan sendok kayu ketika adonan sudah berada di teflon, masak dengan api kecil sampai permukaan kecoklatan, balik dan masak hingga kecoklatan, angkat. Lakukan sampai selesai. (Jika teflon cukup besar, bisa masak 3-4 adonan sekaligus)

resep hotteok labu kuning

Nah semoga resep hobak hotteok atau hotteok labu kuning ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga suka...


Selamat mencoba..



Friday, January 20, 2017

Subak Hwachae (Korean Watermelon Punch)



subak hwachae

Lanjut lagi tentang Korea, kali ini saya mau posting minuman dulu ya, nah minuman ini saya buat beberapa hari yang lalu ketika cuaca di Batam sedang sangat panasnya. Tapi 2 hari ini cuaca cukup dingin, dari pagi sudah mendung diikuti oleh hujan yang sesekali turun. Nah minuman ini disebut dengan subak hwachae.. keseleo lidah tidak membacanya? colek mba Sitti Taslimah yang keseleo lidah ketika membaca beberapa judul resep khas korea yang saya posting sebelumnya..he he he.. 

Jadi subak hwachae itu adalah korean watermelon punch di mana subak sendiri artinya adalah watermelon atau semangka. Hwachae itu adalah korean traditional fruits punch, atau es buah ala korea lah ya kalau kita boleh katakan. Dan seperti biasa masih pakai resep rujukan yang sama, dari korean bapsang - subak hwachae. Tapi tentu saja saya buat ala-ala saya saja mengikuti bahan yang ada di dapur.

Yang khas di sini adalah adanya rice cakes yang berbentuk bola yang berbahan dasar tepung ketan. Nah kalau versi Ibu Hyosun, semangka dan melonnya dibentuk bulat, berhubung pembulat buah saya entah di mana, saya malas mencari, jadilah saya potong kotak saja melon dan semangkanya.

Okey deh, kalau versi saya, untuk sirupnya sendiri saya menggunakan sirup marjan melon, lalu ada tambahan air soda. Untuk takaran sendiri sih suka-suka ya.. sesuai selera saja, jadi kalau untuk minuman begini memang sesuai lidah saja.

Berikut resep minuman punch semangka ini ya... takaran disesuaikan sendiri ya..jadi maaf kalau resep kali ini pakai tambahan kata secukupnya he he he.. ini dia..silakan..

Subak Hwachae (Korean Watermelon Punch)

Bahan :
  • kurang lebih 1 mangkuk semangka yang dipotong kotak atau dibentuk bulat
  • kurang lebih 1 mangkuk melon yang dipotong kotak atau dibentuk bulat
  • bola-bola ketan secukupnya
  • sirup melon secukupnya
  • air matang secukupnya
  • air soda secukupnya
  • es batu secukupnya

Cara membuat :
Di gelas atau mangkuk saji, campur sirup melon dengan air secukupnya, cicipi rasanya, tuangkan air soda, masukkan melon dan semangka serta bola-bola ketan, beri es batu secukupnya, siap disajikan.


Bola -bola Ketan

Bahan :
  • 60 gr tepung ketan
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 4 sendok makan air mendidih

Cara membuat :
Di mangkuk, campur tepung ketan, gula dan garam, tuangkan air mendidih sesendok demi sesendok, aduk dengan sendok, kemudian begitu sudah mulai hangat, uleni hingga tercampur rata, bentuk bulat-bulat dengan ukuran sesuain selera (saya bentuk kurang lebih sebesar kelengkeng). Sementara itu didihkan air, masukkan bola-bola ketan tersebut ke dalam air mendidih, masak dengan api kecil hingga mengapung, angkat dan masukkan ke dalam air dingin, angkat dan tiriskan, siap digunakan.

resep subak hwachae korean watermelon punch

Nah semoga resep subak hwachae atau Korean watermelon punch ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..


Selamat mencoba..