resep asinan rambutan

Di hari di mana cuaca sedang panas begini di Batam, saya mau posting resep asinan rambutan dulu ya, ih padahal asinan ini sudah entah kapan saya buatnya. Tentu saja sudah habis... mengobati rasa penasaran ingin mencoba juga asinan rambutan yang sudah lama booming ini.

Pas di Batam sedang musim rambutan dan tahun ini benar-benar melimpah rambutan dan durian sejak sekitar 2 bulan lalu. Saya yang penyuka rambutan tentu saja sangat gembira karena harganya tentu saja, murah.... semakin lama semakin murah. Sampai-sampai di pertokoan dekat rumah saya ini sampai ada bazaar durian dan rambutan. 

Mulai harga pertama saya beli itu satu kilonya 15 ribu, lalu semakin turun, nah sekarang harga stagnan di 8 ribu perkilo. Aih sudah sekitar sebulan saya beli rambutan terus, setiap habis dimakan, beli lagi. Dan dari semua rambutan yang saya beli, hanya saya yang menghabiskan, Sophie dan bapaknya tidak mau sama sekali makan rambutan ini.

Rambutannya besar dan manis dan yang saya suka nih, pembeli bebas memilih rambutannya, sekuatnya memilih. Dan beberapa kali saya ajak Sophie membeli rambutan sampai dia protes, kenapa sih beli rambutan terus. Akhirnya walaupun musim rambutan belum berakhir, saya sudah tidak membeli rambutan lagi, sudah cukup puas dan bisa dikatakan sudah bosan dengan rambutan. Ada kalanya karena terlalu banyak makan rambutan dalam sehari saya sampai batuk he he he...

Nah di kesempatan harga rambutan murah begini, saya coba buat asinan rambutan ini. Dan resepnya saya pakai resep asinan bengkuang saja, sedikit modifikasi saja. Bagaimana rasanya? tentu sangat segar.. apalagi kalau disantap saat kondisi asinan rambutan ini baru keluar dari kulkas, manis, asam, pedas...mantap.

Di batch pertama saya hanya menggunakan 20 butir rambutan, nah ternyata kuah asinannya masih ada sedangkan rambutannya sendiri sudah habis, lalu saya tambahkan lagi rambutan tanpa membuat kuah lagi, hanya memasukkan rambutan langsung di kuah tadi. Diamkan sampai keesokan harinya, rasanya sudah enak. Tetapi saya sudah tidak sanggup lagi makan batch kedua ini, akhirnya mencari korban..ha ha ha... 

Okeh... begitulah cerita di balik asinan rambutan ini... yang tertarik untuk mencoba membuat asinan rambutan ini.. siapa tahu sedang musim rambutan juga.. ini dia resepnya ya.. silakan...

Asinan Rambutan

Bahan :
  • 20 buah rambutan, kupas, buang biji, cuci dengan air matang
  • 5 buah jeruk limau atau jeruk kunci atau jeruk sambal, peras airnya
  • 300 ml air
  • 6 sendok makan gula pasir
  • 8 buah cabai merah keriting
  • 2 butir cabai rawit merah
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Haluskan cabai merah dan rawit merah. Campur air, gula pasir, cabai halus dan garam, masak hingga air mendidih dan gula larut. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan jus jeruk limau. Cicipi rasanya, angkat dan tuangkan ke dalam wadah berisi rambutan kupas. Aduk dan biarkan dingin, masukkan ke dalam kulkas, nikmati ketika dingin.


resep asinan rambutan mudah


Nah semoga resep asinan rambutan ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...





resep gulai udang daun melinjo

Huahhh ternyata susah juga menjadikan satu postingan akhir-akhir ini, ketika diniatkan eh malah batal. Lalu postingan setengah jalan, diabaikan dulu, cepat-cepat matikan laptop. Ya begini ini ya.. maklumlah emak-emak dengan kesibukan di rumah.

Yang namanya emak-emak di rumah itu ada saja sibuknya, saya saja sampai heran juga, kok ada saja yang harus dikerjakan. Jadi ketika malam hari aih leganya bisa berbaring. Hmmm jadi ternyata emak-emak di rumah itu banyak kerjanya ya.. apalagi kalau seperti saya, tanpa ada yang bantu, istilahnya tanpa ada asisten rumah tangga, atau juga kerabat dekat yang bisa jadi asisten, ha ha ha... 

Di kepala ini sudah terjadwal, nanti setelah a, b, kemudian c... nah pernah ketika linglung.. tadi mau mengerjakan apa dulu ya..lalu saya jalan ke sini mau mengerjakan apa ya? aih begitulah ya..

Seperti halnya postingan satu ini, 3 paragraf di atas sudah saya buat bulan Juli lalu, lah baru bulan Agustus ini saya lanjutkan kembali ha ha ha.. dasar.

Jadi tentu saja masakan ini sudah entah kapan habisnya he he he.. Nah menurut saya masakan gulai begini adalah masakan yang cukup mudah untuk dibuat. Jadi gulai-gulaian termasuk masakan favorit yang suka saya buat.

Sebelumnya saya iseng beli daun melinjo di swalayan, hmmm menurut saya cukup murah. Kalau di pasar terkadang ada terkadang tidak. Jadi pas ketika melihat ada daun melinjo saya beli saja. Biasanya daun melinjo ini dimasak sebagai campuran sayur asem. Hmmm tapi kalau dimasak tersendiri begini saya belum pernah coba. Dan ternyata enak juga daun melinjo digulai. 

Nah tanpa lama-lama lagi, berikut resepnya ya... siapa tahu ada yang mau coba juga... ini enak loh.. apalagi kalau dimakan dengan nasi hangat, beuh... hi hi hi.. ngomporin, yang lagi diet jangan tergoda ya..eh tapi yang lagi diet pantang karbo, makanan ini enak juga kalau tanpa nasi, halah..

Gulai Udang Telur Daun Melinjo

Bahan :
  • 350 gr udang, kupas sisakan ekor, bersihkan kotoran punggung, sisihkan kulit dan kepala udang untuk kaldu
  • 6 butir telur rebus
  • 100 gr daun melinjo
  • 5 buah cabai hijau, iris serong
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 lembar daun kunyit, sobek-sobek
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 butir asam kandis
  • 1 sendok teh garam
  • 600 ml kaldu udang (kulit dan kepala udang dicuci, rebus dengan air 650ml sampai mendidih, takar kurang lebih 600ml)
  • 1 sachet santan instan kemasan 65ml (kalau mau kental kuahnya gunakan 2 sachet)
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 cm kunyit
  • 3 cm jahe
  • 5 butir kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar sangrai

Cara membuat :
Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun salam, daun kunyit, daun jeruk, serai, asam kandis dan cabai hijau, tumis sebentar sampai daun mulai layu, tuangkan kaldu dan santan, masak hingga mendidih sambil sesekali diaduk, masukkan udang dan telur rebus. Tambahkan daun melinjo dan garam, masak hingga daun melinjo layu dan udang matang. Cicipi rasanya, angkat dan siap disajikan.


gulai udang daun melinjo

Nah semoga resep gulai udang telur dan daun melinjo ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...




OlderStories Home