resep german cookies

Haluuu... jumpa lagi kita ya di bulan Mei ini.. duh duh seperti biasa terlalu lama sudah jarak postingan saya ini dengan yang terakhir. Dan mumpung sempat, saya ngeblog lagi dulu deh.. nah.. bagaimana puasanya? lancar? tetap semangat ya..

Kalau bulan puasa begini blog resep masakan pasti ramai kan ya.. seperti biasa blog saya juga begitu, agak ramai sedikit kalau bulan puasa begini, dan kebanyakan pada mencari resep kue kering atau kukis buat Lebaran, he he he..

Saya ada beberapa pilihan judul posting sih, selain kue kering ada juga puding, hmmm bagusnya kue kering dulu kali ya yang muncul duluan.  Siapa tahu yang mau membuat kue kering untuk jualan bisa ada ide tambahan jenis kue kering baru untuk dijual. Walaupun kue kering yang tidak pernah lekang oleh waktu selalu ada, sebut saja nastar, kastengels, putri salju, lidah kucing, aishhh kue kering ini selalu ada kan.

Sebelum membuat german cookies ini saya sudah coba buat juga kukis santan, lalu nastar daun, tunggu tayangnya ya.. he he he.. yang ini duluan deh, soalnya mudah sekali membuatnya..dan rasanya enak, ngeprul, melt in mouth..

Namanya sendiri saya bingung juga kok bisa german cookies ya, saya cari-cari literatur tentang german cookies, tidak ada yang cocok dengan kukis satu ini. Ketemu resep kukis ini ketika buka-buka pinterest, hmm suka lihat tampilan sederhana kukis ini, lalu apalagi dengan bahan-bahan sederhana, bayangkan hanya 4 bahan saja. Dan ternyata memang kebanyakan blogger negeri jiran yang sudah banyak mencoba german cookies ini, dan saya tidak begitu tahu asal muasal cookies ini. Okehlah, dari sini nih saya lihat resepnya ya.. deutsche kekse. Thanks for the recipe Rima.

Dulu juga ada yang namanya bolu jerman, yang ini saya buat karena latah, entah dari mana juga asal muasalnya.. hmmm bingung juga saya, tapi rasanya sedap deh bolu yang satu ini.

Sebenarnya sudah lama sih saya ingin buat kukis ini, hanya kendalanya di tepung kentangnya itu atau potato starch, eh kebetulan beberapa waktu lalu saya ketemu deh dengan tepung kentang ini di swalayan (merk mamata), jadi terwujudlah german cookies ini. Nah ketika saya main-main ke toko bahan kue, yaelah.. mainnya ke toko bahan kue yak..saya juga lihat ada tepung kentang, hanya beda, kalau yang di tbk ini warnanya kuning dan agak kasar, lain kali saya mau coba buat dari tepung kentang yang ini. Hmmm penasaran juga kalau pakai corn starch atau tepung jagung, apa jadinya ya...

Karena menggunakan tepung kentang, jadi adonan agak sedikit kenyal, aneh juga rasanya belum pernah buat kukis seperti membuat klepon ha ha ha..

Nah buat yang tidak mau repot dengan proses membuat kukis, resep ini patut dicoba, serius mudah sekali.. tapi rasanya enak walaupun hanya 4 bahan saja. Mirip-mirip dengan butter cookies ya.. sederhana..hmm tapi german cookies ini memang jenis butter cookies sih ya.

Untuk satu resep di bawah, saya menghasilkan 36 buah kukis, di mana adonan saya timbang beberapa buah seberat 10gr, selebihnya saya kira-kira saja. Kalau mau dibuat lebih imut, silakan kecilkan lagi ya, karena memang bagusnya kukis ini sekali lahap saja masuk mulut, biarkan meleleh di mulut, kalau 2 atau 3 kali gigitan, kukis ini rentan hancur, jadi ceritanya kalau menatanya di toples juga harus perlahan, handling with care he he he..

Ok berikut resepnya ya.. silakan..

German Cookies

Bahan :
  • 125 gr butter
  • 40 gr gula halus (saya gunakan gula pasir yang diblender)
  • 125 gr tepung kentang atau potato starch
  • 80 gr tepung terigu protein rendah

Cara membuat :
Kocok butter dan gula halus sampai lembut dan tercampur rata, di sini saya hanya gunakan balloon whisk. Tambahkan tepung kentang dan tepung terigu, aduk dengan spatula. Ambil sedikit adonan, timbang dengan berat kurang lebih 10g, bulatkan, tata di loyang tanpa dioles, beri jarak. Lakukan sampai selesai. Lalu tekan perlahan dengan garpu, basahi garpu dengan air setelah 2 atau 3 adonan kukis yang ditekan. Panggang selama kurang lebih 15 menit di oven suhu 175 derajat celcius (oven sudah dipanaskan sebelumnya). Tidak usah menunggu kukis sampai kecoklatan ya, cukup bagian bawah sudah terlihat mengeras dan sedikit berwarna lebih gelap. Kukis akan mengeras ketika dingin.



melt in mouth german cookies

Nah semoga resep german cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..


Selamat mencoba...




resep budae jjigae

Haluuu... wuihhh ternyata bulan April nyaris kosong postingan, tapi ini daripada kosong sama sekali lebih baik kita pecahkan telurya ya.. lumayanlah satu saja daripada tidak ha ha ha.. 
Kemana saja saya menghilang sudah sebulan ini? apakah saya ke Korea, seperti pertanyaan mas Himawan Sant.. colek dulu mas Himawan.. he he he..tidak mas, saya masih di Batam saja.

Atau mungkin saya sibuk dengan Pemilu? aih aih.. yang ini tidak juga, hanya hari H itu saja sih sudah dari pagi nongkrong di TPS, walaupun TPS belum siap, petugas masih siap-siap saya sudah di sana, ih rajin. Mana cuaca terik sekali walaupun masih pagi. Mau pulang tapi sayang, kan mau nyoblos, semangatnya sih nyoblos capres donk..kalau caleg, saya bingung, mau pilih siapa, agak lama di sini, mana kertasnya besar lagi, kalau kertas buat presiden kan kecil ya.. buka langsung semangat ambil paku, coblos.. he he he..siapa yang saya coblos, rahasia.. ha ha ha..

Pemilu kali ini agak berbeda, biasanya saya golput loh, tapi kali ini semangat jangan golput, ikut meramaikan situasi pemilu yang sudah ramai..ha ha ha.. sebelum pemilu sudah ramai, apalagi di medsos, ampun saya.. pusing saya kalau baca timeline di FB, ada emak-emak semangat sekali ya.. tapi serius postingan emak-emak ini membuat saya pusing kepala. Padahal saya membuka FB itu buat refreshing atau membaca info bermanfaat seputar kesehatan, resep masakan atau kerajinan di rumah. Karena biasanya ada saja yang sharing beginian, lumayan kan.. menambah pengetahuan. 

Tapi menjelang pemilu, aduh pusing.. kok pada banyak emak-emak, bahkan ada satu yang ngotot sekali dengan capres pilihannya, bahkan sampai komentar panjang dan berkelahi di sana sini, duh-duh, tapi herannya kenapa saya baca juga ya... ha ha ha... dasar..kepo juga saya ya.. sampai saya tahu apa itu kampret dan cebong. Karena saya tidak ikut-ikutan meramaikan dunia medsos, maka walaupun saya nyoblos salah satu capres, saya tidak bisa dikatakan salah satu dari 2 itu.. karena keduanya hanya ada di medsos ha ha ha..

Untuk mencegah sakit kepala berlanjut, maaf ya, beberapa ada yang saya unfriend, bukan memutus tali pertemenan, buat kebaikan saya juga, halah... nanti kalau sudah pada waras, kita add friend lagi, ha ha ha.. Lagian paling-paling saya unfriend mereka, mereka pada tidak sadar kok, secara selama ini saya itu sudah sangat jarang update status, hanya silent reader. 

Nah seperti saya katakan sebelumnya di postingan resep gochujang, salah satu penggunaan gochujang yang saya buat adalah budae jjigae atau korean army stew, atau sup ala tentara dari Korea. Budae sendiri bisa diartikan sebagai basis militer sedangkan jjigae artinya sup. Jadi sup ini bisa diartikan sebagai sup ala tentara atau army stew.

Sup ini pertama kalinya dibuat ketika masa perang Korea berakhir di mana saat itu rakyat Korea kekurangan makanan tetapi berlebih di makanan kaleng atau makanan yang diawetkan. Makanan kaleng ini kemudian dikombinasikan dengan makanan yang ada dengan bumbu gochujang atau pasta cabai ala Korea, dimasak dengan cara dicampur semua di panci besar. Ya begitulah  kira-kira tentang makanan ini ya.. untuk bahan sendiri, tentu saja saat ini sudah beraneka ragam, suka-suka yang buat he he he..

Colek kang Nata yang sudah memberi saran buat penjelasan di awal tentang apa sih makanan yang saya posting, supaya pembaca lebih mengerti. Terima kasih kang sarannya karena seringnya memang saya itu kurang memberi penjelasan tentang makanan yang saya posting.

Nah masih terinspirasi dari menu budae jjigae di salah satu resto korea di kota Batam ini, saya buat budae jjigae ala ala saya. Nah menurut saya yang unik itu di kacang panggang kalengan itu, enak menurut saya digabungkan dengan bahan lain, jadinya sedap.

Di sini bahan- bahan yang saya gunakan adalah kimchi, silakan lihat resep kimchi homemade, lalu ada kacang panggang kaleng (bisa beli di swalayan ya, baked beans in tomato sauce), tahu, sosis, bakso ikan, bakso ikan panjang (fish cake), bawang bombay, jamur simeji (bisa gunakan jamur lain, misal enoki atau shitake atau jamur lain kesukaan), mie telur kering dan tentu saja bumbu berbahan gochujang (silakan lihat resep gochujang homemade).

Membuatnya sangat mudah, tinggal disusun bahan di dalam panci, tuang kaldu ayam, lalu masak hingga mendidih, ketika sudah mendidih masukkan mie telur, biarkan hingga mie telur mulai lunak, yang ini sesuai selera mau agak keras atau mau lunak sekali.

resep mudah budae jjigae

Okeh deh berikut ini resep budae jjigae yang saya buat ya.. silakan..

Budae Jjigae

Bahan :
  • 2 buah tahu putih, potong sesuai selera
  • 3 buah sosis ayam, potong-potong
  • 8 buah bakso ikan
  • 3 buah fish cake, iris serong
  • 100 gr jamur shimeji
  • 4 sendok makan kacang panggang kaleng
  • 1 mangkuk sedang kimchi
  • 1 bungkus mie telur ukuran kecil atau 1 bungkus mie instan tapi bumbu
  • 1 batang daun bawang, iris serong
  • 1 buah bawang bombay, iris tipis memanjang
  • 750 ml kaldu ayam ( didapat dari rebusan tulang ayam)

Bumbu : (campur jadi satu )
  • 1 sendok makan gochujang
  • 1 sendok makan cabai bubuk
  • 1/2 sendok makan kecap asin
  • 1/2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan air
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 1/4 sendok teh lada bubuk

Cara membuat :
Tata semua bahan di panci ukuran lebar, beri bumbu, tuang kaldu dan masak hingga mendidih, masukkan mie instan, masak hingga mie lunak. Cicipi rasanya, angkat dan siap dihidangkan.


resep korean army stew


Nah semoga resep budae jjigae ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..


Selamat mencoba....



OlderStories Home