Monic's Simply Kitchen: Buah
Showing posts with label Buah. Show all posts
Showing posts with label Buah. Show all posts

Thursday, August 9, 2018

Asinan Rambutan



resep asinan rambutan

Di hari di mana cuaca sedang panas begini di Batam, saya mau posting resep asinan rambutan dulu ya, ih padahal asinan ini sudah entah kapan saya buatnya. Tentu saja sudah habis... mengobati rasa penasaran ingin mencoba juga asinan rambutan yang sudah lama booming ini.

Pas di Batam sedang musim rambutan dan tahun ini benar-benar melimpah rambutan dan durian sejak sekitar 2 bulan lalu. Saya yang penyuka rambutan tentu saja sangat gembira karena harganya tentu saja, murah.... semakin lama semakin murah. Sampai-sampai di pertokoan dekat rumah saya ini sampai ada bazaar durian dan rambutan. 

Mulai harga pertama saya beli itu satu kilonya 15 ribu, lalu semakin turun, nah sekarang harga stagnan di 8 ribu perkilo. Aih sudah sekitar sebulan saya beli rambutan terus, setiap habis dimakan, beli lagi. Dan dari semua rambutan yang saya beli, hanya saya yang menghabiskan, Sophie dan bapaknya tidak mau sama sekali makan rambutan ini.

Rambutannya besar dan manis dan yang saya suka nih, pembeli bebas memilih rambutannya, sekuatnya memilih. Dan beberapa kali saya ajak Sophie membeli rambutan sampai dia protes, kenapa sih beli rambutan terus. Akhirnya walaupun musim rambutan belum berakhir, saya sudah tidak membeli rambutan lagi, sudah cukup puas dan bisa dikatakan sudah bosan dengan rambutan. Ada kalanya karena terlalu banyak makan rambutan dalam sehari saya sampai batuk he he he...

Nah di kesempatan harga rambutan murah begini, saya coba buat asinan rambutan ini. Dan resepnya saya pakai resep asinan bengkuang saja, sedikit modifikasi saja. Bagaimana rasanya? tentu sangat segar.. apalagi kalau disantap saat kondisi asinan rambutan ini baru keluar dari kulkas, manis, asam, pedas...mantap.

Di batch pertama saya hanya menggunakan 20 butir rambutan, nah ternyata kuah asinannya masih ada sedangkan rambutannya sendiri sudah habis, lalu saya tambahkan lagi rambutan tanpa membuat kuah lagi, hanya memasukkan rambutan langsung di kuah tadi. Diamkan sampai keesokan harinya, rasanya sudah enak. Tetapi saya sudah tidak sanggup lagi makan batch kedua ini, akhirnya mencari korban..ha ha ha... 

Okeh... begitulah cerita di balik asinan rambutan ini... yang tertarik untuk mencoba membuat asinan rambutan ini.. siapa tahu sedang musim rambutan juga.. ini dia resepnya ya.. silakan...

Asinan Rambutan

Bahan :
  • 20 buah rambutan, kupas, buang biji, cuci dengan air matang
  • 5 buah jeruk limau atau jeruk kunci atau jeruk sambal, peras airnya
  • 300 ml air
  • 6 sendok makan gula pasir
  • 8 buah cabai merah keriting
  • 2 butir cabai rawit merah
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Haluskan cabai merah dan rawit merah. Campur air, gula pasir, cabai halus dan garam, masak hingga air mendidih dan gula larut. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan jus jeruk limau. Cicipi rasanya, angkat dan tuangkan ke dalam wadah berisi rambutan kupas. Aduk dan biarkan dingin, masukkan ke dalam kulkas, nikmati ketika dingin.


resep asinan rambutan mudah


Nah semoga resep asinan rambutan ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



Wednesday, March 28, 2018

Puding Lapis Susu & Buah Naga



resep puding lapis susu buah naga

Haloooo... wah sudah beberapa hari saya absen posting, uhuy.. baiklah sekarang pas lagi ada waktu saya sempatkan posting. Nah hari ini saya posting resep puding lapis susu dan buah naga. Hmmm puding ini agak sedikit gaya sih kalau saya katakan hi hi hi... lapisannya itu loh... 

Memang sih sudah lama ingin coba buat puding model begini, hmmm pas ada buah naga, jadi biar kontras lapisannya. Eits tapi ini buat pudingnya juga sudah cukup lama sih, biasa ya resep yang ngendon di draft. Baru sempat saya tayangkan sekarang.

Puding ini rasanya enak, yang biasanya bapak Sophie tidak suka kali ini dia suka, tapi dengan embel-embel dulu dari saya mensugesti dia, enak loh puding ini cobain deh... rasanya tidak jauh dari pudingnya Holland Bakery... wakakak... pede sekali ya saya..hi hi hi.. Lah tapi menurut saya ya tidak kalah lah.. bolehlah sedikit menyombong kan.. biar laku puding ini maksudnya begitu loh. Membuat puding ini triknya sudah pada tahu belum? hmmm kalau sudah pada tahu bolehlah ya dibagikan juga buat yang pada belum tahu, mudah kok... gelasnya atau wadah pudingnya itu hanya dimiringkan kok ketika mendinginkan puding, nah setelah set keras tuh puding, tinggal isi biasa dengan lapisan kedua, jadi deh.. mudah kan. Nah alat untuk memiringkan cetakan puding ini sih bisa gunakan loyang muffin, yang punya lubang untuk meletakkan cetakan atau gelas puding ini dengan posisi miring. Kemiringannya juga kita tentukan suka-suka kita.

cara membuat puding lapis

Nah kebayang kan caranya setelah melihat gambar di atas? mudah kan...  Ada yang mau coba juga, silakan... buat puding kesukaan saja, lapisan puding terserah kita saja.

Bicara puding buah naga, saya itu suka sekali dengan warna puding buah naga ini, dulu saya pernah buat puding kaca buah naga, amboi, cantiknya warna buah naga itu yang dilapisi puding transparan, lalu ada juga puding susu buah naga, hmmm kalau ini sih warnanya ya cantik juga hanya sedikit lebih pudar karena sudah dicampur susu.

Wokeh... kali ini langsung ke resep ya... biar singkat saja.. silakan..

Puding Lapis Susu Buah Naga

Bahan Puding Buah Naga :
  • 300 gr buah naga yang sudah dikupas
  • 600 ml air
  • 6 sendok makan gula pasir
  • 1 bungkus agar-agar bubuk plain kemasan 7gr

Cara membuat :
Blender buah naga dengan setengah bagian air, sisihkan. Di panci larutkan gula dan agar-agar bubuk dengan sisa air, masak hingga panas. Setelah panas tuangkan larutan buah naga, masak hingga mendidih sambil diaduk. Cicipi rasanya, silakan sesuaikan rasa manisnya sesuai selera. Hilangkan uap panasnya, sementara itu siapkan cetakan, di sini saya menggunakan gelas, letakkan gelas posisi miring di loyang muffin, isi dengan larutan agar-agar (lihat gambar di atas). Biarkan mengeras.


Bahan Puding Susu :
  • 75 ml susu kental manis putih
  • 700 ml air
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1 bungkus agar-agar bubuk plain kemasan 7 gr

Cara membuat :
Begitu puding buah naga sudah mengeras, siapkan puding susu, campur semua bahan di panci, masak hingga mendidih sambil diaduk,cicipi rasanya, hilangkan uap panasnya dan tuangkan ke cetakan yang sudah berisi puding buah naga. Posisi gelas/cetakan sudah diluruskan kembali. Tinggal mengisi larutan agar-agar setinggi ujung lapisan puding buah naga.


resep puding lapis buah naga susu

Nah semoga resep puding lapis susu dan buah naga ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...




Selamat mencoba...



Saturday, July 29, 2017

Puding Pepaya



resep puding pepaya

Pernah buat puding pepaya begini? sering malah ya? kalau saya baru pertama kali buat ya kali ini, padahal sudah lama ingin buat, secara puding ini adalah puding kesukaan saya ketika saya masih kecil. Tapi walaupun begitu entah kenapa kok saya baru kepikiran buat puding ini sekarang ya. Dulu saya itu sangat menantikan yang namanya arisan keluarga Toraja, biasa ya anak-anak kalau ikut arisan yang dicari tentu saja makan-makannya itu loh. Nah ingat sekali di salah satu rumah, makanan khas yang tidak pernah ketinggalan adalah puding pepaya ini, duh duh.. saya suka sekali makan puding pepaya ini tapi sayangnya saya hanya makan ya di tempat tante satu ini. Jadi saya akan sangat bersemangat mau ikut kalau tahu ada arisan di rumah tante pembuat puding pepaya ini, halah...

Sayangnya ibu saya tidak pernah membuat puding begini, entahlah.. kalau buat puding paling-paling puding santan gula merah atau puding nanas he he he...

Dan ketika membeli pepaya, ih teringat deh mau coba buat puding pepaya begini, enak sepertinya makan puding begini di tengah cuaca yang amat sangat panas di Batam ini. Sippp semua bahan ada dan tada... jadilah puding pepaya ala-ala saya.

Bapaknya Sophie doyan juga puding begini, padahal yang namanya puding dia itu paling tidak suka. Hmm mungkin karena perbandingan puding dan pepayanya lebih banyak pepayanya kali ya, tapi Sophie tidak doyan bagian pepayanya sama sekali, hanya mau makan pudingnya saja. Ya.. terpaksa emaknya yang makan pepayanya, untung pepayanya manis.

Oh iya, untuk pepayanya sendiri saya gunakan pepaya cukup besar, tapi larutan puding susunya berlebih jadi ada juga yang saya tempatkan di gelas yang dicampur dengan bulatan pepaya. 

Nah tulisan ngalor ngidulnya sedikit saja ya, ini saya sedang sibuk sekali jadi asisten bapaknya Sophie neh, lumayan banyak pekerjaannya, cukup menyita waktu, ini saya curi-curi waktu dulu untuk ngeblog. Mau lanjut lagi, secara sudah ditagih neh oleh clientnya.

Sippp, berikut langsung ke resep ya.. silakan...

Puding Pepaya

Bahan :
  • 1 buah pepaya ukuran besar, kupas, belah 2 memanjang, buang biji, cuci bersih, tiriskan airnya
  • 1 bungkus agar-agar plain
  • 5 sendok makan gula pasir
  • 5 sendok makan susu kental manis
  • 750 ml air

Cara membuat :
Ambil beberapa daging pepaya dengan menggunakan pembulat, buat secukupnya saja dan perhatikan untuk tidak terlalu dalam mengeruk daging pepayanya, sisihkan di mangkuk.
Larutkan agar-agar dan gula pasir dengan campuran susu kental manis dan air, masak hingga matang dengan api kecil sambil sesekali di aduk, cicipi rasanya. Matikan api dan hilangkan uap panasnya. Tuangkan ke dalam pepaya sampai kurang lebih 3/4 penuh, masukkan bulatan-bulatan daging pepaya secukupnya sampai permukaan puding penuh. Dinginkan hingga mengeras, masukkan ke dalam kulkas, jika sudah dingin, potong-potong.

Nah semoga resep puding pepaya yang sangat sederhana dan mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



Monday, January 30, 2017

Es Buah Selasih



resep es buah selasih

Saya sedang menyicil lagi neh menghabiskan stok draft, jadi ceritanya foto satu ini dibuang sayang, duh maunya tidak usah ditampilkan saja, tapi sayang euy, lumayan menambah jumlah posting ha ha ha.. tapi eits walaupun masuk kategori dibuang sayang siapa tahu bisa tetap bermanfaat buat beberapa orang, iya kan.. maksa ini kan ya.. 

Mau saya tampilkan resep terbaru tapi belum sempat pindahkan gambarnya dari kamera, lebih tepatnya malas sih he he he. Nah resep ini sama plek dengan resep es buah yang pernah saya posting sebelumnya. Hanya ditambah selasih saja sehingga menambah sensasi renyahnya. 

Kalau dulu waktu kecil, selasih ini kami sebut telur kodok..nah dulu sampai saya penasaran apa iya yang saya makan itu telur kodok asli. Ih kalau begitu berarti menjijikkan sekali ya... ih tapi kok enak rasanya.. hmm begini ya rasa telur kodok ha ha ha... Tapi memang penampakannya mirip sekali dengan telur kodok kan ya.

Upsss disela dulu ya... walaupun terlambat saya ingin mengucapkan selamat merayakan imlek ya buat teman-teman pembaca setia Monic's Simply Kitchen. Semoga di tahun ayam ini memberikan lebih banyak kelimpahan, kesehatan dan kesuksesan, amin.

Aih kalau bicara Imlek, dari dulu waktu kecil, upss dulu saya tahunya bukan Imlek tapi Sinchia. Nah beberapa teman saya merayakan Sinchia. Jadi ceritanya waktu itu masih SMP, jadi kami yang tidak merayakan Sinchia akan datang ke rumah teman yang merayakan. Waktu itu sudah gembar-gembor tentang angpao, berupa amplop merah berisi uang. Tapi seingat saya tidak ada yang pernah memberikan saya angpao. Ah... sampai saya besar dan tidak pernah berpikir lagi tentang angpao.

Sampai ketika saya bekerja di perusahaan di mana pemiliknya orang Chinese. Walaupun perusahaan Chinese jangan salah anggap dulu ya, di perusahaan ini beda, malah berasa perusahaan itu milik sendiri ha ha ha... sampai-sampai bapaknya Sophie meledek jabatan saya di sana adalah wakil direktur, jiahhhh. 

Memang sih karena perusahaan kecil, jadi pertama kali saya direkrut untuk mengurusi bagian quality, di mana mengurusi semua bagian quality, terutama mengurusi masalah customer audit. Jadi saya harus mulai dari nol membuat semua dokumen yang berhubungan dengan qualty management system. Hmmm paniang kapalo wak..

Begitu berjalannya waktu, teman sekerja saya yang mengurusi HRD dan marketing, (upss ya, satu orang dua jabatan) mengundurkan diri, hmmm apa yang terjadi, alih-alih merekrut orang baru sebagai pengganti, tanggung jawab HRD dilimpahkan kepada saya... tepok jidat. Tapi untuk marketing merekrut orang baru.

Ok tidak masalah, toh jadi pengalaman buat saya, di sana saya belajar tentang seluk beluk HRD, kalau tidak begini kapan lagi kan saya bisa bekerja mengurusi karyawan. Nah cukup santai kalau tidak ada masalah quality sebut saja keluhan pelanggan atau juga audit pelanggan lagi. 

Tapi itu belum cukup horor buat saya, begitu teman sekerja saya yang mengurusi bagian finance dan accounting mengundurkan diri lagi. Apa yang terjadi, saya pun harus merangkap mengurusi finance, di mana saya harus mengurusi kas masuk dan keluar, mengurusi hal-hal yang berbau perbankan, sesuatu hal yang sangat baru.

Terdengar kejam tidak? ha ha ha... kalau dipikirkan sih iya ya.. tapi sebenarnya tidak, saya tetap enjoy walaupun saat-saat tertentu pusing kepala, mana yang harus dikerjakan lebih dulu. Pak bosnya tidak kejam dan hampir tidak pernah marah kalau saya katakan dan sangat pengertian sekali. 

Nah mungkin karena beban pekerjaan yang cukup banyak, jadi ketika kenaikan gaji, pak bos cukup pengertian, di mana lagi kenaikan gaji di perusahaan kecil yang bisa sebesar itu? saya saja megap-megap kerja di perusahaan besar, tidak pernah ada kenaikan gaji yang cukup besar menurut saya.

Dan di perusahaan ini saya baru merasakan pesta jeruk mandarin, jadi sebelum imlek kita sudah bisa makan jeruk sepuasnya, sakit perut- sakit perut dah. Secara jeruk berkotak-kotak datang dari supplier, jadi ambil jeruk beberapa buah ke meja, makan di kala senggang. Begitu habis, kalau mau ya bisa ambil lagi..pokoknya mabok jeruk.

Dan... di perusahaan inilah saya menerima amplop merah itu... yuppp angpao. Wuih senangnya kala pak bos memanggil ke ruangannya dan menyerahkan amplop merah itu. Bukan amplop merah kecil, tapi amplop merah besar.... lumayan isinya uang SGD.. yang masih mulus lagi jiahhhh. Kalu dikurs ke rupiah bisa 2 bulan gaji.. aih  senangnya tidak terkira.

Ternyata angpao itu adalah profit sharing, sungguh hal baru bagi saya. Di perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, bisa dikatakan perusahaan besar, boleh sih statusnya PMA milik Amerika. Tapi saya tidak pernah merasakan yang namanya profit sharing. Sebelum saya berhenti, serikat pekerjanya masih memperjuangkan profit sharing, entah berhasil entah tidak.

Dulu seorang teman yang saya sangat lupa siapa, pernah berkata, enak mana jadi ikan kecil di tempat besar dan berpenghuni banyak, atau jadi ikan besar di tempat lebih kecil tapi berpenghuni sedikit. Hmmm ini pengandaian bekerja di perusahaan besar dan perusahaan kecil.

Kalau menurut saya, lebih enak bekerja di perusahaan kecil, walaupun kalau ditanya teman-teman, kerja di mana? sangat tidak membanggakan... tapi apa mereka tahu kalau secara income lebih baik..hmmm... jadi butuh kebanggaan atau income? saya pilih income, saya tidak bisa membeli kebutuhan hidup saya dengan hanya bermodalkan kebanggaan.

Bapaknya Sophie pernah ditawari pekerjaan di perusahaan besar dan terkenal di Batam, tapi saya sempat terkejut, masak iya gaji yang ditawarkan lebih rendah dari perusahaan sebelumnya. Sangat percaya diri sekali perusahaan itu. Jadi mungkin dengan nama besar orang tidak akan berpikir lebih jauh tentang income? Dan tentu saja ditolak pekerjaan itu.. dan ada seorang temannya protes, kenapa kamu tolak perusahaan itu, orang rebutan loh mau bekerja di sana, suatu kebanggaan bekerja di sana. Lantas begini jawab bapaknya Sophie, saya tidak bisa hidup hanya bermodalkan kebanggaan..

Ya begitulah terkadang image kita itu terbentuk, kebanggaan itu terkadang memang dibutuhkan sebagian orang. Terkadang hanya untuk kebanggaan orang rela mempersulit diri sendiri. Jadi ingat film tentang orang India di Amerika. Demi kebanggaan, mereka tinggal di rumah mewah, jadi semua kerabat dan teman menganggap mereka keluarga wah dan terpandang. Tapi apa yang terjadi... ternyata...yang sungguh membuat saya juga terkejut adalah, si kepala keluarga bekerja sebagai pekerja kasar, menggali jalan raya... duh..dan sampai berhutang untuk menutupi segala biaya hidup mewahnya.

Aih aih... jadi ceritanya saya ini tidak berbagi resep ya... hanya cerita ngalor ngidul... tidak apa-apa ya.. sekali sekali ha ha ha ha....

Untuk resep es buah selasih ini silakan klik link resep es buah ya... dan untuk selasihnya di sini saya gunakan selasih kering, rendam dengan air matang suhu ruang sampai mengembang baru deh dicampurkan dengan es buahnya.

Sipppp..... semoga tidak bosan ya dengan lanturan saya... tunggu resep selanjutnya ya... jangan kabur dulu ha ha ha...




Monday, September 5, 2016

Manisan Kedondong


manisan kedondong

Kalau buah yang asam-asam memang enaknya diolah menjadi manisan begini, jadi kalau kedondong ya enak diolah menjadi manisan. Kalau dibuat rujak sih oke juga, hanya untuk saya sendiri, kedondong yang dibuat rujak masih terlalu asam, sama asamnya dengan mangga muda. Mangga muda dan kedondong adalah buah yang saya sisihkan dahulu di rujak, kalau mood saya makan kalau tidak saya biarkan saja, upps satu lagi yang saya tidak suka di rujak adalah jambu air, entalah rasanya saya tidak suka jambu air di rujak.

Nah, manisan kedondong ini sih saya buat ketika Batam sedang panas-panasnya, jadi kala itu ingin makan yang segar-segar. Jadi ini termasuk resep yang sudah ngendon di draft. Secara Batam sekarang lumayan dingin, sudah mulai hujan lagi, hampir tiap hari hujan. Jadi sekarang di jalan komplek rumah berlumpur, secara sedang ada galian gas PGN, ceritanya mau pasang instalasi gas, lebih tepatnya biogas di rumah-rumah. Jadi di tiap rumah sudah mulai dipasang pipa saluran gas, di sepanjang jalan sudah ditanam pipa juga. Pokoknya komplek perumahan di mana saya tinggal sedang dalam kondisi berantakan. Entah kapan selesainya pekerjaan instalasi pipa gas ini.

Nah kembali ke kedondong ini, jadi kedondong bukanlah favorit saya, tetapi setelah diolah menjadi manisan yang cukup simple ini dan dengan cara yang sangat mudah, maka manisan kedondong menjadi kudapan yang enak disantap. 

Pada dasarnya, resep manisan kedondong ini sama saja dengan resep manisan mangga yang pernah saya buat sebelumnya. Jadi mudah sekali deh kalau sudah sekali buat tinggal modifikasi sedikit saja resepnya.

Kedondong ini, kalau di Batam bisa didapatkan dengan mudah di penjual buah atau pun di penjual di pasar yang khusus menjual buah-buahan untuk rujak. Jadi walaupun kedondong termasuk buah yang tidak banyak dijual, tetap bisa ditemukan.

Okey deh, lanjut ke cara membuat manisan kedondong homemade ini ya, soalnya saya sudah bingung mau menulis apa lagi, he he he...


Manisan Kedondong

Bahan :
  • 10 buah kedondong mengkal
  • 500 ml air
  • 1/2 cup gula pasir
  • 3 buah jeruk limau/calamansi

Cara membuat :
  1. Kupas kedondong, cuci bersih dan potong sesuai selera
  2. Campur gula dan air lalu masak hingga mendidih
  3. Sesaat sebelum diangkat masukkan perasan air jeruk limau, aduk rata
  4. Tuangkan ke dalam mangkuk berisi potongan kedondong, aduk rata
  5. Diamkan hingga dingin, masukkan ke dalam kulkas
  6. Santap ketika sudah dingin, semakin lama di kulkas semakin enak

resep manisan kedondong mudah


Silakan mencoba cara membuat manisan kedondong sendiri di rumah ya....semoga suka....


Selamat mencoba...



Tuesday, June 21, 2016

Manisan Nanas Apel & Salak



resep manisan nanas apel salak

Manisan campuran buah nanas, apel dan salak ini saya buat sih sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu, biasalah ya resep draft ceritanya. Resep draft adalah penyelamat di kala sedang malas memasak ataupun jeprat jepret. 

Beberapa hari ini saya masih memasak sih, tapi sedang tidak mood melakukan proses foto, nanti kapan-kapan kalau masak yang sama baru deh foto lagi. Begitulah memang kadang kalau tidak mood jadilah tidak terlaksana.

Kembali ke resep manisan ini, buah-buahan yang saya gunakan ini berdasarkan stok yang tersedia saja di kulkas, dan ternyata gabungan ketiga buah ini memberikan rasa yang cukup enak jika dibuat manisan begini, disantap dingin, hmmmm maknyus.

Kalau semisal kuahnya sedikit diencerkan dan buah-buahnya dipotong ukuran agak kecil, sudah bisa jadi minuman es buah neh. Jadi manisan ini bisa juga dibuat versi es buah ya, tetap enak. Silakan modifikasi resep di bawah ini menjadi es buah dengan menambahkan jumlah air dan atur lagi pemakaian gulanya, sesuaikan dengan selera. Nikmati dengan potongan es batu... bisa juga ditambahkan variasi buahnya, seperti bengkuang ataupun pepaya, seperti halnya es buah murah meriah yang pernah saya buat dan malah sering sekali saya buat dulu. Ditambahkan selasih? enak juga...

Resep manisan mangga pernah saya posting sebelumnya, nah resep manisan nanas apel dan salak ini beda tipislah dengan resep tersebut. Yang ada stok mangga muda, ingin buat manisan mangga, hayuk dibuat, mudah kok... hasilnya tentu lebih enak kan kalau buat sendiri, lebih yakin dengan bahan-bahan yang digunakan, tanpa pengawet, tanpa pewarna dan tanpa pemanis buatan. Lebih tenang untuk menyantapnya.

Okey deh, tanpa lama-lama lagi, berikut resep manisannya ya...

Manisan Nanas, Apel & Salak

Bahan :
  • 1 buah nanas ukuran kecil, kurang lebih berat 500 gr, kupas potong-potong
  • 5 buah salak, kupas buang biji dan potong-potong
  • 1 buah apel ukuran sedang, bagi menjadi 8 bagian, masing-masing potong 2
  • 200 ml air
  • 100 gr gula pasir
  • 1 buah lemon
  • 1/4 sendok teh garam

Cara membuat :
  1. Di panci campur air dan gula, masak hingga gula larut dan larutan mendidih, beri garam, aduk rata, angkat dan biarkan hingga hangat
  2. Tuangkan ke dalam mangkuk berisi campuran buah, aduk rata, tambahkan jus lemon, aduk rata kembali, biarkan hingga dingin di suhu ruang (catatan : apel dan salak dipotong-potong sebaiknya ketika sedang menunggu larutan gula menghangat supaya begitu selesai memotong buah, bisa langsung dituangkan sehingga buah tidak menghitam)
  3. Masukkan ke dalam kulkas, biarkan hingga dingin, santap kala dingin

cara buat manisan apel nanas salak

Nah sukup mudah kan membuat manisan nanas, apel dan salak ini, jadi silakan mencoba resep ini ya, siapa tahu cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...

Sunday, June 12, 2016

Es Timun Melon Selasih



resep es timun melon selasih

Resep yang segar-segar dulu ya... masak resep masakan dan puding terus kan ya, nah kali ini saya tampilkan resep es timun melon selasih. Sudah terbayang kan bagaimana segarnya, gluk gluk glek glek... segar, pelepas dahaga di kala cuaca panas dan cocok buat minuman berbuka puasa neh...

Buat es timun melon selasih ini sih sebenarnya sudah dari akhir bulan Mei nih, ini resep request dari Mas Rofi, pimpinan tabloid Sunday People. Jadi mintanya edisi bulan Juni adalah minuman, nah saya coba buatkan minuman es timun selasih ini.

Saya dulu pernah minum es timun selasih ini di salah satu rumah teman ketika saya berkunjung ke rumahnya, nah walaupun es timun ini sederhana ya, tapi rasanya beuh... segar sekali dan rasanya saya ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, my version ceritanya. Berhubung ada stok melon di kulkas, makanya tidak ada salahnya tambahkan melon juga. Melon, timun, semangka, timun suri, blewah masih satu kerabat kan ya...

Kalau di Bali ada lagi yang satu kerabat, namanya timun guling, tapi saya bingung neh timun guling kalau di tempat lain apa ya namanya. Menurut saya nih timun guling rasanya tidaklah semanis timun suri, tapi bentuknya tidak juga mirip blewah, jadi bagaimana donk definisi timun guling ini, ha ha ha... saya saja bingung...

Jadi dulu waktu saya masih di Surabaya, nah ibu saya kebetulan ke Bali, jadi ikutlah saya menemani ibu saya. Kebetulan ketika di sana, sepupu saya sedang panen timun guling, wuih saya ikutan ke sawah, banyak sekali timun gulingnya bertebaran di tanah, nah disebut timun guling karena letaknya di tanah kali ya, saya juga tidak bertanya kepada sepupu saya waktu itu. Jadi berkarung-karung hasil panen timun gulingnya.

Lalu setelah panen, sepupu saya mengantarkan timun-timun tersebut ke warung-warung sekitar. Wah ternyata pada suka ya dengan timun guling. Kalau menurut saya timun guling itu kurang enak dimakan begitu saja, nah kalau dibuat es (belum pernah coba sih, he he he) sepertinya enak.

Okey deh, kembali ke resep es timun melon selasih ini, nah selain bahannya mudah, mempersiapkannya juga tidak pakai lama, yang mau intip resepnya, mari, ini dia...


Es Timun Melon Selasih

Bahan :
  • 1 buah timun ukuran sedang, cuci bersih buang ujung dan pangkal, buang biji, serut kasar
  • 1/4 buah melon (bisa gunakan jenis melon apa saja, saya gunakan melon hijau), potong dadu
  • 150 gr gula pasir
  • 600 ml air
  • 2 buah jeruk nipis (atau bisa gunakan lemon atau jeruk limau)
  • 2 sendok teh selasih, rendam dengan air matang hingga mengembang
  • es batu secukupnya

Cara membuat :
Siapkan serutan timun dan potongan melon di dalam mangkuk, masak gula dan air hingga gula larut dan air sudah mendidih, sesaat sebelum diangkat kucuri dengan air jeruk nipis, angkat dan biarkan hingga hangat-hangat kuku, tuangkan ke dalam mangkuk berisi campuran melon dan timun, beri selasih, aduk hingga rata, cicipi rasanya (jika dirasa kurang manis, bisa masak lagi beberapa sendok makan gula pasir dan air, hingga air mendidih dan gula larut), beri es batu secukupnya, siap disajikan, enjoy!!!!


cara buat es timun melon selasih


Nah semoga resep es timun melon selasih ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

Selamat mencoba...



Friday, May 27, 2016

Selai Buah Naga Homemade



resep selai buah naga homemade

Wuih... masih ingat kalau punya stok buah naga di kulkas, entah sudah berapa lama tuh buah naga ngendon di kulkas, nah kebetulan ada stok roti tawar kotak, yang biasa dibuat roti bakar ala abang-abang, ya sudah buat yang mudah saja deh, buah naganya dijadikan selai, jadi ceritanya selai buah naga homemade ini.

Kebetulan kemarin singgah ke toko bahan kue yang khusus menjual roti tawar kotak ini, jadilah lapar mata beli roti, tadinya mau tanya cetakan kue putu mayang, eh tidak ada...daripada pulang dengan tangan kosong, haiyaaaa.... akhirnya beli roti tawar kotak ini saja.

Membuat selai memang cukup mudah, apalagi kalau untuk konsumsi sendiri ya, hanya tambahkan gula intinya, masak hingga mengental, jadi deh. Jadi kalau mau benar-benar membatasi bahan-bahan olahan yang beli di luaran, alternatif selai homemade adalah pilihan kan. 

Nah beberapa kali pernah buat selai, yang mudah saja, misalnya selai nanas (untuk olesan roti bukan untuk isi nastar), selai mangga dan kali ini coba selai buah naga. Rencana dan angan-angan mau mencoba membuat sendiri selai srikaya, tapi apa daya mood tidak kunjung datang juga, halah...

Oh iya, karena dulu pernah buat selai nanas ada campuran irisan jeruk nipis, eh kok enak ya, akhirnya saya coba juga buat selai buah naga ini dengan campuran irisan jeruk nipis, nah menambah rasa deh jadinya. Tapi saya tidak jamin ya semua suka dengan rasa ini, kembali ke selera. Jika ada feeling tidak akan suka, monggo skip saja irisan jeruk nipisnya, boleh ganti dengan air jeruk nipis atau jus lemon saja.

Untuk takaran gula, disesuaikan dengan selera ya, karena tingkat kemanisan buah naga beda-beda dan selera manis seseorang juga berbeda, inilah enaknya proses cooking ini ya, bisa dicicipi rasanya, jadi bisa disesuaikan. Jadi yang namanya resep itu tidaklah baku, jangan terpatok pada resep tercantum, sesuaikan dengan selera saja, resep hanya patokan saja. Jadi jangan marah, atau sampai mengamuk hebat karena masakan yang dibuat keasinan atau kemanisan.

Gula dan garam juga beda-beda kan, nah saya beli gula dan garam juga setiap beda merek juga beda tingkat asin dan manisnya, jadi semua kembali lagi kepada selera. 

Oh iya, untuk buah naganya kali ini saya gunakan buah naga dari Barelang. Jadi kalau di Batam itu, ada produk-produk dari Barelang (Batam Rempang Galang), jadi kalau disebutkan dari Barelang, berarti dari daerah sekitar jembatan Barelang (itu tu, icon kota Batam), baik itu dari daerah sekitar jembatan I sampai dengan jembatan VI, karena memang tiap-tiap pulau dihubungkan oleh jembatan ini.

Jadi biasanya penjual buah, ataupun sayur, suka mengatakan, ini dari Barelang loh kak, atau telur juga dari Barelang. Nah biasanya kalau dari Barelang tentu lebih segar kan ya, tidak diangkut dari luar Batam, jadi jarak tempuhnya lebih dekat untuk sampai ke pasar. Nah yang sudah saya bandingkan memang buah naga Barelang ini lebih enak, karena lebih segar tentunya, sedikit lebih manis dari yang lainnya. Atau pepaya, rasanya lebih enak...biasanya saya suka bertanya ke penjual buah, pepaya Barelang yang mana? Selain itu telurnya juga, kalau dari Barelang tentu lebih segar, jadi sampai di pembeli masih dalam keadaan segar. 

Begitu deh ceritanya, abaikan kalau dianggap tidak penting, biasalah ya, harap maklum, pemilik blog ini suka menulis yang ada di pikirannya begitu saja, apa yang muncul di pikiran kala memposting resep ya dituliskan begitu saja, he he he... yang tidak tahan membacanya boleh loncat ke resep saja, ha ha ha...

Berikut resepnya ya....

roti bakar selai buah naga

Selai Buah Naga

Bahan :
  • 350 gr buah naga tanpa kulit
  • 4 sendok makan gula pasir (bisa tambahkan atau kurangkan sesuai selera)
  • 1 buah jeruk nipis, belah 2, iris tipis (atau bisa ganti dengan 1-2 sendok makan air jeruk nipis)

Cara membuat :
  1. Potong-potong buah naga, haluskan dengan garpu saja (tidak usah terlalu halus)
  2. Masukkan buah naga, gula pasir dan irisan jeruk nipis, aduk rata dan masak dengan api kecil hingga mengental
  3. Cicipi rasanya, tambahkan gula jika dirasa kurang manis
  4. Angkat dan dinginkan, simpan di wadah kedap udara, masukkan ke dalam kulkas supaya selai lebih awet

cara membuat selai buah naga homemade

Nah semoga resep selai buah naga homemade ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya.....



Selamat mencoba....



Thursday, April 28, 2016

Asinan Buah ala Asinan Bogor Gedung Dalam



asinan bogor gedung dalam

Buat asinan lagi, kali ini masih asinan buah ala asinan bogor gedung dalam. Hmmm coba buat lagi, secara sudah cukup lama saya buat asinan buah begini. Tapi yang ini tidaklah lengkap, hanya asinan buah tanpa pelengkap kerupuk mie ataupun taburan kacang goreng.

Buat ini sih tidak direncanakan, jadi ceritanya saya buat lagi karena memang sudah sangat lama saya posting resep asinan buah Bogor ala gedung dalam ini. Nah tiba-tiba ada komen masuk mempertanyakan resep saya, apa benar tuh takaran air dan gulanya? dengan takaran gula 250 gr dan air hanya 300ml apa tidak terlalu kental cairannya? apa mungkin takaran gulanya hanya 50 gr? sempat ragu juga secara sudah lama kan, nah loh. Menurut perasaan saya benar, karena waktu itu buat ya saya catat resepnya dulu sebelum posting di blog.

Seingat saya memang agak sedikit kental tapi tidak kebangetan, lalu ketika dicampur dengan buah dan didiamkan setelah beberapa jam apalagi ketika dimasukkan ke dalam kulkas, air dari buah-buahnya akan keluar sehingga kuahnya akan menjadi banyak dengan sendirinya. Hmmm karena tidak mau menjawab sembarangan, ya sudah, cusss ke pasar dulu tadi beli nanas ukuran kecil dan bengkuang ukuran sedang satu buah saja. Untuk timunnya, masih ada stok di kulkas.

Ya saya pikir coba buat lagi ah, mumpung saya juga penasaran, dan cukup lama tidak makan asinan buah segar begini, apalagi cuaca di Batam aneh, mendung tapi panas, panas yang gerah lengket begitu, nah pas kan kalau makan yang segar-segar, jadi tidak ada salahnya buat lagi asinan buah ini.

Dan ternyata benar, perasaan saya tidak salah, takaran resepnya benar, haiya.....kebayang kalau salah, padahal resep itu sudah saya posting di awal saya ngeblog tahun 2014, tepatnya di bulan Februari 2014, sudah 2 tahun lebih lamanya tuh resep bercokol di blog saya ini. 

Tapi sebagai perbandingan, saya coba lihat rujukan resep asli si Uda-dapur minang, si uda pakai takaran 2kg gula pasir dengan 1 L air, lah yang ini malah lebih kental kan, sebelum buat lagi saya yakin juga kalau resep saya tidak salah.

Akhirnya terbukti...tada dengan senangnya saya memposting ulang resep asinan buah ala asinan bogor gedung dalam ini, tetapi saya buat hanya setengah resep saja...

Mengenai rasanya, ondeh mandeh...enak, segar...kres kres kriuk buahnya berpadu dengan kuah yang asam, manis dan pedas....enak...

Yang mau lihat-lihat resepnya, berikut resep asinan buah yang saya buat kali ini ya...silakan... (oh iya kali ini saya tidak tambahkan cabai rawit, biar tidak terlalu pedas, yang suka silakan tambahkan cabai rawit sesuai selera)

Asinan Buah Gedung Dalam

Bahan :
  • 1 buah nanas ukuran sedang, berat setelah dikupas kurang lebih 350gr
  • 1 buah bengkuang, berat setelah dikupas kurang lebih 200 gr
  • 1 buah timun, berat setelah dibuang ujung dan pangkal kurang lebih 200 gr

Bahan kuah :
  • 125 gr gula pasir
  • 150 ml air
  • 8 buah cabai merah keriting, berat kurang lebih 25gr
  • 40 ml jus jeruk calamansi/jeruk limau
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
  1. Cuci bersih buah, potong-potong sesuai selera dan masukkan semua dalam mangkuk ukuran cukup besar, sisihkan
  2. Campur gula dan air, didihkan hingga gula larut, dinginkan sejenak
  3. Blender cabai merah dengan semua air gula, saring lalu blender ampas cabai merah dengan sedikit air gula yang sudah bercampur cabai tadi, saring kembali
  4. Tambahkan jus jeruk dan garam ke dalam air gula bercabai, aduk rata, cicipi rasanya, tambahkan garam dan jus jeruk jika dirasa kurang
  5. Tuangkan ke dalam mangkuk berisi buah-buahan, aduk rata
    cara buat asinan bogor gedung dalam
  6. Diamkan selama kurang lebih 1/2 - 1 jam di suhu ruang
  7. Masukkan ke dalam kulkas, setelah dingin siap dihidangkan
    asinan bogor buah
    sesudah didiamkan 1 jam (gbr kiri) dan sesudah didiamkan 2 jam di dalam kulkas (gbr kanan)


Nah semoga resep asinan buah ala asinan bogor gedung dalam ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera......


asinan buah bogor gedung dalam



Selamat mencoba....
(mau mencoba juga asinan sayur? silakan klik resep asinan bogor sayuran ala gedung dalam ya...)