Monic's Simply Kitchen: Oatmeal
Showing posts with label Oatmeal. Show all posts
Showing posts with label Oatmeal. Show all posts

Monday, March 13, 2017

Pizza Oatmeal Brokoli





Pizza oatmeal brokoli ini buatnya kapan, fotonya kapan, jadi harap maklum kalau itu keju mozarella sudah ciut-ciut aneh begitu ya..Ya sebenarnya pizza ini saya buat pagi hari sih, sebelum Sophie pergi sekolah, secara memang sengaja dibuat untuk bekalnya Sophie. Foto-fotonya selesai masak sekitar jam 11.30 siang, waduh.. pantas kan ya.

Beberapa waktu yang lalu kan memang nyetok oatmeal, nah ketika saya makan oatmeal, Sophie minta, biasa ya latah, lihat emaknya makan apa penasaran saja ingin coba. Ealah ternyata Sophie doyan oatmeal. Tentu tanpa tambahan apa-apa. Nah saya coba deh beri bekal dia oatmeal saja yang diseduh air panas, lalu saya beri tambahan potongan mangga. Ternyata suka.. jadi sudah 3 kali neh bekalnya begini.

Bisa-bisa neh Sophie mirip saya kelakuannya, kalau sudah suka sesuatu, bisa itu-itu saja yang dimakan, bisa berturut-turut makan itu juga, nah ketika sudah bosan, berhenti sampai lama sekali baru mau makan lagi.

Yang saya ingat neh, saya pernah begini dengan yang namanya leunca, jadi hampir tiap hari saya makan leunca, baik itu ditumis, disambal, atau juga dibuat campuran karedok. Jadi karena suka saya beli beberapa pack leunca di swalayan, secara kalau di pasar tradisional hampir tidak ada yang jual leunca. Nah tiap hari makan leunca, sampai akhirnya bosan, jadi sisa 1 atau 2 pack begitu di kulkas, aih aih saya sudah bosan.. jadi dibiarkan saja si leunca ini.

Nah supaya tidak cepat bosan, makanya oatmeal ini saya olah jadi pizza saja. Memang bukan baru pertama sih buat pizza dengan bahan oatmeal ini, tapi sebelumnya selalu dengan campuran tepung terigu juga, kali ini hanya pakai oatmeal. Silakan lihat beberapa resep pizza oatmeal di sini : pizza oatmeal. Oatmeal yang saya gunakan adalah oatmeal instan yang saya blender hingga menjadi tepung.

Tapi tetap saja, tekstur tepung oatmeal ini lebih padat daripada tepung terigu, pizza yang dihasilkan teksturnya padat walaupun tetap empuk. Jadi cukup mengenyangkan.. dan senangnya saya, Sophie juga doyan dengan pizza ini.

Sengaja buat pizza begini hanya topping brokoli, tidak ada tambahan proteinnya. Dan saus olesannya hanya menggunakan saus tomat homemade. Jadi belakangan ini sejak Sophie tidak bisa lagi menikmati saus tomat botolan beli, jadinya saya selalu menyetok saus tomat homemade di kulkas. Sekarang jadi lebih tenang kalau menggunakan saus tomat homemade ini.

Oh iya, baru kali ini saya buat makanan khusus gluten free, karena memang selama ini saya dan keluarga tidak ada masalah dengan alergi gluten, tapi tidak ada salahnya kan mencoba sesuatu yang bebas gluten, nah semoga ke depan lebih banyak resep gluten free yang bisa saya hadirkan.

Ok deh, tanpa lama-lama lagi berikut resepnya ya.. silakan...

Pizza Oatmeal Brokoli

Bahan :

  • 1/2 cup (120ml) air hangat (atau gunakan susu cair hangat)
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 1/4 cup (140gr) tepung oatmeal (oatmeal instan yang dihaluskan dengan blender)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak goreng

Bahan  topping :
  • 1 kuntum brokoli ukuran kecil, potong-potong, cuci dan rebus hingga berubah warna, angkat dan tiriskan
  • keju mozarella, iris tipis atau parut kasar
Bahan saus :
  • 3 sendok makan saus tomat homemade
Cara membuat :
  1. Untuk rotinya : di mangkuk, campur air hangat, gula pasir, aduk hingga gula larut, tambahkan ragi instan, aduk rata dan biarkan selama kurang lebih 10 menit hingga larutan berbusa 
  2. Di mangkuk ukuran cukup besar, campur tepung oatmeal  dan garam, aduk rata dengan sendok saja, tuangkan larutan ragi yang sudah berbusa, aduk rata dengan sendok kayu, kemudian tambahkan minyak goreng, aduk rata kembali
  3. Dengan tangan aduk hingga benar-benar rata, dengan cara seperti menguleni selama kurang lebih 2-3 menit, bulatkan adonan, tutup mangkuk dengan plastik wrap, diamkan selama kurang lebih 20 menit sampai adonan mengembang menjadi 2x ukuran semula, hmm dalam hal ini tidak begitu sampai 2x volume asal.
  4. Kempiskan adonan, letakkan di atas loyang, pipihkan adonan dengan tangan sampai adonan menyebar merata di loyang
  5. Beri olesan saus, beri topping brokoli, lalu di atasnya beri potongan keju mozarella sesuai selera banyaknya
  6. Panaskan oven, set di suhu 200 derajat celcius, panggang pizza selama kurang lebih 10-12 menit atau sampai keju meleleh dan permukaan bawah roti kecoklatan
  7. Keluarkan dari oven dan nikmati kala hangat selagi keju masih meleleh sehingga ketika ditarik masih ngaret

resep pizza oatmeal

Nah semoga resep pizza oatmeal brokoli yang sangat mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...




Friday, February 17, 2017

Oatmeal Chocochips Chewy Cookies



resep oatmeal chocochips chewy cookies

Postingan malam nih, sebenarnya kok malas ya, tapi tidak apa-apa dibuat saja deh, hitung-hitung menyemangati diri sendiri supaya lebih rajin update. Untungnya gambarnya sudah ada di komputer dan sudah dipermak juga dan resepnya sudah ada di memo tablet, jadi mudah tinggal salin saja. Jadi ceritanya malam ini saya mau posting resep oatmeal chocochips chewy cookies, beuh...

Nah kukis ini sudah saya buat beberapa waktu yang lalu, kepikiran buat kukis ini karena ada stok rolled oat di dapur, sudah beli di hypermart. Harga diskon sih, tapi kalau dipikir-pikir ya sama saja dengan harga normal di swalayan lain. Tapi memang rolled oat ini jarang yang jual, jadi karena malas ke swalayan yang lain itu, akhirnya beli di hypermart saja.

Hmmm kalau sudah masalah pikir-pikir, kesal tidak sih kalau kita ngomong begini kepada atasan, I think I should bla bla... lalu dijawab dengan ketus, you don't have to think, just do it. Hu hu hu sampai sekarang berbekas.. apa.. masak kerja tidak boleh berpikir, jadi hanya bekerja begitu saja, jadi robot saja donk ya.

Puasnya saya ketika melihat raut wajahnya ketika saya mengajukan pengunduran diri, setelah sekian lama saya menahan diri bekerja di sana. Hmmm tanda-tanda saya sudah tidak menikmati lagi kerja di sana adalah ketika setiap kali turun dari bus angkutan karyawan perut saya selalu mulas dan rasa mual mau muntah diikuti rasa berat di kepala, ha ha ha seperti morning sickness saja ya.. tapi ini memang morning sickness tapi bukan yang itu. Gejala tersebut semakin parah ketika saya melangkah memasuki area perusahaan, dan semakin parah ketika sudah masuk ke ruangan kerja. Begitu parahnya rasa tidak nyaman saya, dan daripada saya memaksakan diri, akhirnya saya mengundurkan diri saja.

Dan saya ingat sekali yang dikatakan atasan saya tersebut ketika saya mengundurkan diri, what have you done to me? I have arranged your new training, you are going to Malaysia to learn about moulding tools. You will help engineering regarding theses toolings. Hmm memang waktu itu saya ditempatkan di bagian maintenance... what..maintenance, sudah terbayang kan bagian maintenance itu seperti apa. Bayangan pakaian penuh oli karena membongkar mesin... aih aih tidak juga, saya waktu itu hanya bagian administrasinya lah, begitu kira-kira. Dan saya perempuan sendiri di bagian tersebut. Kerja saya ya hanya administrasi perawatan mesin, membuat formulir perawatan dan semua yang berhubungan dengan administrasi deh.

Jadi belum pernah saya itu mengutak-atik mesin tapi paling hanya mengecek berkala mesin tertentu, yang ini sih mudah ya.. mengecek kompresor, cooling tower adalah hal yang saya suka, apalagi mengecek cooling tower, saya akan naik ke lantai atas dan mengecek mesinnya. Hmmm suatu ketika, tidak ada satu pun personel yang bebas tugas, semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing, ternyata ada request urgent, di mana ada satu alat yang rusak..alat ya bukan mesin, kalau di istilah mesinnya, jig & fixture (pengarah dan penepat). Nah di situ saya terpaksa mengutak-atik alat tersebut, dan ketika beberapa rekan sekerja saya masuk ke ruangan, serentak mereka berkata, akhirnya... kamu bekerja juga setelah sekian lama...sambil tertawa mereka melihat saya sibuk dengan alat tersebut.

Aih sebenarnya kalau masalah rekan sekerja sih asyik-asyik saja, hanya saya tidak betah dengan pekerjaan saya tersebut apalagi dengan atasan, yang sebenarnya membingungkan, semua bisa memberi perintah. Atasan tidak hanya satu, ada 3 orang, yang terkadang tidak sejalan. Hmmm singkat cerita, akhirnya saya bisa lega mengundurkan diri dari sana dengan membawa kesan dan ingatan yang sampai hari ini tidak terlupakan.

Ya begitulah ceritanya.. yang sekali lagi tidak ada hubungan dengan resep kukis yang akan saya posting he he he...

Membuat kukis ini sangatlah mudah, hanya aduk-aduk, bulatkan dengan 2 buah sendok kecil, panggang dan jadi deh. Nah karena saya di sini menggunakan margarin dan merknya adalah blueband (bukan iklan bukan postingan berbayar) jadi tidak perlu memasukkan adonan ke dalam kulkas ya, beda kalau menggunkan butter atau mentega yang harus dimasukkan ke kulkas paling tidak selama 30 menit supaya adonan tidak melebar dengan suksesnya ketika dipanggang.

Jadi kukis yang saya buat ini masih terlihat gemuk, tidak tipis ya, sedikit berubah bentuk dari awalnya bulat seperti bakso yang dicetak dengan 2 buah sendok. Mengenai rasa... enak menurut saya, dan saya suka, dan yang penting Sophie pun suka.

Sipp berikut resep kukisnya, silakan..

Oatmeal Chocochips Chewy Cookies

Bahan :
  • 100 gr tepung terigu protein rendah, saya gunakan merk hana emas
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 110 gr margarin
  • 100 gr gula palem
  • 1 butir telur
  • 60 gr chocochips
  • 175 gr rolled oats

Cara membuat :
Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius, siapkan loyang, oles tipis margarin. Di mangkuk, campur tepung terigu dan baking powder, sisihkan. Di mangkuk lain, whisk margarin sampai lunak, tambahkan gula palem, whisk kembali sampai tercampur rata, tambahkan telur, aduk kembali. Masukkan tepung, aduk rata kemudian tambahkan chocochips dan rolled oats, aduk rata kembali. Dengan menggunakan 2 buah sendok kecil, bentuk bulat adonan, letakkan di loyang dan beri jarak karena kukis akan melebar. Panggang selama kurang lebih 10-15 menit sampai bagian bawah kecoklatan dan garing. Keluarkan dari oven dan dinginkan.


resep kukis oatmeal chocochips

Nah semoga resep Oatmeal Chocochips Chewy Cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



Selamat mencoba...



Thursday, May 19, 2016

Oatmeal Green Tea Pancakes



resep oatmeal green tea pancakes

Masih belum bosan buat pancake nih, tapi kali ini mencoba buat oatmeal green tea pancake. Mumpung ada stok green tea, jadi digunakan saja deh. Kalau diminum begitu saja, sebagai minuman hangat, rasa green tea ini aneh menurut saya. Nah kalau diolah menjadi pancake begini malah enak.

Ceritanya beberapa waktu yang lalu bapaknya Sophie beli bubuk green tea ini online. Nah rencananya memang mau diminum saja, tapi biasalah ya sudah mulai banyak resep yang saya ingin coba menggunakan bubuk matcha ini.

Tadi pagi saya tanya Sophie, mau dibuatkan green tea pancake tidak? Nah anaknya bilang mau, ya sudah mulai deh siap-siap di dapur. Resep masih sama dengan resep oatmeal dates pancakes yang juga kurang lebih sama dengan resep fluffy buttermilk pancakes. Ya kalau resep sama dan hanya sedikit modifikasi jadi lebih mudah membuatnya, hanya sedikit saja perubahan tergantung jenis pancake yang akan dibuat, bahan dasar pada dasarnya sama.

Untuk foto kali ini, masih menggunakan spot baru yang saya sukai, di samping tempat cuci piring, nah kalau di tempat ini tidak begitu banyak yang harus saya siapkan, jadi sedikit menghemat waktu dan tenaga dalam proses pemotretan. Hanya memang kalau di sini tidak bisa menggunakan reflektor kecuali ada yang sukarela diminta memegang cermin. Sebelumnya ada Sophie yang dimintai tolong, kali ini dia ogah...hmmm tapi tidak masalah ah...

Eh pada saat saya menulis draft postingan ini, Sophie lihat foto pancakenya, lalu dia lihat juga tuh properti heart 2 buah yang berwarna pink di foto. Properti ini iseng saja saya tambahkan, mungkin tanpa ini juga tidak masalah. Nah Sophie protes, kenapa heart ada di sana? Memang kalau kepunyaan dia, suka tidak boleh dijadikan properti, rasa memilikinya tinggi he he he. 

Padahal sebenarnya heart itu bukan mainan dia, itu adalah pengikat kantong, fungsinya mirip karet. Jadi ceritanya saya beli di serba 8000, boleh lihat postingan saya di Serba 8000 Batam. Setelah puas memanjakan mata dengan barang-barang import murah yang dibandrol dengan harga 8000 rupiah untuk semua produk, yang akhirnya beli juga beberapa item, tidak hanya melihat-lihat. Berapa hari yang lalu saya ke sana lagi, dan ternyata ada item-item baru, salah satunya ya pengikat kantong yang lucu ini, lalu ada cetakan kue yang digoreng, karena ada tangkainya panjang, jadi sepertinya cetakannya dicelupkan ke minyak, mirip-mirip tangkai cetakan kembang goyang, tapi saya juga masih bingung kue macam apa itu ya...tapi saya beli dulu, he he he... Kali ini agak menahan diri, hanya 4 item yang saya beli termasuk mainan Sophie, cukup...takut kalap belanja lagi ha ha ha...

Okey deh sekarang lanjut ke resep saja ya...ini dia resep pancake oatmeal teh hijau yang saya buat....silakan...

Oatmeal Matcha Pancakes
untuk 12 buah pancake ukuran diameter kurang dari 10cm
takaran menggunakan cup, silakan lihat konversi ukuran cup ke gram dan ml

Bahan :
  • 1/2 cup tepung terigu protein rendah, misal merek kunci biru
  • 3/4 cup oatmeal instan
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 cup susu cair hangat
  • 1 1/2 sendok teh bubuk green tea
  • 1/2 cup buttermilk hangat (campur susu cair hangat dengan 1/2 sendok makan air jeruk nipis atau cuka, diamkan sampai bergumpal kurang lebih selama 10 menit)
  • 1 butir telur
  • 1/4 sendok teh vanili bubuk
  • 2 sendok makan olive oil

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur tepung terigu, oatmeal, garam, gula pasir, baking soda dan baking powder, aduk dengan balloon whisk, sisihkan
  2. Campur bubuk green tea dengan susu cair hangat hingga bubuk green tea larut
  3. Di mangkuk lain, kocok telur dengan garpu atau balloon whisk hingga berbuih, masukkan buttermilk, susu cair yang sudah bercampur dengan green tea, vanili bubuk dan olive oil, aduk hingga tercampur
  4. Tuangkan ke dalam campuran tepung, aduk cepat asal rata
  5. Siapkan frying pan atau teflon, beri sedikit olive oil, tuangkan satu sendok sayur adonan pancake (jika teflon cukup besar, bisa tuangkan 1 sendok sayur di 2 atau 3 tempat, jadi sekali masak bisa 2 atau 3 pancake), masak hingga bagian bawah sudah mulai kecoklatan, bagian tepi sudah kering dan bagian permukaan bergelembung, balik dan masak hingga matang, angkat
  6. Lakukan sampai selesai
    cara buat oatmeal green tea pancakes
  7. Sajikan dengan taburan gula halus dan bubuk green tea

Nah semoga resep oatmeal green tea (matcha) pancakes ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....

oatmeal matcha pancakes



Selamat mencoba....




Wednesday, May 18, 2016

Resep Pancake Oatmeal Kurma (Oatmeal Dates Pancakes)



resep pancake oatmeal kurma

Ini sarapannya Sophie, yup pancake oatmeal kurma, resep cake yang sangat mudah dibuat, apalagi kalau bukan pancake. Jadi pancake ini untungnya kesukaan Sophie juga, biasanya dia ikutan sibuk di dapur kalau saya buat pancake. Tapi kali ini dia sibuk sendiri dengan kartunnya.

Jadi ceritanya di kulkas ada kurma, biasa kalau mau dekat bulan puasa kurma sudah mulai banyak di pasaran. Nah beberapa hari yang lalu ke salah satu swalayan, beli deh kurma ini. Jadi tidak ada salahnya dijadikan salah satu bahan pancake kali ini.

Membuat pancake kali ini resepnya hampir mirip dengan resep fluffy buttermilk pancake yang pernah saya posting sebelumnya, jadi sedikit modifikasi saja, takaran kurang lebih setengahnya. Resep ini menghasilkan 10 buah pancake dengan ukuran kurang lebih diameter 10cm tebal 1cm. Yang mau buat banyak, silakan kalikan 2 atau 3 resep di bawah yang saya tuliskan ya.

Oh iya, saya punya tempat favorit baru buat foto, sekedar info tidak penting, beberapa kali saya pernah melakukan foto-foto di tempat ini, hanya sepertinya tempat ini bakalan jadi favorit saya, tidak perlu tripod dan tidak perlu repot menggeser kursi untuk alas. Jadi hanya menggunakan tempat di samping tempat cuci piring. Nah tapi foto di sini dengan syarat matahari cukup bersinar terang, kalau gelap ya jangan harap foto di sini. Lalu karena tempatnya terbatas, supaya objek yang lain yang berantakan di dapur tidak ikut masuk dalam frame maka fotonya harus dari jarak dekat, he he he...

Tapi kalau foto di sini saya butuh asisten untuk memegang reflektor dalam hal ini adalah cermin yang biasa saya gunakan. Untunglah Sophie tadi sedang baik hati dan mood bagus, jadi tugasnya adalah memegang cermin ini. Tapi tidak bisa lama-lama, cepat bosan dia. 

Proses foto-foto ini memang sedikit merepotkan, jadi kalau saya sih biasanya akan menggunakan kursi makan, geser ke tempat yang cukup cahaya, siapkan alas, nah kalau malas biasanya alasnya ya kursi makan itu saja, untungnya warnanya hitam. Kalau sedikit rajin gunakan alas kain, biasanya favorit saya kalau tidak hitam ya putih, kadang-kadang hijau. Lalu kalau lebih rajin lagi, ambil beberapa papan yang sudah saya cat, ada putih mengarah ke krem, ada biru, hijau dan ada warna kayu alami. 

Jadi sebenarnya properti saya ini ya itu-itu saja ya, jadi jangan bosan kalau fotonya itu-itu saja, he he he... terkadang saya membeli beberapa properti seperti piring, mangkuk, sumpit,dll, nah begitu saya coba ternyata kok saya tidak suka, tidak pas dengan selera saya, jadinya kembali masuk tempat penyimpanan, dan hanya properti favorit saya saja yang saya sering gunakan, halah...alasan sepertinya ya...he he he...

Nah jadi misalnya untuk mengambil satu buah foto makanan, saya akan menggeser kursi ke tempat cukup cahaya, memberi alas, meletakkan cermin di arah berlawanan sumber cahaya, meletakkan makanan di piring saji lalu meletakkannya di tempat yang sudah saya siapkan, memberi properti tambahan, lalu mengambil tripod, meletakkan kamera di tripod, lalu mulai foto-foto dari berbagai sudut, dan biasanya dari atas dan dari depan. Kalau dirasa kurang pas, bisa ganti piring sajinya, ganti alasnya, ubah posisi properti, nah kadang ini yang memakan waktu.

Foto di bawah saya ambil ketika memotret martabak coklat dengan teflon, nah begitulah kira-kira yang saya lakukan untuk menghasilkan foto di postingan tersebut. Kalau masalah teknik memotret saya bukanlah ahlinya, jadi ya begitu deh jadinya...

memotret makanan

Hmmm sejauh ini foto-foto saya, itu sudah saya pilih dari beberapa kali jepretan obyek yang sama, jadi saya timbang-timbang mana yang saya suka dan menurut saya cukup layak untuk ditampilkan di blog ini, nah kalau kurang layak, ya malah resepnya tidak tampil, saya tidak suka dengan fotonya, hmmm sayang memang...tapi ya begitulah ya... dengan harapan nanti saya akan coba lagi membuat resep yang sama dan foto ulang. Nah jadi foto-foto saya ini walaupun jauh dari bagus...duh kadang iri dengan foto-foto ciamik food blogger lainnya...tapi ternyata setelah saya amati memang begitulah tiap food blooger asli punya gaya masing-masing. Bukan food blogger abal-abal ya...

Apa jadinya kalau foto yang kita tayangkan di blog dengan proses yang tidak pendek itu, ternyata diambil oleh pemilik blog masakan abal-abal, resep ambil punya siapa, foto ambil punya siapa. Kesal tentu saja kan... 

Jadi nih si pemilik blog masak abal-abal ini ceritanya suka berburu, nah kalau pemburu kan berburu ke hutan ya mencari mangsa, kalau yang ini berburu ke blog masakan yang punya hasil karya original, mulai deh copas sana-sini. Jadi jangan heran kalau blog begini bisa punya banyak sekali resep masakan di blognya.

Nah beberapa hari yang lalu saya ketemu foto saya yang diambil copasser ini. Terkadang memang kalau saya ada waktu saya suka mencari-cari konten blog saya yang diambil orang lain tanpa permisi, tanpa menyebutkan sumber dan tanpa memberi back link tentu saja.

Hmmm ketemulah saya dengan foto tape ketan hitam yang saya punya, ah ini kan foto saya, kok tidak ada watermark ya, apa watermarknya di bawah dan dengan mudah dicrop. Dan ternyata setelah saya bandingkan, foto asli di blog saya watermarknya di tengah saudara-saudara. Yang dilakukan oleh orang ini adalah mengcrop foto saya, melakukan mirror (jadi fotonya di kiri jadi di kanan), sedikit di-rotate (putar) dan menghilangkan watermarknya. Duh boleh tahan ya caranya...demi...

Nah selain foto dari blog saya, ada juga dari blog lain yang saya kenal dengan foto-fotonya. Jadi kesimpulannya adalah blog ini adalah blog masak abal-abal. Hmmmm  mau tahu apa nama blognya? ini dia nih....www.resepdanmasakan.com
foto curian

Nah bandingkan dengan foto dari blog ini, foto yang asli neh... serupa tapi tak sama kan...

foto asli tape ketan hitam

Jadi bukanlah rahasia deh kalau blog-blog seperti ini adalah blog pencuri, terserah dah mau bilang apa, mau bilang kalau selama ada di dunia maya adalah milik bersama, tidak ada istilah pencuri itu, kalau tidak mau diambil jangan berbagi di dunia maya, begitu deh alasan klasik para pencuri ini. Dan tidak satu dua saja ya, banyak... jadi pembaca harus lebih bijak dalam hal ini.

Nah saya dengan mudah mengetahui blog masakan asli atau abal-abal, hmmm jadi semakin selektif memilih blog referensi. Sangat sayang kalau saya temui blog asli tapi tata bahasa dan gaya penulisan serta template yang mirip dengan blog abal-abal, jadi kalau ada blog seperti ini serasa saya berkunjung ke blog abal-abal, halah...yang terakhir ini bisa-bisa saya saja ya, he he he...

Duh kepanjangan lagi deh saya menulis, padahal tadi tidak mau menulis panjang-panjang.... okey okey berikut resep pancake oatmeal kurma ini ya... silakan....

Resep Pancake Oatmeal Kurma (Oatmeal Dates Pancakes)
untuk 10 buah pancake diameter 10cm

Bahan :
  • 1/2 cup tepung terigu protein rendah, misal merek kunci biru (atau bisa gunakan tepung terigu protein sedang)
  • 3/4 cup oatmeal instan
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 cup susu cair hangat
  • 1/2 cup buttermilk hangat (susu cair hangat dicampur dengan 1/2 sendok makan air jeruk nipis atau cuka, diamkan hingga menggumpal kurang lebih selama 10 menit)
  • 1 butir telur
  • 2 sendok makan olive oil
  • 1/4 sendok teh vanili bubuk
  • 8 butir kurma, potong dadu kecil

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur tepung terigu, oatmeal, garam, gula pasir, baking soda dan baking powder, aduk dengan balloon whisk, sisihkan
  2. Di mangkuk lain, kocok telur dengan garpu atau balloon whisk hingga berbuih, masukkan buttermilk, susu cair, vanili bubuk dan olive oil, aduk hingga tercampur
  3. Tuangkan ke dalam campuran tepung, masukkan kurma, aduk cepat asal rata
  4. Siapkan frying pan atau teflon, beri sedikit olive oil, tuangkan satu sendok sayur adonan pancake (jika teflon cukup besar, bisa tuangkan 1 sendok sayur di 2 atau 3 tempat, jadi sekali masak bisa 2 atau 3 pancake), masak hingga bagian bawah sudah mulai kecoklatan, bagian tepi sudah kering dan bagian permukaan bergelembung, balik dan masak hingga matang, angkat
  5. Lakukan sampai selesai
  6. Sajikan dengan kucuran madu atau susu kental manis lalu taburi keju parut atau meses, tapi dimakan begitu saja sudah enak


cara buat pancake oatmeal kurma

Nah semoga resep pancake oatmeal kurma atau oatmeal dates pancakes ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba....


Saturday, February 20, 2016

Resep Raisin Chocochips Oat Scones



resep scones kismis chocochips

Tada....akhirnya saya coba juga mengeksekusi resep raisin chocochips oat scones ini. Sudah sekitar awal Januari saya memang berniat membuat makanan satu ini, tapi tertunda terus. Ya begitu deh, kadang memang mengeksekusi resep yang ada di daftar bookmark membutuhkan mood, walaupun semua bahan sudah tersedia.

Kalau bicara scone, memang sekalipun saya belum pernah buat sendiri, dan mencoba makan juga baru sekali (aihhhh ketinggalan sekali kan), itu juga tidak sengaja ketika berada di ruang tunggu bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang. Bosan menunggu pesawat yang delay, jalan-jalan dulu di sana, eits mampir deh ke salah satu gerai kopi, tapi saya malah tertarik dengan snacknya. Dan di sana saya lihat ada scone, ternyata itu oats scone, jadilah itu pilihan saya, dan ternyata rasanya enak...he he he... 

Tekstur scone ini mirip cake ya, tetapi lebih renyah, dan bagaimana rasanya? bagi penyuka cake tentu scone ini enak rasanya. Sebagai penyuka cake, maka saya tentu suka dengan scone, dan untuk resep scone yang saya coba ini, saya gunakan referensi resep cranberry oat scones dari Joy of Baking. Tetapi saya ganti cranberry dengan kismis dan chocochips. Bagaimana rasanya? enak....enak....

Membuat scone ini ternyata sangat mudah, hanya memang scone ini membutuhkan yang namanya baking powder dan baking soda. Adonan hanya diaduk-aduk saja, kemudian diulen sebentar baru dibentuk bundar, kemudian dipotong-potong dan dipanggang deh... memanggangnya juga tidak lama.

Yang tertarik untuk mencoba juga, berikut resepnya ya...

Raisin Chocochips Oat Scones

Bahan :
  • 230 gr tepung terigu serbaguna (misal merk segitiga biru)
  • 100 gr gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3/4 sendok teh baking soda (saya gunakan 1/2 sendok teh)
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh kayumanis bubuk (optional, saya tidak pakai)
  • 113 gr mentega tawar dingin, potong dadu
  • 60 gr rolled oats
  • 60 gr cranberry kering (saya gunakan 50gr kismis + 50 gr chocochips)
  • kulit lemon parut (optional, saya gunakan 1sendok teh)
  • 160-180 ml buttermilk (saya gunakan 150ml saja)

Bahan tambahan :
  • cream atau susu cair untuk olesan permukaan scones
  • 1 sendok makan rolled oats untuk taburan

Cara membuat :
  1. Siapkan buttermilk, caranya di gelas tuang susu cair 180ml, beri 1/2 sendok makan air jeruk nipis atau jus lemon atau cuka, aduk rata, diamkan beberapa saat sampai terbentuk gumpalan, sisihkan
  2. Siapkan loyang, alasi dengan kertas baking atau kertas roti, sisihkan
  3. Panaskan oven, set di suhu 190 derajat celcius
  4. Di mangkuk, campur tepung, gula pasir, baking powder, baking soda dan garam, aduk rata, kemudian tambahkan mentega beku yang sudah dipotong-potong
  5. Dengan menggunakan 2 buah pisau atau menggunakan pisau pastry atau menggunakan 2 buah garpu, potong-potong mentega hingga menjadi butiran kecil yang terbalut bahan campuran tepung
  6. Tambahkan kismis, chocochips dan rolled oats, aduk rata lalu tambahkan buttermilk (jangan semua, kurang lebih 3/4 bagian dulu), aduk rata dan hentikan penambahan buttermilk jika adonan sudah cukup lembut dan menyatu
    cara membuat raisin oat scones
  7. Pindahkan adonan ke permukaan bertabur tepung, uleni sebentar kurang lebih 4 atau 5 kali (taburi tangan dengan tepung juga karena adonan cukup lengket), bentuk bundar adonan dengan diameter kurang lebih 18cm, bagi 8 adonan dengan pisau, kemudian ambil satu persatu adonan, letakkan di loyang dan beri jarak karena adonan akan mengembang
  8. Beri olesan susu cair atau cream dan taburi dengan rolled oats (optional, untuk membuat permukaan scone menjadi kecoklatan)
  9. Panggang selama kurang lebih 15-18 menit atau sampai scones berwarna kuning kecoklatan, keluarkan dari oven dan dinginkan
    proses membuat scone kismis coklat

Nah semoga resep raisin chocochips oat scones ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...

resep raisin chocochips oat scones


Selamat mencoba....





Friday, February 12, 2016

Granola Bars Tanpa Oven



granola bars tanpa oven

Akhirnya kesampaian juga buat granola bars, versi yang tanpa oven, setelah sejak lama ingin buat snack yang satu ini. Nah ketika beberapa hari yang lalu lihat tayangan bake with Anna Olson, jadilah saya buat ini tadi pagi. Pas memang sedang ada stok rolled oat juga, wah terealisasi juga nih buat ganola bars.

Tapi kali ini saya tidak mau buat granola bars menggunakan oven, jadi kali ini tanpa oven, jadi rolled oats saya sangrai sampai kecoklatan dan garing, kacang mete juga hanya saya sangrai. Nah memang membutuhkan kesabaran juga sih, harus sering mengaduk supaya matangnya merata. Tapi tidak lama kok, paling hanya 15 menit masing-masing disangrai.

Okey, yang belum punya oven dan ingin makan granola bars, mari merapat ke sini, ini resep granola bars yang cukup mudah dibuat. Dan tada, akhirnya bisa juga menikmati granola bars ini. Oh iya resep granola bars ini tanpa tambahan gula ya, pemanisnya hanya madu dan ada tambahan manis dari kismis. Jadi rasanya menurut saya tidak begitu manis. Yang suka manis silakan tambahkan gula sendiri, bisa ditambahkan ketika proses memanaskan madu dan selai kacang sambil diaduk hingga rata. Jadi bisa tambahkan gula ke dalam campuran madu dan selai kacang. Banyaknya sesuai selera, mungkin sekitar 2 sendok makan sudah cukup.

Tidak mau menambahkan gula? silakan perbanyak jumlah kismis, atau kalau mau gunakan juga kurma, atau hanya gunakan kurma dengan takaran yang lebih banyak, kalau yang ini bakalan manis alami deh.

resep granola bars unbaked

Yang sudah punya oven, silakan gunakan oven untuk mematangkan rolled oat dan mete, jika malas harus melakukan proses sangrai. Jadi proses ini kembali kepada masing-masing ya, maunya bagaimana. Resep ini khususnya bagi yang belum memiliki oven tetapi ingin menikmati snack yang satu ini.

Untuk kacangnya silakan gunakan kacang jenis apa saja, hanya tentu yang sudah matang ya. Bisa gunakan kacang tanah, almond, walnut, dll. Untuk kismis, bisa diganti kurma, buah kering lainnya. Atau bisa dimodifikasi sendiri bahan-bahannya, tambahkan biji-bijian juga bisa...

Okey deh tanpa lama-lama lagi berikut resep granola bars yang saya buat ya...silakan...

Granola Bars 

Bahan :
  • 160 gr rolled oat
  • 50 gr kismis, cincang
  • 50 gr chocochips
  • 50 gr kacang mete
  • 4 sendok makan selai kacang
  • 4 sendok makan madu

Cara membuat :
  1. Siapkan loyang ukuran 20cmx20cm, beri alas plastik wrap atau kertas baking, lebihkan hingga ke sisi loyang supaya nanti memudahkan mengangkat granolanya,sisihkan
  2. Sangrai rolled oat sampai garing dan kecoklatan dengan api kecil selama kurang lebih 15 menit sambil sering diaduk, angkat lalu letakkan di dalam mangkuk
  3. Sangrai kacang mete hingga matang dan kecoklatan (saya bagi 2 kacangnya tepat di garis bagi kacang, sehingga kacang bisa cepat matang)
  4. Di panci, campur selai kacang dan madu, panaskan sebentar dengan api kecil sambil diaduk hingga tercampur, angkat jika sudah tercampur
    membuat granola bars
  5. Di mangkuk berisi rolled oats, tambahkan kismis cincang, chocochips dan kacang mete, aduk perlahan, kemudian tuang campuran madu selai kacang, aduk hingga tercampur rata
  6. Masukkan ke dalam loyang, ratakan dengan tangan sambil disebarkan merata di loyang, tekan-tekan dengan bagian bawah gelas supaya adonan granola padat
    resep granola bars
  7. Simpan di dalam kulkas selama kurang lebih 15-20 menit sampai mengeras, keluarkan dari loyang dengan cara mengangkat platik wrap yang berlebih di sisi loyang, potong-potong sesuai selera (saya potong menjadi 15 bagian)
  8. Siap dinikmati, atau bisa disimpan di wadah kedap udara (saya masukkan ke dalam wadah kedap lalu saya masukkan ke dalam kulkas kembali)

resep granola bars praktis tanpa oven

Nah semoga resep granola bars praktis tanpa oven yang sangat mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya....


Selamat mencoba.......