Monic's Simply Kitchen

Wednesday, July 15, 2015

Resep Beef Burger dengan Caramelized Onion

resep beef burger with caramelized onion
Posting resep yang sudah cukup lama ngendon di draft, resep beef burger dengan caramelized onion. Punya ide buat caramelized onion karena sering lihat acara-acara masak di TV dan cukup sering lihat ada yang buat caramelized onion ini.

Karena saya suka dengan bawang bombay, maka tentu saja saya mau mencoba resep ini. Dan memang ternyata mudah untuk membuat caramelized onion ini, hanya saja butuh waktu yang cukup lama menurut saya untuk membuat bawang bombay benar-benar terkaramelisasi.  Sekitar 30 menit sampai 1 jam, cukup lama walaupun untuk membuat rendang yang membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam saya tidak keberatan, he he..

Jadinya karena saya tidak sabaran, hasilnya malah bawang bombay saya tidak benar-benar terkaramelisasi. Warnanya yang seharusnya kecoklatan, ini hanya bening dan hanya sedikit keemasan, tetapi menurut saya sudah ada rasa manis-manisnya khas bawang bombay walaupun saya tidak menambahkan gula. Jadi memang kalau mau benar-benar mendapatkan hasil yang bagus ya jangan dipangkas waktunya, ikuti sesuai resep..he he he

Nah walaupun resep begini cukup mudah dan cukup sering lihat, tetapi karena ini resep belum pernah saya coba sendiri, belum pernah rasa yang aslinya, maka tetap donk intip resepnya di blog orang lain, he he he. Jadi kali ini saya intip resep caramelized onion ini di blognya Elise-Simpy Recipes - how to caramelize onions.

Untuk membuat beef burger kali ini, bunnya saya beli jadi di swalayan, menggunakan bun gandum, nah jika mau buat sendiri bisa lihat resepnya di resep homemade burger bun metode sangjin ko. Bun burger homemade yang cukup mudah dibuat karena tanpa ulen, resep yang menjadi andalan saya sekarang kalau mau buat roti.

Untuk resep patty nya atau daging burgernya saya gunakan resep yang dulu pernah saya buat juga di beef burger with oatmeal bun. Nah bahan-bahan pendukung lainnya ya standar ya, timun iris, tomat iris, selada, saus tomat/saus sambal dan kalau suka bisa tambahkan mayonnaise. Nah yang tertarik untuk membuat mayonnaise sendiri yang tanpa telur, bisa lihat di eggless lowfat mayonnaise ya.

Ok deh sekarang langsung saya tulis saja ya resepnya, silakan

Resep Beef Burger dengan Caramelized Onion 
untuk 8 buah beef burger

Bahan :
  • 8 buah burger bun
  • 8 buah patty
  • 8 lembar selada
  • caramelized onion
  • irisan timun secukupnya (atau kalau mau enak, gunakan pickle/acar timun)
  • irisan tomat secukupnya
  • saus sambal/saus tomat
  • mayonnaise

Caramelized Onion

Bahan :
  • 2 buah bawang bombay ukuran cukup besar
  • 2 sendok teh olive oil
  • 1/2 sendok teh garam
  • gula secukupnya (optional, saya tidak pakai)
  • cuka balsamic atau anggur (optional, saya tidak pakai)

Cara membuat :
  1. Kupas bawang bombay, iris sesuai selera (saya bagi 2 kemudian saya iris melintang dengan ketebalan kurang lebih 5mm membentuk 1/2 lingkaran)
  2. Panaskan olive oil dalam teflon, tumis bawang bombay kurang lebih selama 10 menit sambil sesekali diaduk, kemudian tambahkan garam, aduk rata
  3. Masak kembali selama kurang lebih 30 menit sampai 1 jam sambil sesekali diaduk, jika suka bisa tambahkan gula
  4. Masak sampai kecoklatan, jika suka tambahkan sedikit cuka balsamic atau anggur sesaat sebelum diangkat  
Beef Patty

Bahan :
  • 250 gr daging sapi giling (saya gunakan chopper untuk menghaluskan daging, asal seperti dicincang saja, bukan sampai membentuk pasta)
  • 1 buah bawang bombay ukuran kecil, cincang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 5 sendok makan tepung roti
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 butir telur, kocok lepas

Cara membuat :
  1. Campur semua bahan, bagi adonan menjadi 8 bagian, bentuk bundar kurang lebih diameternya hampir sama dengan diameter burger bun
  2. Olesi teflon dengan sedikit minyak, panggang beef patty sampai matang, balikkan dan masak sisi satunya sampai matang
  3. Angkat dan siap digunakan

Cara menyajikan :
Bagi 2 burger bun, olesi teflon dengan butter ataupun minyak, kemudian bakar sebentar rotinya
Susun bahan-bahan burger dengan urutan sesuai dengan selera, beri saus sambal/saus tomat dan mayonnaise jika suka

resep cara membuat caramelized onion burger
beef burger dengan caramelized onion

Nah semoga resep beef burger dengan caramelized onion ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga suka ya.


Tuesday, July 14, 2015

Resep Kaastengels ala NCC

resep kastengels ncc
Kue kering yang tidak ketinggalan dalam semarak hari raya, apalagi kalau bukan kaastengels atau kastengels ini. Berbagai resep berseliweran, sudah banyak juga yang coba berbagai resep kaastengels, dan jika sudah mencoba beberapa resep tentu sudah dapat resep yang paling disuka.

Pada dasarnya sih kastangels ini bentuknya batangan keju, hanya makin kesini makin banyak modifikasi dan namanya tetap kastengels atau kaas tengels. Seperti yang saya lakukan seperti biasanya, kali ini saya buat yang bentuk bundar saja. Yang mau membaca sedikit tentang kastengels bisa lihat di posting saya terdahulu ya, kastengels.

Nah kalau suka sekali dengan rasa yang ngeju, pastinya lebih enak kalau menggunakan keju edam di adonannya. Kalau menurut saya yang suka keju, saya suka dengan kastengels yang menggunakan keju edam. Tetapi ada juga yang suka tidak terlalu kuat rasa kejunya, maka bisa gunakan keju cheddar saja.

Di resep kastengels yang terdahulu, saya gunakan keju edam, nah kali ini saya gunakan keju cheddar saja. Secara memang tidak ada stok keju edam, dan sedang tidak ada keinginan buat beli keju edam, jadi coba pakai keju cheddar saja. Dan rasanya...tetap enak donk, walaupun rasa kejunya tidak sekuat kalau menggunakan keju edam.

Kalau keju cheddar banyak ya kita temui di pasaran, nah kalau keju edam cukup jarang dan pastinya harganya lebih mahal. Biasanya keju edam itu berbentuk bola dengan bungkusan berwarna merah. Nah dinamakan keju edam ternyata karena pertama kali keju ini dibuat di daerah Holland Utara/Belanda yang bernama Edam.

Di Indonesia sendiri sudah ada sih produk lokal keju edam, harganya lebih murah, hanya saja di Batam sangat jarang ketemu dengan keju ini. Nah daripada pusing dengan urusan keju edam, ya sudah pakai keju cheddar saja.

Oh iya sekedar info, di Batam ada kok toko bahan kue yang menjual keju edam, saya pernah lihat di toko Pak Raden, Batuaji. Ternyata memang penggunaan keju edam sudah cukup meluas ya, sehingga stok keju edam pun ada di toko bahan kue.

Untuk resep kaastengels kali ini saya mau coba yang menggunakan full butter, karena yang terdahulu sudah pernah coba yang campur margarin. Mengenai rasa, kalau menurut saya sih tidak ada perbedaan signifikan. Sama-sama enak.

Resep kaastengels kali ini masih pakai resep dari blognya Mba Nina-Catatan Nina- kaastengels ala NCC setelah sebelumnya coba resep putri salju klasik dari blognya mba Nina. Dengan bahan yang sederhana sudah bisa buat kastengels yang enak. Tengkyu mba....

Okey deh, berikut resepnya ya, silakan....

Kaastengels

Bahan :
  • 300 gr butter 
  • 200 gr keju tua/edam (saya gunakan keju cheddar)
  • 400 gr tepung terigu (saya gunakan tepung terigu protein rendah/kunci biru dan diayak terlebih dahulu)
  • 2 sendok makan susu bubuk (saya ganti dengan maizena)
  • 2 kuning telur

Olesan :
  • 2 kuning telur, kocok lepas (saya tambahkan 1/4 sendok teh madu)
  • keju cheddar parut secukupnya 

Cara membuat :
  1. Kocok butter dan kuning telur sebentar saja kurang lebih 1 menit dengan mixer kecepatan rendah, matikan mixer
  2. Masukkan keju, aduk rata dengan spatula atau sendok kayu
  3. Kemudian masukkan tepung terigu dan susu bubuk/maizena, aduk rata kembali dengan spatula/sendok kayu
  4. Ambil adonan secukupnya, letakkan di atas plastik wrap, timpa kembali dengan plastik wrap, gilas adonan dengan ketebalan kurang lebih 4-5mm, cetak adonan dengan cookie cutter sesuai dengan selera
  5. Letakkan di atas loyang beralas kertas baking/kertas roti
  6. Lakukan hingga semua adonan habis
  7. Olesi permukaan dengan kuning telur dan taburi dengan keju parut
  8. Panggang di oven dengan suhu 120-130 derajat celcius sampai berwarna coklat keemasan (saya panggang dengan oven suhu 150 derajat celcius selama kurang lebih 15-20 menit) - sesuaikan dengan oven masing-masing
  9. Keluarkan dari oven, dinginkan, setelah dingin masukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara
resep kastengels ncc
resep kaastengels ala ncc

Nah semoga resep kaastengels/kastengels ala NCC ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya...

Sunday, July 12, 2015

Putri Salju Klasik

kue kering putri salju
Semarak kue kering Lebaran, salah satu yang tidak pernah ketinggalan apalagi putri salju. Kalau di supermarket atau swalayan dengan bejibun kue kering toples yang dijual, suka bingung kalau mau beli kue kering. Dengan berbagai macam produsen, pilih-pilih yang kelihatan enak dan tentunya harga menjadi pertimbangan.

Kalau memilih harga yang agak mahal daripada yang lainnya tentu saja harapannya adalah mendapatkan kue kering yang rasanya enak donk ya, hmmm apa jadinya kalau penonton kecewa, ternyata rasanya biasa saja dan malah cenderung aneh.

Nah memang kalau mengharapkan rasa yang sesuai dengan selera kita agak susah, kalau mahal sekalian beli di bakery top contohnya Holand Bakery, harga tidak pernah bohong, serius enak sekali. Hanya kalau beli di sini tentu saja menguras kantong kan. Hmmm solusinya adalah buat sendiri, benar begitu?

Kalau buat enaknya pakai resep yang mana? nah kalau ini sih menurut saya untuk menentukan resep mana yang cocok ya harus coba sendiri berbagai resep. Seperti halnya resep kue kering putri salju ini, banyak resep yang beredar. Mulai dari penggunaan butter saja, margarin saja ataupun dicampur keduanya. Lalu ada yang ada yang dicampur kacang mete, ada yang tidak. Ada yang taburannya menggunakan gula bubuk saja, ada yang dicampur dengan gula donat yang dingin.

Kalau saya sih biasanya membuat putri salju memang tanpa campuran kacang mete, dan menggunakan margarin saja dan rasanya sudah enak menurut saya. Tetapi pernah coba juga yang dicampur kacang mete dan rasanya menurut saya lebih enak lagi. Nah kali ini mau mencoba resep yang lain, tanpa kacang mete dengan tambahan sedikit keju cheddar parut dan menggunakan butter tanpa dicampur margarin. Rasanya? enak..enak...walaupun tanpa kacang mete.

Resep kali ini pakai resep putri salju dari blog Catatan Nina, makasih resepnya mba...nih menurut mba Nina resep aslinya sih dari Mba Nita dengan blognya Pawon Omah-putri salju klasik. Thanks juga mba Yunita. Walaupun tanpa mete tetap enak, krenyes-krenyes manis sejuk.

Yang mau resepnya ini dia ya, silakan...

Resep Putri Salju Klasik

Bahan :
  • 300 gr butter
  • 3 kuning telur
  • 125 gr gula halus
  • 400 gr tepung terigu protein sedang (saya pakai protein rendah/kunci biru)
  • 100 gr tepung maizena
  • 50 gr susu bubuk (saya tidak pakai, jadi saya ganti dengan maizena saja)
  • 50 gr keju edam/parmesan/cheddar (saya pakai keju cheddar)

Taburan :
  • gula halus
  • gula donat

Cara membuat :
  1. Kocok butter, kuning telur dan gula halus asal tercampur rata kurang lebih selama 1 menit dengan mixer kecepatan rendah
  2. Matikan mixer, masukkan keju parut, aduk rata dengan spatula atau sendok kayu
  3. Masukkan tepung terigu, maizena dan susu bubuk (saya ayak tepungnya terlebih dahulu), aduk rata kembali
  4. Ambil adonan, letakkan di atas plastik wrap dan tutup kembali dengan plastik wrap, giling adonan setebal kurang lebih 4mm-5mm. Cetak adonan dengan cookie cutter sesuai selera
  5. Letakkan di loyang beralas kertas baking/kertas roti
  6. Lakukan hingga semua adonan habis
  7. Panggang di oven suhu 140 derajat celcius (saya oven di suhu 150 derajat celcius) selama kurang lebih 15 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing dengan catatan memanggang tidak perlu sampai kecoklatan, cukup permukaan kokoh dan kalau loyang diketukkan sudah bisa terlepas dengan mudah
  8. Panas-panas gulingkan ke dalam gula halus, kemudian gulingkan ke dalam gula donat
  9. Jika sudah dingin susun di dalam toples, susun terlebih dahulu satu lapis kemudian taburi dengan gula donat, susun lagi taburi lagi sampai selesai
putri salju tanpa kacang mete
putri salju klasik

Okey deh semoga resep kue kering putri salju klasik ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya...






Saturday, July 11, 2015

Es Kacang Merah Khas Palembang

resep es kacang merah
Sudah lama sekali ingin buat es kacang merah khas Palembang ini. Baru sekarang deh kesampaian, setelah benar-benar meniatkan hati mumpung ada kacang merah sisa buat sup kacang merah/brenebon khas Manado yang lezat.
 
Menyimpang sedikit nih dari es kacang merah, kalau dilihat foto es kacang merah ini mungkin tidak menggiurkan kali ya, saya bingung deh ambil fotonya, es serutnya cepat sekali mencair, padahal tadinya penuh es serut sampai di atas permukaan gelas, oalah lama sedikit sudah turun permukaan es serutnya. Jadilah fotonya mati gaya, he he he... Salah sih saya, harusnya siapkan dulu semua baru deh esnya diserut.

Okey, kebetulan ada semua bahan yang dibutuhkan, tancap buat es kacang merah kali ini. Hanya memang kalau buat es kacang merah ini sama seperti kalau mengolah kacang merah kering, supaya empuk sebaiknya kacang merah direndam semalaman atau kurang lebih 12 jam.

Thursday, July 9, 2015

Resep Fusilli Aglio e Olio with Chicken, Shitake Mushroom & Cherry Tomato

fusilli aglio e olio jamur dan ayam
Yang namanya olahan pasta pasti banyak macam ya, dan yang menurut saya paling simple ya aglio e olio ini, hanya dengan bawang putih dan olive oil, nah saya buat kali ini adalah fusilli aglio e olio dengan ayam, jamur shitake dan tomat cerry. 
 
Untuk pastanya sih bisa macam-macam ya, dengan mudah bisa kita dapatkan pasta di supermarket ataupun swalayan kecil. Dulu kecil mana saya kenal dengan pasta-pasta begini. Sekarang baru tahu yang namanya fusilli, angel hair, bow tie ataupun spaghetti. Eits dulu kecil sudah tahu yang namanya macaroni, hanya saja biasanya dicampur sup oleh ibu saya.
 
Nah kali ini saya coba masak dengan tambahan cherry tomato, tomat ukuran kecil yang menurut saya harganya cukup mahal. Sebelum saya mencoba cherry tomato ini kalau melihat bentuknya saya kira dulu ini sama dengan cung kediro, sebutan orang Palembang untuk tomat kecil begini. Dulu itu ibu saya sering sekali memasak dengan menggunakan cung kediro, secara harga tomat jauh lebih mahal daripada cung kediro.
 
Uniknya cung kediro ini kalau kita tebarkan saja cung yang sudah terlalu matang ke tanah, dia akan mudah tumbuh dan dulu jadi punya beberapa pohon cung kediro dan bahkan kami bisa memanennya untuk keperluan sendiri.
 
Rasa cung kediro ini kalau dibandingkan dengan cherry tomato memang lebih asam, cherry tomato rasanya lebih mirip tomat, malah cenderung lebih manis. Hmmm dulu itu saya sempat bosan kalau ibu saya masak dengan cung kediro, lagi-lagi cung kediro. Jadi kalau ibu saya masak dengan tomat saya sangat suka sekali.
 
Eh tetapi kalau sambal terasi menggunakan cung kediro sangat enak rasanya, karena kalau sambal terasi makin mantap kalau ada rasa asam-asamnya. Nah sampai sekarang cung kediro tetap eksis di Palembang. Tetapi saya tidak pernah menemukannya di Batam. Mungkin hanya orang-orang Palembang yang doyan dengan cung kediro ya.
 
Memasak pasta aglio e olio ini sangat mudah, bumbu dasar hanya aglio/bawang putih dan olio/minyak zaitun. Sisanya bahan tambahan sendiri. Saya pernah buat dengan tambahan ayam dan wortel, bisa lihat di spaghetti aglio e olio with chicken & carrot, kemudian spaghetti aglio e olio with broccoli & mushroom.

Kali ini saya gunakan jamur shitake. Jamur shitake ini rasanya menurut saya cukup tajam dan tidak semua orang suka dengan rasanya, termasuk bapaknya Sophie, tetapi saya suka dengan jamur shitake ini. Nah tadinya saya tawarkan mau tidak dimasakkan pasta dengan jamur ini, mau katanya tapi jamurnya dicincang saja, wuih saya bilang apa enak, ya sudah tidak usah saja ya, untukmu dibuat terpisah saja tidak pakai jamur shitake, begitu saya bilang. Akhirnya ya sudah buat satu porsi saja yang begini.

Okey deh sekarang lanjut ke resepnya ya....silakan
 
Fusilli Aglio e Olio with Chicken, Shitake Mushroom & Cherry Tomato 
 
Bahan :
  • 1 porsi pasta fusilli
  • 6 buah jamur shitake, potong 2
  • 8 butir cherry tomato, potong 2
  • 50 gr dada ayam tanpa kulit dan tulang, potong tipis
  • 5 butir cabai rawit merah, iris serong
  • 1 sendok makan olive oil
  • 3 siung bawang putih, memarkan lalu cincang
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/8 sendok teh merica bubuk

Cara membuat :
  1. Masak fusilli sampai aldente sesuai dengan petunjuk kemasan, angkat tiriskan, jika suka bisa campur dengan sedikit minyak (saya tidak campur)
  2. Tumis bawang putih hingga harum dan sedikit keemasan, masukkan irisan cabai, tumis sebentar, lalu masukkan daging ayam dan jamur, aduk rata, masak sampai ayam berubah warna dan jamur kelihatan mulai melunak
  3. Masukkan tomat ceri, aduk rata, masak sebentar saja kurang lebih 1 menit, lalu masukkan fusilli, aduk rata, tambahkan garam dan merica bubuk, aduk rata kembali
  4. Cicipi rasanya, angkat dan siap dihidangkan
resep fusilli aglio e olio
Fusilli Aglio e Olio with Chicken, Shitake Mushroom & Cherry Tomato

Nah semoga  resep Fusilli Aglio e Olio with Chicken, Shitake Mushroom & Cherry Tomato ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga suka.

Wednesday, July 8, 2015

Coklat Cornflakes dan Perhitungan Harga Jual

cara membuat coklat cornflakes
Saya buat lagi nih coklat cornflakes kali ini. Ternyata cara membuat coklat cornflakes ekonomis yang saya buat, menempati posisi tertinggi di antara posting-posting saya yang lain saat ini, yup menjelang Lebaran ternyata banyak yang mencari resep cornflakes coklat ini.

Memang coklat cornflakes ini paling mudah dibuat dan kalau rajin bisa buat sendiri untuk suguhan hari raya, dan kalau mau bisa juga dijadikan usaha dengan cara menjualnya. Karena coklat conflakes ini memang dari tahun ke tahun ya tetap saja menjadi pengisi toples yang layak jual.

Nah kali ini selain cara membuatnya, saya akan coba beri contoh perhitungan kasar harga jual untuk cornflakes ini ya, siapa tahu bisa menginspirasi. Hmmm bisa jadi usaha musiman di hari raya kan..lumayan. 

Cara membuatnya akan saya tuliskan di bawah ya, sekarang saya beri contoh perhitungan harga jualnya dulu ya.

Saya akan memberi contoh untuk membuat 2 buah toples coklat cornflakes, adapun bahan-bahan dibeli di toko bahan kue dan yang diperlukan sbb :
  • 250 gr coklat batangan dark compound - merk mercolade harga 9.000
  • 250 gr cornflake kemasan beli di tbk harga 11.000
  • paper cup hitam kemasan kecil isi kurang lebih 75 buah harga 3.000
  • sprinkle gula warna-warni kemasan kecil harga 3.000 (dipakai hanya 1/3 saja, jadi bisa dibuat biaya hanya 1.000)
  • 2 buah toples kue kering 500gr harga @3.500 total 7.000
  • biaya gas/tenaga kerja diabaikan karena sedikit sekali menggunakan kompor dan mudah sekali membuatnya
Jadi total biaya keseluruhan adalah :  31.000

Jika mau mengambil untung 50%, maka harga jualnya adalah 50% x 31.000 + 31.000 = 46.500 dibulatkan menjadi 47.000.
Maka untuk 1 toples bisa dijual dengan harga 47.000 : 2 = 23.500....

Nah biasanya kalau di Batam, harga rata-rata dijual adalah 35.000 per toples..hi hi hi itu yang saya amati dari beberapa stan kue kering di swalayan yang ada.  Jika dirasa keuntungan 50% dirasa kurang, coba hitung dengan keuntungan 100%

Harga jual adalah 100% x 31.000 + 31.000 = 62.000
Maka untuk 1 toples harganya adalah 62.000 : 2 = 31.000

Masih masuk range harga normal kan...nah bisa diatur sendiri ya mau untung berapa, sesuaikan dengan standar yang ada di pasaran sekitar. Tentu saja kalau untung tidak terlalu banyak orang akan lebih berminat kepada produk kita, hanya saja jangan sampai kemurahan ya, karena kalau kemurahan orang malah suka ragu dan bertanya-tanya tentang kualitas produk kita.

Untuk satu resep di bawah menghasilkan kurang lebih 75 buah, untuk 1 toples bisa berisi 28-30 buah atau lebih tergantung cara menyusun di dalam toples.  Jadi untuk 2 toples ini maka hasilnya berlebih. Akan lebih untung jika membuat banyak sekaligus.

Okey, kalau mau membuat banyak silakan hitung sendiri ya sesuai contoh di atas.

Nah berikut cara resep cornflakes coklatnya ya..silakan

Coklat Cornflakes
hasil : kurang lebih 75 buah

Bahan :
  • 250 gr coklat batangan dark compound
  • 250 gr cornflakes
  • sprinkle gula warna-warni secukupnya
  • paper cup hitam kecil

Alat :
  • panci kecil
  • mangkuk kaca/stainless steel
  • sendok
  • sendok kecil

Cara membuat :
  1. Potong-potong coklat dengan ukuran cukup kecil, letakkan di mangkuk stainless/kaca 
  2. Siapkan dulu paper cup, letakkan di wadah datar (piring/talenan/nampan)
  3. Letakkan panci kecil berisi air secukupnya (kurang lebih 1/2 bagian panci) di atas kompor, nyalakan kompor dengan api sangat kecil
  4. Letakkan mangkuk stainless berisi potongan coklat ke atas panci, lelehkan coklat
  5. Angkat mangkuk, masukkan cornflakes ke dalamnya, aduk rata hingga semua bagian cornflakes tertutup coklat
  6. Dengan sendok kecil, sendokkan coklat cornflake ke dalam paper cup secukupnya, lakukan untuk beberapa buah (kurang lebih 10 buah), lalu beri taburan sprinkle gula warna-warni
  7. Lakukan sampai habis
  8. Jika dirasa coklat mulai mengeras, nyalakan kembali kompor dan tim coklat cornflakesnya
  9. Lakukan proses menyendokkan coklat cornflake ke dalam paper cup, lakukan sampai selesai
    resep coklat cornflake
    proses membuat cornflake coklat
  10. Biarkan coklat mengeras, jika sudah mengeras, masukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara
cara membuat coklat cornflake
cornflake coklat
Okey, semoga cara membuat dan cara menghitung harga jual cornflakes coklat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok...



 

Monday, July 6, 2015

Resep Cornflakes Butter Cookies

resep kue kering cornflake

Buat kue kering lagi, yeay...kali ini coba resep cornflakes butter cookies. Walaupun kadang malas sekali buat cookies ya, hanya saya penasaran dengan resep cookies cornflakes ini. Mulai pilah pilih resep yang beredar, sedikit bingung memang mau pakai resep yang mana.

Nah akhirnya saya menjatuhkan pilihan kepada resep cornflake cookies milik mba Ferona-cake fever. Secara dari segi bahan mudah, hanya memang menggunakan full butter. Hmmm sudah terbayang deh rasanya. Mumpung ada semua bahan, hilangkan malas, toh sepertinya mudah kan membuatnya. Tetapi tetap saja riweuh ya membuat kue kering.

Mana ada pula campur tangan Sophie, selalu gatel kalau lihat emaknya sibuk buat kue, ya cake ya kue kering ya roti. Hanya kalau saya masak dia ogah sibuk-sibuk juga. Nah apalagi kalau masak yang sampai dia bersin-bersin, misalnya tumisan dengan cabe, ataupun buat sambal tumis, wuah protes dia...langsung mendatangi saya...busuk...busuk..jangan masak ibu...sambil menutup hidungnya.

Sunday, July 5, 2015

Kalio Daging Sapi & Kentang (dengan pressure cooker)

resep kalio daging sapi dengan presto

Masih ada stok daging sapi di freezer, bingung mau buat apa lagi, eh tetapi tiba-tiba ingin buat kalio daging sapi saja dengan tambahan kentang. Nah enaknya membuat kalio ini tentu tidak seribet dan selama kalau membuat rendang. Jadi sebenarnya kalio itu bentuk rendang yang belum jadi, masih berkuah kental. Bisa lebih dari 3 jam membuat rendang, yang lama proses mengaduknya itu, apalagi kalau masaknya tanpa bantuan panci presto. 

Pernah buat rendang padang daging sapi dan kentang dulu, karena penasaran dengan rendang hitam jadinya saya bela-belain buat rendang sendiri. Saya terkesan sekali dengan rendangnya rumah makan Pagi Sore yang ada di Palembang. Duh kalau beli nasi bungkus pakai rendang ini kok rasanya nikmat sekali. Nah rumah makan Pagi Sore ini sudah ada lama sekali, sedari saya kecil sudah ada. Bahkan sampai sekarang masih ada juga.

Waktu kami ke Palembang, saya coba ajak bapaknya Sophie makan di sana, hmmm ternyata dia suka juga dengan menu yang ada di sana. Dan pulangnya kami bungkus sup daging, he he he, ternyata bungkusnya seperti tempo dulu juga, dimasukkan ke dalam plastik dulu kemudian dibungkus lagi dengan bungkus kertas.

Friday, July 3, 2015

Es Teler

resep es teler

Masih tema yang segar-segar yaitu es-es an, buat es teler lagi. Masih setia dengan es teler praktis dan dengan bahan yang sederhana. Hanya menggunakan nangka, alpukat, kelapa muda dan tentu saja air kelapa muda.

Ingat dulu pertama kali coba buat es teler ketika SD, wuih sudah lama sekali ya, dulu itu buat es teler di rumah guru wali kelas. Secara biasa ya kalau sudah kenaikan kelas begitu ada yang namanya pesta kelas. Hmmm karena gurunya suka memasak juga kali ya, jadi siswa perempuan mengerjakan semua bahan-bahan yang akan disajikan di pesta kelas tersebut.

Nah waktu itu seingat saya, saya kebagian mempersiapkan es teler dengan beberapa teman saya. Ya kami hanya menerima arahan saja, lalu apa yang harus dibawa ke rumah si ibu guru. Dan semua proses kami kerjakan di rumah si ibu guru.

Thursday, July 2, 2015

Resep Es Buah (Fruit Cocktail) Murah Meriah

resep fruit cocktail
es buah
Resep es buah atau fruit cocktail yang murah meriah dan mudah dibuat. Hanya menggunakan 3 jenis buah tropis yaitu bengkuang, pepaya dan nanas, ditambah jus jeruk supaya lebih segar. Bisa gunakan jeruk nipis, jeruk limau atau lemon atau juga jeruk mandarin.

Resep es buah begini sih sudah dari dulu saya buat ya seperti ini, hmmm termasuk resep es buah ala ibu saya juga nih. Nah ingat waktu pulang ke Palembang 2 bulan lalu, saya dan adik saya rencana mau buat puding sutra buah, bisa lihat di resep puding sutra buah yang sudah pernah saya posting.

Untuk buahnya menggunakan buah kaleng supaya lebih praktis. Setelah ditimbang-timbang kok ya mahal ya, padahal ya isinya juga tidak begitu memuaskan. Akhirnya saya bilang adik saya lebih baik buat saja fruit cocktailnya. Secara 3 buah utama ini cukup murah harganya di Palembang, apalagi kalau belinya di pasar pagi.

Wednesday, July 1, 2015

Puding Tape Ketan Hijau

puding tape ketan
puding tape ketan hijau
Enaknya punya tape ketan hijau itu ya ini, dibuat puding tape ketan hijau. Penasaran juga bagaimana sih rasa puding tape ketan hijau, akhirnya coba buat juga. Secara kalau buat sendiri tapenya jadi banyak juga, keblenger juga kalau dimakan begitu saja he he he...

Tadinya ragu-ragu saya buat 2 lapisan begini pudingnya, soalnya biasa ya kalau saya buat lapisan-lapisan begini ya belum mahir saja, pernah buat 2 lapisan saja yang sederhana, ternyata bercampur, hadeuh jadi kacau kan penampilannya. Kebayang kalau saya buat puding rainbow ya, hadeuh butuh kerja keras itu.

Nah akhirnya saya memberanikan diri lagi, toh kalau pudingnya bercampur juga tidak masalah, buat makan sendiri ini saja. Hanya kalau bercampur tentu tidak akan tayang di blog..he he he...