Monic's Simply Kitchen

Saturday, January 26, 2019

Raisin Peanut Cornflakes Cookies



resep raisin peanut cornflakes cookies

Haloooo... hai hai..jumpa lagi di tahun yang baru ini, duh duh maafkan lama sekali saya menghilang dari peredaran. Padahal niatnya nih, Desember 2018 mau buat lebih dari 2 postingan, awal Januari mau posting, tapi apa daya, akhir Januari 2019 ini baru bisa posting lagi.

Tuh kan.. tahun baru sudah lewat, eh sudah mau Imlek lagi baru bisa posting. Hmmm apa kabar semua? semoga tetap ceria selalu ya..aishhhh.. itu namanya harapan kan ya..

Nah menyemarakkan Imlek, kan tidak ada salahnya tohhh buat kukis tema Imlek. Padahal sebenarnya kukis ini bisa buat kukis Natal, kukis Lebaran juga sih, nah supaya cocok suasana Imleknya jadi pake paper cup warna merah dan kasih properti amplop angpao, walaupun tidak ada isinya.. ha ha ha..

Ceritanya ke swalayan neh, di daerah Harbour Bay, eh pas setelah pintu masuk, ada stan khusus ornamen Imlek, ikutan lihat-lihat, hmmm langsung terpikir mau beli ah buat properti foto tema Imlek. Wuihhh Sophie senang sekali loh saya ajak lihat-lihat ornamen Imlek ini, ribut dia.. Ibu ada lucky cat juga, lihat.. lalu dia katakan gambar babi banyak banget loh.. lalu saya katakan, iya Imlek tahun ini tahun Babi. Kok babi katanya? iya nanti ada tahun kelinci, kuda, naga.. oh begitu ya katanya lagi.

Saya hampir saja tergerak untuk membeli ornamen lain, habis lucu-lucu, tapi saya batalkan, karena saya tahu ini hanya lapar mata. Jadi kami hanya melihat-lihat saja, untungnya Sophie tidak memaksa untuk membeli salah satu ornamen itu.

Okeh kembali ke resep kukis ini, nah kepikiran buat kukis ini karena ada cornflakes Sophie, kalau hari libur, dia suka sarapan ini dengan susu cair. Hmmm boleh nih diambil sedikit buat kukis, ada kismis juga dan ada kacang tanah goreng juga, cemilan bapaknya Sophie, ambil juga sedikit. 

Buru-buru buat juga karena ada butter yang sebentar lagi expired, kan sayang kalau tidak digunakan. Daripada sayang terbuang, baiklah buat kukis yang simple saja. Dulu pernah buat kukis cornflakes juga di sini Cornflakes Cookies. Tapi kalau yang ini lebih beragam teksturnya, lebih enak menurut saya.

Dan yang ini tanpa mixer. Secara saya sekarang lebih senang kalau membuat kukis itu tanpa mixer, karena memang toh mengocok bahan kukis tidak perlu lama juga, asal menyatu sudah cukup. Jadi balloon whisk adalah andalan saya. Dan pastinya membuat kukis ini jadinya tidak pakai berisik. Tenang, eh tiba-tiba jadi deh... tada... semerbak harum kukis memenuhi ruangan.

Raisin Peanut Cornflakes Cookies
hasil : 45 buah

Bahan :
  • 90 gr butter lunak, saya gunakan merk orchid
  • 50 gr gula pasir yang diblender, atau gunakan gula halus
  • 1 butir telur
  • 125 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 50 gr kismis
  • 50 gr kacang tanah tanpa kulit, sangrai atau goreng lalu cincang
  • 50 gr cornflakes, remas-remas sedikit

Cara membuat : 
Campur tepung terigu dan baking powder, sisihkan. Kocok butter dan gula halus dengan balloon whisk hingga pucat, masukkan telur, kocok kembali hingga rata, masukkan campuran tepung, aduk dengan spatula, masukkan kismis, kacang tanah dan cornflakes, aduk kembali dengan spatula atau sendok hingga rata. Tutup mangkuk, masukkan ke kulkas selama kurang lebih 20 menit. Ambil sedikit adonan kurang lebih seberat 10 gr (saya timbang hanya satu buah, selebihnya saya kira-kira saja). Bulatkan dan letakkan di paper cup kecil. Susun di loyang, lakukan sampai habis. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Panggang selama kurang lebih 20 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing. Keluarkan dari oven, dinginkan, simpan di wadah kedap udara.


cornflakes cookies


Nah, semoga resep raisin peanut cornflakes cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..



Selamat mencoba...




Sunday, December 16, 2018

Resep Blueberry Thumbprint Cookies



resep b;ueberry thumbprint cookies

Setelah lama tidak ngeblog, saatnya sekarang posting kue kering dulu ya... biasalah ya kalau yang namanya mau hari raya, semarak kue kering itu tidak ketinggalan, ya Natal, Lebaran atau bahkan Imlek... dan tentu saja ramai sudah kue kering di mall dan supermarket atau juga bakery dengan mengusung tema hari raya.

Nah buat yang mau Natalan nih ceritanya, masih bingung mau buat kue kering apa saja selain nastar, puteri salju, kastengels, lidah kucing dll, bisalah coba kue kering blueberry thumbprint ini, rasanya enak loh. Atau malah sudah coba buat dan sudah menjadi resep kesukaan? 
Kue ini dinamakan thumbprint karena kukis ini di tengahnya itu ditekan dengan jempol, itu buat yang jempolnya imut ya, nah kalau jempol saya, bakalan besar sekali tuh bagian tengahnya nanti, jadi buat kukis ini saya menggunakan telunjuk saja.. he he he..

Dan memang membuat kue kering itu membutuhkan kesabaran ya, walaupun nih kalau saya katakan, bahan kue kering ya itu-itu saja, hanya prosesnya itu loh.. membentuknya dan tentu saja memanggangnya. Kalau punya oven kecil memang harus beberapa kali memanggang, belum lagi masalah oven yang panasnya tidak merata, loyang harus di putar.. hmmm beda kalau punya oven besar, jelas pekerjaan memanggang ini jauh lebih mudah. 

Dan untuk yang tidak punya waktu untuk membuat kue kering, memang memesan kue kering adalah salah satu alternatif pilihan kan, gampang, tetapi kalau bicara kue kering, ada rupa ada rasa ada harga. Kue kering ini tentu saja rasanya bergantung dari penggunaan bahan-bahannya, boleh sama resep tapi kalau beda merk butter atau margarinnya, tentu saja rasa akan berbeda. Penggunaan butter premium tentu saja menjadikan harga kue kering akan melambung, tapi kalau rasa jangan ditanya, sedap.

Kalau memilih kue kering premium jangan protes kalau harga cukup tinggi, selain karena bahannya juga premium, membuatnya itu terbilang lama, jadi sebagai pelanggan harus maklum. Hmmm sebut saja contoh kue kering di Holland Bakery, nastarnya itu loh.. enak sekali dan tentu saja harganya mahal, satu toples kecil harganya sudah mendekati 100 ribu rupiah. Wajar... selain bakery terkenal juga karena rasa tidak bohong. Harga akan sedikit lebih murah kalau memesan dengan para bakulan kue kering. Nah yang ini bisa jadi pilihan.

Nah kalau saya, maunya enak, maunya murah... bagaimana tuh? ya buat donk.. ha ha ha... mau enak mau murah tapi capek buntutnya. Tapi serius kalau buat sendiri puas, rasa tidak bohong walaupun di akhir, punggung, tangan dan kaki pegal-pegal.

Wokeh... kelamaan, lanjut ke resep ya. Nah resep ini pakai resepnya cici yang fenomenal di IG, siapa lagi kalau bukan Tintin Rayner. Terima kasih resepnya cici cantik.


Blueberry Thumbprint Cookies

Bahan :
  • 100 gr butter (saya pakai merk golden churn)
  • 50 gr margarin (saya pakai merk blueband)
  • 120 gr gula halus (saya pakai gula pasir yang diblender)
  • 1 butir kuning telur
  • 225 gr tepung terigu protein rendah (saya pakai merk hana emas dari bungasari)
  • 20 gr susu bubuk
  • 20 gr tepung maizena
  • 1/2 sendok teh baking powder

Isian :
selai blueberry secukupnya


Lumuran :
  • putih telur
  • keju cheddar parut secukupnya


Cara membuat :
Campur jadi satu tepung terigu, susu bubuk, maizena dan baking powder, sisihkan. Kocok dengan mixer butter dan margarin serta gula halus sampai pucat, masukkan kuning telur, kocok kembali hingga rata. Matikan mixer, masukkan campuran tepung, aduk rata dengan spatula. Ambil sedikit adonan, bulatkan, letakkan di wadah lebar, setelah beberapa buah boleh celupkan di putih telur dan gulingkan ke dalam keju parut, tata di loyang bersemir butter/margarin tipis. Beri jarak, kemudian tekan bagian tengah dengan jempol atau jari telunjuk (sesuaikan dengan besar jari he he he..)
Lakukan sampai habis, sementara itu panaskan oven set di suhu 180 derajat celcius. Isi bagian tengah dengan selai blueberry dengan menggunakan kantong segitiga. Panggang selama kurang lebih 30 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing. Keluarkan dari oven dan dinginkan, tata di toples ketika kukis sudah benar-benar dingin.

resep kukis blueberry thumbprint

Nah semoga resep Blueberry Thumbprint Cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba ya...



Monday, December 10, 2018

Resep Ontbijtkoek versi Butter Cake



resep ontbijtkoek

Jumpa lagi kita kakak di penghujung tahun 2018 ini... arghh sudah tiba di bulan akhir tahun ini ya.. begitu banyak yang sudah kita lewati. Nah... di awal Desember ini, aishhh awal.. hmmm sudah mau akan pertengahan kali ya.. kali ini saya mau bagikan resep cake berempah yang sedap menurut saya, cake yang mempunyai cita rasa unik, apalagi kalau bukan ontbijtkoek.. duh susah ya menuliskannya. Ya cake yang tetap setia dengan nama Belandanya..

Ini kali kedua saya buat cake ini, yang pertama resep tipe sponge cake, di sini resepnya ontbijtkoek tanpa emulsifier. Yang ini mau buat versi butter cake, dan ternyata enak juga, dua-duanya enak, tapi favorit saya yang ini nih, yang versi butter cake, secara memang tekstur butter cake lebih saya sukai dan pastinya tipe butter cake ini menurut saya mudah dibuat. Walaupun memang cake ini lebih padat dibandingkan dengan tipe sponge cake.

Di rumah ini yang suka cake hanya saya, Sophie biasa saja, kalau ada ya makan, tapi tidak banyak, tetapi bapaknya tidak begitu suka cake, begitu trauma dengan cake yang mencekik leher yang menelannya dibutuhkan air yang cukup banyak, ha ha ha... dasar..  Tapi saya katakan kalau cake ini tidak seret di leher kok, memang padat tapi tidak akan membuat tercekik. Dan ternyata dia mau makan juga, dan lumayanlah.. membantu saya menghabiskan cake yang satu loyang ini.

Selera kami memang berbeda, dia suka yang gurih-gurih renyah sebut saja kerupuk, lalu keripik tentu saja. Kalau yang ini jangan ditanya deh... beda dengan saya, kalau kerupuk atau keripik, saya paling hanya makan beberapa, saya tidak begitu suka. Nah apalagi kalau yang namanya makan nasi dengan kerupuk, beuh jauh deh dari selera saya. Saya tidak suka yang begini ini... lebih baik saya makan dengan nasi saja, lalu kerupuknya saya makan terpisah entah kapan, tunggu mood datang, atau kalau tidak ada lagi yang bisa dicemil selain kerupuk. 

Dan yang ini nih yang masih belum bisa saya terima juga dengan aromanya, ikan asap.. duh kalau bapaknya Sophie makan gulai ikan asap, kalau di sini disebutkanya gulai ikan salai, beuh.. saya sebenarnya tidak tahan dengan baunya, tapi apa boleh buat, bapaknya Sophie doyan. Bahkan dengan yang namanya ikan tongkol yang sebut saja ikan favorit saya, diasapin juga ternyata saya tetap tidak suka. Pernah sekali beli cakalang fufu, pas ada yang jual di salah satu swalayan di Batam ini, tentu saja dengan harga yang cukup mahal kalau menurut saya. Tapi untuk mengobati rasa penasaran dengan cakalang fufu ini saya beli juga. Dan ternyata saya tetap tidak tahan dengan aroma asapnya itu.

Namanya juga selera ya... tidak ada yang salah.. jadi jangan heran dan jangan memandang orang lain aneh kalau ternyata selera orang tidak sama dengan kita, memangnya kita saja yang berhak punya selera sehingga bisa menentukan selera orang lain. Hargai perbedaan, hidup akan lebih indah kalau masing-masing orang menghargai perbedaan, jiahhhhh...

Okey deh.. lanjut ke resep ya.. silakan.. 

Ontbijtkoek versi Butter Cake

Bahan :
  • 200 gr butter atau margarin (saya gunakan blueband cake n cookie)
  • 100 gr gula pasir
  • 80 gr gula palem
  • 4 butir telur
  • 200 gr tepung terigu protein rendah, atau bisa gunakan protein sedang
  • 2 sendok teh bumbu spekuk
  • 1 sendok teh kayumanis bubuk
  • almond iris untuk taburan

Cara membuat :
Siapkan loyang ukuran 20x20cm, oles butter/margarin, taburi tepung tipis, sisihkan. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Campur tepung, bumbu spekuk dan kayumanis bubuk, sisihkan. Kocok butter/margarin dengan gula hingga pucat dan mengembang. Masukkan satu telur, kocok, hingga semua telur masuk. Kurangi kecepatan mixer, masukkan campuran tepung, kocok sebentar hingga rata. Matikan mixer, tuang ke dalam loyang, taburi dengan almond iris. Panggang selama kurang lebih 30-35 menit atau sesuaikan dengan oven masing-masing. Keluarkan dari oven dan dinginkan, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.


resep ontbijtkoek versi butter cake

Nah semoga resep ontbijtkoek versi butter cake ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



Friday, November 30, 2018

Roti Jala Kari Ayam (lagi)



resep roti jala kari ayam

Huffff sudah berada di hari terakhir bulan November 2018, akhirnya demi menambah jumlah postingan bulan ini, saya sempatkan diri deh menulis.. padahal resep sudah ada beberapa yang saya catat, foto sudah tersedia di komputer, tinggal posting, tapi apa daya..emak sedang sibuk..halah..

Jadi resep roti jala kari ayam ini bukanlah baru saya buat, sudah beberapa waktu lalu, belakangan ini masak tapi tidak saya foto, tidak sempat, ahai.. Roti jala itu memang pasangannya kari ayam ya, pas, tentu saja roti jala versi gurih begini. Nah beberapa kali saya buat roti jala saja tanpa kari ayam buat snack Sophie ke sekolah, beberapa kali versi yang gurih begini. Hmmm lama-lama protes, sudah mulai bosan katanya.

Akhirnya saya coba versi manis, versi coklat, susu cair saya ganti dengan susu cair coklat, beri sedikit gula, jadilah roti jala coklat. Lalu versi stroberi, pakai susu cair rasa stroberi, beri sedikit gula, jadilah roti jala stroberi. Variasi dari snack Sophie yang tidak butuh lama untuk membuatnya. Oh iya untuk cetakan roti jala ini saya menggunakan botol dengan tutup berlubang 4, memang khusus untuk roti jala. Saya belinya di toko serba 8 ribu (lihat ulasan saya di sini : serba 8000) dapat 2 buah, satu saya beri istri teman saya. Hmm toko serba 8 ribu ini sedang marak di Batam, mulai menjamur, tapi menurut saya di sini itu toko jebakan batman, memang sih 8 ribu, tapi tangan sangat gatal untuk memasukkan barang-barang ke keranjang, walaupun tahu kalau sebenarnya itu hanya lapar mata. Begitu sudah sampai di kasir, nah loh banyak juga ya... halah..

Dan bukan hanya sekali saya ke sana.. dan bukan hanya satu toko, lihat ada toko serba 8000 yang baru dibuka, tidak mau ketinggalan, berangkat...ha ha ha.. dan pasti ada saja yang saya masukkan ke keranjang, dan tentu saja namanya emak-emak seperti saya, ya tidak jauh-jauh dari pernak-pernik dan peralatan dapur. 

Nah dengan alat ini sangat praktis untuk membuat roti jala versi rumahan. Kalau tidak ada bisa gunakan kantong segitiga, versi pertama roti jala yang saya buat dulu itu menggunakan kantong segitiga. Atau kalau mau menggunakan botol air mineral, lubangi tutup botol, lalu adonan dimasukkan ke dalam botol. 

Untuk kari ayamnya di sini saya membuat yang versi praktis saja, kebetulan saya punya stok bumbu kari instan berbentuk pasta, tinggal gunakan saja ini, tanpa menambah bumbu lagi, kecuali bawang putih dan bawang bombay. Kalau tidak ada bumbu instan ini, silakan gunakan kari bubuk ya kalau mau mencoba resep ini, di resep roti jala kari ayam lama saya pun menggunakan kari bubuk.

Sippp ah... tanpa lama-lama berikut resepnya ya... silakan...

Roti Jala Kari Ayam 

Bahan roti jala :

  • 10 sendok makan tepung terigu serba guna
  • 1 butir telur
  • 100 ml susu cair
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • 1/2 sendok teh kunyit bubuk

Cara membuat :
Kocok telur sebentar dengan balloon whisk, tambahkan susu cair, garam, minyak goreng, aduk rata. Di mangkuk lain, campur tepung terigu dan kunyit bubuk. Tuangkan campuran tepung ke dalam campuran telur, aduk kembali hingga rata dan adonan mulus. Panaskan teflon dengan api kecil, beri sedikit minyak, lap dengan tisu. Kemudian masukkan ke dalam cetakan, semprotkan di teflon membentuk jala, tunggu hingga adonan terlihat matang, angkat dan letakkan di piring, lipat seperti melipat amplop, atau lipat menjadi 4 bagian. Lakukan sampai selesai.

Kari Ayam

Bahan :
  • 400 gr dada ayam, potong-potong sesuai selera
  • 2 buah kentang, potong-potong
  • 2 buah wortel, potong melintang tebal kurang lebih 1.5cm
  • 5 siung bawang putih, cincang
  • 1 buah bawang bombay, potong kecil
  • 200 ml santan (saya gunakan santan instan @65ml +air)
  • 500 ml air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 100 gr pasta kari/perencah kari
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
Tumis bawang putih hingga keemasan, masukkan bawang bombay, tumis hingga mulai transparan, tambahkan dada ayam, aduk rata hingga berubah warna, masukkan perencah kari, aduk rata, tambahkan wortel dan kentang, aduk rata kembali, beri air, masak hingga ayam matang, kentang dan wortel lunak, tambahkan santan dan garam, aduk rata, masak hingga mendidih, cicipi rasanya. Angkat dan siap dihidangkan.

resep roti jala dan kari ayam

Nah semoga resep roti jala kari ayam ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba....




Sunday, November 18, 2018

Mengenangmu : Sitti Taslimah



Postingan spesial untuk sahabat tersayang  Sitti Taslimah, pemilik Dapur Ima. Ah sedih sekali mengetahui kepergian mba Ima yang selama ini sudah menjadi sahabat blogger saya yang saya yakin sudah banyak juga blogger lain mengenal mba Ima.

Kabar duka ini saya ketahui kemarin tanggal 17 November 2018 dari status sahabat mba Ima juga yang kebetulan malah menjadi teman dunia maya saya juga, mba Hanna di Balikpapan, sahabat mba Ima dari SD. Melalui mba Ima maka saya menjadi kenal dengan teman-teman yang lain, blogger yang lain. Sedih, lemas rasanya dan tidak percaya kalau mba Ima sudah berpulang.

Sedih dan kehilangan tentu saja saya rasakan, ah belum sempat kita bertemu muka ya mba... padahal mba Ima katakan kalau enak rasanya kalau kita bertemu, duduk bareng sambil menikmati kue buatan kita. 

Sudah beberapa tahun ini mba Ima senantiasa hadir di setiap postingan saya, komentator setia yang selalu dinantikan. Sejak Agustus 2016 ketika pertama kali mba Ima berkomentar di blog saya ini, lalu saya berkunjung balik ke blog mba Ima, nah sejak itu kami mulai menjadi sahabat sesama food blogger. 

Walaupun belum pernah bertemu tapi sudah terasa akrab. Bahkan ketika itu malah mba Ima sempat mengirimkan saya asam mangga, lasuna mandar, hanya supaya saya bisa mencoba resep bau peapi khas Mandar resep mendiang ibu tercinta. Ya begitulah yang namanya food blogger tidak jauh-jauh dari makanan, dan ini yang membuat food blogger bisa bersahabat, disatukan oleh makanan.

Di tengah sakit, mba Ima memang mendapatkan hiburan dari ngeblog. Bertemu di dunia maya dengan teman-teman lain. Nah ini yang menjadi semangat mba Ima ingin sembuh, walaupun ternyata akhirnya mba Ima tidak mampu bertahan lagi dari kanker yang menyerang ususnya. Mungkin blogger lain yang sering mampir ke blognya mba Ima tahu kalau mba Ima sedang sakit, hanya mba Ima tidak spesifik menjelaskan sakitnya.

Bertemu dengan teman blogger lain menambah semangat mba Ima, ya begitulah salah satu hal yang diungkapkan mba Ima lewat percakapan kami di WA. 

Ah perjuangan mba Ima cukup berat menghadapi sakit ini, tapi sekarang mba Ima sudah bahagia, sudah tidak merasakan sakit lagi. Semoga mba Ima tenang di sisi-Nya, amiin. Doa terbaik untuk mba Ima sahabat baik.

Komentarmu tidak akan lagi menghiasi blog ini, ah ingat komentar terakhir mba Ima di blog ini, bagaimana mba Ima menuliskan kalau mba Ima ingin mencoba resep brownies shiny crust ketika mba Ima sudah sehat kembali. 

Air mata tidak kuasa saya bendung ketika menuliskan artikel khusus ini, dan sekarang saya sudah bingung mau menuliskan apa lagi.

Selamat jalan mba Ima tersayang, tenanglah di sisi-Nya...



Friday, November 16, 2018

Puding Roti Tape Kismis Keju



resep puding roti tape keju kismis

Haluuuu apa kabar semua? wuih seperti biasa saya nongol lagi setelah lama hilang, jiahhh. Nah di malam hari ini saya sempatkan posting dulu ah.. walaupun sudah malam dan sedikit malas sebenarnya, tapi daripada tidak update lagi kan, bulan ini baru 2 postingan bok. Malam ini saya mau posting resep puding roti tape kismis keju ini. Nah yang sudah sering makan cemilan, pasti sudah tahu kan kalau kombinasi tape, kismis dan keju itu cocok. Endes surendes pokoknya, misalnya prol tape, ini serius enak.

Kebetulan punya stok roti tawar yang cukup banyak. Beli satu bungkus besar, tidak ada yang menyentuh sama sekali. Jadi buat puding roti ini jadinya cukup banyak, bisa bagi-bagi ke orang lain. Yang jauh, maaf ya tidak kebagian... colek kang Nata dulu yang di Baturaja sana..

Resepnya super mudah sih, standar resep puding roti, nah di sini saya menggunakan santan supaya lebih gurih lagi, mantap, gurih dan lembut.

Olahan roti tawar sudah cukup banyak ya saya tampilkan di blog ini, ya tidak jauh-jauh dari puding roti, baik versi manis dan gurih, roti goreng dengan isian sosis, ragout, bahkan es krim, french toast dan tentu saja puding roti dengan agar-agar, yang ini enak juga hanya butuh blender untuk menghaluskan semua bahan, tapi hasilnya tentu saja puding yang lembut dan mengenyangkan. Ada juga kastangel roti tawar, intinya sih roti tawar diberi olesan mayones dan diberi taburan keju, ya mirip roti panggang tapi bentuknya batangan berkeju dan jadinya ya kastangels deh. Monggo yang kehabisan ide mengolah roti tawar sisa, silakan meluncur ke sana, siapa tahu tertarik. Atau bahkan pizza roti tawar baik itu pizza gurih maupun manis.

Sipp ah.. tanpa lama-lama sekarang lanjut ke resep ya.. 

Puding Roti Tape Kismis Keju

Bahan :
  • 12 lembar roti tawar berkulit, potong-potong (saya potong menjadi 9 bagian masing-masing)
  • 400 gr tape singkong, buang sumbu dan haluskan
  • 600 ml santan (saya gunakan 2x65ml santan instan ditambah air)
  • 3 butir telur
  • 180 gr gula pasir
  • 100 gr kismis
  • 50 gr keju cheddar

Cara membuat :
Kocok telur dan gula asal gula larut, tambahkan santan dan tape singkong, aduk rata. Susun roti tawar di loyang beroles margarin atau di loyang alumunium foil. Susun satu lapis, tuangkan campuran telur, tekan dengan sendok hingga larutan telur santan meresap ke roti,  beri kismis, susun lagi roti tawar, tekan dan beri kismis, taburi dengan keju parut. Panggang selama kurang lebih 25-30 menit dengan suhu oven 180 derajat celcius, dengan catatan oven sudah dipanaskan sebelumnya. 


resep puding roti tape kismis keju

Nah semoga resep puding roti tape kismis keju ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



Monday, November 5, 2018

Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies



resep crunchy oatmeal chocolate chips cookies

Bulan November, sudah mulai serius masuk di musim hujan. Di Batam hampir tiap hari hujan, nah enaknya kalau hujannya pagi, jadi dari pagi sejuk. Beda kalau hujan siang atau sore hari, seharian sebelum hujan, panasnya lengket, gerah-gerah tidak jelas. Enaknya kalau musim hujan paling tidak Batam tidak begitu panas menyengat, masih ada sejuk-sejuknya. Tapi.. biasalah ya masalah musim hujan, jemuran lama kering he he he...
Batch jemuran terdahulu belum kering, eh ternyata keranjang pakaian kotor sudah penuh.. ya terpaksa deh menunggu. Hmmm tapi ada enaknya juga, saya jadi agak longgar sedikit, tidak tiap hari mencuci, ya kan, walaupun pada dasarnya bukan saya sih yang mencuci, mesin, saya hanya memasukkan pakaian kotornya, kan berlebihan kalau saya katakan saya yang mencuci, halah..

Eh mau melenceng sedikit, pernah tidak mengalami begini, ketika menelepon nomor kontak orang yang sudah lama sekali tidak kontak dengan kita, eh kok yang mengangkat teleponnya beda orang. Bingung juga kan. Hmm kejadian ini pernah dialami bapaknya Sophie, ketika dia butuh meminta tolong orang untuk membetulkan pagar rumah. Otomatis dia kontak lagi orang yang membuat pagar pertama kali. Sip dengan yakin dia telepon, loh katanya kok perempuan yang angkat dan katanya tidak jelas ngomong apa, saya tanya bapak Lutfi kok dia seperti tidak nyambung. Hmmm mungkin istrinya yang angkat, coba lagi, begitu kata saya.

Lalu dia telepon lagi, sama saja, tetap tidak nyambung ketika dia tanyakan perihal apakah pak Lutfi bisa membetulkan pagar rumah. Entah katanya perempuan itu mengatakan apa, lalu putus begitu saja teleponnya. Ya sudahlah begitu kata bapaknya Sophie. Nanti tunggu saja.

Eh malam harinya, ada telepon dari kontak pak Lutfi ini, otomotis senang sekali bapaknya Sophie, hmmm mana suara laki-laki lagi begitu katanya. Lalu saya menunggu hasil pembicaraanya, lah kok saya dengar bapaknya Sophie tidak bicara tentang pagar ya.

Oalah ternyata, yang menelepon bukan Pak Lutfi, orang lain ternyata, dan mungkin sudah lama pak Lutfi tidak pakai nomor telepon yang ini dan sepertinya nomor ini dipakai orang lain. Dan ternyata apa pembicaraan tersebut? asli ini membuat saya tertawa sampai mengeluarkan air mata. Ternyata bapaknya Sophie disemprot oleh laki-laki ini, diperingatkan untuk tidak mengganggu istrinya lagi, awas kalau sampai menelepon istrinya lagi, jangan jadi perusak rumah tangga orang. Dan supaya tidak panjang dia iyakan saja, lalu nomor ini segera dia block.

Lalu katanya kepada saya, lah saya memang bicara apa dengan perempuan itu, saya hanya tanya pak Lutfi ada tidak untuk membetulkan pagar. Kamu dengar sendiri kan saya bicara di telepon? ha ha ha.. saya tidak kuat lagi menahan tawa. Lalu saya bercanda, makanya jangan suka telepon-telepon istri orang.

Masih edisi kesal tapi tidak bisa membalas, dia katakan lagi, ada ya orang begitu, nah ini yang salah istrinya apa suaminya ya? apa suaminya ini periksa hp istrinya lalu nomor tidak dikenal diperiksa satu persatu, kenapa suaminya tidak percaya istrinya, apa istrinya ini suka tebar pesona jadi suaminya cemburuan tidak jelas begitu. Aih aih manalah saya tahu, yang jelas ada orang begitu, buktinya. Jadi beberapa hari selanjutnya saya selalu bercanda tentang hal ini, lalu walaupun dengan muka kesal dia tetap tertawa. Lalu katanya kita cari orang lain lagi buat membetulkan pagar.

Nah kejadian lagi dengan bapaknya Sophie, ceritanya dia beli nomor baru, ceritanya mau dual card begitu. Saya yang belikan dan tentu saja saya yang pilihkan nomornya. Eits beberapa waktu kemudian ada telepon masuk. Katanya nomor yang tidak dia kenal, lalu saya katakan angkat saja, toh kamu tidak bermasalah dengan telepon-telepon menawarkan asuransi itu kan. Lalu dia angkat, perempuan yang bicara. Dari nada bicaranya perempuan ini kaget, lalu dia bertanya siapa ini? lalu bapaknya Sophie balik tanya, ini siapa? lah yang menelepon kan bukan saya. Perempuan ini masih ngotot ingin tahu siapa? lalu bapaknya Sophie juga ngotot, saya yang ikut dengar langsung katakan sudah katakan saja salah sambung.

Hmmm masih sama-sama ngotot, akhirnya perempuan itu katakan kalau dia mencari yang namanya Dewi, di kontaknya ini nomor Dewi katanya, apa hubungan situ dengan Dewi. Ah saya tidak kenal Dewi begitu jawab bapaknya Sophie. Oh ya sudah tapi masih dengan nada tidak puas. Dan akhirnya nomor ini pun di block oleh bapakya Sophie. Ha ha ha.... apes memang dia.

Jadi kesimpulannya menurut saya, nomor yang sudah hangus ini diperbaharui oleh operator telepon dan dijual kembali. Dan kami belajar tentang hal ini...ih ini mah edisi kena sendiri ya.. merasakan sendiri kejadian begini. Lucu-lucu menyebalkan he he he...

Uppsss kembali ke resep ya, ceritanya kok jadi panjang.. nah resep crunchy oatmeal chocochips cookies ini menurut saya super gampang, aduk-aduk saja pakai balloon whisk adonannya. Cetaknya pakai sendok saja dan panggangnya juga sebentar, tapi rasanya enak. Dan kukis ini adalah jenis kukis renyah bukan yang chewy.

Untuk resep di bawah saya lupa jadinya berapa buah, saya tidak hitung. Sangat lupa, biasanya saya hitung jadinya berapa.

Okeh deh, berikut langsung ke resep ya, silakan...

Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies
 
Bahan :
  • 10 gr gula pasir
  • 25 gr gula palem
  • 45 gr butter lunak
  • 1 butir kuning telur
  • 50 gr tepung terigu protein rendah
  • 50 gr oatmeal instan
  • 1/4 sendok teh baking soda
  • 1/4 sendok teh garam
  • 75 gr chocochips

Cara membuat :
Siapkan loyang, oles tipis dengan butter/margarin. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Di mangkuk, campur butter lunak, gula pasir dan gula palem, gunakan balloon whisk atau bisa gunakan sendok, aduk hingga tercampur dan terlihat mulus dan butter agak pucat. Masukkan kuning telur, aduk kembali , tambahkan tepung terigu, oatmeal, baking soda, aduk kembali hingga rata. Masukkan chocochips, aduk lagi. Sendokkan adonan sebesar kurang lebih 1/2 sendok makan, bulatkan asal, lalu tata di loyang, pipihkan dengan cara tekan sedikit dengan tangan. Lakukan sampai habis, beri jarak antara kukis. Panggang selama kurang lebih 12-15 menit, tergantung oven masing-masing. Panggang sampai bagian bawah terlihat mulai berwarna gelap. Catatan : kukis ini lunak ketika panas dan akan mengeras ketika dingin.

resep oatmeal chocochips cookies

Nah semoga resep Crunchy Oatmeal Chocochips Cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....




Tuesday, October 30, 2018

Brownies Cup



resep brownies cup

Sudah sampai di penghujung bulan Oktober, ternyata saya hanya mampu membuat 4 postingan saja, waduh.. hmmm semangat..tak mengapa. 

Nah kali ini saya mau posting resep brownies cup, versi chewy brownies dengan tampilan shiny crust, cihuy, walaupun pakai cup, shiny crust tetap muncul, saya senang sekali. 

Saya pakai cup begini karena penasaran, hasilnya kalau dipanggang dengan wadah kecil begini, lalu yang paling utama, saya itu malas mengoles loyang dan memotong kertas roti. Padahal kalau saya pikir ini pekerjaan sepele, tapi yang ini entah mengapa paling malas saya lakukan.

Nah sama halnya menjemur pakaian, pekerjaan ini paling malas saya lakukan, tapi karena memang pekerjaan saya, harus saya lakoni, tidak bisa saya hindarkan. Paling menggumam dalam hati, duh banyaknya... terkadang saya sampai hitung berapa pakaian yang saya jemur karena saya sungguh malas sekali melakukan pekerjaan menjemur ini.

Oh iya kembali ke resep brownies ini ya, pada dasarnya resepnya sama saja dengan resep chewy brownies dan kit kat brownies, saya belum bisa pindah ke lain resep brownies sih sekarang-sekarang ini. Nah resep ini hasilnya memang chewy dan cenderung basah teksturnya. Kalau tidak suka basah, bisa tambahkan lagi waktu panggangnya.

Dan mengaduk adonan brownies ini seperlunya saja ya, jangan terlalu semangat, nanti hasilnya akan padat dan amat teramat sangat chewy. Saya pernah mencoba resep ini, nah waktu itu memang saya minta tolong teman saya yang mengaduk, kebetulan teman saya sedang main ke rumah. Eits... bukan maksud memanfaatkan teman ya.. memang kebetulan kami sepakat kok mau bebuatan makanan. Nah karena teman saya terlalu semangat mengaduk, alhasil adonannya jadi sangat liat, tapi selain itu rasanya tetap sama, tetap enak.

Untuk waktu panggang disesuaikan sendiri ya, di sini saya panggang dengan waktu kurang lebih 25 menit, ketika shiny crust sudah muncul saya test tusuk, dan ada remahan basah tapi bukan adonan ya, jadi di sini saya putuskan untuk menyudahi waktu panggang. Brownies saya keluarkan dari oven. Tentu saja waktu panggang disesuaikan dengan oven masing-masing ya, waktu di sini hanya patokan. Kenali oven masing-masing ya.

Wokeh.. resep saya tuliskan kembali ya...

Brownies Cup
untuk 6 buah cup alumunium

Bahan :
  • 150 gr dark cooking chocolate (saya gunakan merk mercolade)
  • 50 gr mentega/butter
  • 40 ml minyak goreng
  • 2 butir telur
  • 150 gr gula halus (saya gunakan gula pasir yang diblender)
  • 100 gr tepung terigu (saya gunakan tepung terigu protein sedang)
  • 35 gr coklat bubuk 
  • irisan almond untuk topping

Cara membuat :
Siapkan alumunium cup, tata di loyang. Panaskan oven set di suhu 150 derajat celcius. Campur coklat bubuk dan tepung, ayak, sisihkan. Lelehkan dark cooking chocolate, butter dan minyak dengan cara ditim, biarkan hangat. Di mangkuk lain, kocok telur dan gula sampai gula larut dengan menggunakan balloon whisk, masukkan campuran dcc leleh, aduk rata, masukkan campuran tepung terigu dan coklat bubuk, aduk rata kembali. Tuang ke dalam cup (adonan sangat kental), beri topping, panggang selama kurang lebih 25 menit, keluarkan dari oven dan dinginkan


resep brownies cup shiny crust

Nah semoga resep brownies cup ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...



Friday, October 19, 2018

Chicken Mushroom Pizza Bun



resep roti pizza sobek

Postingan ketiga di bulan ini, jiahhhh...baru 3 postingan, sungguh sedikit sekali.. kalau dibandingkan dengan postingan di awal saya ngeblog, he he he. Memang sih ya kalau di awal itu biasanya semangat, belakangan mengendur. Susah memang mempertahankan mood ngeblog itu. Tapi ya dijalani saja toh..

Wokeh, di pagi yang cukup sejuk di Batam ini, saya akan posting resep chicken mushroom pizza bun. Ih saya mah yang namanya olahan pizza-pizza begini doyan deh, mau bentuknya bagaimana juga, tetap suka. Jadi ceritanya sedang ingin buat yang versi bun tapi sejenis roti sobek begitu, jadinya menggunakan loyang saja, disusun bun nya yang sudah diisi dengan isian berikut keju dan sausnya sekalian. Diberi taburan oregano kering untuk mempercantik, ahai...eh iya dulu pernah juga buat pizza bun begini hanya versi satuan begitu. Isiannya beda tipis saja.

Rotinya empuk, walaupun tanpa ulen dan waktu proofing hanya 20 menit di awal. Setelah adonan diisi dan dibentuk didiamkan lagi sekitar 10 menit, memanggang kurang lebih 12-15 menit, tambahkan waktu memanggang sekitar 1-2 menit dengan oven api atas supaya permukaan lebih eksotik ha ha ha..Hmmm jadi deh roti sobek pizza ini.

Nah pada dasarnya roti ini mirip dengan roti cinnamon roll, hanya beda di sini butter leleh diganti dengan minyak goreng. Resep diotak-atik saja sendiri, jadi semakin sering kita membuat sesuatu, semakin kita bisa mengotak-atik resep. Sesuka kita saja, sesuaikan dengan bahan yang ada dan kesukaan kita juga.

Oke.. berikut saya tuliskan resepnya ya.. silakan..


Chicken Mushroom Pizza Bun

Bahan :
  • 175 ml air hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 3/4 sendok teh ragi instan
  • 250 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/4 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bahan isian :
  • 4-5 sendok makan saus tomat atau bisa dicampur saus sambal * ( campur bahan bertanda *, aduk rata)
  • 1/2 sendok makan gula pasir *
  • 50 gr keju mozarella parut kasar
  • tumisan ayam jamur

Bahan tumisan ayam jamur :
  • 100 gr dada ayam tanpa kulit dan tulang, potong kecil
  • 8 buah jamur kancing kaleng, potong sesuai selera
  • sedikit paprika merah dan hijau, potong dadu
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong kecil
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan olesan : 
  • susu cair

Bahan taburan :
  • oregano kering (optional)

Cara membuat tumisan ayam :
Tumis bawang putih sampai harum, masukkan bawang bombay, aduk sebentar, masukkan daging ayam, masak hingga berubah warna, masukkan jamur dan paprika, aduk rata tambahkan merica bubuk dan kecap asin, cicipi rasanya, angkat dan sisihkan.

Cara membuat pizza bun :
Larutkan gula dengan air hangat, masukkan ragi instan, aduk dan biarkan hingga berbuih. Sementara itu campur tepung terigu, garam, aduk rata. Tuangkan larutan ragi instan, aduk rata hingga menyatu. Tambahkan minyak goreng, aduk rata kembali (di sini saya aduk menggunakan tangan, mirip menguleni hanya tidak sampai adonan kalis elastis, hanya sampai menyatu). Bentuk bulat adonan, dan diamkan selama kurang lebih 20 menit. Kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian, bulatkan letakkan di alas bertabur tepung tipis. Lakukan sampai selesai, ambil satu bulatan yang pertama dibuat, pipihkan, isi dengan bahan isian, tutup dan bulatkan kembali. Susun di loyang persegi yang sudah dioles butter/margarin. Lakukan sampai selesai. Diamkan kurang lebih selama 10 menit. Oles dengan susu cair, taburi dengan oregano kering.
Panggang selama kurang lebih 12-15 menit hingga matang di oven suhu 180 derajat celcius di mana oven sudah dipanaskan lebih dahulu. Panggang kembali kurang lebih selama 1-2 menit dengan api atas. Keluarkan dari oven dan biarkan hangat, santap kala hangat dan keju masih meleleh.


resep chicken mushroom pizza bun

Nah semoga resep chicken mushroom pizza bun ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera..


Selamat mencoba...



Monday, October 15, 2018

Pempek Sosis Versi Pempek Dos


resep pempek dos sosis

Hai..hai.. lama tidak bersua lagi di dapur saya ini ya... walaupun saya berniat untuk rajin posting tapi apa boleh dikata, kenyataan berkata lain ha ha ha...ya begitulah dunia emak-emak..khususnya dunia saya ini, sibuk di dunia nyata.

Nah di kesempatan kali ini saya mau posting resep pempek sosis dulu ya.. ini pempek sosis versi pempek dos, pempek tanpa telur. Pempek dos memang menjadi pilihan kalau ingin makan pempek, ingin buat sendiri tetapi sedang tidak ada ikan. Hmmm bolehlah ya..

Pempek sosis sendiri setahu saya di Palembang baru beberapa tahun terakhir ada dijual di warung pempek besar dan terkenal. Dulu ya belum ada, apalagi waktu saya kecil, sama sekali tidak mengenal varian pempek sosis ini. Dan walaupun ketika beberapa tahun belakangan pulang ke Palembang dan menyempatkan diri menyantap pempek di satu atau beberapa warung pempek, dan ketika dihidangkan pempek sosis, saya tidak tergerak untuk mencobanya. Masih menarik pempek jenis lain yang sudah biasa saya santap.

Hmmm karena punya sosis di freezer ya sudah kepikiran untuk mencoba pempek sosis. Walaupun saya tahu, Sophie pasti tidak suka dengan pempek sosis ini, karena dia memang tidak suka sosis. Dan benar, ketika tahu saya membuat pempek sosis dia protes, alhasil ketika dia makan ini, sosisnya dipisahkan dulu, sisakan saja bagian tanpa sosis.

Untuk satu resep di bawah ini menghasilkan 3 buah pempek sosis. Dan satu bagian pempek sosis ini saya potong menjadi 6 bagian setelah direbus baru deh digoreng. Rasanya bagaimana? bagi pecinta pempek tentu saja enak ya.. Dan testimoni dari penyuka pempek yang beberapa tahun tinggal di Palembang, pempek ini enak, empuk dan tidak kalah jauh rasanya dengan pempek yang menggunakan ikan di adonannya, lebih enak malah dari pempek yang terakhir dibelinya di Jakarta. Hi hi hi... colek dulu teman saya di Jakarta yang beberapa waktu lalu liburan ke Batam.

Cukonya seperti biasa saya buat dengan resep yang sudah-sudah, dan tetap menggunakan gula aren. Gula aren ini saya beli di salah satu swalayan di Batam, rasanya tidak kalah dengan gula batok dari Palembang. Sayangnya stok gula aren ini tidak ada lagi dijual, sudah beberapa kali saya ke sana selalu tidak ada.

Oke deh... daripada kelamaan, siapa tahu ada yang mau mencoba juga membuat sendiri pempek sosis versi pempek dos ini, ini dia resepnya.. menggunakan adonan dasar pempek dos yang sudah sering saya buat, misalnya di pempek dos lenjer kecil ini.


Pempek Sosis

Bahan :
  • 250 ml air
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk (gunakan kaldu jamur atau kaldu bubuk non MSG atau kaldu bubuk homemade jika ada, kalau tidak ada dan tidak masalah gunakan kaldu bubuk biasa yang banyak tersedia di pasaran)
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 125 gr tepung terigu protein sedang
  • 2 butir telur, kocok dengan garpu
  • 200 gr tepung sagu tani atau tepung tapioka
  • 3 buah sosis ayam
  • sedikit tepung tapioka untuk baluran tangan ketika membentuk pempek
  • kurang lebih 1000 ml air + 1 sendok makan minyak goreng untuk merebus pempek
  • minyak untuk menggoreng pempek 

Cara membuat :
Di panci, campur air, garam, kaldu bubuk dan bawang putih, masak hingga mendidih, kecilkan api dan masukkan tepung terigu, aduk hingga tercampur dan membentuk adonan, angkat dan biarkan hangat. 
Pindahkan ke dalam mangkuk cukup besar, masukkan telur kocok, aduk rata dengan sendok kayu, kemudian tambahkan sebagian tepung sagu tani/tapioka, uleni perlahan dengan tangan, tambahkan sisa tepung, uleni hingga kalis. Baluri tangan dengan tepung tapioka, ambil kira-kira 1/3 adonan, pipihkan, isi dengan sosis, tutup sosis dengan adonan, bentuk bulat lonjong. Letakkan di wadah bertabur tepung tipis, lakukan sampai habis. Selagi membentuk pempek didihkan air di panci, campur dengan minyak goreng. Masukkan pempek, rebus hingga mengapung, biarkan mengapung kurang lebih selama 10 menit, angkat dan tiriskan. Potong menjadi 6 bagian atau sesuai selera, goreng dengan minyak yang cukup banyak sampai garing.


Cuko Pempek

Bahan :
  • 200 gr gula merah/gula aren  (saya gunakan gula aren)
  • 400 ml air
  • 8 siung bawang putih
  • 20 butir cabai rawit (sesuaikan dengan selera jumlahnya)
  • 3 sendok makan asam jawa
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Potong kecil gula merah, campur dengan air dan asam jawa, rebus hingga mendidih, saring. Masukkan kembali ke dalam panci, masukkan cabai rawit dan bawang putih yang sudah dihaluskan, masak hingga mendidih, tambahkan garam, aduk rata, cicipi rasanya. Angkat dan biarkan dingin, saring., siap digunakan. Masukkan ke dalam kulkas jika cuko akan diinapkan.



resep pempek dos sosis

Nah semoga resep pempek dos sosis ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba....




Monday, October 1, 2018

Pastry Fruit Cake



fruits pastry cake recipe

Wuih wuih tidak terasa sudah masuk bulan Oktober lagi nih.. dan postingan pertama saya di bulan Oktober ini adalah pastry fruit cake..atau fruit pastry cake... beda-beda sih urutannya kalau googling resep ini.

Cake ini viral belakangan ini di instragram dan facebook, terutama di negara tetangga. Beberapa kali saya lihat cake ini muncul di timeline fb, ada yang buka lapak cake ini. Hmmm lihat-lihat ternyata memang sedang booming. Padahal sebenarnya cake ini sudah pernah ada di beberapa food blog negara tetangga beberapa tahun yang lalu.

Dan pada dasarnya cake ini adalah tipe butter cake dengan taburan buah-buahan segar atau bisa juga buah kaleng sih. Jadi pas ketika ke pasar, ke penjual buah Sophie kan ikutan, nah dia minta dibelikan stroberi dan belimbing...hmmm emak langsung kepikiran mau buat pastry fruit cake ini dengan buah-buahan yang diminta Sophie. 

Dan tidak mau pakai ribet, kali ini saya tidak menggunakan mixer, hanya menggunakan balloon whisk, dengan catatan menggunakan butter yang lunak, di sini saya menggunakan butter merk orchid. Dan gula yang digunakan juga gula halus, tidak seperti resep butter cake yang sering saya buat.

Jadi dengan balloon whisk, gula dan butter bisa dikocok hingga putih dan mengembang, tentu saja mengocoknya dengan semangat... ha ha ha... tidak butuh waktu lama kok, hanya kurang lebih 3-5 menit saja.

Untuk butter cake sendiri ada beberapa resep ya, jadi menurut saya suka-suka mau pakai resep yang mana, intinya hanya butter cake dengan topping buah. Dan karena saya itu sampai sekarang paling malas kalau harus membuat cake di mana putih dan kuning telur dikocok terpisah, jadi sampai saat ini saya masih bye bye dengan metode pembuatan cake begini.

Untuk buah-buahannya, silakan sesuaikan dengan selera dan ketersediaan bahan ya... yang umum dan kebanyakan digunakan ya strawberry, blueberry, kiwi, bisa juga nanas, anggur, aprikot. Ya intinya suka-suka yang buat ya. Yang penting buah-buahannya tidak basah, keringkan dulu dengan tisu sebelum dilumuri dengan gula.

Kali ini supaya lebih kontras, saya beri juga kismis..secara kok malas beli anggur ya.. butuhnya sedikit, ada sih di penjual buah tapi sudah tidak bagus lagi kondisinya, jadi batal beli.

Nah buah-buah ini yang sudah saya lumuri gula adalah favorit Sophie, secara kan stroberi dan belimbing ini agak-agak asam, dipadu dengan gula, beuh.. enak.. kalau tidak saya stop bisa-bisa dia makan terus nih. Agak direm karena baru beberapa hari yang lalu dia sakit perut, muntah-muntah dan perutnya pedih, mirip gejala maag. Jadi makanannya sekarang tidak boleh yang pedas, asam dan berbumbu tajam. Bapaknya sudah wanti-wanti jangan makan makanan yang memicu sakit perut lagi. Bahkan selalu mengingatkan saya kalau makanan untuk Sophie tidak boleh ada merica juga.

Wokeh kembali ke resep ini ya, satu resep di bawah ini menghasilkan 5 buah cup kecil dan 1 buah cup cukup besar. Dan untuk akhirnya, cake ini ditaburi dengan gula halus. Saya sempat ragu, taburi tidak dengan gula halus ya, mana yang lebih cantik nih buat difoto, akhirnya saya putuskan foto juga penampakan cake tanpa taburan gula halus.

Resep ini saya modifikasi dari resep topo map love cake, hanya saja susu cair saya ganti dengan buttermilk.

resep mudah pastry fruit cake

Nah sudah terbayang belum rasa cake ini? enak pokoknya mah, wangi butter, lembut dan ketika digigit ada sensasi rasa asamnya juga, sedap... di bawah ini adalah potongan pastry fruit cake ini, kelihatan kan teksturnya yang lembut.. lembut tapi padat.. beda dengan cake jenis sponge atau chiffon.

resep pastry fruit cake

Wokeh... langsung ke resep ya.. silakan..

Pastry Fruit Cake

Bahan :
  • 125 gr butter (di sini saya menggunakan merk orchid)
  • 125 gr gula halus (saya menggunakan gula pasir yang diblender)
  • 3 butir telur ukuran kecil, berat dengan cangkang @50gr
  • 150 gr tepung terigu protein rendah *campur jadi satu
  • 1/2 sendok teh baking powder *
  • 65 ml buttermilk (campur 60 ml susu cair dengan air jeruk nipis atau jus lemon atau cuka, aduk, biarkan hingga menggumpal)

Topping : (campur buah-buahan segar dengan gula halus hingga rata)
  • strawberry, cuci, potong 4 bagian, tiriskan dan keringkan dengan tisu
  • belimbing, cuci dan potong tipis kurang lebih 3mm, tiriskan dan keringkan dengan tisu
  • kismis
  • gula halus kurang lebih 1 sendok makan

Taburan :
  • gula halus

Cara membuat :
Kocok butter dan gula halus dengan balloon whisk atau mixer hingga putih dan mengembang. Masukkan telur satu persatu, di mana ketika dimasukkan dikocok, masukkan satu lagi, kocok lagi. Masukkan tepung, aduk lagi kemudian buttermilk, aduk kembali hingga rata. Tuangkan ke dalam loyang yang sudah dioles butter/margarin dan ditaburi tepung tipis atau cup alumunium foil. Beri potongan buah yang sudah dicampur gula halus. Panggang di oven suhu 180 derajat celcius selama kurang lebih 25-30 menit, sesuai dengan besar kecil loyang atau cetakan (dengan catatan oven sudah dipanaskan terlebih dahulu).
Keluarkan dari oven dan dinginkan, beri taburan gula halus. Siap dihidangkan.

fruits pastry cake batter


Nah semoga resep pastry fruit cake ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...

resep pastry fruit cake


Selamat mencoba...