Monic's Simply Kitchen

Saturday, August 8, 2015

Ikan Goreng & Sambal Cibiuk

Posting menu masakan harian yang sangat mudah sekali dulu ya, tidak apa-apa kan, resep ikan goreng saja dengan sambal cibiuk. Sambal yang menjadi favorit saya akhir-akhir ini. Setelah buat sambal cibiuk dulu, akhirnya karena mudah buatnya dan rasanya enak menurut saya maka tidak bosan dengan sambal cibiuk ini.

Apalagi kalau menggunakan cabai rawit merah atau sebutannya rawit setan, wuah makin pedas cetar menampar deh, tetapi diimbangi dengan tomat hijau yang renyah dan kemangi yang harum, belum lagi sensasi kencurnya yang aduhai...ha ha ha...

Tetapi memang menyantap sambal cibiuk ini memang segar, dan kalau buat sambal cibiuk siap-siap hidung meler dan berlinang air mata. Ini yang saya suka...walaupun ada juga yang bilang kalau masakan dibuat pedas, maka rasa yang lain akan tertutupi, hmmmm memang iya untuk beberapa masakan ya.

Nah kalau hanya ikan goreng yang hanya diberi kucuran jeruk nipis dan nasi putih hangat dengan sambal cibiuk ini, justru sambal pedasnya itu yang memberi rasa. Beda kali ya kalau menyantap sambal cibiuk dengan rendang atau pun mangut lele...ha ha ha..tidak nyambung.

Okeh-okeh kembali ke sambal cibiuk ini, sambal cibiuk ini sih rasanya akan makin mantap kalau bahan-bahannya diulek ya, hanya karena keseringan buat, jadinya malas kalau tiap kali harus mengulek, tangan suka pedas, aih aih malas kan kalau harus memakai sarung tangan juga kalau mengulek sambal. Akhirnya coba pakai chopper saja, karena pakai chopper kan bawang dan cabainya tidak halus sempurna, hanya dicincang saja, maka menurut saya tidak mengurangi rasanya.

Berikut resepnya ya, sama dengan resep sambal cibiuk yang dulu pernah saya tampilkan di blog ini, hanya yang kali ini saya buat dengan sedikit modifikasi.

Ikan Goreng & Sambal Cibiuk Khas Garut

Ikan Goreng

Bahan :
  • 1 kg ikan, bersihkan (saya gunakan ikan benggol, lihat bentuknya di pempek kulit)
  • 1 buah jeruk nipis ukuran besar
  • garam jika suka (saya tidak pakai)

Cara membuat :
  1. Kucuri ikan dengan jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 10 menit
  2. Goreng hingga garing, angkat, tiriskan

Sambal Cibiuk

Bahan :
  • 20 butir cabai rawit merah (atau gunakan cabai rawit hijau)
  • 2 buah tomat hijau, iris tipis
  • 3 cm kencur
  • 2 sachet terasi (@5gr), bakar atau goreng
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 genggam daun kemangi
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak panas 
  • gula pasir jika suka (saya tidak pakai)

Cara membuat :
  1. Jika menggunakan chopper, haluskan cabai, bawang, kencur dan terasi saja tidak sampai halus benar, masukkan ke dalam mangkuk
  2. Campur dengan tomat, beri garam, aduk rata, kemudian siram dengan minyak panas, aduk rata kembali
  3. Tambahkan daun kemangi, aduk rata
  4. Siap dihidangkan

Nah semoga resep sangat mudah untuk menu masakan harian berupa ikan goreng dan sambal cibiuk khas Garut ini tetap bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.


Friday, August 7, 2015

Setup Rambutan

resep etup rambutan
Sudah beberapa minggu ini musim rambutan di Batam, tetapi baru sekarang nih coba beli, cukup beli sekilo, nah sebagian rambutan diolah jadi setup rambutan dan sisanya dimakan saja, sampai lupa sisakan beberapa buah buat foto-foto, he he he.

Kalau bicara rambutan, memang buah yang satu ini adalah salah satu buah favorit saya dari kecil. Secara dulu di halaman rumah kami di Palembang ada 3 buah pohon rambutan. Nah pohon rambutan tersebut kami klaim sebagai pohon rambutan kami masing-masing. Jadi saya punya pohon rambutan sendiri, tetapi tentu siapa saja bebas memetik buahnya ketika berbuah.

Nah kami punya satang, begitu kami sebut untuk galah pengambil rambutan. Jadi satang kami itu terbuat dari batang bambu yang ujungnya dibelah dan diselipkan kayu hingga membentuk celah. Jadi ketika memetik rambutan, tinggal memasukkan tangkai rambutan ke celah tersebut. Ketika sudah pas, tinggal diputar saja galah bambu ini, maka tangkai rambutan akan patah.

Wuih senang sekali kalau sudah kelihatan buah rambutan mulai memerah, sudah mulai ditandai mana yang akan dijuluk pakai satang. He he he apa lagi tuh juluk...dijuluk itu ya diambil pakai galah bambu. Pulang sekolah mulai deh beraksi, kadang kami lakukan bersama, dan terkadang saya juga lakukan sendiri saja.

Dari ketiga pohon rambutan tersebut, ternyata jenisnya berbeda, kalau dari segi rasa, lebih manis rambutan adik saya, yang bentuknya mirip rambutan rapiah. Rambutnya pendek dan tebal, tetapi rasanya memang mantap.

Ketika kami mulai besar, mulai deh satu persatu pohon rambutannya ditebang, karena ada tiang listrik yang akan dipasang di halaman rumah, aneh memang, tiang listrik kok dipasang di halaman rumah. Maka dengan berat hati kami merelakan pohon tersebut ditebang. Kemudian karena mau ditambah bangunan pohon rambutan yang lain ditebang juga, akhirnya kami tidak punya pohon rambutan lagi di halaman rumah.

Eits, tetapi tetangga depan rumah masih ada pohon rambutannya, hi hi hi. Pohon rambutan tetangga ini memang sungguh menggiurkan, buahnya lebat dan merah-merah sekali kalau sudah matang, duh jadi kami sering ngiler deh. Hmmm kalau sudah panen, biasanya anak-anak kecil suka diberi rambutan bijian yang lepas dari tangkainya. Nah lumayan kan dapat jatah, jadi paling tidak tetap bisa menikmati rambutan, he he he.... karena kalau beli di pasar jarang sekali kala itu.
 
Kalau di Batam sendiri, rambutan dijual biasanya perkilo ya, nah beda kalau di Palembang, rambutan biasa dijual perikat. Nah kalau perkilo, enaknya bisa pilih perbuah, kalau perikat, kadang ada di satu ikatan yang masih berwarna hijau atau malah ada yang sudah kematangan.

Okeh kepanjangan bla bla bla saya, berikut langsung ke resep setup rambutan ini  ya, silakan :

Setup Rambutan

Bahan :
  • 15 buah rambutan, kupas, buang biji dan cuci
  • 2 batang kayu manis @3cm (kurangi jika tidak begitu suka aroma kayu manis yang kuat)
  • 5 butir cengkeh
  • 500 ml air
  • 6 sendok makan gula pasir (sesuaikan dengan selera)
  • 1 buah jeruk calamansi/jeruk limau (atau bisa gunakan jeruk nipis)

Cara membuat :
  1. Di panci, campur air, gula, kayu manis dan cengkeh, masak hingga air mendidih dan gula larut
  2. Cicipi rasanya, tambahkan gula jika perlu, atau jika kemanisan tambahkan air
  3. Masukkan rambutan ke dalam panci, masak sebentar saja kurang lebih 1 menit, angkat dan tuangkan ke dalam wadah
  4. Beri perasan air jeruk calamansi atau air jeruk nipis, aduk rata
  5. Jika mau disantap hangat, tuang ke dalam gelas saji
  6. Masukkan ke dalam kulkas jika ingin disantap dingin
  7. Hidangkan jika sudah dingin, atau jika suka beri es batu 
resep setup buah rambutan
resep setup rambutan

Nah semoga resep setup rambutan ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.


Thursday, August 6, 2015

Nanas Goreng Pasir

resep nanas goreng pasir renyah
Nanas digoreng ternyata enak, nah apalagi kalau yang namanya nanas goreng pasir, wuih lebih enak, menurut saya lho ya. Nah kalau di penjual gorengang di Bandung, hal biasa kalau salah satu gorengan yang tidak pernah ketinggalan selain gehu, bala-bala dan combro, adalah nanas goreng.

Pertama makan nanas goreng kok enak ya, akhirnya nanas goreng selalu menjadi salah satu pilihan saya ketika membeli gorengan. Hmmm pindah ke Surabaya, yang sering dijumpai malah pohong keju. Sebutan untuk singkong goreng gurih yang renyah diluar lembut di dalam.

Nah di Batam apalagi, mana ada penjual gorengan yang jual nanas goreng, yang laris di sini ya tetap tempe, tahu dan bakwan. Eh ketika iseng beli nanas, punya ide buat nanas goreng, nah akhirnya punya ide buat nanas goreng pasir, secara kalau buat gorengan dilapis tepung panir begini rasanya malah renyah.

Untuk resep nanas goreng pasir ini saya gunakan saja resep pisang goreng pasir. Pakai resep ini biar mudah tinggal ganti pisang dengan nanas. Nah karena nanas sedikit lebih asam rasanya, yang suka manis bisa tambahkan takaran gula pasirnya, sesuaikan dengan selera.

Berikut resepnya saja ya, silakan...

Nanas Goreng Pasir

Bahan :
  • 1 buah nanas ukuran sedang dengan tingkat kematangan sedang
  • 3/4 cup tepung terigu protein sedang/serbaguna
  • 1 cup air
  • 1/4 cup tepung terigu protein sedang/serbaguna
  • 2 sendok makan gula pasir (tambahkan lagi jika suka manis)
  • 1/2 sendok teh garam
  • tepung panir/tepung roti kasar oranye secukupnya
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Kupas nanas, bersihkan lalu belah 2 memanjang, potong masing-masing bagian setebal kurang lebih 1cm (membentuk kipas)
  2. Siapkan 3 tempat masing-masing isi dengan larutan terigu, tepung terigu dan tepung panir
  3. Larutan terigu yang terdiri dari 1/4 cup tepung terigu dicampur air, garam dan gula, aduk rata
  4. Panaskan minyak dengan api sedang
  5. Ambil satu buah potongan nanas, celupkan ke dalam larutan terigu, gulingkan ke tepung terigu, celupkan lagi ke larutan terigu, kemudian gulingkan ke tepung panir, tekan-tekan sedikit hingga tepung panir menempel
  6. Lakukan untuk beberapa buah nanas sesuai dengan kapasitas penggorengan
  7. Goreng hingga matang dan garing, angkat dan tiriskan
  8. Lakukan proses di atas sampai nanas habis

resep nanas goreng pasir kriuk
nanas goreng
Nah semoga resep gorengan mudah ini yaitu nanas goreng pasir bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.

Wednesday, August 5, 2015

Bakwan Sayur dengan Ayam & Teri

resep ote ote
Gorengan mudah yang cukup sering saya buat dan bisa dimodifikasi bahan-bahannya, apalagi kalau bukan bakwan sayur, nah kali ini dengan ayam dan teri. Atau biasa disebut bala-bala ya kalau di daerah Jawa Barat, di Bandung pertama kali saya tahu kalau bakwan sayur sebutannya bala-bala, dan disantap dengan cengek. He he he baru datang dari Palembang, bingung juga dengan istilah baru seperti bala-bala dan cengek ini.

Eh sampai di Surabaya sudah beda lagi namanya, bakwan sayur disebut ote-ote. Nah yang khas tentang gorengan di Surabaya ini adalah ada pelengkap sambal petisnya selain cabe rawitnya. Hmmm terkadang saya suka menyantap ote-ote ataupun tahu isi dengan sambal petis, tetapi ada kalanya saya tidak suka. Angin-anginan selera saya dengan sambal petis ini.

Di Surabaya yang terkenal juga makanannya adalah rujak cingur ya, nah setelah tahu apa itu cingur, saya lama sekali baru mau makan yang namanya rujak cingur ini, hanya tentu tanpa cingur yang saya pesan. Dari segi rasa ya enak juga rujak cingur tanpa cingur ini, hanya beberapa kali saja saya beli, itupun kalau sedang ingin makan saja. Nah yang tidak pernah saya makan selama saya disana adalah lontong kupang, he he he, jadi sampai sekarang belum tahu deh rasanya. 

Kalau si Surabaya atau di Jawa Timur sangat mudah ya mendapati petis di pasaran, tidak seperti di Batam, selama saya di Batam, baru saya lihat ada yang jual petis itu di Carrefour. Tidak ada yang jual di pasar tradisional, ataupun di supermarket-supermarket. Atau saya saja yang kurang jeli ya, mencari di pasar tradisional, tetapi memang setahu saya di pasar dekat rumah memang tidak ada petis.

Kembali ke cerita bakwan sayur dengan ayam dan teri ini, sebenarnya saya mau buat tahu isi, atau tahu berontak atau tahu bunting kalau orang Palembang bilang. Beli tahu yang sudah digoreng di pasar, nah belinya kemarinnya lagi, simpan dulu di kulkas. Ealah tetapi ketika bahan sayuran sudah saya siapkan, saya merasa ada yang tidak beres dengan tahunya. Kok bau obat ya, dan saya coba cicip sedikit kok rasanya pahit. Hmm saya cium berkali-kali dan memang ternyata ada bau bahan kimia yang menusuk. Nah daripada bermasalah akhirnya saya buang saja deh tahu gorengnya.

Jadi saya bertanya-tanya apakah sudah mulai lagi nih pemakaian formalin pada tahu dan tempe, apakah penjual tahu dan tempe sudah mulai nakal lagi, kalau begini jadi mulai was-was nih. Hmm harus benar-benar paham nih ciri-ciri tahu yang berformalin atau tidak. 

Kalau baca-baca, memang tahu yang berformalin itu kenyal dan tidak mudah hancur, tahunya tahan berhari-hari tanpa busuk, hmmm sejak ada kejadian ini saya jadi tidak mau beli di tempat ini deh. Saya akan coba beli di tempat lain, sambil tetap waspada. Hmm ada-ada saja ya, isu tahu berformalin sudah reda, dan ternyata masih ada yang nakal juga.

Karena sayuran sudah disiapkan jadi akhirnya saya putuskan buat bakwan saja, nah resepnya sama dengan resep bakwan sayur dengan ayam dan keju ya, hanya kali ini saya ganti kejunya dengan teri, he he he...supaya tetap nendang rasa gurihnya. 

Okey deh, berikut resepnya ya, silakan 

Bakwan Sayur dengan Ayam dan Teri

Bahan :
  • 1 cup tepung terigu serbaguna/protein sedang
  • 1/4 cup tepung beras
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong korek api atau parut kasar
  • 1 genggam penuh tauge
  • 1/4 bagian kol, iris halus
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 100 gr dada ayam cincang (tanpa kulit)
  • 50 gr teri, cuci bersih
  • 150 ml air

Cara membuat : 
  1. Campur tepung terigu dan tepung beras, garam dan merica bubuk kemudian tambahkan air, aduk rata
  2. Masukkan semua bahan, aduk hingga rata
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak, tes rasa, ambil sedikit adonan goreng hingga matang, cicipi rasanya, tambahkan apa yang dirasa kurang
  4. Ambil sesendok demi sesendok adonan, goreng hingga matang dan kekuningan dengan api sedang sehingga bisa matang sampai ke dalam (pastikan jangan terlalu banyak sekali menggoreng, adonan harus terendam minyak semua)
  5. Angkat dan tiriskan
  6. Siap dinikmati selagi hangat
 
bakwan sayur renyah
bakwan sayur
Nah semoga resep bakwan sayur (bala-bala/ote-ote) dengan ayam dan teri ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semogas sesuai dengan selera ya. 


Monday, August 3, 2015

Dendeng Batokok Sambal Lado Merah

resep dendeng batokok lado merah
Sudah cukup lama ingin buat dendeng batokok sambal lado merah ini, secara penasaran juga dengan resep dendeng satu ini. Nah kalau dari namanya pasti tahulah ya, batokok itu artinya dipukul supaya tipis begitu dagingnya.

Biasanya di rumah makan padang, yang standar nih ya, ada yang namanya dendeng kariang (dendeng kering) dan dendeng basah dengan sambal cabai merah. Kalau saya sih lebih suka dendeng basah, karena kalau dendeng kering kendalanya adalah mulut suka pegal mengunyah he he he..

Nah satu lagi yang saya baru tahu ada namanya dendeng batokok begitu saya di tinggal di Batam, ada beberapa rumah makan padang yang menjual dendeng batokok ini, nah biasanya dendeng ini dibakar kemudian dibumbui dengan cabai hijau atau dibilang lado mudo. Dan lado mudonya itu dibakar bersamaan dengan bumbu lainnya jadi ada aroma asap-asap di cabai hijaunya, jadi seperti menyatu deh sambal hijaunya itu. 

Di satu rumah makan yang menjual dendeng batokok ini yang juga merupakan rumah makan langganan, pramusajinya bilang kalau dendeng batokok ini namanya dendeng baka (dendeng bakar). Karena memang dibakar ya, dan rasanya enak lho walaupun kadang-kadang suka keasinan..he he he...tetapi tetap enak, hanya memang bahaya kalau makan sering-sering, sudah makan daging eh asin pulak kan...naik deh tekanan darah.

Nah ceritanya karena ingin mencoba membuat dendeng, hmmm dulu pernah lihat mba Linda Salut pernah posting resep dendeng batokok ini, ingin coba deh. Di resep kan ada penggunaan air kelapa, ealah memang ya kalau sudah keukeuh begitu niatnya mau buat dendeng ini, ada saja masalahnya, penjual kelapa parut tidak mau menjual air kelapa, karena mereka sudah buka beberapa kelapa untuk diparut, jadi tidak mau buka kelapa utuh lagi. 

Nah lho...percuma donk ya...jadi malas dan ogah-ogah deh, buat tidak ya, tetapi ingat kemarin sore beli air kelapa muda murni, dan akhirnya pakai itu saja deh. Nah ketika sudah saya masak semuanya, eh ketika saya cicipi rasanya, aduh kok manis ya, pakai apa ini kok bisa manis begini, perasaan tidak pakai gula deh, apa tadi salah letak gula ya, dikira garam. Pikir-pikir lagi...ya oon kan..ternyata karena air kelapa muda tadi deh pasti.

Terus terang rasa manis yang muncul ini tidak saya harapkan karena saya tidak suka rasa manis pada dendeng ini. Hmmm mungkin sebaiknya kalau tidak ada air kelapa sebaiknya gunakan air biasa saja. Jangan nekat, eh tapi yang suka manis tentu sangat bagus nih kalau pakai air kelapa muda.

Hmmm kalau feeling sudah tidak bagus dari awal memang suka bermasalah ya, nah di resep mba Linda kan dibilang rendam dulu daging dengan parutan nanas selama 30 menit, jangan kelamaan nanti daging hancur. Nah cukup bingung nih, setelah direndam apakah perlu dibilas atau tidak? dan berapa banyak nanas parut yang digunakan untuk merendam, bingung..kira-kira lagi..lalu di resep ada air kelapa, bingung juga berapa banyak air kelapanya, kira-kira lagi he he he...

Ya padahal sih supaya mau aman ya bisa tanya ya, tinggalkan komentar, tanya pastinya bagaimana..nih kayak orang kebelet saja ya, mau buat ya harus buat saat itu juga. Soalnya baca resepnya tidak detail sih saya, hmmm jadi pelajaran juga nih, harus baca resep dengan detail, kalau bingung tanya dulu sama yang punya resep, kalau sudah ada jawaban baru dieksekusi. Nah kalau tidak ada jawaban, baru deh nekat, mau pakai resep yang sama, dengan ilmu kirologi, atau mau cari resep lain atau malah tidak mencoba sama sekali.

Supaya aman, maka saya rendam dengan parutan nanas hanya 20 menit saja, dan nanas parut yang saya gunakan sebanyak 1 cup atau 240ml saja. Lalu tidak saya bilas lagi, hu hu hu benar tidak sih caranya? Lalu nih apakah ada pengaruh antara nanas muda dan nanas matang..he he he...soalnya saya pakai nanas muda, nanas matang yang ada di pasar malah sudah kematangan dan kelihatan busuk, jadi pilihan saya adalah beli nanas muda.

Dan hasilnya adalah, ada beberapa potong daging yang hancur ketika dimasak bersama bumbu dan air kelapa. Jadi tentu saja saya tidak puas dengan eksekusi kali ini. Walaupun saya bilang rasa dendengnya enak berbumbu dan empuk sekali dagingya, terlepas dari rasa manis yang tertinggal. Eh tapi untungnya Sophie ya doyan-doyan saja makan dendeng ini (tentu tanpa sambalnya). Ketika saya beri dia makan lauk dendeng, saya tanya, enak ga? enak..begitu katanya.

Nah karena sudah tidak puas dengan dendengnya, maka saya kok malas sekali kalau harus membuat sambal dengan cara menguleknya, he he he, akhirnya diblender saja, padahal kalau saya pribadi ya lebih ngiler kalau lihat dendeng yang sambalnya diulek kasar, lebih menggugah selera deh. Ah tetapi kembali lagi ke rasa malas ya, membayangkan harus mengulek cabai...he he he..

Kalau buat lagi, maka tentu saja jika menggunakan daging yang sudah dipotong-potong, maka waktu perendaman dengan nanas parut akan saya kurangi mungkin hanya 10 menit saja, dan supaya aman gunakan nanas parut hanya 1/2 cup saja, dan saya akan coba pakai air kelapa yang sudah tua bukan air kelapa muda, atau hanya air biasa saja deh. Dan pastinya mau diulek saja cabainya supaya lebih berasa mantapnya.

Okey, yang mau mencoba resep ini, siapa tahu penasaran juga, bisa belajar dari pengalaman saya he he he...ini resep dari mba Linda ya, izin share ya mba, terima kasih ya mba resepnya...

Dendeng Batokok Lado Merah
resep asli : dendeng batokok by Linda Salut - Dapur Bunda Inong

Bahan :
  • 500 gr daging sapi, potong kurang lebih 1cmx4cmx4cm (potongan daging rendang)
  • nanas parut untuk merendam daging (saya gunakan 240ml nanas muda yang diparut)
  • air kelapa (saya gunakan air kelapa muda sebanyak 300ml) 
  • 2 lembar daun jeruk (saya sobek-sobek)
  • 1 lembar daun kunyit (saya sobek-sobek jadi 4 bagian)
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok teh garam
  • minyak untuk menggoreng
Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 cm jahe
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok makan ketumbar bubuk

Cara membuat :
  1. Rendam daging dengan nanas parut selama 30 menit (saya rendam selama 20 menit tetapi daging tetap ada yang hancur, sebaiknya rendam selama 10-15 menit saja)
  2. Ambil potongan daging satu persatu sambil sedikit dibuang serat-serat nanasnya, masukkan ke dalam panci, rebus daging dengan air kelapa dan bumbu halus beserta daun-daunan, garam, serai dan lengkuas hingga empuk
  3. Tokok/pukul daging dengan cobek, sampai melebar tetapi tidak hancur, goreng sebentar sampai kecoklatan, angkat, tiriskan
  4. Tata di piring saji

Sambal Lado Merah

Bahan :
  • 100 gr cabai merah keriting
  • 10 butir bawang merah, 5 bawang merah diulek kasar bersama dengan cabai merah, sisanya diiris
  • 3 siung bawang putih, iris
  • 1 buah tomat ukuran sedang, iris
  • air kaldu sisa merebus daging (saya gunakan 5 sendok makan)
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • minyak untuk menumis (saya gunakan 2 sendok makan)
  • 3 butir kapulaga (saya tambahkan sendiri)
  • 3 lembar daun jeruk, sobek (saya tambahkan sendiri)
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
  1. Giling kasar cabai merah dan bawang merah, sisihkan
  2. Tumis irisan bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan cabai dan bawang merah giling serta irisan tomat, (kapulaga dan daun jeruk), jika pakai, aduk rata
  3. Masukkan air kaldu, masak hingga matang dan mengering, tambahkan garam
  4. Sesaat sebelum diangkat tambahkan air jeruk nipis, cicipi rasanya
  5. Siramkan sambal lado merah ke atas dendeng, siap disajikan

Catatan : cara membuat sambal ala saya : bawang merah, bawang putih, cabai merah serta tomat saya blender dengan sedikit air, lalu ditumis sampai harum, masukkan daun jeruk dan kapulaga, air kaldu, masak hingga mengering, tambahkan garam, beri cuka, aduk rata, cicipi rasanya, angkat dan siramkan ke atas dendeng.


Nah semoga Resep Dendeng Batokok Sambal Lado Merah ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.







Sunday, August 2, 2015

Resep Beef Teriyaki (Saori Teriyaki)

resep simple beef teriyaki saori

Beberapa hari yang lalu beli saus saori teriyaki, nah kemarin sempat buat chicken teriyaki minimalis saja, hanya ditambah bawang bombay dan bawang putih. Nah hari ini ingin coba resep beef teriyaki pakai saus saori teriyaki. Karena suka dengan masakan teriyaki yang dicampur sayuran, seperti halnya chicken teriyaki saori yang dicampur buncis yang cukup sering saya masak, maka untuk resep beef teriyaki kali ini saya campur brokoli saja. 

Karena menurut saya daging sapi itu pasnya dicampur brokoli kalau dimasak tumisan begini, nah lho..namanya juga selera ya, suka-suka. Yang suka dengan sayuran lain silakan coba campur, hmm mungkin buncis masih okelah ya, atau baby kailan atau sawi minyak/pokchoy, nah kalau kangkung atau bayam saya tidak tahu deh...he he he.

Tetapi yang tidak suka sayur, silakan skip sayurannya, bisa tambahkan paprika hijau atau merah supaya ada kriuk-kriuknya. Atau tanpa paprika juga pastinya tetap enak, jadi silakan masak sesuai dengan selera.

Yang tidak punya saus teriyaki instan saori ini tetap bisa kok buat beef teriyaki dengan membuat sausnya sendiri, mudah kok, silakan lihat resepnya di chicken teriyaki tanpa bumbu instan ya, nah ayam boleh diganti daging sapi atau tahu ataupun jamur, pasti rasanya tetap yahud.

Okey deh berikut resep beef teriyaki dengan saus teriyai saori ya, silakan :

Resep Beef Teriyaki (Saori Teriyaki)

Bahan :
  • 300 gr daging sapi tanpa lemak, iris tipis memanjang atau sesuai selera
  • 1 bonggol brokoli, potong perkuntum
  • 1 buah bawang bombay ukuran besar, belah 2 memanjang, iris tebal kurang lebih 1cm
  • 5 siung bawang putih, cincang
  • 3 buah cabai merah, iris serong
  • 3 buah cabai hijau, iris serong
  • 3 sendok makan saus saori teriyaki
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan tepung maizena (larutkan dengan 50ml air)
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • wijen sangrai untuk taburan

Cara membuat :
  1. Rendam potongan daging sapi dengan saus saori teriyaki, diamkan selama kurang lebih 15 menit
  2. Tumis bawang putih sampai harum dan keemasan, masukkan bawang bombay, tumis hingga bawang bombay transparan
  3. Masukkan cabai merah dan cabai hijau, aduk sebentar sampai harum
  4. Tambahkan daging sapi, aduk rata dan masak hingga berubah warna, kemudian masukkan kembang kol, masak hingga daging sapi matang dan kembang kol matang tetapi masih renyah
  5. Tambahkan larutan tepung maizena dan kecap asin, aduk rata, masak hingga mulai mengental, cicipi rasanya, tambahkan kecap asin ataupun kecap manis jika dirasa perlu
  6. Angkat dan sajikan, taburi dengan wijen sangrai

resep beef teriyaki saus saori
beef teriyaki saori

Nah semoga resep mudah dan praktis yaitu resep beef teriyaki dengan saus saori teriyaki ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera.


Saturday, August 1, 2015

Hummingbird Cake versi Muffin

resep hummingbird muffin
Mau coba buat hummingbird cake dalam paper cup (muffin), secara sedang malas pakai loyang-loyangan. Kalau buat versi muffin begini memang lebih mudah menurut saya dan bisa disajikan perbuah langsung begitu saja.

Hummingbird cake itu sih pada dasarnya adalah cake dengan isian pisang dan nanas, hmmm kombinasi buah yang menarik kan, lalu dicampur juga dengan kacang pecan, kemudian diberi frosting cream cheese. Wah semakin terbayang kan enaknya...hanya saja versi saya tetap tanpa kacang pecan, sebagai gantinya adalah kacang mete saja, lebih mudah didapatkan dan lebih murah pastinya. 

Untuk lebih jelas tentang nama dan sejarah hummingbird cake ini, silakan lihat di postingan saya terdahulu ya - resep hummingbird cake. Berikut resep dan cara membuatnya yang telah saya modifikasi dari resep asli milik bakerella.

Nah untuk versi muffin kali ini, nanas yang saya gunakan hanya saya cincang saja tanpa dihaluskan, saya ingin dapatkan tekstur nanas yang lebih berasa di muffinnya. Selain itu kacang mete tidak saya cincang, hanya dibagi 2 saja di daerah parting line kacang metenya. He he he..jadi ingat kalau bicara parting line, istilah yang sangat umum bagi industri moulding.

Yang tidak mau buat versi muffin, bisa gunakan versi loyang, kemudian bisa diberi frosting sesuai selera. Jadi seperti yang sudah-sudah sering saya lakukan, versi muffin dijadikan cake, versi cake dijadikan muffin, tidak masalah, hanya beda di waktu pemanggangan saja.

Kali ini saya hanya buat setengah resep saja ya...
Okey deh lanjut ke resep saja ya, silakan...

Hummingbird Cake Versi Muffin

Bahan :
  • 1 1/2 cup tepung terigu protein sedang
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh baking soda
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/2 cup gula pasir
  • 2 butir telur ukuran sedang
  • 1/2 cup minyak goreng
  • 1/4 sendok teh kayumanis bubuk (kehabisan, jadi tidak pakai)
  • 1/2 sendok teh pasta vanilla
  • 1 cup nanas cincang, masak dengan 1 sendok makan gula pasir kurang lebih selama 10 menit
  • 1 cup pisang yang telah dilumatkan (kurang lebih 5 buah pisang barangan ukuran kecil)
  • 50 gr kacang mete sangrai (ukuran besar, tidak saya cincang, yang suka boleh dicincang)
 
Cara membuat : 
  1. Panaskan oven, set di suhu 175 derajat celcius
  2. Ayak tepung terigu, baking soda dan baking powder, kemudian campur dengan garam, aduk rata, sisihkan
  3. Di mangkuk ukuran cukup besar, kocok lepas telur, kemudian masukkan gula pasir, kocok dengan balloon whisk ataupun garpu sampai gula sedikit larut, tambahkan minyak dan pasta vanilla, aduk rata
  4. Masukkan campuran tepung ke dalam campuran telur, aduk cepat asal rata (jangan overmix), kemudian tambahkan nanas, pisang dan kacang mete, aduk rata sebentar saja
  5. Tuangkan ke dalam paper cup (atau cetakan muffin yang telah dialas papercup, atau loyang muffin yang telah dioles butter dan ditaburi tepung), isi sampai 3/4 penuh saja
  6. Panggang selama kurang lebih 25-30 menit sampai matang, lakukan test tusuk
  7. Keluarkan dari oven dan dinginkan
resep hummingbird cup cake
hummingbird cake versi muffin

Nah semoga resep hummingbird cake versi muffin ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.

 
 

Thursday, July 30, 2015

Resep Chocolate Chips Muffin

resep chocolate chips muffin
Kalau kehabisan stock resep terbaru, eits senangnya kalau masih ada yang nyantol di draft, seperti halnya resep chocochips muffin ini. Resep yang saya lupa, hmmm waktu itu pikir nanti dulu deh posting yang ini, sedang malas...eh ternyata numpuk juga akhirnya di antara posting yang lain.

Posting draft memang posting darurat ya, jadi kalau sempat diposting ya posting, kalau lupa ya sudah, kapan-kapan. Hmmm kalau dilihat fotonya memang rada aneh menurut saya, foto-foto yang saya ambil awal-awal belajar foto-foto dengan kamera baru, he he he...masih bingung-bingung dengan menu kamera, masih bingung dengan pencahayaan, dll yang penting dalam food photography, walaupun sekarang ya masih...ha ha ha...

Apalagi kalau yang namanya food styling ya, duh..susah sekali saya dengan yang satu ini, memadupadankan properti dengan objek foto. Pernah saya tersadar kalau ternyata ada beberapa foto saya yang gayanya sama..ha ha ha..jadi malu...

Kadang saya bingung juga kalau mau foto-foto, ya masih kalah sangat jauh deh dengan pakar-pakar food photography yang aduhai jagonya dengan hasil foto yang ciamik-ciamik. Hmmm sekarang yang penting dengan foto saya seadanya dan tidak bergaya, hanya berharap foto-foto hasil ujicoba saya paling tidak bisa menggiurkan bagi yang melihatnya..he he he..

Untuk resep chocolate chips muffin ini saya gunakan resep dari blognya mba Isna, Coba-coba Yuk - choco chips muffin. Resep asli dari blognya mba Hesti, makasih resepnya mba-mba. 

Kalau bicara muffin, maka tentu saja bagi saya membuat muffin ini sangat mudah, sekarang-sekarang lho ya, sejak saya sudah mencoba beberapa kali membuat muffin. Dulu pertama-pertama kali membuat muffin ya bermasalah juga, mulai dari muffin bantat..he he he...muffin tumpah ruah dari paper cup, jadi bentuknya aneh dan sangat jelek sekali.

Kalau baca-baca resep muffin kan pasti ada nih cara membuatnya, ketika mencampur bahan kering dan bahan basah, aduk asal rata, jangan berlebihan, kalau masih ada gumpalan tepung biarkan saja, nah dulu pikir, ah masa iya sih, trus nanti kalau matang ketemu gumpalan tepung ya tidak lucu donk ya, jadi mulai deh aduk sampai rata dan jadinya overmix sehingga muffin bantat..he he he

Okeh, ini yang namanya ngeyel kalau orang Jawa bilang ya..kalau kata Sule..dikandani ra percoyo.. kemudian dikatakan di resep isi 3/4 penuh, biasanya resep muffin begitu ya..nah pernah karena tanggung dengan adonan, akhirnya pernah isi sampai hampir penuh dan akhirnya meleber... sekali lagi deh..ngeyel..

Jadi memang pengalaman adalah guru yang terbaik kan, nah dari sana bisa belajar sendiri, dan pastinya belajar patuh dengan resep..apalagi kalau belum mahir...nah supaya ada gambaran sedikit tentang muffin, bisa lihat di tips membuat cake dan muffin dengan sukses.

Nah muffin sendiri sih pada dasarnya adalah cake yang adonannya tidak perlu menggunakan mixer electric, hanya butuh hand whisk atau spatula balon. Dikatakan muffin jika ditempatkan di dalam cup, atau juga dicetak dengan loyang muffin.

Terkadang saya suka juga membuat resep muffin menjadi resep cake ataupun sebaliknya, tentu saja berpengaruh di waktu panggang ataupun waktu kukus jika membuat muffin kukus. Untuk melihat beberapa resep muffin yang pernah saya coba, bisa lihat di kategori muffin ya.

Okey deh, berikut resep chocolate chips muffin yang saya buat, copy plek dari resep asli hanya rubah sedikit takaran coklat dan tepungnya, coklat bubuk saya tambahkan, tepung terigu saya kurangi.

Resep Chocolate Chips Muffin

Bahan :
  • 125 gr butter/margarin (saya gunakan margarin)
  • 50 ml susu cair
  • 2 butir telur ukuran sedang
  • 125 gr gula pasir
  • 200 gr tepung terigu (saya gunakan 175gr tepung terigu protein sedang/segitiga biru)
  • 20 gr coklat bubuk (saya gunakan 45gr coklat bubuk, merk tulip)
  • 1 sendok teh baking soda
  • 1 sendok teh baking powder
  • 150 gr choco chips
Cara membuat :
  1. Panaskan oven dengan temperatur 200 derajat Celcius, siapkan loyang muffin beri paper cup, atau gunakan paper cup yang cukup keras seperti yang saya gunakan sehingga tidak perlu lagi dimasukkan ke dalam loyang muffin
  2. Ayak tepung terigu,baking soda, baking powder dan coklat bubuk jadi satu, sisihkan
  3. Cairkan mentega bersama susu cair asal hangat jangan sampai mendidih, angkat
  4. Kocok telur dan gula dengan whisk asal gula larut, masukkan campuran tepung terigu, aduk rata sebentar saja asal rata (jangan overmix)
  5. Masukkan larutan mentega, aduk rata perlahan lalu tambahkan choco chip aduk rata.
  6. Tuang adonan ke dalam cetakan muffin/paper cup sampai 3/4 penuh.
  7. Panggang selama 25-30 menit hingga matang, lakukan test tusuk
  8. Keluarkan dari oven dan dinginkan

resep muffin coklat chocochips
muffin coklat chocochips

Okey deh semoga resep chocochips muffin ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya...

Wednesday, July 29, 2015

Bakpao Ayam (Kali ini Pedas)

resep cara membuat bakpao ayam pedas
Wuih..wuih..untuk yang kesekian kali, buat bakpao ayam lagi, hanya kali ini dibuat pedas dan buatnya lebih banyak. Secara sedang ingin bakpao dan sedang ada teman yang berkunjung ke rumah. Nah resepnya sama saja dengan resep bakpao ayam sebelumnya, karena sudah suka sekali dengan resep ini, selain rotinya empuk, membuat adonan rotinya juga sangat mudah, tanpa perlu mengulen sampai membuat pegal tangan.

Saya paling suka dengan bakpao yang isiannya gurih, baik itu isi ayam ataupun isi sayuran, nah kalau isi yang manis, malah menurut saya aneh rasanya. Tetapi selera kan boleh beda, tiap orang tidak sama. Oh iya karena saya suka bakpao, dulu sebelum bisa buat sendiri suka beli di penjual bakpao keliling. 

Bakpao ini enaknya disantap hangat-hangat, jadi rotinya empuk sekali, kalaupun sudah dingin, sebaiknya dihangatkan kembali, dengan cara dikukus sebentar saja asal hangat. Makanya penjual bakpao selalu ada kukusan kan, jadi ketika ada yang beli tinggal kukus bakpao sesuai pesanan pembeli.

Okey deh, lanjut ke resep bakpao ayam pedas yang enak dan mudah dibuat ini ya, silakan...

Bakpao Ayam Pedas
untuk 16 buah bakpao

Bahan roti :
  • 300 ml susu cair hangat (jangan sampai panas, ragi akan mati jika panas)
  • 3 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 2 sendok teh ragi instan (saya gunakan saf instan)
  • 500 gr tepung terigu atau 4 1/2 cup yang terdiri dari 2 cup tepung terigu protein rendah dan 2 1/2 cup tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 3 sendok makan minyak goreng

Bahan isian :
  • 300 gr dada ayam tanpa tulang dan kulit, potong kotak
  • 4 buah bawang bombay ukuran sedang, belah 2 membujur lalu iris setebal kurang lebih 5mm
  • 8 siung bawang putih cincang
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 5 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok teh saus tiram
  • 1 sendok teh minyak wijen 
  • 4 sendok makan saus sambal extra hot
  • 2 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 60ml air
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu untuk rendaman ayam :
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok teh saus tiram
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 1/2 sendok teh merica bubuk

Cara membuat :
  1. Buat adonan roti terlebih dahulu : di mangkuk ukuran sedang, larutkan gula dengan susu hangat, tambahkan ragi, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit sampai berbuih
  2. Di mangkuk ukuran sedang lainnya, campur tepung, garam dan gula, aduk rata dengan sendok atau balloon whisk
  3. Tuangkan campuran ragi, susu dan gula, aduk asal rata, beri minyak, aduk lagi dengan sendok, kemudian uleni dengan tangan hingga kalis dan adonan menyatu dengan baik, uleni selama kurang lebih 5 menit
  4. Bentuk bulat adonan tutup dengan plastik wrap dan diamkan selama kurang lebih satu jam sampai adonan mengembang kurang lebih 2x
  5. Sementara itu kita siapkan bahan isian : rendam potongan ayam dengan bumbu, diamkan selama kurang lebih 10 menit
  6. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum dan bawang bombay transparan, masukkan ayam, aduk rata dan masak hingga berubah warna
  7. Tambahkan daun bawang, masak hingga layu
  8. Masukkan kecap manis, minyak wijen dan saus tiram, saus sambal, beri larutan maizena, aduk rata dan masak hingga mengental, angkat dan dinginkan
  9. Penyelesaian : setelah 1 jam, kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian, bulatkan masing-masing adonan, letakkan di tempat beralas tepung tipis, tutup kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit lagi
  10. Siapkan kertas roti, potong-potong ukuran kurang lebih 8cmx8cm
  11. Ambil satu adonan, gilas hingga diameter kurang lebih 12-14cm, beri isian kurang lebih 1-2 sendok makan, tutup isian dan cubit-cubit bagian atasnya
  12. Letakkan di atas kertas roti, lakukan hingga semua selesai
  13. Diamkan kembali sebentar kurang lebih 5-10 menit, sementara itu panaskan kukusan, alasi tutup dengan serbet bersih
  14. Masukkan pao secukupnya ke dalam kukusan, jangan sampai bersentuhan dan beri jarak karena pao akan mengembang
  15. Kukus dengan api besar selama kurang lebih 5-8 menit
  16. Angkat dan siap dihidangkan
resep bakpao ayam pedas mudah enak
bakpao ayam pedas

Nah semoga resep bakpao ayam pedas ini bisa memberi inspirasi ya kalau mau mencoba membuat bakpao sendiri di rumah, semoga sesuai dengan selera ya.






Tuesday, July 28, 2015

Sambal Tahu Tauco Khas Medan

resep sambal tahu tauco medan enak
Resep sambal tahu tauco khas Medan yang menurut saya rasanya mamamia lezatos. Biasanya kalau ide masak sesuatu itu bisa datang dari beberapa sumber, nah kalau yang ini sih seperti biasa hasil blogwalking. Lihat-lihat beberapa resep menggunakan tauco, jadinya menyetok tauco botolan di dapur. Sudah tandai beberapa resep yang menggunakan tauco.

Memang sih sadar juga, kalau tauco itu super duper asin. Entahlah sejak saya mulai suka masak kok setiap kali beli tauco, rasanya asin sekali. Dulu waktu kecil kok rasanya tidak seasin sekarang. Hmmm sudah beda kepekaan rasa kali ya, atau dulu kalau asin tidak begitu berasa, lapar hap..enak saja rasanya masakan ibunda tersayang.

Yang saya perhatikan setiap kali ada masakan tahu dan tauco pasti nih selalu saja ada cabai hijaunya, itu juga yang selalu dibuat ibu saya. Jadi kalau masak sambal tahu tauco tanpa cabai hijau ada rasa yang kurang, he he he..

Hari ini saya ingin sekali masak sambal tahu tauco, hmmm ada resep yang menggugah selera dan sepertinya enak nih. Ketemunya sudah cukup lama, di blognya sesama batam food blogger, My Kitchen and Dinning Stories milik mba Vika Lyn - sambal tahu tauco medan.

Sambal tahu tauco medan ini merupakan menu wajib nasi lemak medan, hayaaaa walaupun sama-sama tinggal di Batam, saya belum pernah beli nasi lemak medan yang biasa mba Vika beli, secara jauh bok kalau beli sarapan harus menempuh perjalanan batu aji-nagoya, walaupun saat-saat tertentu kami juga suka beli sarapan di daerah nagoya.

Hanya rasa sambal tahu tauco medan ini sudah bisa saya bayangkan rasanya, karena ada juga yang jual nasi campur dengan menu tahu tauco ini dan penjualnya berasal dari medan (melayu medan). Tetapi kalau namanya sambal tahu tauco medan, tentu tauconya dari medan, hanya saja saya tidak begitu tahu ya perbedaan tauco medan dengan tauco yang lain. Jadi ya sama seperti mba Vika, saya gunakan tauco yang beli di supermarket.
 
Okey deh berikut resepnya, adaptasi dari resep sambal tahu tauco medan-nya mba Vika Lyn, terima kasih resepnya mba...
 
Sambal Tahu Tauco Khas Medan
 
Bahan :
  • 200 gr udang ukuran sedang, buang kepala dan kuliti, bersihkan kotoran di punggungnya
  • 1/2 buah jeruk nipis
  • 4 buah tahu putih ukuran 4cmx4cm, masing-masing bagi 4, goreng garing
  • 15 butir telur puyuh rebus
  • 200 gr kacang panjang, potong ukuran kurang lebih 3-4cm
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 1 buah tomat ukuran kecil, cincang
  • 1 sendok teh paprika/cabai bubuk (optional)
  • 5 buah cabai merah, iris serong
  • 8 buah cabai hijau, iris serong
  • 1 sendok teh gula merah (saya tidak pakai)
  • 3 sendok makan tauco (2sdm haluskan dengan blender dengan sedikit air, 1 sdm biarkan utuh)
  • 250 ml air
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 2 butir cabai rawit merah
 
Cara membuat :
  1. Lumuri udang dengan air jeruk nipis, diamkan kurang lebih selama 5 menit, bilas dan sisihkan
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk dan serai, tumis kembali sampai bumbu cukup kering
  3. Masukkan cabai merah dan setengah bagian cabai hijau serta tomat, aduk rata sebentar
  4. Tambahkan kacang panjang, masak hingga kacang panjang mulai berubah warna
  5. Masukkan tauco halus, telur puyuh, udang dan tahu, aduk rata
  6. Tambahkan air, masak hingga kuah mendidih dan udang matang
  7. Masukkan tauco utuh dan sisa cabai hijau, aduk rata, masak sebentar lagi, hingga cabai sedikit layu, cicipi rasanya (jika dirasa kurang asin, bisa tambahkan garam)
  8. Angkat dan siap dihidangkan 
resep sambal tahu tauco medan
sambal tahu tauco medan

Okey deh, semoga resep sambal tahu tauco khas medan ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya.





 
 


Sunday, July 26, 2015

Roti Tawar Gulung Isi Sosis

resep roti tawar gulung isi sosis
Ceritanya sedang ingin buat cemilan dengan memanfaatkan roti tawar yang ada, akhirnya jadi buat roti tawar gulung isi sosis ini padahal sudah pikir mau buat french toast, wah sudah keseringan ya, french toast pakai vla jeruk, french toast mangga, french toast kayu manis, french toast isi selai...jadi stop dulu deh buat french toast.

Mau buat pizza roti tawar, baik itu pizza roti tawar gurih atau pun pizza roti tawar manis topping buah, sedang tidak mood, kemudian lihat resep lagi di blog sendiri he he he, ada resep roti tawar goreng isi ayam fusilli, atau roti tawar goreng isi es krim, hmmm enak deh kayaknya, ah tapi batal lagi, mau coba resep baru tetapi mudah saja...akhirnya jatuh pilihan pada resep roti tawar gulung isi sosis.

Waktu fb personal masih aktif dan gabung dengan grup masak-masak eh sering sekali lihat tayangan roti tawar gulung isi sosis ini, hmmm mudah caranya dan sepertinya masih ingat deh, akhirnya coba buat sendiri deh. Nah untuk roti tawarnya, saya gunakan roti tawar gandum dan berkulit. Daripada kulitnya tidak dipakai ya akhirnya pakai saja, toh dari segi rasa ya sama saja kok, hanya memang di bagian kulitnya agak sedikit menggunakan tekanan supaya pipih rotinya ketika menggilasnya dengan rolling pin.

Hmmm sudah lama sih memang tidak masak menggunakan sosis, karena memang selain sadar kalau makanan olahan begini tidak bagus kalau sering disantap, ceile..juga karena Sophie tidak doyan sosis. Nah betul deh tadi Sophie hanya mau makan rotinya saja, sosisnya disisakan...Bagus juga sih...dia tidak suka, repot malah kalau dia suka.

Tadi buat dia juga tidak pakai saus sambal, saus tomat dan mayonnaise, jadi hanya isi sosis dan keju cheddar parut saja. Secara dia juga tidak suka saus-sausan.

Okey deh walaupun sederhana dan mudah sekali resep roti tawar gulung isi sosis ini, tetapi semoga tetap bermanfaat ya, siapa tahu ada yang butuh juga ya..he he he..
Berikut resepnya ya..silakan..

Roti Tawar Gulung Isi Sosis

Bahan :
  • 6 lembar roti tawar (saya gunakan roti tawar gandum dengan kulit)
  • 6 buah sosis 
  • 50 gr keju cheddar parut (atau tambahkan jika suka banyak keju)
  • saus sambal
  • saus tomat
  • mayonnaise

Bahan pencelup dan pelapis :
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • tepung roti orange secukupnya

Cara membuat :
  1. Gilas masing-masing roti tawar hingga tipis dengan rolling pin, sisihkan
  2. Goreng sebentar sosis, angkat lalu tiriskan dan dinginkan sejenak
  3. Ambil satu lembar roti tawar, di tepi roti beri mayonnaise, keju parut dan saus tomat serta saus sambal (jangan berlebihan, secukupnya saja), kemudian letakkan sosis di atasnya, gulung roti sambil ditekan perlahan supaya padat gulungannya
  4. Lakukan untuk semua roti
  5. Celupkan roti ke dalam telur kocok, lalu gulingkan ke tepung roti, sambil ditekan perlahan supaya tepung roti menempel
  6. Lakukan hingga selesai
  7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sebelumnya dengan api sedang-kecil sampai berwarna coklat keemasan dan garing, balik, goreng sisi baliknya
  8. Angkat dan tiriskan
  9. Siap disantap dengan cocolan saus sambal, saus tomat dan mayonnaise
resep roti gulung sosis
roti tawar gulung sosis

Okey, semoga resep roti tawar gulung isi sosis yang mudah ini bisa menjadi alternatif resep cemilan keluarga ya, silakan mencoba dan semoga suka.