Monic's Simply Kitchen

Friday, January 15, 2016

Diet Rendah Garam #25 Ayam Telur Lado Mudo



ayam telur lado mudo

Hari ini saya posting resep menu diet rendah garam dulu ya yaitu ayam telur lado mudo, nah tidak terasa sudah yang ke-25 menu diet rendah garam yang saya posting. Memang menu diet ini ala-ala saya ya, tidak baku juga, hanya memang karena ini menu diet rendah garam, jadinya diet rendah lemak dan rendah kalori juga ya.

Karena pada dasarnya diet rendah garam itu mengurangi asupan garam dalam masakan, maka tentu saja untuk mendukung menu ini, maka saya hanya gunakan bumbu alami ya, tanpa tambahan bumbu olahan dan saus-sausan olahan. Lalu supaya mendukung masakan yang rendah lemak juga, maka saya gunakan dada ayam tanpa kulit. Untuk menumis bumbu saya gunakan olive oil.

Masakan ayam dan telur lado mudo ini terinspirasi dari postingan mba Lenny - ayam lado mudo - Dapur Ibu Lala Wira. Hmmm karena tergiur dengan penampakannya dan setelah baca resepnya, jadi yakin kalau masakan ini bakalan enak. Makanya langsung deh saya bookmark resepnya. Terima kasih sudah sharing resep ini ya mba Lenny...serius setelah dicoba enak lho...

Kalau dibandingkan gambarnya agak beda ya, walaupun sama resep (beda-beda tipislah, he he he..) beda tangan beda hasil...tetapi jangan kuatir rasanya tetap maknyuss..
Kali ini yang saya masak dengan tambahan telur ayam saja, kalau mba Lenny pakai tempe, nah pakai tahu juga sepertinya enak.

Mau diet rendah kalori juga dan menjaga kesehatan, santap menu ini dengan oatmeal ataupun beras merah, nah kan...jadinya tidak membosankan deh...Yang butuh referensi menu diet rendah garam yang sudah saya posting, silakan klik kategori diet ya, siapa tahu bermanfaat, siapa tahu sedang butuh pencerahan olahan masakan yang rendah garam.
 
Okey deh, langsung ke resep ya...ini dia saya tuliskan resep yang saya gunakan ya...silakan...

Ayam & Telur Lado Mudo

Bahan :
  • 600 gr dada ayam tanpa kulit dan sudah dibuang lemak yang menempel
  • 1 buah jeruk nipis
  • 5 butir telur rebus, kupas
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 2 lembar daun kunyit, sobek-sobek ukuran 5-6cm
  • 5 lembar daun jeruk
  • 400 ml air (atau kalau suka bisa ditambahkan lagi)
  • 1/2 sendok teh garam (kurangi lagi atau skip sama sekali jika benar-benar berpantang garam)
  • 1 sendok makan olive oil

Bumbu halus :
  • 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 150 gr cabai hijau
  • 2 cm kunyit
  • 3 cm jahe
  • 3 cm lengkuas
  • 5 butir kemiri, sangrai

Cara membuat :
  1. Cuci bersih dada ayam, potong-potong sesuai selera, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 10 menit, bilas, sisihkan
  2. Haluskan bumbu, saya haluskan dengan menggunakan blender dengan sedikit air
  3. Tumis daun-daunan dan serai sampai harum, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum dan matang, tidak langu lagi
  4. Masukkan potongan dada ayam, aduk rata dan masak hingga berubah warna
  5. Tambahkan air, aduk rata, masukkan telur rebus, aduk rata kembali, masak hingga ayam benar-benar matang
  6. Tambahkan garam, aduk rata, cicipi rasanya
  7. Angkat dan siap dihidangkan
menu diet ayam cabai hijau

Nah semoga resep diet rendah garam#25 ayam telur lado mudo ini bisa menginspirasi masakan menu diet rendah garam ya, semoga bermanfaat, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera....

Selamat mencoba...



Thursday, January 14, 2016

Ikan Goreng Sambal Lado Mudo



ikan goreng sambal lado mudo

Biar tetap eksis, blog tidak sepi, posting resep mudah dulu ya, resep yang banyak ibu-ibu juga tutup mata sebelah jadi neh masakan seperti ini. Masakan ini hanya ikan goreng sambal lado mudo. Sambalnya sih dari campuran cabai hijau dan cabai rawit jadi ada rasa pedasnya juga, ada campuran pete dan teri juga, mantap....kesukaan saya neh sambal begini.

Upppsss sebenarnya ini resep juga sudah ngendon di draft, jadi sayang kan kalau tidak ditampilkan. Secara saya baru masak masakan yang sudah pernah tayang juga di blog, tadi siang masak asam pedas ayam lagi, dan walaupun nyeleneh buat sambal cibiuk, he he he...paduan yang aneh ya, asam pedas dan sambal cibiuk.

Nah untuk resep yang saya tampilkan ini, ikan gorengnya menggunakan ikan benggol, ikan yang menurut saya rasanya cukup enak, dan harganya juga masih masuk akal, dalam artian tidak begitu mahal. Ikan benggol ini bisa diolah juga jadi pempek kulit lho, karena dagingnya merah dan menggunakan kulitnya juga, jadi warna gelap pempek kulit bisa didapatkan dengan menggunakan ikan benggol ini. Yang mau coba membuat pempek dari ikan ini, silakan lihat di resep pempek kulit ya, ada penampakan ikan benggolnya juga.

Ikan benggol ini punya banyak nama, ada yang menyebutnya ikan sarden, ikan layang, ikan cuwe, ikan peda, dan saya yakin di daerah lain di Indonesia namanya akan berbeda juga. 
Ikan benggol ini enaknya memang digoreng garing, dimasak gulai tauco, lalu dimasak sambal atau enak juga kalau dimasak pepes, hmm dagingnya gurih, malah ikan pindang atau ikan asin benggol enak sekali kalau dipepes diberi campuran kelapa parut, maknyuss...

Oh iya untuk sambalnya sendiri, sebaiknya sih menghaluskannya dengan cobek atau food processor sehingga tidak banyak kandungan airnya, jadi ketika dimasak tidak begitu lama, sehingga warnanya tetap cantik, tidak pucat seperti yang saya lakukan kali ini, saya menghaluskannya dengan blender, jadinya lama memasak hingga kering. Tetapi rasanya tetap yahud.

Berikut resepnya ya, silakan...yang mau resepnya yuk kemari merapat....

Ikan Goreng Sambal Lado Mudo

Bahan :
  • 500 gr ikan benggol, bersihkan lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan kurang lebih 15 menit, bilas, goreng garing, sisihkan

Bahan sambal :
  • 100 gr cabai hijau
  • 50 gr cabai rawit
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah tomat hijau
  • 100 gr teri, goreng garing
  • 2 papan pete
  • 1/2 sendok teh garam 
  • 1 buah jeruk nipis
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis 

Cara membuat :
  1. Rebus cabai, bawang dan tomat sampai sedikit lunak, haluskan dengan cobek, food processor ataupun blender dengan sedikit air
  2. Tumis sambal hingga harum dan kering, masukkan pete, masak sebentar hingga pete layu, tambahkan teri, aduk rata, sesaat sebelum diangkat masukkan air jeruk nipis, aduk rata
  3. Cicipi rasanya, angkat dan sajikan bersama dengan ikan goreng
ikan goreng sambal hijau teri pete

Nah semoga resep ikan benggol sambal lado mudo atau sambal cabai hijau ini tetap bisa bermanfaat, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...


Selamat mencoba.....




Wednesday, January 13, 2016

Resep Kue Gandus Khas Palembang



kue gandus palembang

Akhirnya setelah berhenti cukup lama masak-masak dan buat kue, tadi saya akhirnya coba buat kue gandus khas Palembang ini. Saya buat kue ini karena memang dari dulu sih penasaran ingin coba buat sendiri, secara kue ini simple sekali dan membuatnya sangatlah mudah. 

Setelah posting jajanan pasar khas Palembang beberapa hari yang lalu, maka memang saya semakin berniat membuat kue gandus ini. Apalagi bahan-bahan semua ada stoknya di dapur, jadi ya tinggal membuatnya saja. Dan kebetulan saya juga sudah beli cetakan cucing ini tahun lalu, belum pernah dipakai, jadi edisi perdana menggunakan cetakan cucing ini.

Kue gandus ini sih bahan dasarnya tepung beras yang dicampur santan dan sedikit garam, lalu dikukus hingga matang. Nah karena waktu saya makan kue yang beli di pasar tersebut ada sedikit rasa kenyalnya, maka saya terinspirasi untuk menambahkan sedikit tepung tapioka. 

Kue gandus ini sebenarnya menggunakan ebi yang disangrai kemudian dihaluskan, hanya karena saya malas, jadinya tanpa ebi. Nah supaya tetap gurih tadi saya menggantinya dengan abon daging sapi saja. Rasanya tetap enak kok...hanya mungkin ya jadinya tidak begitu otentik kalau pakai abon he he he..
talam ebi kue gandus

Ok deh langsung saja ke resepnya ya, silakan...

Kue Gandus Khas Palembang
untuk 10 buah

Bahan :
  • 1/2 cup (60gr) tepung beras
  • 2 sendok makan tepung sagu tani / tapioka / kanji
  • 1 cup (240ml) santan sedang yang hangat (saya gunakan santan instan 65ml yang dicampur air hangat hingga menjadi 1 cup)
  • 1/4 sendok teh garam

Bahan topping :
  • 3 batang daun seledri, iris
  • 3 buah cabai merah keriting, iris serong
  • 5 sendok makan bawang goreng  (atau bisa tambahkan lagi sesuai selera)
  • 2 sendok makan ebi, rendam air panas, sangrai lalu haluskan (saya gunakan abon daging sapi)

Cara membuat :
  1. Siapkan cetakan kue gandus (cetakan cucing), olesi tipis dengan minyak goreng, sisihkan
  2. Panaskan kukusan hingga air mendidih
  3. Di mangkuk ukuran sedang, campur tepung beras, tepung tapioka dan garam, aduk rata, kemudian perlahan tambahkan santan hangat, aduk dengan balloon whisk atau garpu hingga adonan mulus dan encer
  4. Tuangkan ke dalam cetakan cucing hingga hampir penuh
    resep kue gandus
  5. Kukus dengan api sedang selama kurang lebih 8-10 menit hingga matang
  6. Angkat, keluarkan dari kukusan, lalu dinginkan
  7. Keluarkan dari cetakan dengan menggunakan pisau kecil mengelilingi cetakan sehingga kue terlepas dari cetakan
  8. Beri topping, hidangkan
resep kue gandus khas palembang

Nah semoga resep kue gandus khas Palembang yang sangat mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba, semoga sesuai dengan selera...

Selamat mencoba.....


Tuesday, January 12, 2016

Kulineran di Palembang : Mie Celor 26 Ilir



mie celor 26 ilir

Akhirnya jadi juga menikmati kuliner yang cukup terkenal ini, apalagi kalau bukan mie celor 26 Ilir H. M. Syafei Z. Dengan benar-benar diniatkan eh kesampaian juga. Walaupun penuh perjuangan perjalanan dari 2 Ilir di mana saya tinggal ke 26 Ilir yang ternyata jaraknya cukup jauh.

rumah makan mie celor 26 ilir

Walaupun saya lahir dan besar di Palembang, ternyata baru sekali itu saya menginjakkan kaki di 26 Ilir...what??? he he he...jadi agak-agak juga deh ketika menuju perjalanan ke 26 Ilir ini. Hmmm jadi kala itu saya, adik perempuan saya dan Sophie saja yang pergi ke rumah makan mie celor ini. Nah okelah kalau dari 2 Ilir ke bundaran mesjid Agung, saya paham dengan daerahnya, begitu sudah masuk ke daerah 26 Ilir baru deh merasa kalau itu pertama kalinya saya ke sana.

Ternyata di daerah menuju 26 Ilir ini (setelah bundaran mesjid Agung), banyak pengrajin lemari khas Palembang yang khas dengan ukirannya, nah ini saya baru tahu juga, oalah..ternyata ada ya pembuatan lemari khas Palembang di daerah tersebut.

Perjalanan ke 26 Ilir ini kendalanya adalah ketika berada di jalan Jendral Sudirman, mulai dari Internasional Plaza sampai dengan bundaran mesjid Agung, macet sekali, duh harus sabar ya...memang jalan ini macetnya bukan kepalang, apalagi jam pulang kerja.  

Walaupun gambarnya kabur, karena saya ambil fotonya ketika mobil sedang jalan, tapi cukup mendingan deh, ada penampakan jembatan Ampera, walaupun nun jauh di sana. Terlihat kan padatnya lalu lintas menuju ke arah jembatan Ampera (ke arah Seberang Ulu, yaitu - Plaju-Kertapati-Jakabaring, dll) Tetapi arah sebaliknya malah lengang.

jembatan ampera dari kejauhan

Nah sampailah kami di tempat tujuan, wah ternyata rumah makan mie celor 26 ilir ini sih biasa saja, hmmmm semakin penasaran dengan rasa mie celor ini. Akhirnya kami pesan 2 porsi mie celor, tapi eits walaupun sudah tidak sabar ingin segera menikmatinya, keharusan..foto-foto dulu.

Dan begitu saya menyendokkan suapan pertama, beuh...rasanya enak sekali...adik saya tanya : cak mano? lemak dak? Lalu saya jawab duh..lemak nian ini mie-nyo...  (artinya : bagaimana? enak tidak? jawaban saya, enak sekali mie-nya)
Lanjut lagi pertanyaan adik saya, enakan mana dengan mie celor yang pernah kamu buat yang sudah tayang di blogmu? Jawab saya tentu saja enakan mie celor 26 ilir donk. Yang saya buat itu kuahnya kurang kental, mienya juga pakai mie telur biasa. Hmmm tetapi rasanya sudah mendekatilah walaupun sedikit. Buat orang perantauan mie celor tersebut sudah mantapnya itu.

Nah memang dari segi rasa jelas lebih enak mie celor 26 Ilir ini, kuahnya begitu gurih dan kental, mienya empuk (ukuran mienya besar-besar, tidak standar, mie homemade sepertinya). Isian mie celor ini sederhana saja, ada mie kuning, tauge, irisan telur rebus, taburan bawang goreng dan irisan daun kucai, serta ada cincangan udang rebus. Yang buat mie ini enak sekali ya tentu saja kuahnya itu...

Oh iya, harga satu porsinya adalah 15 ribu rupiah. Hmmm harganya cukup bersahabat dengan kantong kan. 

mie celor 26 ilir

Yang suka pedas, tentu saja jangan lewatkan cabai halus yang sudah disediakan di meja. Nah menurut saya sambalnya biasa saja, sambal standar, sambal umumnya orang Palembang, rasanya sama dengan sambal kerupuk kemplang.

Karena saya pikir susah ya kalau mau ke tempat itu lagi, akhirnya bungkus juga deh buat dibawa pulang, rasanya belum puas kalau hanya menikmati satu porsi mie celor tersebut.  Jadi begitu sudah sampai di rumah, segera masukkan ke dalam kulkas untuk dinikmati keesokan harinya. Walaupun memang pastinya tidak seenak kalau makan di tempat.

Jadi keesokan harinya mie celor tersebut saya panaskan, dan beginilah penampakannya seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Tidaklah seenak kalau makan di tempat, walaupun begitu rasanya tetaplah enak.

mie celor

Nah yang penasaran dengan mie celor 26 Ilir H. M. Syafei. Z ini, kalau sedang berada di Palembang, jangan lewatkan ya kulineran mie celor ini, dijamin tidak menyesal, karena rasanya yahud sekali. Silakan meluncur ke sana ya... selamat mencoba...




Monday, January 11, 2016

Wajik Ketan Selai Nanas (Wajik Bandung / Wajik Kletik)



resep wajik kletik selai nanas

Okey deh saatnya posting kue tradisional yang sudah lama dikenal ya, tetapi entah ini asalnya dari mana otentiknya. Kalau biasanya sih memang dikenal dengan nama wajik kletik ataupun wajik bandung. Nah kalau kami sekeluarga hanya menyebutnya wajik.

Wajik ini sudah dari saya kecil sering dibuat oleh ibu saya. Nah dulu kalau kecil memang tugas kami anak-anak di rumah hanya membungkusnya. Dengan training seadanya, akhirnya kami semua mahir membungkus wajik ini dengan bentuk yang sama, seperti gambar yang saya tampilkan.

Resep ini adalah resep andalan ibu saya, dan semua yang makan wajik ini akan suka dengan rasanya, tentu bagi yang suka makanan manis begini ya. Nah wajik ini awalnya dibungkus masih lembut, tetapi lama-lama (entah berapa lama ya saya kurang tahu pastinya), maka permukaan wajik akan mengeras, tetapi dalamnya masih empuk, nah inilah enaknya wajik ini.

Foto yang saya ambil ini wajiknya baru beberapa hari saja, kurang lebih 5 hari, bagian luarnya belum mengeras. Jadi butuh waktu lebih lama lagi.

Standar membungkus wajik ini sih sebenarnya tidak ada ya, hanya memang biasanya menggunakan kertas minyak warna-warni dan selain dengan cara membungkus yang biasa dilakukan oleh ibu saya, ada juga yang tidak mau repot hanya dengan melipatnya seperti amplop begitu saja.

Okey deh untuk membuat wajik ini, ibu saya menggunakan kelapa utuh yang benar-benar masih berkulit, what...jadi ada proses mengupas kulit terluar dan tentu saja batok kelapanya. Nah lalu proses yang cukup membosankan adalah memarutnya manual dengan parutan khusus kelapa parut yang matanya kecil dan tajam. Parutan ini hanya saya lihat banyak dijual di Palembang, belum pernah saya lihat ada di Batam.

Jadi saya kebagian memarut kelapa yang berjumlah 2 butir, ups lebih tepatnya 1 1/2 kali ya, yang 1/2 butir sudah dikerjakan ibu saya. H2C juga tangan saya akan jadi korban seperti yang selama ini terjadi kalau saya menggunakan parutan tajam tersebut. Eits ternyata keahlian dan kewaspadaan saya meningkat, tangan saya selamat dari mata tajam parutan.

Nah kalau dilihat penampakannya, wajik tersebut ada titik-titik hitam, itu adalah kulit ari kelapa yang tidak dibuang. Yang tidak suka dengan penampakan tersebut, bebas kok untuk membuang kulit ari kelapanya.

Membuat wajik ini walaupun bahannya sederhana, tetapi proses memasaknya lumayan lama bok, dan harus sering diaduk adonannya, dan yang pasti harus dimasak sampai benar-benar mengental, kalau ibu saya bilang sampai ketika diaduk, adonan tidak lengket lagi di wajan. Hmmm membosankan memang, tetapi hasilnya sungguh terbayar.

Okey deh yang mau tahu dengan resep wajik ala ibu saya ini, berikut resepnya...

Wajik Ketan Selai Nanas

Bahan :
  • 750 gr ketan putih
  • 1 1/2 kg gula pasir
  • 2 butir kelapa ukuran sedang, parut (jika suka bisa buang kulit ari kelapa)
  • selai nanas dari 2 buah nanas ukuran sedang + 400 gr gula pasir (lihat cara buat selai nanas, catatan: ibu saya tidak menambahkan cengkeh dan kayu manis, jika suka bisa tambahkan sendiri)
  • 500 ml air panas
  • 2 sendok teh garam
  • kertas minyak secukupnya, potong ukuran 8cmx8cm

Cara membuat :
  1. Cuci bersih ketan, rendam selama 5-8 jam
  2. Sangrai kelapa parut hingga kering dan berwarna kecoklatan, angkat, sisihkan 
  3. Tiriskan ketan, kukus hingga setengah matang dengan api besar kurang lebih selama 15 menit, lalu siram-siram dengan air panas yang sudah dicampur garam, sambil diaduk hingga rata, kukus kembali hingga matang, kurang lebih selama 20 menit, tes sudah matang atau belum dengan mencicipinya
  4. Ambil wajan ukuran cukup besar, campur semua bahan, aduk rata dan masak hingga benar-benar mengental, bisa disendokkan dan adonan tidak lagi lengket di wajan
  5. Angkat, lalu panas-panas bungkus sesuai selera (jika mau membungkus seperti gambar, ambil kertas minyak, ambil kurang lebih 1 sendok makan adonan, letakkan di tengah kertas, pertemukan ujung-ujung kertas)
  6. Letakkan di wadah yang cukup besar, jangan bertumpukan, beri jarak antar wajik
  7. Diamkan di tempat yang cukup sejuk, terlindung dari matahari, dan diamkan selama beberapa hari (kurang lebih 3-4 hari), baru kemudian diletakkan di wadah tertutup (itu yang biasa ibu saya lakukan ya)

resep wajik ketan bandung

Nah semoga resep wajik ketan selai nanas atau wajik bandung atau wajik kletik ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga suka....

Selamat mencoba....


Saturday, January 9, 2016

Resep Singkong Thailand


resep singkong thailand

Masih edisi menayangkan postingan dari draft blog, nah kali ini ada resep singkong thailand. Resep yang saya yakin sudah banyak yang coba neh. Karena resep ini juga sempat booming kan di beberapa grup masak.

Walaupun berbahan dasar sederhana dan cukup mudah dibuat tetapi entahlah kenapa baru-baru ini saja ya saya kepikiran buat mencoba membuat singkong thailand ini. Padahal banyak juga yang sudah terima pesanana malah ya.

Saya tahunya ada singkong thailand ini ya dari beberapa postingan di grup masak dan lalu ketika makan di sebuah resto yang menyediakan makanan ala thai saya lihat ada menu singkong thailand ini. Nah menu ini termasuk dalam kategori dessert.

Selama ini memang saya jarang sekali membuat makanan dari singkong, dan ternyata banyak ya olahan dari singkong itu. Beberapa sudah saya jajal seperti tape singkong, bingka singkong dan singkong keju. Hmmm masih ada beberapa resep olahan singkong yang lain yang menunggu dieksekusi. Jiahhhh....semangat...

Okey deh kali ini saya eksekusi resep singkong thailand ini menggunakan resep yang tak lain dan tak bukan sudah banyak yang coba, resep singkong thainland JTT. Resep yang sangat mudah diikuti, nah berikut saya tuliskan resep singkong thailandnya ya, saya cantumkan di bawah resep yang saya gunakan yaitu setengah resep saja.

Singkong Thailand

Bahan :
  • 400 gr singkong, potong sepanjang kurang lebih 5-6 cm, belah 2 dan buang bagian tengahnya (sumbunya)
  • 800 ml air
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek sepanjang 5cm
  • 1/4 sendok teh garam
  • 100 gr gula pasir
  • 1/4 sendok teh vanili bubuk

Bahan saus :
  • 250 ml santan kental (saya gunakan 2 bungkus santan instan @65ml + air sehingga volume menjadi 250ml)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek sepanjang 5cm
  • 1/2 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 2 sendok makan santan


Cara membuat :
  1. Di panci, rebus air hingga mendidih, masukkan singkong, daun pandan, rebus hingga singkong benar-benar empuk dan warnanya transparan dan air menyusut, lalu tambahkan gula pasir dan vanili bubuk, masak hingga gula larut. (catatan : jika singkong belum empuk dan air sudah mulai habis, bisa tambahkan air panas dan rebus hingga singkong empuk)
  2. Angkat singkong dan sisihkan
  3. Untuk membuat vla santan : di panci, masukkan semua bahan vla santan, aduk rata lalu masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga muncul letupan kecil dan vla mengental, angkat 
  4. Penyajian : ambil beberapa potongan singkong, letakkan di wadah saji, beri siraman vla santan, siap dinikmati

cara membuat singkong thailand

Nah semoga resep singkong ala thai (singkong thailand) ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba sendiri di rumah, mudah bukan? 

Selamat mencoba...

Friday, January 8, 2016

Jajanan Pasar Khas Palembang



jajanan pasar palembang

Seru rasanya jalan-jalan ke pasar pagi di Palembang. Lirik-lirik jajanan pasar yang dijual, hmmm lihat ada ketan serundeng, ada lemper, ada risoles dan beberapa kue yang sudah cukup umum yang bisa saya temukan di Batam.

Yang tidak umum yang hanya ada di Palembang. Hmmm ketemu deh 3 jajanan yang tidak pernah saya temui di tempat lain. Sebut saja kue gandus, sejenis kue talam tetapi rasanya gurih dengan topping ebi, bawang goreng, irisan daun seledri dan irisan cabai merah. Satu bungkus berisi 6 buah dan dihargai 4.000 rupiah.

kue gandus talam ebi palembang
kue gandus
Lalu yang kedua adalah srikaya, campuran telur dan santan yang diberi gula dan berwarna hijau. Kalau yang ini sih tadinya tidak mau beli, eh Sophie lihat srikaya ini dan minta kue green katanya. Hmm anak ini lapar mata juga ya...jadilah beli 2 bungkus, dimana 1 bungkus berisi 2 cup. Satu bungkus dihargai 2.500 rupiah.

srikaya khas palembang
srikaya
Nah kue yang berikutnya adalah kue bongkol, kalau yang ini kue favorit saya sekali nih secara terbuat dari ketan. Dan yang ini unik, kuenya dibungkus dengan daun kelapa muda dan kalau dibuka maka bungkusnya akan bergelung. Kue ini berisi ketan yang dicampur kelapa parut serta kacang merah. Karena suka sekali dengan kue ini jadi selama di Palembang setiap ke pasar saya selalu beli kue bongkol ini. Satu buah kue bongkol dihargai 1.500 rupiah.

kue bongkol palembang
kue bongkol

Dulu kala masih kecil, kue bongkol adalah kue yang tidak pernah absen dibeli oleh ibu saya ketika ibu saya ke pasar. Jadi karena sudah sering makan jadinya ya suka dengan kue ini. Dan ketika saya beri big bro kue bongkol ini, dia langsung berkata, wah ini dia nih kue favorit, kue bonggol. Ha...saya bilang ini bukan bonggol tapi bongkol...he he he iya katanya...bongkol... 

kue bongkol palembang
kue bongkol

Ada lagi sih jajanan pasar yang sebenarnya mau saya jajal, hanya saja tidak sempat saya beli, saya tunda dulu eh akhirnya tertunda sama sekali. Yup apalagi kalau bukan burgo. Nah burgo ini sih termasuk jenis makanan yang cocok untuk sarapan ya, burgo ini adalah tepung beras yang dikukus diloyang kemudian digulung. Dinikmati dengan kuah bersantan.

Dari jajanan pasar yang saya sebutkan di atas, sepertinya saya ada niatan untuk membuat sendiri kue gandus dan srikaya. Uppps tetapi saya sepertinya menyerah untuk membuat kue bongkol sendiri. Secara kue ini walaupun sederhana bahannya tetapi sepertinya saya tidak bisa membungkusnya, he he he...

Okey deh, semoga postingan ringan kali ini yang hanya tentang jajanan pasar khas kota Palembang tetap bisa bermanfaat ya....yang penasaran dengan kue-kue ini, kalau kebetulan berada di Palembang silakan berburu...he he he....atau mau buat sendiri....monggo....

Salam wong kito galo...





Thursday, January 7, 2016

Pangsit Goreng



pangsit goreng kerupuk

Di awal tahun ini masih belum mood masak-masak dan buat kue ataupun cemilan. Jadi posting resep yang ada di draft dulu ya. Daripada resep ini kelamaan menumpuk di draft blog, lebih baik segera ditayangkan saja.

Setelah sukses sedikit berusaha membuat kulit pangsit sendiri, akhirnya kulit pangsit itu saya olah menjadi pangsit goreng dengan isian ayam dan udang, selain itu saya buat kerupuk pangsit juga. Nah kalau kerupuk pangsit malah lebih mudah, tinggal bagi 4 kulit pangsitnya dan goreng hingga garing.

Ternyata malah yang kerupuk pangsit ini yang lebih disukai oleh Sophie. Hmmm sejak makan kerupuk pangsit ini malah minta terus kupuk triangle. Entah kapan saya mood membuatkan dia kerupuk pangsit ini lagi.

Untuk isian pangsit ini suka-suka ya, bisa saja gunakan isi ayam, udang atau tahu dengan campuran sayuran seperti brokoli dan wortel. Kalau buat anak-anak memang cocoknya dicampur sayuran, tetapi kali ini saya tidak campur, karena memang stok sedang tidak ada. Lain kali kalau buat lagi, itu juga sepertinya tunggu mood dulu lagi.

Okey deh tanpa lama-lama lagi, berikut resepnya ya...silakan...


Pangsit Goreng

Bahan :
  • 20 lembar kulit pangsit (saya gunakan homemade kulit pangsit)
  • 250 gr dada ayam
  • 50 gr udang
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 butir telur
  • 4 sendok makan tepung sagu tani / tapioka

Cara membuat :
  1. Haluskan daging ayam dan udang dengan chopper atau bisa dicincang saja, campur dengan telur, tepung tapioka, garam dan merica bubuk, aduk hingga benar-benar rata
  2. Ambil satu lembar kulit pangsit, isi dengan 1/2 sendok makan adonan, lipat bentuk segitiga, lakukan hingga 2 atau 3 buah, jika mau bisa pertemukan ujung segitiga dan tekan hingga menempel
    cara mengisi kulit pangsit
  3. Goreng dengan minyak panas dengan api sedang saja, goreng hingga matang dan berwarna kecoklatan
  4. Lakukan hingga semua adonan isi habis
  5. Nikmati kala hangat dengan cocolan saus sambal dan saus tomat
pangsit goreng ayam udang


Untuk membuat kerupuk pangsit : bagi kulit pangsit menjadi 4 bagian secara diagonal, lalu goreng dengan minyak panas dengan api sedang, angkat dan dinginkan sejenak 

resep pangsit goreng

Nah semoga resep pangsit goreng dengan kulit pangsit homemade ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera....

Selamat mencoba....


Wednesday, January 6, 2016

Pizza Kentang



resep pizza kentang

Mau mencoba pizza yang sedikit beda, hmmm buat Sophie juga sih, secara memang dia sukanya yang tanpa saus-sausan. Jadinya buat yang versi pizza kentang saja dengan olesan olive oil. Nah kalau saya sih tetap ya enaknya dikasih saus sambal dan saus tomat, jadi makannya diberi saus-sausan ini supaya lebih berasa.

Membuat pizza kentang ini sebaiknya gunakan kentang yang tidak begitu berair ya, supaya kentangnya bisa matang dan sedikit garing. Kentang juga sebaiknya diiris sangat tipis. Nah enaknya lagi kalau diberi dedaunan, baik itu basil ataupun parsley. Atau juga seledri sih kalau mau, berhubung sedang tidak ada semua daun-daunan jadinya kali ini saya buat polos saja.

Resep rotinya masih setia dengan resep yang sama, resep pizza vegetarian. Jadi resep roti pizza di bawah ini bisa untuk 3 buah loyang, 2 loyang ukuran diameter 22cm dan 1 loyang ukuran 25cmx25cm.
Untuk ukuran loyang dan tebal pizza sesuaikan dengan selera juga ya, kalau mau tebal ya adonan rotinya cukup banyak. Begitu sebaliknya jika mau rotinya tipis saja.

Kalau sudah pernah buat pizza sendiri, tentu mudah sekali kan memodifikasi topping pizza, selama sudah mengantongi resep roti favorit, sisanya tinggal kreasi kita sendiri dan ketersediaan bahan. Hmmm berjenis-jenis pizza sudah banyak sekali dibuat oleh orang-orang, tergantung selera kita mau buat yang mana, betul?

Okey deh tanpa lama-lama lagi, langsung ke resep yuk mari....


Pizza Kentang
untuk 2 buah pizza diameter 22cm dan 1 buah ukuran 25cmx25cm

Bahan roti : 
  • 1 cup susu cair hangat
  • 2 sendok teh ragi instan
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 2 1/2 cup tepung terigu protein tinggi, misal cakra kembar
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng

Bahan topping :  campur semua bahan, aduk rata
  • 2 buah kentang ukuran sedang, potong tipis, lap dengan tisu atau lap bersih kelebihan air pada kentang supaya kentang benar-benar kering
  • 1 sendok makan olive oil
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk

Bahan taburan :
  • 200 gr keju mozarella parut

Bahan olesan :
  • 1-2 sendok makan olive oil
catatan : jika suka bisa gunakan olesan saus sambal+ saus tomat juga seperti halnya olesan pizza umumnya (banyaknya sesuai selera)


Cara membuat  :
  1. Untuk rotinya : di mangkuk, campur susu cair hangat, gula pasir, aduk hingga gula larut, tambahkan ragi instan, aduk rata dan biarkan selama kurang lebih 10 menit hingga larutan berbusa 
  2. Di mangkuk ukuran cukup besar, campur tepung terigu dan garam, aduk rata dengan sendok saja, tuangkan larutan ragi yang sudah berbusa, aduk rata dengan sendok kayu, kemudian tambahkan minyak goreng, aduk rata kembali
  3. Dengan tangan aduk hingga benar-benar rata, dengan cara seperti menguleni selama kurang lebih 2-3 menit, bulatkan adonan, tutup mangkuk dengan plastik wrap, diamkan selama kurang lebih 20 menit sampai adonan mengembang menjadi 2x ukuran semula.
    adonan roti pizza
  4. Kempiskan adonan, letakkan di atas loyang, pipihkan adonan dengan tangan sampai adonan menyebar merata di loyang
  5. Beri olesan olive oil, taburi dengan keju mozarella parut, susun irisan kentang di loyang, lalu di atasnya taburi lagi dengan keju mozarella sesuai selera banyaknya
  6. Panaskan oven, set di suhu 200 derajat celcius, panggang pizza selama kurang lebih 10-12 menit atau sampai keju meleleh dan permukaan bawah roti kecoklatan
  7. Keluarkan dari oven dan nikmati kala hangat selagi keju masih meleleh sehingga ketika ditarik masih ngaret

pizza topping kentang

Nah semoga resep pizza kentang ini bisa bermanfaat ya, bisa menjadi inspirasi topping pizza lainnya, silakan mencoba, semoga cocok dengan selera...

Selamat mencoba..



Tuesday, January 5, 2016

Puhung Keju (Singkong Keju)



resep singkong keju

Nah gorengan yang satu ini termasuk gorengan yang murah meriah. Ternyata membuatnya juga tidak susah, apalagi kalau bukan singkong keju atau puhung keju. Saya tahu ada yang namanya puhung keju waktu saya di Surabaya. 

Lihat ada gorengan singkong yang kelihatannya enak ya, merekah dan kelihatan empuk. Begitu dirasa, hmmm enak, gurih. Mungkin karena itu kali ya namanya puhung keju atau singkong keju. Walaupun sederhana dan kelihatan mudah dibuat tetapi belum pernah sekalipun saya membuatnya sendiri.

Ahai karena stok singkong lebih dari 3kg, yang sudah beberapa saya olah menjadi bingka singkong dan tape singkong (resep sama dengan resep tape singkong sebelumnya), nah sisanya dibuat singkong keju saja. Secara pernah lihat nih beberapa waktu lalu ada yang posting puhung keju ketika saya blogwalking. Hmmm sudah saya bookmarked resepnya, akhirnya saya pakai resep puhung keju tersebut, yaitu dari blognya mba Rucy- Dapur Aisyah. Terima kasih resepnya mba Rucy...

Singkongnya sendiri direbus dulu dengan campuran bawang putih halus dan garam serta margarin, nah ini yang bikin singkongnya berasa keju kali ya....ternyata sebelum digoreng saya cicip dulu singkong rebusnya, oalah singkong rebusnya enak sekali....empuk dan berasa bawang putihnya serta gurih. 

Untuk membuat singkong goreng keju ini memang dibutuhkan singkong yang pulen atau singkong yang tidak keras, nah loh saya juga tidak tahu nih membedakan singkong keras dan pulen itu yang bagaimana. Tetapi karena saya beli di pasar kaget, saya lihat singkongnya seperti baru dicabut dan kulitnya masih segar kelihatannya. Dan benar ternyata singkongnya mulus, bersih dan ketika direbus bisa lembut.

Untuk merebusnya jangan terlalu lama, pastikan singkong tidak hancur, waktu merebus tergantung jenis singkongnya juga ya. Nah ini saya merebusnya sekitar 20 menit dengan beberapa kali saya cek apakah singkongnya sudah empuk.

Nah enaknya makan singkong keju ini hangat-hangat ya, jadi garing di luar dan lembut empuk di dalam, kalau sudah dingin akan empuk di luar dan empuk juga di dalam, he he he...

Okey deh, berikut resepnya ya, silakan....

Puhung Keju (Singkong Keju)

Bahan :
  • 1 kg singkong, potong ukuran sedang
  • 800 ml air
  • 2 sendok makan margarin
  • 2 siung bawang putih yang dihaluskan (saya gunakan 5 siung bawang putih ukuran kecil)
  • 1 sendok makan garam

Cara membuat :
  1. Masukkan singkong ke panci, tambahkan air, beri margarin dan bawang putih halus serta garam, rebus hingga empuk
  2. Angkat dan tiriskan
  3. Goreng hingga garing
  4. Angkat dan tiriskan, siap dinikmati kala hangat

resep singkong keju melepuh

Nah semoga resep singkong keju atau puhung keju yang melepuh ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....

Selamat mencoba....


Monday, January 4, 2016

Bakpao Sarden Jagung Wortel


resep bakpao sarden jagung wortel

Posting resep bakpao yang sudah lama ngendon di draft dulu ya para pembaca Monic's Simply Kitchen. Resep ini sudah saya eksekusi di bulan desember lalu. Nah karena jaringan internet yang lemot dan sibuk selama di Palembang jadinya tidak bisa segera tayang, he he he...

Setelah mendapat resep bakpao yang mudah, maka tentu saja cukup sering saya membuat bakpao secara saya penggemar bakpao apalagi kalau isinya gurih, seperti bakpao ayam ataupun bakpao sayur. Tetapi saya kurang suka dengan bakpao kacang hijau, coklat ataupun srikaya.

Kali ini saya coba buat bakpao yang isinya sarden dengan campuran jagung manis dan wortel yang dipotong dadu. Tadinya saya mau masukkan bumbu kari ke dalam bahan isian ini, tetapi takut aneh rasanya, ah tapi nanti saya coba kapan-kapan.

Nah roti bakpaonya masih sama dengan resep roti bakpao yang pernah saya buat, misalnya bakpao ayam pedas, hanya kali ini saya tidak gunakan susu cair tetapi saya ganti saja dengan air biasa. Dan menurut saya memang lebih enak kalau menggunakan susu cair. Kalau menggunakan air memang untuk versi hemat kali ya, cocok buat jualan...memotong biaya.

Rotinya lebih berongga besar dan tidak begitu padat jika menggunakan air, hanya memang tetap enak kok, apalagi isiannya gurih begini. 

Nah tanpa berlama-lama, berikut resepnya saja ya...bingung saya mau menulis apa lagi....

Bakpao Sarden Jagung Wortel
untuk 8 buah bakpao

Bahan roti :
  • 150 ml air hangat (ganti dengan susu cair jika suka)
  • 1 1/2 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 1 cup tepung terigu protein rendah
  • 1 1/2 cup tepung terigu protein sedang
  • 1 1/2 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 1 1/2 sendok makan minyak goreng

Bahan isian :
  • 1 kaleng sarden ukuran kecil
  • 1 buah jagung manis ukuran kecil, sisir
  • 1 buah wortel ukuran kecil, potong dadu kecil
  • 1 buah bawang bombay ukuran kecil, potong dadu kecil
  • 3 siung bawang putih cincang
  • 1 sendok makan air asam jawa
  • 1/4 sendok teh garam
  • 2 sendok makan saus sambal
  • 1 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat isian :
  1. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum, masukkan wortel, aduk rata, masak hingga wortel sedikit lunak
  2. Tambahkan jagung manis, aduk rata, masak hingga matang
  3. Masukkan sarden, aduk rata sambil ditekan dengan sutil supaya sarden hancur, kemudian tambahkan air asam jawa dan garam, saus sambal serta saus tomat, aduk rata kembali
  4. Cicipi rasanya, masak hingga mulai mengering
  5. Angkat dan dinginkan

Cara membuat roti dan penyelesaian : lihat di resep bakpao ayam ya...


resep bakpao sarden mudah

Okey deh, semoga resep bakpao sarden jagung dan wortel ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....

Selamat mencoba....