donat kentang ncc

Okey deh tidak jauh-jauh dari roti-rotian lagi, masih saudaranya juga, yup.. donat, nah kali ini saya posting dulu resep donat kentang fenomenal, apalagi kalau bukan donat kentang NCC. Jadi saya yakin neh yang namanya donat kentang, banyak yang pakai resep patokan donat kentangnya bu Fatmah Bahalwan ini.

Dari segi tekstur memang donat kentang terkenal ya kelembutannya. Dulu saya pernah buat donat kentang juga dan sudah diposting di blog ini, hanya dulu itu donat kentang-nya JTT, sama memang, he he he ternyata ya mba Endang pakai resep ini juga, halah... tapi kalau kita ketik keyword di google, donat kentang, ada beberapa suggestion, donat kentang ncc, donat kentang jtt, dll.. nah ternyata walaupun sama resepnya, donat kentang jtt juga fenomenal.

Mengulang membuat donat kentang lagi, hanya tadi sempat deh mau sedikit improvisasi resep, supaya tidak mengulen terlalu lama, karena kalau sudah ada kata uleni sampai kalis elastis, ini saya sungguh menyerah. Dan selama ini kalau harus menguleni sampai kalis elastis, tekstur donat atau roti yang saya buat tidaklah begitu sesuai dengan yang saya harapkan, walaupun tetap lembut. Sebut saja roti fenomenal juga, killer soft bread resep Victoria Bakes, yang pernah saya coba, lembut memang tapi tidaklah seperti tekstur kalau diuleni sampai kalis elastis.

Nah sama juga dengan donat kentang NCC ini, teksturnya lembut tapi tetap beda ya kalau diuleni sampai kalis elastis. Nah kalis elastis itu adalah kondisi dimana kalau adonan roti ditarik, adonannya transparan, ditarik tidak sobek. Kalau sudah sampai kondisi ini maka tentu adonan roti akan menghasilkan tekstur roti yang lembut.

Hmmm tadi sempat mau campur tepung terigu protein rendah atau protein sedang, mau pakai air hangat saja, bukan air es. Tapi ah sudahlah ikuti resep saja dulu deh.. nanti kalau saya rubah-rubah bukan donat kentang NCC deh. Eits, tapi tetap saja ada yang saya rubah dink, air es saya ganti susu cair dingin...susu bubuk saya ganti dengan tepung maizena.. nah loh...wakakak.. ini sih tetap memodifikasi resep kakak...ai ai...

Nah kali ini saya buat donat kentang tidak menggunakan cetakan donat, hanya dibulatkan dengan jari tangan saja, lebih mudah dan hasilnya tidak kalah bagus dengan donat yang menggunakan cetakan. Dan untuk kali ini saya hanya buat setengah resep. Untung buat hanya setengah resep, ini saja sudah banyak jadinya. 

Dengan setengah resep, lumayan juga rasanya menguleni, secara karena sudah terbiasa dengan resep roti-rotian tanpa ulen, ealah ketika harus mengulen, rasanya sangat berat, halah...semoga nanti saya ada keinginan buat memodifikasi resep donat kentang ini menjadi resep donat kentang tanpa ulen, seperti donat labu kuning tanpa ulen, hmmm kurang lebih begini kali nanti resep donat tanpa ulennya, he he he... next time saya coba, semoga memuaskan hasilnya.

Berikut resep donat kentang NCC yang sudah saya modifikasi ya...

Donat Kentang NCC
modified by Monic
untuk 15 buah donat

Bahan :
  • 250 gr tepung terigu protein tinggi, saya gunakan merk golden eagle
  • 1 1/4 sendok teh ragi instan
  • 50 gr gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 25 gr tepung maizena
  • 100 gr kentang kukus, dinginkan sejenak, haluskan
  • 2 kuning telur
  • 40 gr margarin
  • 75 ml susu cair dingin

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur tepung terigu, tepung maizena, ragi instan, gula pasir, garam, aduk rata, masukkan kuning telur, kentang, susu cair dingin, uleni hingga adonan menyatu (saya uleni kurang lebih selama 2 menit)
  2. Tambahkan margarin, uleni kembali hingga kalis dan lembut, kurang lebih selama 10 menit (jika mampu, uleni sampai kalis elastis), tutup mangkuk dan biarkan selama kurang lebih 30 menit, kempiskan adonan, bagi menjadi 15 bagian dengan berat kurang lebih 40gr, bulatkan masing-masing, letakkan di alas bertabur tepung tipis, diamkan kembali selama kurang lebih 30 menit dalam kondisi tertutup (tutup dengan serbet atau plastik wrap)
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api kecil, ambil bulatan adonan, lubangi dengan jari, putar-putar dengan jari sehingga lubang membesar (atau gunakan cetakan donat), goreng hingga kuning kecoklatan, balik dan goreng sisi sebaliknya
  4. Angkat dan tiriskan, sajikan dengan taburan gula halus, atau beri topping sesuai dengan selera


resep donat kentang ncc empuk

Nah semoga resep donat kentang NCC modifikasi ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya..


Selamat mencoba...






resep roti goreng ayam jamur paprika

Hari ini postingan saya roti lagi..roti lagi, secara sedang mood buat dan makan roti neh. Jadi jangan bosan dulu ya kalau nangkring di dapur maya saya ini, suguhannya roti melulu, he he he.. Nah roti goreng ini sama juga ya, mudah membuatnya, tidak butuh tenaga banyak untuk menguleninya, tapi hasilnya tetap lembut, tada ini dia roti goreng ayam jamur paprika.

Kalau untuk roti goreng, resep andalan saya, dasar resepnya dari donat santan, dengan sedikit modifikasi, jadilah beberapa resep roti goreng yang sudah saya posting di blog ini, termasuk resep roti rekaan - luti gendang (roti goreng isi abon ikan, roti yang cukup terkenal di Batam, khasnya kepulauan Anambas)

Sudah bisa buat roti sendiri dan punya resep andalan, jadinya tentu mudah ya kalau resep tersebut dimodifikasi, hasilnya tentu akan memuaskan, paling tidak sesuai selera kita, betul kan? Nah karena saya ada stok paprika, ada juga jamur kancing dan ada juga dada ayam, lanjut deh ke resep isian ayam jamur paprika. Resep isian ini juga mirip-mirip dengan isian bakpao ayam pedas..enak isinya..mantap deh.

Roti ini bentuknya mirip panada, hanya karena saya buru-buru, jadinya bentuk pilinannya tidak begitu kelihatan setelah digoreng, tapi kalau mau lebih meluangkan waktu, tentu bentuknya akan lebih cantik, ya ini namanya ngeles ya, he he he...

Tadinya saya beli jamur kancing itu, karena punya niat buat bakmi mewah tiruan ala-ala saya, secara memang sih kalau lihat iklannya, ada potongan ayam dan jamurnya, di iklannya memang potongannya besar-besar dan menggiurkan, tahu kan itu loh yang bintang iklannya Indy Barends dan Raffi Ahmad. Tetapi walaupun memang aslinya bakmi mewah ada potongan ayam dan jamurnya, tetap ya tidaklah sebanyak dan sebesar yang terlihat pada iklannya, jadinya niat suatu saat mau coba buat sendiri, bakmi mewah ala-ala saya, tapi apa mau dikata, niat hanya niat, eksekusinya belum ada, belum ada mood sampai sekarang, halah...

Karena sudah cukup lama tuh jamur kancing di kulkas, ya sudah mumpung buat isian roti, masukkan saja jamur kancingnya ke dalam campuran ayam dan paprika ini. 

Okey deh sekarang langsung saja ya lihat resep roti goreng ayam jamur paprika ini, yuks...

Roti Goreng Ayam Jamur Paprika
untuk 10 buah roti

Bahan roti :
  • 200 gr tepung terigu protein tinggi (saya gunakan merk golden eagle)
  • 3/4 sendok teh ragi instan
  • 1 1/2 sendok makan gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 butir telur
  • 65 ml santan instan (1 bungkus kecil)
  • 30 ml air
  • 1 sendok makan margarin

Bahan isi :
  • 200 gr dada ayam tanpa tulang dan tanpa kulit, potong dadu kecil
  • 100 gr jamur kancing kalengan, potong sesuai selera, saya potong 2 karena ukurannya cukup kecil
  • 1/2 buah paprika hijau, potong-potong
  • 1/2 buah paprika merah, potong-potong
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, bagi 2, potong melintang 1/2 lingkaran ketebalan kurang lebih 1/2 cm
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 2 sendok makan saus sambal ekstra hot
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/8 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis 

Bahan rendaman :
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 1/2 sendok makan saus tiram
  • 1/4 sendok teh merica bubuk

Cara membuat roti :
  1. Di mangkuk, campur tepung, gula pasir, ragi instan dan garam, aduk rata, tambahkan telur, santan dan air, aduk rata dan uleni hingga kalis kurang lebih selama 2 menit
  2. Tambahkan margarin, uleni lagi selama kurang lebih 3-5 menit, bulatkan adonan dan tutup lalu diamkan selama kurang lebih 1 jam hingga mengembang kurang lebih 2x lipat (sesuaikan lamanya dengan suhu ruangan, jika panas bisa lebih cepat, jika dingin bisa lebih lama, kalau mau cepat bisa letakkan air panas di rak bawah oven dan adonan di rak atas oven yang tidak menyala, tutup oven, maka adonan akan lebih cepat mengembang)
  3. Sementara menunggu adonan mengembang, siapkan bahan isian
    adonan roti goreng
    cara membuat adonan roti goreng
     


Cara membuat isian :
  1. Rendam potongan ayam dengan bumbu rendaman, diamkan selama kurang lebih 15 menit
  2. Tumis bawang putih sampai harum dan keemasan, masukkan bawang bombay, aduk sampai mulai transparan, masukkan dada ayam berbumbu, aduk rata sampai berubah warna, tambahkan jamur kancing, paprika, aduk rata kembali
  3. Masukkan kecap manis, minyak wijen, saus tiram, merica bubuk, saus sambal, aduk rata, masak sebentar, cicipi rasanya, angkat lalu dinginkan sejenak

Penyelesaian :
  1. Ambil adonan yang sudah mengembang, kempiskan lalu bagi menjadi 10 bagian, bulatkan masing-masing (jika mau dibuat lebih besar atau kecil sesuaikan sendiri pembagiannya), letakkan di wadah bertabur tepung tipis, diamkan selama kurang lebih 20 menit hingga mengembang
  2. Ambil adonan, tipiskan bentuk bundar dengan tangan. Isi dengan kurang lebih 1 sendok makan adonan (sesuaikan dengan besar kecil adonan), tutup dan tekan-tekan bagian tepinya kemudian pilin seperti halnya membuat pastel, diamkan kembali di wadah bertabur tepung tipis
    membentuk panada
    cara membentuk roti (gambar roti kari ayam sayuran)
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang-kecil, jika pilinan kelihatan membuka atau mengembang, tekan kembali lalu buat lagi pilinan yang baru (supaya lengket, pilinan tidak membuka, basahi tangan dengan sedikit air), goreng masing-masing adonan hingga berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
  4. Siap disajikan hangat

resep roti goreng ayam jamur


Nah semoga resep roti goreng ayam jamur paprika ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...




banana chocochips muffin


Sepertinya sudah cukup lama neh saya tidak buat muffin lagi, jadi ceritanya ada pisang yang sudah terlalu matang, 2 buah pisang cavendish dan beberapa buah pisang berangan, nah coba buat muffin pisang chocochips (banana chocolate chips muffin) ini. 

Wah ini nih yang saya suka kalau membuat muffin, tinggal aduk-aduk saja adonannya, tuang papercup dan panggang, jadi deh. Tidak serumit kalau buat cake dengan mixer atau buat roti, padahal sebenarnya tadi sempat bingung buat roti pisang lagi kali ya, tapi kembali lagi malas menghinggapi.

Kalau untuk resep sendiri, resep ini kurang lebih sama dengan resep banana chocochips muffin yang dulu sekali pernah saya buat. Nah di resep ini ada penggunaan espresso, yang waktu itu saya ganti dengan kopi bubuk nescafe. Kali ini saya gunakan capucino saja, secara memang saya ada beli capucino beberapa waktu yang lalu.

Saya ini bukan pencinta minuman hangat, kopi-kopian, teh-teh-an, wedang, dll, nah tapi terkadang di saat tertentu ingin minum kopi misalnya, sudah terbayang kopi hangat (tentu pilihan saya kopi yang 3 in one atau kopi dengan krim bukan kopi hitam), beli 1 kotak capucino, tapi belum juga saya nikmati, masih teronggok di dapur. Nah tadi ketika mau buat banana muffin ini, ya sudah pakai capucino saja. Mengenai rasa, sedap juga kok... aih..senangnya makan muffin lagi..

Kalau bicara menyeduh kopi hitam, takaran kopi dan gulanya berapa, saya sampai saat ini masih bingung, terkadang kalau ada saudara atau tetangga dekat yang datang ke rumah di Palembang, saya yang harus menghidangkan kopi pasti bertanya dulu kepada yang bersangkutan, mau gulanya berapa dan kopinya berapa sendok, karena memang menurut saya takaran kopi dan gula ini berbeda-beda tiap orang. 

Dan sampai saat ini memang tidak berkembang kemampuan saya yang ini, secara bapaknya Sophie juga tidak minum kopi, jadi memang sangat jarang kami menyetok kopi di rumah. Kalaupun ingin sesekali beli, dan kalau beli pun, terkadang kami lupa dan ternyata sudah expired.

Okey deh, selama masih belum mood menulis banyak, menulis intro juga kadang tidak nyambung kali ya, he he he... tapi kalau saya langsung tulis resep saja tanpa intro, rasanya bagaimana begitu ya.. kurang seru, ealah tapi bingung juga mau menulis apa lagi, bingung mau cerita apa lagi, apalagi sekarang kondisi sedang tidak fit, ketularan flu dari Sophie, alamak...

Berikut resep banana chocolate muffin yang saya buat kali ini ya... silakan..

resep muffin pisang chocochips

Banana Chocolate Chips Muffin

Bahan :
  • 250 gr pisang tanpa kulit, lumatkan dengan sendok saja tidak usah terlalu halus (saya gunakan campuran pisang cavendish dan berangan)
  • 80 gr blueband cake & cookie, lelehkan (jangan sampai mendidih), dinginkan sejenak (atau gunakan margarin, mentega/butter)
  • 100 gr gula pasir
  • 1 butir telur, kocok lepas (kocok asal kuning dan putihnya bercampur)
  • 1 sendok makan capucino, larutkan dengan 1 sendok makan air panas
  • 180 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 gr chocolate chips

Cara membuat :
  1. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius, siapkan paper cup
  2. Di mangkuk, campur tepung terigu, baking soda dan baking powder serta garam, ayak jika perlu (saya tidak ayak, hanya campur dengan balloon whisk), sisihkan
  3. Di mangkuk lain ukuran cukup besar, campur pisang halus dan margarin/mentega, aduk hingga rata (cukup aduk dengan sendok kayu atau balloon whisk), tambahkan telur, gula pasir, larutan capucino, aduk rata kembali
  4. Tambahkan tepung, aduk cepat asal rata, masukkan chocochips, aduk rata kembali, tuangkan ke dalam paper cup sampai 3/4 penuh, atau jarak adonan dari tepi atas paper cup kurang lebih 1cm, letakkan paper cup di loyang
    adonan muffin pisang chocochips
  5. Panggang selama kurang lebih 20-25 menit sampai permukaan muffin kecoklatan, test tusuk dengan tusuk sate
  6. Keluarkan dari oven, dinginkan

banana chocolate chips muffin


Nah semoga resep banana chocochips muffin ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...



Selamat mencoba...





resep salad tuna

Mau makan yang segar-segar dulu, nah sekarang resep salad tuna dulu yang tampil ya, salad ini saya buat kemarin, tapi kemarin absen posting, jadilah sekarang ya.. Nah kalau yang sedang ber-food combining, cocok neh salad begini, hanya ini yang versi protein-sayuran ya, minus karbo. Nah menu makan berikutnya baru deh boleh makan karbo dan sayuran plus protein nabati. 

Untuk tuna kali ini saya gunakan tuna segar-beli beku di lotte mart. Cukup menggiurkan, secara selama ini belum pernah masak tuna segar, kalau mau ber-tuna-tuna-an biasanya cukup puas dengan tuna kaleng saja.

Hmmm sudah terbayang neh salad sayuran segar, dengan tuna yang dipanggang dengan teflon saja. Nah kalau sering lihat kompetisi masak, tuna adalah salah satu protein yang cukup sering dimasak oleh para kontestan kompetisi tersebut. Biasanya tuna ini dimasak harus pas dalam artian tidak boleh overcooked, dan saya perhatikan yang matangnya pas tersebut, bagian tengah masih kemerahan. Olala... kalau versi saya tidaklah begitu ya, harus matang tanpa ada lagi bagian yang kemerahan. Ya namanya juga selera ya... kalau yang ini sesuaikan dengan selera masing-masing.

Untuk tunanya sendiri, saya rendam dengan bawang putih parut, rosemary, merica hitam, garam dan olive oil. Setelah itu baru deh dipanggang dengan teflon sampai matang, dan ternyata rasanya endes... sesuai dengan yang saya mau.

Okey deh, karena saya sedang bingung mau menulis apa lagi, lanjut ah ke resep ya.. yang mau intip-intip resepnya ini dia, semoga bisa menjadi inspirasi..

Salad Tuna
untuk 2-3 porsi

Bahan :
  • 1 buah tomat ukuran besar, potong-potong sesuai selera
  • selada secukupnya sesuai selera, sobek-sobek
  • 1 buah wortel ukuran besar, parut kasar
  • 1 buah timun ukuran sedang, kupas, potong-potong
  • 2-3 buah telur rebus, kupas, potong-potong
  • 2-3 potong tuna panggang, suwir-suwir

Bahan tuna panggang :
  • 300 gr tuna segar, potong-potong
  • 3 siung bawang putih, parut
  • 1 sendok makan olive oil
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica hitam bubuk, atau merica hitam butiran, haluskan
  • 1/2 sendok teh rosemary kering
  • 1 sendok teh air jeruk nipis

Bahan dressing salad : (campur jadi satu, aduk rata)
  • 50 ml olive oil
  • 25 ml cuka apel (bisa ganti dengan jus lemon atau air jeruk nipis)
  • 2 sendok makan gula pasir butiran halus
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica hitam bubuk, atau merica hitam butiran, haluskan
  • 2 sendok makan mayonnaise
  • 1 sendok makan mustard
  • 2 butir cabai rawit merah, iris halus
  • 1 buah bawang bombay ukuran kecil, potong dadu kecil

Cara membuat :
Tuna panggang : campur bumbu rendaman dengan tuna, diamkan selama kurang lebih 30 menit, panaskan teflon, beri sedikit minyak, panggang tuna sampai matang di satu sisi, balikkan dan panggang sisi sebaliknya hingga matang.

Penyelesaian :
Di mangkuk, campur semua bahan salad kecuali tuna panggang dan telur rebus, beri dressing, aduk rata, tata di mangkuk beri suwiran tuna panggang dan telur rebus, siap disajikan.


cara buat salad tuna

Nah semoga resep salad tuna ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....


Selamat mencoba...




resep cake apel pisang spekuk

Halo lagi... kali ini saya posting resep spiced apple & banana cake dulu ya, resep cake apel dan pisang dengan berbumbu spekoek. Bumbu spekoek sendiri memang biasanya khasnya digunakan untuk cake lapis legit, menjadikan harum cake yang khas.

Bumbu spekoek sendiri adalah campuran dari kayumanis, cengkeh, pala dan kapulaga. Nah kali ini saya menggunakan bumbu spekoek jadi saja, dalam kemasan, merk koepoe-koepoe. Bumbu ini sangat mudah ditemukan di swalayan, di bagian bahan-bahan kue ya.. atau di toko bahan kue.

bumbu spekoek

Kalau bicara spiced apple & banana cake ini, sebenarnya resep ini sudah cukup lama saya bookmark dari blognya mba Rina Audie - spiced and banana bundt cake. Saya tertarik dengan cake ini karena penggunaan apel dan pisangnya itu loh, jadi banana cake tapi ada tektur apel karena memang apelnya dipotong dadu saja. 

Untuk apelnya sendiri memang bagusnya apel yang teksturnya keras, kalau mba Rina pakai apel manalagi, nah berhubung amat teramat sangat jarang sekali ada yang namanya apel manalagi di Batam ini, jadilah pakai apel yang mudah didapatkan di sini tetapi teksturnya cocok dengan resep ini, apalagi kalau bukan apel granny smith. 

Eh iya bicara tentang apel granny smith ini, tahun 2014 akhir ternyata ada isu apel granny smith dari USA bermasalah dengan ditemukannya bakteri. Hmmmm kalau di Batam, saya sih baru ngeh kalau apel granny smithnya berasal dari Perancis, walaupun mungkin ya, apel granny smith dari USA sudah tidak bermasalah lagi. Nah semoga apel granny smith ini tidak bermasalah lagi ya.. soalnya mana nih apel manalagi... tidak sampai ke Batam.

Wuih kalau ke Batu Malang, apel manalagi bejibun ya... jadi kalau lewat sepanjang jalan ke arah Malang, banyak sekali penjual apel manalagi. Dulu waktu kecil, kalau ke Batu Malang, oleh-oleh pulang ya pasti ada apel manalaginya, manis dan renyah sekali apel manalagi itu.

Selain apel manalagi, adalagi namanya mangga manalagi, nah kalau bicara mangga manalagi, mangga yang ini baru saya rasakan ketika saya tinggal di Surabaya, duh ternyata mangga manalagi itu enak sekali. Dan memang cukup banyak dan murah kalau sedang musimnya.

Okey deh kembali lagi ke cake apel pisang bumbu spekoek ini, ceritanya saya buat cake ini kebetulan ada temannya bapaknya Sophie, nah dari 1 loyang yang saya buat, setengahnya lebih saya beri buat temannya bawa pulang buat anak dan istrinya. Ealah ternyata Sophie doyan, dan sempat protes keesokan harinya karena ketika dia mau cake lagi cakenya sudah habis. Kenapa ibu kasih orang cakenya, pipi suka cakenya? Ya.. kapan-kapan kita buat lagi ya... tapi sampai hari ini belum buat lagi, he he he... namanya juga kapan-kapan ya pi.. tunggu sedang mood datang baru buat lagi.

Nah jadilah hanya sisa 2 potong ini yang masih bisa saya abadikan, dan tentu saja karena masih foto-foto di samping wastafel, tempat terbatas, jadilah fotonya masih seadanya, masih selalu foto dari jarak dekat, supaya dapur berantakan tidak terlihat, he he he... (sampai hari ini tempat di samping wastafel masih favorit saya.. jadi maklum ya kalau foto seadanya saja..)

Oke, tanpa lama-lama lagi, berikut resep spiced apple & banana cake ini ya, izin copy resepnya di sini ya mba Rina, terima kasih loh, lagi-lagi dan lagi saya contek resepnya mba Rina... piss mba..

Resep Spiced Apple & Banana Cake

Bahan :
  • 50 gr mentega tawar (saya gunakan margarin)
  • 50 ml minyak sayur
  • 150 ml homemade buttermilk (140ml susu cair hangat + 10ml jus lemon/jeruk nipis, campur dan biarkan hingga menggumpal kurang lebih selama 10-15 menit)
  • 150 gr gula pasir
  • 2 butir telur utuh
  • 1/4 sendok teh garam halus
  • 250-300gr pisang ambon yang matang, hancurkan kasar (saya gunakan pisang cavendish)
  • 2 butir apel manalagi, kupas, potong dadu (saya gunakan 2 butih apel granny smith tanpa dikupas)
  • 250 gr terigu serbaguna (protein sedang, misal merk segitiga biru atau bola salju)
  • 1 sendok makan tepung jagung/maizena
  • 1 1/2 sendok teh soda kue (saya gunakan 1 sendok teh)
  • 1/2 sendok teh bumbu spekoek (boleh ditambah jika suka aroma yang kuat, - saya gunakan 1 1/2 sendok teh)
Cara membuat :
  1. Siapkan loyang bundt (lubang tengah) diameter 22cm tinggi 8cm. Olesi mentega/margarin dan taburi tepung tipis. Panaskan oven suhu 180 derajat celcius. Sisihkan.
  2. Lelehkan mentega/margarin, masukkan minyak sayur, aduk rata. Tuang ke dalam baskom/mangkuk besar. Menyusul gula pasir, telur, homemade buttermilk dan garam. Aduk rata.
  3. Masukkan pisang dan apel, aduk rata kembali.
  4. Campur terigu, tepung jagung, soda kue dan bumbu spekoek. Ayakkan di atas adonan cair tadi. Aduk menggunakan spatula sampai rata. Jangan overmix. 
  5. Tuang ke dalam loyang dan panggang selama 30-35 menit. Lakukan test tusuk. Jika lidi keluar bersih tandanya sudah matang. Keluarkan dari oven, dinginkan, keluarkan dari cetakan, potong-potong, sajikan.

resep spiced apple & banana cake

Nah semoga resep spiced apple & banana cake ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya....



Selamat mencoba...




resep roti pisang keju coklat

Halu-halu... masih tetap belum bosan dengan roti-rotian, nah kali ini saya share resep roti pisang keju coklat, secara sepertinya memang saya belum pernah buat roti pisang, nah mumpung masih semangat ngeroti, jadi coba buat roti pisang keju coklat saja.

Sebelum saya lanjut ke resep, saya mau beritahu neh, kalau roti yang saya buat kali ini tidaklah memuaskan, overbaked kalau istilah kerennya. Jadi permukaan roti terlalu gelap, walaupun dari segi tekstur tetap lembut. Ceritanya roti ini terlalu lama di oven, nah kan karena roti masih di dalam oven dan saya harus menjemput Sophie, jadi saya titip bapaknya Sophie, jam 10 pas matikan oven ya, jangan lupa. Pergilah saya menjemput Sophie.

Begitu pulang ke rumah, langsung lihat roti di dalam oven, alamak, rotinya gelap semua..langsung curiga neh jangan-jangan kelupaan mematikan oven jam 10 pas, tapi bapaknya katakan kalau jam 10 kurang 1 menit sudah dimatikannya ovennya. Tetapi tetap terlalu gelap permukaannya, ya memang sih saya lupa pesan kalau loyang rotinya keluarkan dari oven, jadi rotinya masih terpanggang dengan sisa panas oven... hadeuh..

Bapaknya Sophie sesekali tertawa, bagaimana rotinya enak? bagus? lalu dia ikutan cicip rotinya, diambil satu buah, lalu komentarnya, tidak apa-apa kok, rotinya enak kok, kalau istilah-istilah masak di TV itu crunchy... crunchy di luar lembut di dalam, begitu lagi katanya. Hmmm lebih enak begini kok, saya malah suka yang begini, katanya lebih lanjut, berkata sambil senyum-senyum. Duh yang tadinya kesal, muka merengut karena tidak sesuai dengan yang saya harapkan, akhirnya saya tertawa juga, ya sudahlah...ambil yang sedikit lebih terang dari yang lain buat difoto.

Tetapi memang rotinya tetap empuk kok, hanya memang ada bagian yang sedikit gelap agak renyah crunchy. Ya sudahlah, yang penting masih bisa dimakan, dan rasanya tetap enak. Beginilah ya yang namanya memanggang, memasak, jangan pernah ditinggalkan dan dititipkan, syukur-syukur kalau hasilnya bagus, kalau tidak, bawaan kesal... he he he...

Oh iya, walaupun neh di Batam hujan dan keadaan cukup gelap di dapur, tapi tadi sempat saya foto-foto proses membentuk rotinya, supaya ada bayangan sedikit bagaimana membentuk roti yang saya buat kali ini. 

Nah membentuk roti pisang ini, terutama yang seperti irisan di permukaannya, mirip dengan salah satu roti unyil yang salah satunya isi meses yang sebelumnya saya posting, jadi cara membentuk roti meses tersebut bisa lihat di cara membentuk roti pisang kali ini, sama saja, isi saja yang beda. 

Untuk bentuk roti pisang yang lain, caranya mirip dengan membentuk roti sosis goreng yang pernah juga saya posting resepnya. Jadi kalau bicara bentuk roti, masih begitu-begitu saja bentuk roti yang saya buat.


roti pisang keju meses


Okey deh, sekarang daripada kelamaan, lanjut ke resep ya... oh iya di resep ini resep roti masih sama ya, masih roti tanpa ulen tetapi dengan telur, roti yang menurut saya cukup lembut untuk kategori roti tanpa ulen dan merupakan resep roti favorit saya sejauh ini.

Berikut resepnya, silakan...

Roti Pisang Keju Coklat
untuk 8 buah roti
Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar, golden eagle (saya gunakan merk golden eagle dari bungasari)
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru, bola salju, saya gunakan bola salju)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan margarin, lelehkan

Bahan isi :
  • 8 buah pisang berangan, masak sampai sedikit kecoklatan dengan 1 sendok makan margarin
  • keju parut secukupnya, kurang lebih 30gr
  • meses secukupnya, kurang lebih 2 sendok makan

Bahan olesan dan taburan :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu
  • keju parut secukupnya, kurang lebih 15 gr

Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri mentega/margarin cair, aduk kembali dengan sendok kayu sebentar, lalu supaya rata saya aduk dengan tangan (mirip menguleni hanya tetap di dalam mangkuk dan hanya sampai tercampur rata, kira-kira selama kurang dari 1-2menit saja)
  4. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap (saya tutup dengan piring plastik saja), diamkan selama kurang lebih 20 menit
  5. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  6. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 8 bagian, dengan berat kurang lebih 50 gr, bulatkan masing-masing. Letakkan di wadah bertabur tepung tipis.
    adonan roti pisang
  7. Ambil satu buah adonan dimulai dari adonan yang pertama kali dibulatkan, gilas di alas bertabur tepung (beri tepung juga di penggilas/rolling pin), gilas bentuk oval, untuk bentuk pertama, letakkan pisang di salah satu ujung, beri keju parut, beri meses, buat garis dengan pisau di ujung yang lain, lalu gulung adonan dari tepi yang berisi pisang. Letakkan di dalam loyang bersemir margarin, lakukan sampai bejumlah 4 buah
  8. Untuk bentuk kedua, gilas bentuk oval, letakkan pisang di tengah, beri keju parut, meses, gulung satu ujung hingga menutupi pisang, lalu gulung ujung lainnya menutup bagian yang pertama, rekatkan ujung tersebut dengan cara mencubitnya, pastikan benar-benar mencubitnya supaya ketika adonan roti mengembang tidak terlepas.
    cara membentuk roti
  9. Letakkan kembali di loyang bersemir margarin, biarkan selama kurang lebih 15-20 menit hingga mengembang
  10. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan, taburi dengan keju parut
  11. Panggang selama kurang lebih 12- 15 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan, keluarkan dari oven, dinginkan sejenak, siap disantap

Catatan : adonan cukup lengket, jadi selalu taburi tangan, alas/meja kerja dan rolling pin dengan tepung tipis saja

resep roti pisang keju meses coklat

Nah semoga resep roti pisang keju coklat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...




resep roti unyil

Saya masih hobi ngeroti, belum bosan sejak mencoba resep roti tanpa ulen yang sudah saya modifikasi dan rasanya sesuai dengan selera saya, lembut, empuk walaupun tanpa bread improver dan pastinya tanpa ulen, ini yang penting he he he..

Nah jadi ceritanya Sophie sudah mulai sekolah neh, jadi tiap hari namanya juga anak TK ya, bawa bekal ke sekolah. Jadi kemarin saya tanya, Pipi besok mau bawa apa? mau tidak bawa roti mini saja. Karena memang sepertinya kalau buat roti mini begini pas ya buat anak kecil. Nah roti mini ini ya sebutan umumnya roti unyil, roti kecil imut-imut dengan berbagai bentuk dan rasa. 

Karena saya membuat roti ini sedikit saja, jadi varian rotinya tidak banyak, hanya 5 jenis, padahal memang saya berniat buat dengan lebih banyak varian, apa daya, saya sudah merasa malas duluan. Nah bentuknya juga itu-itu saja, namanya juga roti unyil homemade ya...halah..ini namanya ngeles he he he.. 

Kalau bicara roti unyil, di Batam sendiri pernah ada trend roti unyil, jadi ada juga yang menjual khusus roti unyil, hanya tidak bertahan lama, tidak pas dengan selera orang Batam, kali ya... ini pendapat saya sendiri. Kalau bicara trend makanan di Batam tidaklah seperti di Bandung atau Jakarta atau kota-kota lain. Jadi sedikit unik di sini, kalaupun bisa sukses di daerah lain, belum tentu kalau dibawa ke Batam.

Oh iya kembali ke roti unyil yang saya buat ini ya, satu resep di bawah menghasilkan 16 buah roti, di mana satu adonan saya bagi dengan berat kurang lebih 25 gr, 3 terakhir hanya kebagian 20gr beratnya, tanggung. Nah ternyata dengan berat 25 gr tidaklah terlalu unyil sih, mungkin kalau 15-18 gr baru deh cukup unyil jadinya. Jadi untuk pembagian jumlahnya kembali ke selera masing-masing.

Roti ini saya buat semalam, atau kemarin malam ya, bukan semalam orang Batam. Kalau semalam orang Batam itu kemarin artinya, kemarin pagi, kemarin siang, kemarin sore ataupun kemarin malam semua disebut semalam, he he he. Di awal datang ke Batam saya dengar kata semalam ini sempat bingung, ada yang cerita, semalam ini buatnya... setelah dilanjutkan ceritanya..loh katanya tadi semalam kok kemarin pagi, saya bingung... dan akhirnya setelah cukup lama akhirnya baru tahu kalau semalam itu artinya kemarin dari pagi sampai malam, he he he...

Karena dibuatnya kemarin malam, roti ini masih cukup empuk dengan catatan ketika roti sudah mulai cukup dingin, simpan di wadah kedap udara. Memang tidak seempuk ketika masih hangat, ini sudah jelas kan.. hanya roti ini tidak keras keesokan harinya. Jadi kalau buat sehari sebelumnya tidak masalah, roti tidak akan keras.

Nah foto di bawah ini adalah tekstur rotinya pagi ini, karena baru pagi ini saya bisa foto nih roti, secara biasa ya kalau malam hari minim cahaya, tidak bisa foto-foto. Jadi rotinya tetap empuk walaupun tidak seempuk ketika baru matang. Dan memang menikmati roti terbaik adalah ketika baru keluar dari oven, itu baru nikmat. Secara roti begini tanpa bahan pengempuk tambahan, jadi cukup aman kalau dikonsumsi anak-anak.

cara buat roti unyil homemade


Okey deh berikut resep roti unyil yang saya buat ya, silakan..

Roti Unyil ala Monic (Tanpa Ulen)

Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan

  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar, golden eagle (kali ini saya pakai golden eagle dari bungasari)
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru, bola salju, kali ini saya pakai bola salju dari bungasari)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan margarin, lelehkan

Bahan olesan :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu

Bahan pelengkap roti :
  • selai nanas
  • meses
  • coklat blok, potong kecil
  • tuna mayonnaise
  • keju slice


Bahan taburan :
  • wijen hitam
  • meses
  • gula pasir
  • cabai bubuk + rosemary


 Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri mentega/margarin cair, aduk kembali dengan sendok kayu sebentar, lalu supaya rata saya aduk dengan tangan (mirip menguleni hanya tetap di dalam mangkuk dan hanya sampai tercampur rata, kira-kira selama kurang dari 1-2menit saja)
  4. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap (saya tutup dengan piring plastik saja), diamkan selama kurang lebih 20 menit
  5. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  6. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 16 bagian, dengan berat kurang lebih 25 gr, bulatkan masing-masing. Letakkan di dalam wadah bertabur tepung tipis, lakukan sampai selesai
  7. Ambil satu bulatan dimulai dari yang pertama dibulatkan, gilas tipis, bentuk sesuai selera,  (roti isi tuna mayonnaise saya bentuk bulat biasa, roti isi coklat blok saya bentuk seperti daun, roti nanas saya bentuk bulat lalu ketika sudah mengembang, gunting bagian tepi di beberapa bagian, roti keju slice bentuk bulat lalu letakkan keju slice yang sudah dibagi 4 bagian di atasnya, nanti ketika matang keju akan retak sendiri, roti dengan taburan meses isinya meses juga, cara membentuknya boleh lihat di resep roti pisang keju coklat), letakkan di loyang bersemir margarin, biarkan selama kurang lebih 15-20 menit hingga mengembang
  8. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan, taburi dengan bahan taburan
  9. Panggang selama kurang lebih 10- 15 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan

Catatan : untuk membentuk roti dengan bebagai isi, boleh lihat di beberapa posting saya tentang roti ya, semoga ada gambaran, silakan cari dan klik di kata roti ini...

roti unyil homemade tanpa ulen

Nah semoga resep roti unyil tanpa ulen yang saya buat kali ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...




resep asam pedas nanas ikan

Kalau bicara asam pedas, hulala sudah banyak juga neh resep asam pedas yang saya buat dan sudah saya posting di blog ini. Secara memang sampai saat ini asam pedas adalah salah satu masakan yang juga menjadi favorit saya. Nah kali ini saya mau share resep asam pedas nanas ikan kembung.

Resep asam pedas ikan kembung ini saya buat sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu, biasalah ya resep yang ngendon di draft, jadi kalau tidak segera dikeluarkan bisa berjamur he he he... bisa cetian-- hmmm ada yang tahu istilah ini tidak? ceti-an... itu kalau di Palembang ceti-an itu biasa digunakan untuk istilah jamur-jamur kecil pada pakaian. Biasanya kalau dulu itu kan belum ada mesin cuci neh.. nah kalau hujan biasanya memang rentan pakaian berjamur.

Sebenarnya itu saya kenal istilah ceti-an dari teman depan rumah, padahal dulu itu saya masih cukup kecil tapi selalu ingat sampai sekarang tentang ceti-an ini. Jadi ceritanya teman depan rumah ini punya seorang nyai-sebutan nenek di Palembang ya... nah kalau kakek sebutannya yai. Nah saya pernah dan sering malah lihat nyai ini menjemur pakaian yang masih bersabun, hal yang tidak lazim dilakukan di keluarga saya.

Saya pun bertanya kepada teman saya, tuh nyai kenapa jemur pakaian masih bersabun banyak begitu? oh itu namanya kelantang begitu jawab teman saya, jadi memang sengaja..buat menghilangkan ceti..banyak pakaian ceti-an. Apa tuh ceti? ceti itu jamur kecil-kecil pada pakaian yang berwarna hitam, jadi ada titik-titik hitam pada pakaian, begitu lanjut teman saya. Oalah..jadi pakai bernoda kecil-kecil hitam itu ceti namanya ya.. edisi baru tahu kala itu. Nah setelah pakaian bersabun dijemur sampai kering kemudian dicuci seperti biasa.

Oh iya berbicara tentang si nyai ini, selalu ingat kalau di belakang rumahnya kan banyak tuh pohon rambutan, jadi biasanya kalau pohon rambutan berbuah mulai deh anak-anak kecil di sekitar rumahnya, termasuk saya dan tentunya cucu-cucunya juga he he he berburu rambutan.. dan biasanya curi-curi waktu kalau si nyai tidak ada. Dan memang kala itu si nyai merupakan sosok yang sangat ditakuti oleh anak-anak.

Dulu itu halaman belakang rumah nyai terasa sangat luas sekali, ada pohon rambutan, kelapa, pisang dan bahkan juga pohon cengkeh. Karena iseng terkadang bosan, kamipun suka memetik cengkeh dan suka sampai digigit tuh cengkeh, berasa sepat dan panas, he he he tahu sendiri kan rasanya cengkeh. Tapi sekarang halaman belakang tersebut kok terlihat sangat kecil ya... tapi sekarang halaman belakang tersebut sudah menjadi lahan satu buah rumah dan satu buah sekolah. Tapi tetap rasanya tidak seluas ketika masih kecil dulu.

Selain itu halaman belakang rumah nyai menjadi tempat favorit juga bermain petak umpet, bermain bentengan, boi-boian atau kalau kami dulu menyebutnya scooby doo (permainan di mana pecahan genting atau marmer disusun tinggi kemudian dilempar dengan bola), kelereng (kami menyebutnya ekar), engrang (dulu kala musim engrang hampir semua anak kecil jago bermain engrang, kecuali saya.. hanya bisa beberapa langkah saja), lompat tali (atau kalau dulu kami menyebutnya main yeye), engklek atau istilah kami dulu cak engkleng, kasti dan beberapa permainan lainnya yang lain..

Kalau bicara permainan masa kecil dulu memang berbeda ya dengan generasi jaman sekarang, anak-anak sekarang sudah pandai semua dengan gadget, jari-jari mereka sudah sangat lentur memainkan gadget. Tidak pernah lagi saya melihat anak-anak bermain seperti dulu, ya beda generasi beda permainan.

Halah... malah ngelantur deh... yuk ah langsung ke resep... berikut resepnya, silakan..

Asam Pedas Nanas Ikan Kembung

Bahan :
  • 3 ekor ikan kembung
  • 1 buah jeruk nipis ukuran besar
  • 1 buah nanas ukuran kecil berat kurang lebih 500gr, kupas, potong-potong
  • 2 butir asam kandis
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 lembar daun kunyit, sobek-sobek
  • 1 sendok teh garam
  • 600 ml air
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1 cm lengkuas
  • 2 sachet terasi
  • 15 buah cabai merah kering, rendam dengan air panas sampai lunak, tiriskan

Cara membuat :
  1. Bersihkan ikan, potong 2, kucuri dengan air jeruk nipis, diamkan kurang lebih selama 15 menit
  2. Tumis serai, daun-daunan sampai daun berubah warna, masukkan bumbu halus, tumis hingga harum dan kering
  3. Masukkan asam kandis, tambahkan air, aduk rata, masukkan nanas dan ikan, masak hingga matang, beri garam, aduk rata
  4. Cicipi rasanya, angkat dan siap dihidangkan


cara buat asam pedas nanas

Nah semoga resep asam pedas nanas ikan kembung ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba...




resep beberok terong

Hai...di hari Senin yang cerah ceria di Batam ini, saya mau share resep beberok terong khas Lombok. Nah kalau bicara makanan satu ini, ternyata menu satu ini juga cukup terkenal ya selain plecing kangkung, sate ampet dan juga ayam bakar taliwang.

Dan ternyata memang saya cocok sekali, ahay... dengan masakan begini, pedasnya mantap.. Nah jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu kami jalan ke sebuah mall di Batam, Nagoya City Walk namanya. Sudah dua kali ke sini, hanya waktu pertama kali terlalu pagi, jadi masih banyak yang belum buka. Kali kedua agak siang, pas juga... setelah bermain di wahana permainan di sana, jalan-jalan cari makan, eh nyangkut di rumah makan ayam taliwang.

Hulala... jadi mampir deh dan memesan menu khas rumah makan ini. Selain tentu saja menu ayam bakar taliwang, yang ini tentu tidak saya lewatkan, saya juga memesan beberok terong. Baru pertama kali makan beberok terong ini, secara di rumah makan ayam taliwang dekat rumah tidak ada beberok terong. Dan setelah makan beberok terong...saya suka..saya suka..

Ya namanya makan di restoran ya, porsinya sedikit deh, jadi bertekad mau coba buat sendiri di rumah. Tapi tidak bisa segera terlaksana, secara salah satu bahan tidak ada di kulkas, ke pasar juga bahan tersebut kosong... what... begini deh ya... kadang bahan yang saya cari suka sekali kosong. Besoknya lanjut lagi cari, masih kosong juga... akhirnya setelah keliling pasar, ada juga satu penjual yang ada stoknya... bahan apakah itu? bisa tebak? he he he... benar.. kencur... heran juga saya, kalau saya tidak cari, tuh kencur melimpah stoknya. Ini sampai kencur yang kering pun tidak ada.

Ah tapi lega, bisa juga akhirnya membuat beberok terong ini, setelah H2C juga dengan bahan terong hijau, yang memang tidak selalu ada di pasar dan tidak semua penjual sayur jual terong hijau bulat begini. Akhirnya.... tada...

Nah yang namanya buat sendiri, tentu saya perbanyak porsi terongnya, kalau bapaknya Sophie katakan saya terlalu pemurah dengan terong hijaunya. Lah namanya buat sendiri, dimakan sendiri ya puas-puasin deh ya..

Kalau dari segi penampilan, agak berbeda nih dengan yang dijual di rumah makan taliwang tersebut, kalau di sana, bumbunya diulek kasar, pun tomatnya masih besar-besar potongannya, tidak halus. Karena saya ceritanya malas mengulek, jadi saya gunakan saja blender. Mengenai rasa, cucok deh dengan selera saya, sedikit lebih pedas komentar bapaknya Sophie.

Jadi cukup puas deh bisa membuat beberok terong sendiri, berikut resep yang saya buat ya... yang tertarik dengan resepnya... ini dia.. silakan...

Beberok Terong Khas Lombok

Bahan :
  • 10 buah terong hijau bulat
  • 1 buah jeruk limau ukuran sedang

Bahan sambal :
  • 10 butir cabai merah keriting
  • 5 butir cabai rawit merah
  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 cm kencur (sesuaikan dengan selera)
  • 2 sachet terasi @5gr
  • 1 buah tomat ukuran besar, potong-potong
  • 2 sendok makan minyak 
  • 1 buah jeruk limau ukuran sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula

Cara membuat :
Potong memanjang terong hijau, kucuri dengan air jeruk limau, aduk rata, sisihkan. Goreng terasi dan tomat sampai harum dan tomat mulai lunak, masukkan ke dalam blender berikut duo bawang, cabai, kencur, garam dan gula, blender dengan sedikit air sampai cukup halus, tuangkan ke dalam mangkuk berisi potongan terong, beri air jeruk limau, aduk rata, cicipi rasanya, tambahkan apa yang dirasa perlu. Siap disajikan.


Catatan : jika tidak menggunakan blender, haluskan duo bawang, cabai dan kencur, serta tomat dan terasi bakar, beri garam dan gula, lalu tuang dengan minyak panas, aduk rata, kucuri dengan jeruk limau, aduk rata, tuangkan ke mangkuk berisi potongan terong, siap disajikan.


resep beberuk terong khas lombok

Nah semoga resep beberok atau beberuk terong khas Lombok ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...


Selamat mencoba...




cheddar garlic knots tanpa ulen

Jiah.... roti lagi...roti lagi... upsss maaf ya, secara pemilik blog sedang keranjingan membuat aneka roti, mumpung sedang ada tepung dan bahan-bahan lain dan yang penting sedang mood memanggang. Nah kali ini adalah resep cheddar garlic knots yang saya buat tetap tanpa ulen. Kalau dalam bahasa kita sih ini roti keju bawang putih yang berbentuk simpul. Jadi bolehlah ya pakai istilah asing, biar menyingkat kata, halah....

Tadinya saya tidak mau membuat bentuk simpul begini, saya berpikir akan lama, timbang-timbang, bentuk bulat atau knots ya, tapi kalau bentuk bulat, ya itu-itu lagi deh. Hmmm akhirnya saya putuskan bentuk knots saja, dan ternyata tidaklah susah kok.

Kalau menurut saya, kejunya tidak begitu berasa, secara saya ini suka yang ngeju-ngeju, tapi rasa kejunya sudah ada sih, hanya tentunya lebih enak kalau pakai keju edam kali ya...hanya sayang sudah lama sekali tidak menyetok keju edam. Tapi tenang walaupun begitu dengan keju cheddar sudah cukup enak untuk kategori garlic cheese bread.

Oh iya, membuat roti ini juga sempat bingung, kasih topping lagi tidak ya? secara kan bawang putih dan irisan daun seledri serta keju sudah dicampur di adonan, terlalu berlebihan tidak ya kalau diberi topping lagi, sudah siap dengan keju, parutan keju, bawang putih kupas dan daun seledri, tapi setelah saya pikirkan lagi, tidak perlu topping lagi deh.

Yang mau mencoba resep roti knots ini, silakan saja ya menambahkan topping sesuai selera, sepertinya lebih mendrongkrak penampilan. Tapi yang suka simple, monggo tanpa topping lagi seperti yang saya lakukan.

Nah setelah sebelumnya coba beberapa resep roti tanpa ulen dengan tambahan telur ataupun kuning telur, hmmm saya belum bosan lagi membuat roti beginian. Tadi saya sempat tanya Sophie, suka mana roti garlic ini dibanding roti yang bulat buat burger, nah ini jawaban Sophie, Pipi suka roti buat burger. Ya mungkin karena ada bawang putihnya kali ya, memberi rasa tajam dan bau menyengat bawang putih. Tapi bagi saya yang suka aroma bawang putih, enak nih roti...he he he... malah lain kali kalau buat lagi bawang putihnya mau saya perbanyak, mabok bawang...mabok deh..

Untuk tekstur roti, sama lembutnya, jadi yang membedakan hanya di rasa saja. Oh iya kali ini saya bagi adonan menjadi 10 bagian dengan berat kurang lebih 45 gr, besar kecil ukuran roti sesuaikan saja dengan selera ya. 

Yang tertarik membuat cheddar garlic knots yang sangat mudah ini, berikut resep cheddar cheese garlic knots no knead ya... silakan...

Cheddar Garlic Knots
untuk 10 buah

Bahan :
  • 125 ml susu cair hangat
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 150 gr tepung terigu protein tinggi, misal merk cakra kembar
  • 50 gr tepung terigu protein rendah, misal merk kunci biru (masih kehabisan, jadi saya pakai tepung terigu protein sedang, misal merk segitiga biru)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sendok makan margarin, lelehkan
  • 5 siung bawang putih, cincang
  • 3 batang seledri, iris halus
  • 50 gr keju cheddar, parut

Bahan olesan  :
  • 1 kuning telur + 1/4 sendok teh madu
Cara membuat :
  1. Di mangkuk cukup besar, tuang susu cair hangat, beri gula, aduk sampai gula larut. Taburkan ragi instant, tunggu sampai ragi instant larut kurang lebih 5 menit, lalu aduk dengan sendok sampai tercampur rata (kalau saya diamkan dulu lagi kurang lebih 5 - 10 menit sampai mucul gelembung-gelembung di permukaan yang menandakan ragi masih aktif)
  2. Di mangkuk yang lain campur terigu, gula dan garam, masukkan ke dalam larutan ragi instan, tambahkan kuning telur, aduk hingga membentuk adonan yang kenyal (saya gunakan sendok kayu)
  3. Beri mentega/margarin cair, aduk kembali dengan sendok kayu sebentar, lalu supaya rata saya aduk dengan tangan (mirip menguleni hanya tetap di dalam mangkuk dan hanya sampai tercampur rata, kira-kira selama kurang dari 1-2menit saja)
  4. Masukkan bawang putih cincang, keju cheddar parut dan irisan daun seledri, aduk rata kembali
  5. Bentuk bulat adonan, tutup dengan plastik wrap (saya tutup dengan piring plastik saja), diamkan selama kurang lebih 20 menit
  6. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bulatkan kembali adonan dengan cara menarik bagian atas ke bawah sehingga membentuk bola. Lalu fermentasikan lagi selama 20 menit. Lakukan sampai 3 x proses ini, jadi total waktunya 1 jam ya
  7. Setelah proses 3x fermentasi, kempiskan adonan, bagi menjadi 10 bagian, dengan berat kurang lebih 45 gr, bentuk panjang kurang lebih 20cm, lalu simpulkan. Letakkan di dalam loyang bersemir margarin, biarkan selama kurang lebih 15-20 menit hingga mengembang
  8. Sementara itu panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Olesi permukaan roti dengan bahan olesan
    cara membuat cheddar garlic knots
    gbr kiri atas, adonan setelah selesai diaduk rata, siap didiamkan
  9. Panggang selama kurang lebih 12- 15 menit atau sampai permukaan roti kecoklatan
  10. Angkat dan dinginkan, siap disajikan

Catatan : adonan cukup lengket, taburi tangan dan meja kerja atau alas dengan sedikit tepung

resep cheddar cheese garlic knots no knead

Nah semoga resep cheddar garlic knots tanpa ulen ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...


Selamat mencoba....





resep burger tempe

Nah ini dia hasil eksekusi resep burger dengan homemade burger bun yang saya buat, inilah resep burger tempe. Pilihan kali ini adalah menggunakan tempe sebagai pattynya. Secara memang kebetulan ada stok tempe juga.

Malam sebelumnya sempat ke pasar kaget, beli cabai merah dan sekalian beli tempe. Nah bicara pasar kaget, saya terkadang suka ke pasar kaget kalau saya sedang malas ke pasar waktu pagi atau siang. Karena memang pasar kaget ini adanya sore sampai malam hari. Biasanya saya ke pasar kaget ini sekitar jam 7 atau 8 malam, what... malam sekali kakak ke pasarnya.

Kalau dari segi harga, memang sedikit lebih murah saja, terkadang malah sama saja untuk harga-harga bahan tertentu. Hanya sensasi belanja malam hari itu yang beda, he he he..Pasar kaget ini ramai pengunjung juga, dan sering macet juga di jalanannya. Secara memang pasar kaget ini di sepanjang jalan dan jalan tersebut adalah jalan akses ke beberapa perumahan sekitar.

Nah kembali ke burger tempe ini, pada dasarnya resep burger tempe ini miriplah ya dengan resep steak tempe, beda-beda tipislah. Dan rasanya bagaimana, enak? enak donk, Sophie saja doyan he he he... Jadi ketika saya buat burger ini, saya hanya membuat 2 buah saja, buat saya dan bapaknya. Nah saya tanya Sophie mau? ternyata dia mau, dan biasanya dia tidak suka selada dan tomat, karena lihat saya dan bapaknya makan, eh mau juga pakai tomat dan selada, selain keju dan patty tempe tentunya, minus bawang bombay dan saus.

Tetapi karena ukurannya cukup besar, dia kesulitan makannya. Jadi deh saya harus bantu, roti ditekan sedikit dan dia tinggal mangap, mangap yang lebar ya Pipi ha ha ha... tapi kasihan juga deh lihat dia mangap begitu, dia itu maunya  dari bawah sampai atas harus masuk semua. Tapi apa daya mulut terlalu kecil. Jadilah akhirnya saya potong-potong saja tuh burgernya, jadi kehilangan cara enak menikmati burger deh he he he...

Nah kalau mau membuat burger ayam atau burger daging sapi sendiri, boleh klik kedua link tersebut ya. Untuk sausnya sendiri kali ini saya menggunakan campuran mayonnaise, saus sambal, saus tomat dan mustard. Mayonnaise yang ini saya beli saja, yang mau buat sendiri, boleh lihat resep mayonnaise homemade tanpa telur.

Bicara mengenai saus burger tempe ini, silakan gunakan saus sesuai selera saja ya, tidak ada mayonnaise dan mustard, tidak masalah, pakai saus sambal dan saus tomat saja sudah enak kok.

Okey deh berikut resep burger tempenya ya...silakan...

cara membuat burger tempe


Burger Tempe

Bahan :
  • 6 buah burger bun, lihat cara membuat homemade burger bun
  • 6 buah patty tempe
  • 6 lembar daun selada
  • 2 buah tomat ukuran sedang atau 1 buah ukuran besar, iris bundar tebal kurang lebih 3mm
  • 1 buah bawang bombay ukuran besar, iris bundar tebal kurang lebih 3mm, lepaskan masing-masing sehingga membentuk cincin
  • saus burger secukupnya


Patty Tempe
untuk 7 buah

Bahan :
  • 250 gr tempe, potong-potong lalu kukus sampai lunak, kemudian haluskan
  • 150 gr daging ayam bagian dada tanpa kulit dan tulang, cincang
  • 5 sendok makan tepung panir/tepung roti kasar
  • 2 butir telur ukuran kecil
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, potong kotak kecil
  • 4 siung bawang putih, memarkan lalu cincang
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Campur semua bahan, aduk rata dengan tangan sampai didapatkan adonan yang padat dan menyatu. Panaskan teflon, beri sedikit minyak ambil sedikit adonan, masak dan cicipi rasanya, tambakan apa yang dirasa kurang. Setelah pas bagi adonan menjadi 6 atau 7 bagian, bentuk pipih. 
patty tempe
Tambahkan lagi minyak ke dalam teflon kurang lebih 1 sendok makan, masukkan adonan burger, tutup, masak dengan api kecil hingga bagian bawah kecoklatan, balik, tutup kembali dan masak hingga matang. Angkat dan lakukan sampai habis.
memasak patty tempe


Saus Burger

Bahan :
  • 3 sendok makan mayonnaise
  • 1/2 sendok makan mustard
  • 2 sendok makan saus sambal
  • 2 sendok makan saus tomat

Cara membuat : campur semua bahan, aduk rata


Penyelesaian :
Ambil burger bun, bagi 2 dengan pisau roti, susun bahan pelengkap burger, urutan sesuai selera saja, siap dinikmati

resep burger tempe buatan sendiri

Nah semoga resep burger tempe buatan sendiri ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba....



NewerStories OlderStories Home