Monic's Simply Kitchen

Thursday, February 18, 2016

Pempek Panggang (Pempek Tunu)



resep pempek panggang

Hari ini saya coba resep pempek panggang (pempek tunu), dari namanya pempek ini ya dipanggang ya, bukan digoreng seperti pempek kebanyakan. Bagi sebagian orang mungkin cukup asing dengan pempek panggang ini, tapi bagi orang Palembang, hmmmm enak neh...

Kalau bicara mengenai pempek panggang, pempek ini termasuk salah satu jajanan waktu saya SD, jadi pulang sekolah, pasti saya akan mampir ke abang penjual pempek panggang ini. Dan bukan saya saja donk, jadi pastinya antri. 

Biasanya si abang ini mangkal depan sekolah dengan gerobaknya, lengkap dengan pemanggangnya, dan biasanya saya paling hanya beli 1 atau 2 buah saja dan dimakan sambil jalan, he he he, namanya juga anak SD ya. Nah pempek panggang ini bentuknya bulat pipih, lalu kalau sudah matang, bagian tengahnya akan diiris tidak putus, lalu diberi udang kering halus, sambal cabai rawit dan kecap manis. Walaupun masih SD, saya ingat kalau saya selalu bilang kalau saya mau pempek panggangnya pedas.

Dulu itu seingat saya kalau beli pempek panggang ya tanpa cuko, tapi sekarang ini, ingat ketika beberapa kali beli pempek panggang ketika pulang, pasti selain sudah diberi udang kering, sambal cabai rawit dan kecap, pasti diberi tambahan cuka atau cuko. Jadi cuko ini ditempatkan di kantong plastik.

Nah kalau saya bilang malah aneh kalau makan pempek panggang pakai cuko, aih tapi kan selera orang beda-beda ya, buktinya diberi cuko lagi karena memang banyak yang suka donk ya, sesuai dengan kesukaan pembeli. Big bro saya pun kalau pulang pasti beli pempek panggang ini dan dia suka menyantapnya dengan cuko.

Mengobati rasa kangen makan pempek panggang, jadilah saya membuat pempek panggang ala saya, nah kalau yang ini takaran dan bahan asli suka-suka saya, semau saya, jadi kalau baca resep ini jangan protes ya...soalnya saya juga sedang eksperimen mendapatkan tekstur pempek yang saya mau...

Pempek ini selain pakai telur di adonan, tentu pakai ikan tenggiri juga, nah saya tambahkan juga sedikit tepung terigu, he he he...maksud hati supaya tidak begitu kenyal, ada lembut-lembutnya sedikit, boleh donk ya...

Tapi terus terang enak memang kalau diolah untuk pempek tunu ini, apalagi kalau sudah dimakan dengan pelengkapnya, dan dibuat pedas, nah rasanya sudah okeh... Tapi kalau boleh jujur, ha ha ha...pempek palembang tanpa penyedap rasanya kurang afdol, tidak bisa sama persis dengan pempek beli...walaupun kalau sudah terbiasa, memang tetap enak, tapi kurang nendang...halah..

Karena buat sendiri, saya tidak menambahkan penyedap, cukup dengan daging ikan sudah enak, apalagi dengan tambahan ebi sangrai halus, makin enak, tambah kecap manis dan sambal rawit, makin enak, he he he...

Adonan pempek panggang itu lengket ya, jadi biasanya kalau membuat pempek panggang, si penjual suka melumuri tangan dengan tepung sagu/ tapioka yang cukup banyak. Nah makanya tuh pempek panggang biasanya putih warnanya dan sedikit bertepung. Lalu pastinya kehitaman apalagi kalau dipanggang dengan arang.

Okey deh, lanjut ke resep saja ya...silakan...
Pempek Panggang / Tunu

Bahan :
  • 250 gr daging ikan tenggiri, haluskan
  • 1 butir telur ukuran sedang
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sendok teh garam
  • 75 ml air
  • 250 gr tepung sagu tani * campur, aduk rata dengan sendok
  • 25 gr tepung terigu serbaguna *
  • tepung sagu tani secukupnya untuk melumuri tangan

Bahan isian :
  • 3 sendok makan ebi, sangrai, haluskan
  • 10 butir cabai rawit, rebus, haluskan (saya gunakan cabai rawit merah tanpa direbus)
  • kecap secukupnya

Cara membuat :
  1. Yang saya lakukan, daging ikan tenggiri, telur, dan bawang putih yang sudah dimemarkan saya proses dengan chopper secara bersamaan, pindahkan ke mangkuk
  2. Lalu tambahkan garam dan air, aduk rata, perlahan dan bertahap masukkan tepung, sambil diaduk perlahan dengan ujung jari, jangan diulen nanti akan keras, atau yang saya lakukan adalah aduk saja dengan sendok kayu, bisa juga gunakan sendok nasi (catatan : adonan lengket)
  3. Siapkan pan datar atau teflon atau pemanggang, gunakan api kecil saja
  4. Lumuri tangan dengan tepung sagu, ambil sedikit adonan, bentuk bulat pipih, letakkan di pan atau pemanggang, lakukan untuk beberapa buah sesuai dengan kapasitas pan/pemanggang
  5. Balik-balik adonan pempek sampai matang, bisa dites untuk memastikan kematangannya dengan cara dibelah bagian tengahnya
  6. Angkat dan dinginkan sejenak

Penyajian : ambil satu buah pempek panggang, belah tidak putus, isi dengan sambal cabai rawit, ebi sangrai dan kecap manis, siap dihidangkan

cara membuat pempek panggang
Nah semoga resep pempek panggang atau pempek tunu ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera....

Selamat mencoba....





Wednesday, February 17, 2016

Asinan Sayur Jakarta (Betawi)



resep asinan sayur betawi

Hari ini ingin coba buat asinan sayur betawi (jakarta), secara sudah cukup lama punya buku hidangan penyegar dari ide masak, hmmmm akhirnya dari beberapa resep, saya jatuhkan pilihan kepada resep asinan sayur ini. Eits, sebelumnya pernah coba juga buat gohu (asinan pepaya khas Manado) sendiri, terinspirasi dari buku resep ini juga.

Nah namanya juga hidangan penyegar, jadi rasanya pasti segar nih, apalagi lihat bahan-bahannya dan lihat fotonya pastinya, aih sudah terbayang menyantap asinan ini. Mana ada potongan tahu kuningnya, wah enak nih...saya penyuka tahu soalnya...

Setelah saya baca bahan-bahannya, ternyata untuk sayurannya saya hanya punya stok wortel di kulkas, jadilah saya harus ke pasar. Biasanya nih kalau belanja di pasar, untuk sayuran biasa, bumbu dapur dsb, cukup di satu kios saja. Nah karena ada bahan yang tidak ada di kios tersebut, sebut saja tahu kuning, lokio dan sawi asin, akhirnya saya harus ke kios yang lain.

Okeh deh, ternyata saya hanya bisa mendapatkan lokio dan tahu kuning, nah mau cari sawi asin lagi, saya harus ke kios yang lain lagi dan rasanya malas sekali, jadi walaupun namanya asinan, kali ini tanpa sawi asin.

Membuatnya sangat mudah ternyata, walaupun banyak elemen pendukungnya. Nah kalau dilakoni sendiri pasti berasa mudah, tapi lebih mudah lagi kalau tinggal makan, he he he...

Oh iya, di resep asli pelengkapnya ada menggunakan kerupuk kuning, hmmm karena tidak ada, jadi saya pakai emping saja, tetap enak juga..

Yang mau melihat resepnya, ini dia ya...silakan...resep sudah saya modifikasi sesuai dengan selera saya dan ketersedian bahan di dapur.

Asinan Sayur Jakarta (Betawi)
untuk 5 porsi

Bahan :
  • 1 buah wortel ukuran sedang, kupas, potong korek api
  • 100 gr kol, iris halus
  • 1/2 buah timun ukuran sedang, ambil bagian tanpa biji, potong korek api
  • 50 gr selada, potong-potong ukuran kurang lebih 2cm
  • 50 gr tauge, bersihkan akarnya
  • 6 batang lokio, iris kasar
  • 5 buah tahu kuning, rebus atau kukus, potong dadu kecil
  • 100 gr sawi asin, iris kasar (saya tidak pakai)

Bahan saus :
  • 2 sendok makan ebi, rendam dengan air panas, lalu sangrai
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 3 butir cabai rawit merah (jika suka pedas, tambahkan jumlah cabai rawitnya)
  • 100 gr kacang tanah goreng
  • 100 gr gula merah, sisir
  • 300 ml air
  • 2 sendok makan cuka masak (bisa ganti dengan air jeruk nipis/jus lemon/air asam jawa)
  • 1/2 sendok teh garam

Bahan pelengkap :
  • 100 gr kacang tanah goreng
  • kerupuk kuning atau emping
 
Cara membuat : 
  1. Untuk membuat saus : campur semua bahan kecuali kacang tanah goreng, cuka dan garam, blender sampai halus, kemudian saat bahan tersebut masih di dalam blender, masukkan kacang tanah goreng ke dalam blender, blender kembali bersama sampai kacang berbutir
  2. Masukkan ke dalam panci, masak hingga mendidih, tambahkan garam dan cuka, aduk rata, cicipi rasanya, angkat dan dinginkan sejenak

Penyajian :
Tata sayuran di piring saji, beri potongan tahu, beri saus sesuai selera, taburi dengan kacang goreng dan beri emping, siap dinikmati


resep asinan sayur jakarta betawi

Nah semoga resep asinan sayur Jakarta (Betawi) ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...


Selamat mencoba......




Tuesday, February 16, 2016

Cake Coklat Kukus Moist



resep cake coklat kukus moist

Ahai, saatnya coklat-coklat-an dan cake-cake-an  dulu ya...sudah berapa hari ini kok ingin coba buat cake coklat kukus yang moist dengan topping coklat ganache, wow...sudah terbayang menikmati cake ini, nyam-nyam deh..

Jadi ceritanya, sudah siap semua bahan, masih ada stok coklat dark compound colatta, tinggal dieksekusi saja, maunya kemarin sih, ealah tapi kok malas ya, nah pagi ini tidak malas, jadilah saya mulai sibuk di dapur. Membuat cake coklat yang super lembut lembab ini cukup mudah, tidak perlu mixer, tidak perlu oven.

Nah kali ini sama seperti sebelumnya, kalau buat cake ataupun kudapan pasti saya dibantu oleh asisten cilik saya. Ya paling bantu mengaduk tepung, mengaduk telur, he he he...padahal sih sebenarnya tidak begitu membantu, hanya buat memeriahkan proses membuat cake ini. Dan dalam waktu yang tidak lama, jadilah cake ini, lengkap dengan ganache..sukses deh pokoknya.

cake coklat kukus lembut

Untuk resep cake ini saya intip dari blognya akak Fizah - kek kukus lembab, dari beberapa resep cake coklat moist, saya jatuhkan pilihan resep tersebut. Hmmm aslinya resep ini dari kak Suraya - resipi kek coklat kukus lembab, terima kasih akak-akak elok atas resipi cake moist ini. 

Dari resep yang tercantum, saya sedikit modifikasi, karena saya hanya mau membuat sedikit saja, hanya mau menggunakan loyang bundar diameter 18cm, dan setelah baca takaran bahan, saya simpulkan berdasarkan pengalaman membuat cake loyang kecil saya ini, maka kalau saya pakai resep full maka akan terlalu banyak dan melebihi kapasitas loyang. Dan akhirnya saya perkecil kurang lebih 1/2 resep. Kali ini saya gunakan takaran gram, bukan cup, beda tipis saja.

Yang mau membuat cake ini pakai resep full mungkin bisa gunakan loyang lebih besar, ukuran 20x20cm atau 22x22cm atau diameter 22cm dan silakan gunakan takaran cup seperti tercantum atau bisa konversi ukuran cup ke gram, bisa lihat di link konversi cup ke gram dan ml.

Okey deh, kalau bicara mengenai rasa, tentu cake ini enak donk, berasa coklat, lembut, lembab dan yummy dengan tambahan coklat ganache yang ada aroma butternya. Jadi yang mau mencoba membuatnya sendiri, silakan, ini dia resepnya... sudah saya terjemahkan bebas ke bahasa Indonesia.

resipi kek coklat moist lembab

Cake Coklat Kukus Moist

Bahan A :
  • 1 cup coklat bubuk (bisa pakai merk apa saja, tetapi kualitas bagus lebih baik supaya cake berasa nyoklat)
  • 1 cup gula pasir
  • 1 cup susu cair
  • 1 cup minyak goreng
  • 1/2 cup susu kental manis

Bahan B :
  • 1 1/2 cup tepung terigu (bisa gunakan tepung terigu protein sedang atau protein rendah, saya lebih suka untuk cake gunakan tepung terigu protein rendah)
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1 sendok teh baking soda

Bahan C :
  • 3 butir telur suhu ruang
  • 1 sendok teh vanilla ekstrak atau pasta vanilla

Berikut resep yang sudah saya modifikasi ya...

Cake Coklat Moist
untuk loyang ukuran diameter 18cm

Bahan A :
  • 45 gr coklat bubuk (saya gunakan merk tulip)
  • 120 gr gula pasir
  • 120 ml susu cair (saya gunakan yang low fat)
  • 120 ml minyak goreng
  • 60 ml susu kental manis

Bahan B :
  • 100 gr tepung terigu protein rendah (misal merk kunci biru)
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh baking soda

Bahan C :
  • 2 butir telur ukuran kecil
  • 1/4 sendok teh vanila bubuk

Cara membuat :
  1. Siapkan kukusan, isi dengan air secukupnya, panaskan dengan api sedang sambil menyiapkan adonan cake
  2. Olesi loyang dengan minyak goreng, sisihkan
  3. Di panci, campur semua bahan A, aduk rata hingga tercampur, panaskan dengan api kecil sambil diaduk hingga adonan mulus, licin tidak bergerindil, gunakan balloon whisk atau sendok saja, angkat dan dinginkan
  4. Ayak bahan B, sisihkan (saya hanya aduk dengan balloon whisk)
  5. Di mangkuk, kocok telur dengan balloon whisk hingga sedikit mengembang dan berbusa, kurang lebih selama 2 menit, tambahkan vanila bubuk, aduk sebentar, masukkan bahan A (campuran coklat bubuk, gula pasir,dll), aduk rata lalu perlahan masukkan bahan B (campuran tepung), aduk rata kembali, aduk kurang lebih selama 1 menit (di resep asli aduk selama kurang lebih 5 menit)
  6. Tuangkan ke dalam loyang, tutup loyang dengan plastik wrap atau alumunium foil (saya biarkan saja tanpa ditutup)
  7. Kukus dengan api sedang selama kurang lebih 30 menit, test tusuk (jika menggunakan resep full, kukus selama kurang lebih 1 jam)
  8. Keluarkan loyang dari kukusan, dinginkan sejenak (sementara itu siapkan ganache)
  9. Keluarkan dari loyang, letakkan di piring saji atau di cooling rack jika ada (siap diberi ganache)

Bahan ganache :
  • 150 gr dark cooking coklat (saya pakai merk colatta)
  • 1/2 sendok makan susu kental manis
  • 60 ml susu cair
  • 1 sendok makan butter

Cara membuat :
  1. Panaskan susu cair dan susu kental manis dengan cara ditim (susu cair dan susu kental manis diletakkan di mangkuk stainless steel atau mangkuk kaca, kemudian letakkan di atas panci berisi air, masak susu hingga panas sambil diaduk rata)
  2. Ketika sudah tercampur dan sudah mulai panas, masukkan coklat masak, aduk hingga coklat meleleh, matikan api, tambahkan butter, aduk rata hingga butter meleleh dan tercampur rata

Penyelesaian :
Tuangkan coklat ganache ke atas cake, biarkan dingin, lalu bisa taburi dengan coklat serut dan beri hiasan cherry merah, siap dipotong dan dihidangkan

Nah semoga resep cake coklat kukus moist yang mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...

resep cake coklat kukus ganache

Selamat mencoba...



Monday, February 15, 2016

Resep Watermelon (Semangka) Squash



resep watermelon squash

Sudah berapa hari ini tidak hujan lagi, panasnya poll pokoknya...sejak tahun baru Imlek memang belum pernah hujan lagi neh di Batam, eh lebih tepatnya di daerah saya. Secara kalau hujan di Batam suka aneh. Kadang hujannya hanya lokal saja.

Jadi misalnya nih, kita dalam perjalanan dari Batu Aji ke Nagoya...upss yang pernah ke Batam semoga bisa membayangkannya...pernah dan sering malah kejadian hujan lokal, jadi di daerah sebelum danau (di Batam disebutnya danau yaitu sumber air di Batam), hujan deras, jadi biasanya pengendara sepeda motor akan menepi dan mengenakan jas hujan.

Nah begitu sudah sampai muka kuning,  malah kering kerontang, otomatis banyak pengendara sepeda motor akan menepi kembali dan melepas jas hujan. Ealah tidak jauh setelahnya ya kok malah hujan lagi, duh memang ini hujan suka aneh di Batam.

Ada juga neh yang tidak mau repot melepas jas hujannya, jadi di daerah yang belum hujan atau tidak hujan jas hujannya masih melekat di tubuh. Nah memang pemandangan aneh kan kalau misalnya sama-sama di lampu merah eh ada yang mengenakan jas hujan padahal cuaca sedang panas terik. Kalau tidak terbiasa melihat yang beginian, maka tentu melihatnya bakalan aneh, nah kalau bagi kami yang sudah terbiasa, paling hanya berkomentar, kira-kira di mana tadi ya daerah hujannya? Itu kalau sepanjang perjalanan tanpa hujan. Kalau sama-sama mengalami hujan tentu tidak akan berkomentar, sudah maklum.

Nah kalau sudah cuaca panas, enaknya apa donk, tentu minum-minuman yang menyegarkan adalah pilihan yang tepat. Berhubung ada semangka di kulkas, lalu ada air soda juga, oalah enak kali ya kalau minum yang namanya watermelon (semangka) squash. Aih sejak buat orange squash beberapa waktu lalu, jadi merasa mudah deh buat yang squash-squash begini, tinggal buahnya saja yang dimodifikasi.

Ini sih jus semangka ya, hanya karena diberi tambahan air soda, jadi ya agak keren sedikit namanya, jadi watermelon squash begitu. Kalau hanya jus semangka kan tidak pakai air soda toh, he he he...biar tidak ada yang protes, jus semangka saja kok namanya keren begitu...sippp...

Berhubung semangka sudah manis, nah tidak perlu lagi menambahkan gula. Yang suka lebih manis lagi, silakan tambahkan gula, lebih baik gunakan sirup gula atau simple syrup ya, bisa lihat resepnya di link simple syrup.


semangka squash

Okey deh berikut resep watermelon squash yang saya buat ya...silakan...

Watermelon Squash

Bahan :
  • 1 kg semangka
  • 200 ml susu cair
  • 1 kaleng soda water kemasan 330ml
  • es batu secukupnya

Cara membuat :
  1. Potong-potong semangka, blender bersama susu hingga menjadi jus semangka, tuangkan ke dalam jar atau mangkuk
  2. Kemudian tambahkan soda water, aduk sebentar
  3. Sajikan ke dalam gelas, beri es batu sesuai selera
  4. Siap diminum dingin

resep minuman semangka squash


Nah semoga resep watermelon (semangka) squash ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba semoga cocok dengan selera ya...


Selamat mencoba....


Saturday, February 13, 2016

Opor Ayam & Telur Puyuh



resep opor ayam telur puyuh

Kebiasaan Sophie kalau ikutan ke pasar, Pipi mau ini, Pipi mau itu. Eh lihat ada oom sedang memilih-milih telur puyuh langsung latah, Pipi mau tulul (baca: telur) kecil begitu katanya. Karena ini maunya dia, jadinya saya berpikir dimasak opor saja, campur ayam dan kentang juga dan buatnya versi opor kuning. Jadilah si opor kuning ayam & telur puyuh ini.

Lihat si oom ini memilih telur puyuh 1 papan, nah di penjual yang ini ternyata bisa memilih telur puyuhnya, dan ternyata tidak harus beli 1 papan yang berisi 100 butir telur puyuh. Kebayang bakal bingung saya kalau beli sampai 100 butir lagi. Seperti halnya waktu sebelumnya saya terpaksa membeli 100 butir karena penjualnya tidak membolehkan beli sedikit. Akhirnya saya olah menjadi sambal goreng telur puyuh dengan pete dan kentang.

Jadi ternyata bisa beli seharga 5000 rupiah dengan 13 butir telur puyuh. Dan walaupun sedikit begitu bisa pilih juga. Aih baik sekali si uni ini...wah jadi bakalan sering mampir ke sini donk saya. Tadinya kebetulan sih ke kios ini. Nah karena mau cepat ketika membeli bawang bombay, jadi cari kios yang tidak begitu ramai. Akhirnya mampir ke kios si uni, dan si uni ini lengkap juga jual bumbu-bumbu, nah kebetulan kehabisan asam kandis, kembang lawang dan cengkeh, jadinya sekalian beli di sini.

Ketika pilih-pilih bumbu, lihat ada bumbu butiran kecil warnanya mirip dengan ketumbar, penasaran, belum pernah lihat sebelumnya dan ketika saya tanya apa itu dan ternyata itu adalah kas-kas. Pernah baca di mana saya lupa, kalau ada juga yang menggunakan kas-kas ini di soto banjar. Nah karena penasaran, saya tanya si uni, kas kas itu buat bumbu apa dan si uni katakan kalau biasanya rumah makan saja yang suka pakai bumbu kas-kas ini, bisanya untuk soto dan gulai, jadi kas-kas ini dicampur dengan bahan lain kemudian dihaluskan, ketika bercampur dengan bumbu lain maka kas-kas ini akan terasa, begitu kata si uni.

Dan ketika saya googling ternyata kas-kas ini juga banyak digunakan pada masakan India dan ternyata kas-kas ini adalah white poppy seeds, edisi baru tahu. 

Walaupun sudah membeli kas-kas ini, berat 60gr seharga 5000 rupiah, tapi saya belum berniat membuat gulai ataupun soto dengan kas-kas ini, tapi penasaran dengan resep soto banjar yang menggunakan kas-kas...suatu saat ingin coba juga kalau mood datang.

bumbu kas kas


Okey deh kembali ke resep opor ayam & telur puyuh ini ya, resep ini pada dasarnya sama dengan resep opor ayam kuning yang pernah saya posting, beda tipis saja, secara kali ini pakai ketumbar dan jinten bubuk saja, saya kehilangan jinten, perasaan masih ada stoknya, ealah ternyata dicari-cari entah di mana jinten tersebut. Tidak mau repot melakukan proses sangrai, akhirnya saya pakai ketumbar bubuk sekalian. Eitss padahal kalau pakai ketumbar dan jinten bijian yang disangrai baru kemudian dihaluskan lebih harum lho baunya...

Berikut resep opor kuning ayam & telur puyuh ini ya...

Opor Ayam & Telur Puyuh

Bahan :
  • 500 gr daging ayam, potong sesuai selera (saya gunakan yang tanpa kulit)
  • 1 buah jeruk nipis
  • 1 buah kentang ukuran berat kurang lebih 200 gr, potong-potong, goreng
  • 13 butir telur puyuh, rebus
  • 1 buah santan instan kemasan 65ml
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • 400 ml air
  • 1 sendok teh garam (sesuaikan dengan selera)

Bumbu halus :
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit (skip kunyit jika mau membuat opor versi putih)
  • 4 butir kemiri, sangrai
  • 1/2 sendok teh ketumbar, sangrai (saya gunakan 1/2 sendok teh ketumbar bubuk)
  • 1/2 sendok teh jinten, sangrai (saya gunakan 1/2 sendok teh jinten bubuk)

Bumbu lainnya :
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang kayu manis @3cm
  • 3 butir kapulaga
  • 1 butir kembang lawang
  • 5 butir cengkeh
  • 2 butir asam kandis

Cara membuat :
  1. Cuci potongan ayam, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas, sisihkan
  2. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan bumbu lainnya (serai, daun salam, dll), tumis kembali sampai daun-daunan berubah warna, masukkan potongan daging ayam, aduk rata sampai ayam berubah warna
  3. Tambahkan air, masak hingga ayam matang, lalu tambahkan santan instan yang dilarutkan dengan sedikit air panas
  4. Masak hingga kuah mendidih sambil sesekali diaduk, tambahkan garam dan merica bubuk, aduk rata, cicipi rasanya, lalu tambahkan kentang goreng dan telur puyuh, masak sebentar
  5. Angkat dan siap dihidangkan, taburi dengan bawang goreng

resep opor kuning ayam telur puyuh & kentang


Nah semoga resep opor ayam dan telur puyuh dengan kentang ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera..


Selamat mencoba...


Friday, February 12, 2016

Granola Bars Tanpa Oven



granola bars tanpa oven

Akhirnya kesampaian juga buat granola bars, versi yang tanpa oven, setelah sejak lama ingin buat snack yang satu ini. Nah ketika beberapa hari yang lalu lihat tayangan bake with Anna Olson, jadilah saya buat ini tadi pagi. Pas memang sedang ada stok rolled oat juga, wah terealisasi juga nih buat ganola bars.

Tapi kali ini saya tidak mau buat granola bars menggunakan oven, jadi kali ini tanpa oven, jadi rolled oats saya sangrai sampai kecoklatan dan garing, kacang mete juga hanya saya sangrai. Nah memang membutuhkan kesabaran juga sih, harus sering mengaduk supaya matangnya merata. Tapi tidak lama kok, paling hanya 15 menit masing-masing disangrai.

Okey, yang belum punya oven dan ingin makan granola bars, mari merapat ke sini, ini resep granola bars yang cukup mudah dibuat. Dan tada, akhirnya bisa juga menikmati granola bars ini. Oh iya resep granola bars ini tanpa tambahan gula ya, pemanisnya hanya madu dan ada tambahan manis dari kismis. Jadi rasanya menurut saya tidak begitu manis. Yang suka manis silakan tambahkan gula sendiri, bisa ditambahkan ketika proses memanaskan madu dan selai kacang sambil diaduk hingga rata. Jadi bisa tambahkan gula ke dalam campuran madu dan selai kacang. Banyaknya sesuai selera, mungkin sekitar 2 sendok makan sudah cukup.

Tidak mau menambahkan gula? silakan perbanyak jumlah kismis, atau kalau mau gunakan juga kurma, atau hanya gunakan kurma dengan takaran yang lebih banyak, kalau yang ini bakalan manis alami deh.

resep granola bars unbaked

Yang sudah punya oven, silakan gunakan oven untuk mematangkan rolled oat dan mete, jika malas harus melakukan proses sangrai. Jadi proses ini kembali kepada masing-masing ya, maunya bagaimana. Resep ini khususnya bagi yang belum memiliki oven tetapi ingin menikmati snack yang satu ini.

Untuk kacangnya silakan gunakan kacang jenis apa saja, hanya tentu yang sudah matang ya. Bisa gunakan kacang tanah, almond, walnut, dll. Untuk kismis, bisa diganti kurma, buah kering lainnya. Atau bisa dimodifikasi sendiri bahan-bahannya, tambahkan biji-bijian juga bisa...

Okey deh tanpa lama-lama lagi berikut resep granola bars yang saya buat ya...silakan...

Granola Bars 

Bahan :
  • 160 gr rolled oat
  • 50 gr kismis, cincang
  • 50 gr chocochips
  • 50 gr kacang mete
  • 4 sendok makan selai kacang
  • 4 sendok makan madu

Cara membuat :
  1. Siapkan loyang ukuran 20cmx20cm, beri alas plastik wrap atau kertas baking, lebihkan hingga ke sisi loyang supaya nanti memudahkan mengangkat granolanya,sisihkan
  2. Sangrai rolled oat sampai garing dan kecoklatan dengan api kecil selama kurang lebih 15 menit sambil sering diaduk, angkat lalu letakkan di dalam mangkuk
  3. Sangrai kacang mete hingga matang dan kecoklatan (saya bagi 2 kacangnya tepat di garis bagi kacang, sehingga kacang bisa cepat matang)
  4. Di panci, campur selai kacang dan madu, panaskan sebentar dengan api kecil sambil diaduk hingga tercampur, angkat jika sudah tercampur
    membuat granola bars
  5. Di mangkuk berisi rolled oats, tambahkan kismis cincang, chocochips dan kacang mete, aduk perlahan, kemudian tuang campuran madu selai kacang, aduk hingga tercampur rata
  6. Masukkan ke dalam loyang, ratakan dengan tangan sambil disebarkan merata di loyang, tekan-tekan dengan bagian bawah gelas supaya adonan granola padat
    resep granola bars
  7. Simpan di dalam kulkas selama kurang lebih 15-20 menit sampai mengeras, keluarkan dari loyang dengan cara mengangkat platik wrap yang berlebih di sisi loyang, potong-potong sesuai selera (saya potong menjadi 15 bagian)
  8. Siap dinikmati, atau bisa disimpan di wadah kedap udara (saya masukkan ke dalam wadah kedap lalu saya masukkan ke dalam kulkas kembali)

resep granola bars praktis tanpa oven

Nah semoga resep granola bars praktis tanpa oven yang sangat mudah dibuat ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera ya....


Selamat mencoba.......


Thursday, February 11, 2016

Oseng-Oseng Mercon



oseng-oseng mercon

Okey deh, kali ini masih edisi resep yang saya eksekusi karena lapar mata, tak lain tak bukan adalah resep oseng-oseng mercon. Nah sebenarnya sudah cukup lama sih tahu ada yang namanya oseng-oseng mercon ini, hanya belum ada niat mau buat sendiri, secara belum begitu tertarik dengan masakan satu ini.

Ealah sejak sering sekali mampir ke blognya mas Anis Hidayah, pemilik blog Sang Petualang, eh disuguhi liputan kuliner oseng-oseng mercon bu Narti. Hmmm walaupun kalau dari penampakan oseng-oseng ini malah kelihatan seperti hanya sambal bawang. Tapi sudah terbayang deh oseng-oseng mercon ini sangat pedas.

Nah kalau resep-resep yang sekiranya pedas, walaupun dengan campuran rasa manis, hmmm saya tergoda untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah. Ada yang pakai resep kira-kira dan ala-ala saya karena saya tidak pernah langsung mencicipinya, seperti halnya ayam geprek, yang terinspirasi dari ayam geprek bu Rum dan mas Kobis, atau sate petir ayam yang terinspirasi dari sate petirnya pak Nano. Hmmm kira-kira apa lagi ya? maunya coba mie lethek, tapi apa daya di Batam tidak ada yang jual mie lethek.

Untuk oseng-oseng mercon ini menggunakan daging sapi tetelan atau istilahnya koyor, nah di Batam saya bingung beli yang beginian, di pasar hanya ada daging rendang (biasa disebut daging rendang karena kebanyakan digunakan untuk rendang), daging cincang (biasanya digunakan untuk membuat gulai cincang khas Padang) dan tulang berserta jeroan. Jadi saya putuskan pakai daging cincang saja deh, daging sapi dengan sedikit lemak. 
contoh daging untuk gulai cincang
daging sapi untuk cincang
Dan googling sejenak, siapa tahu ada resep oseng mercon ala bu Narti ini, dan ternyata ada, bisa deh jadi referensi saya, yaitu oseng-oseng mercon Yogyakarta -resep Bango. Lumayan jadi ada sedikit gambaran untuk membuat oseng mercon ala bu Narti ini, ditambah dengan deskripsi dari mas Anis juga, hmmm semakin mantap mencoba resep oseng mercon ini.

Begitu baca resepnya dan melihat takaran cabai rawitnya, alamak banyak sekali, apa nanti saya tidak akan mabuk pedas??? untuk 500 gr koyor/tetelan menggunakan 200gr cabai rawit merah..wuih... nah akhirnya saya gunakan takaran saya sendiri saja ya, secara saya buatnya juga tidak banyak hanya 200 gr daging sapi. Jadi hanya pedoman pada bahan, takaran sesuai dengan selera saya.

Karena masakan ini pedas, jadi yang mau mencoba membuatnya sendiri, takaran cabai sesuaikan dengan selera ya, dikira sendiri banyaknya sesuai dengan kemampuan kita terhadap rasa pedas. Nah menurut saya resep ini pas pedasnya tidak terlalu pedas sekali karena terbantu dengan rasa manis gula merah dan kecap. Hanya saja begitu sudah mengunyah cabai rawit utuh baru terasa pedasnya...baru deh...air mana...air mana...

Berikut ini resep oseng-oseng yang saya buat ya....

Oseng-oseng mercon

Bahan :
  • 200 gr daging sapi bagian tetelan/koyor (saya gunakan daging untuk gulai cincang), potong kecil
  • 2 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok makan gula merah iris
  • 1/4 sendok teh garam
  • 100 ml air
  • 10 butir cabai rawit merah utuh 
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus : (saya haluskan bumbu dengan blender dengan tambahan sedikit air)
  • 10 butir cabai rawit merah
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm jahe

Cara membuat :
  1. Tumis daun salam dan lengkuas sejenak, masukkan bumbu halus tumis sampai harum, masukkan daging sapi tetelan/koyor, lalu tambahkan cabai rawit utuh, masak hingga daging berubah warna
  2. Tambahkan air dan masak hingga daging empuk, masukkan gula merah, garam dan kecap manis, aduk rata, cicipi rasanya
  3. Angkat dan siap dihidangkan
resep oseng mercon ala bu Narti

Nah semoga resep oseng-oseng mercon ala-ala bu Narti ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera....

Selamat mencoba....




Wednesday, February 10, 2016

Sate Petir ala Monic (Sate Petir Pak Nano Wanna Be)



resep sate petir ayam

Jiah...nama resep yang saya tampilkan kali ini adalah sate petir ala Monic, sate petir pak Nano wanna be..he he he...saya beri embel-embel pak Nano wanna be karena memang sate ini maunya saya paling tidak mirip pedasnya dengan sate petir pak Nano. Jadi namanya juga wanna be...jadi jangan protes ya, bagi yang pernah makan sate petir pak Nano...pisss ah...

Nah sate yang saya buat adalah sate ayam dengan bumbu ala sate maranggi tetapi diberi taburan cabe rawit merah yang diulek kasar. Bagaimana rasanya? huahhh jangan ditanya deh, buat saya rasanya benar-benar petir menyambar di mulut..mana air...mana air? tidak cukup juga...dibantu dengan sedikit coklat baru bisa reda rasa pedasnya... 

Secara garis besar, sate petir yang saya buat ini sudah cukup memuaskan selera saya, rasa daging ayamnya juicy berbumbu dan manis berpadu dengan pedas, wuih mantap deh pokoknya...yang penasaran..boleh coba...

Okeh deh, saya sebenarnya buat sate petir ini karena tergiur dengan sate petirnya pak Nano di Jogja yang diliput oleh mas Anis Hidayah. Sate kambing bumbu kecap dengan taburan irisan cabai rawit yang bisa disesuaikan levelnya dengan pesanan pembeli, ada level SD, SMP, bahkan Professor dengan pelengkapnya berupa irisan tomat, bawang merah dan kol atau kubis. Unik sekali deh...Nah dari liputan mas Anis mulai dari gambar dan deskripsi mengenai rasanya, wah makin ingin makan sate petir ini. Apa daya, hanya bisa menelan liur ha ha ha..dan bertekad mau coba buat sate petir sendiri.

Berhubung saya tidak pernah mengolah daging kambing, ya secara saya juga tidak makan daging kambing, akhirnya saya coba buat sate petir versi daging ayam saja. Selain mudah dibuat, saya juga sudah beberapa kali buat sate ayam jadi sudah bisa mengira tingkat kematangan sate yang saya mau yang sesuai dengan selera saya. 

Nah supaya lebih berasa, cabai rawit merahnya tidak saya iris, saya ulek saja...lalu neh yang sedikit beda, karena saya lupa beli kol di pasar (daripada harus balik lagi ke pasar buat beli kol saja...) akhirnya pakai timun saja sebagai pengganti kol. Selain itu saya bakar sate hanya menggunakan teflon, tidak menggunakan arang...wuih kebayang enaknya kalau dibakar dengan arang ya...

Untuk membumbui sate ayam kali ini, saya menggunakan bumbu sate maranggi, yang mau melihat resep sate maranggi silakan klik link sate maranggi ya. Menurut saya sate maranggi ini rasanya unik dan jenis sate manis yang menurut saya enak kalau diberi sensasi pedas ala sate petir. Hmmm jadilah berkutat membuat sate petir ini...dan ini dia....

Berikut resep sate petir ala saya ya...

sate petir pak nano wanna be


Sate Petir

Bahan :
  •  300 gr dada ayam tanpa kulit dan tulang, cuci bersih, potong kotak sesuai selera
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak goreng 
  • tusuk sate secukupnya

Bumbu :
  • 5 butir bawang merah, parut
  • 5 siung bawang putih, parut
  • 1 cm jahe, parut
  • 1 cm lengkuas, parut
  • 1 sendok makan ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/4 sendok teh garam

Bahan lainnya:
  • cabai rawit merah sesuai selera (saya gunakan 12 butir untuk 5 buah tusuk sate) 
  • 1 buah timun ukuran sedang, potong sesuai selera
  • 5 butir bawang merah, potong sesuai selera
  • 1 buah tomat ukuran sedang, potong sesuai selera
  • kecap manis sesuai selera

Cara membuat :
  1. Di mangkuk, campur potongan dada ayam dengan air jeruk nipis, minyak goreng dan kecap manis serta semua bumbu, aduk rata dan diamkan di kulkas selama minimal 1 jam
  2. Keluarkan bahan sate, tusuk-tusuk dengan tusuk sate, banyaknya potongan daging setiap tusuk sesuai selera (saya buat 4 potong pertusuk), lakukan sampai selesai
  3. Tambahkan sisa bumbu dengan 1 sendok makan minyak goreng dan 2 sendok makan kecap manis lagi...untuk bahan olesan
  4. Panaskan pan datar, beri sedikit minyak, bakar sate sambil diberi bahan olesan, bakar hingga matang dan kecoklatan, balik dan masak hingga matang tetapi jangan sampai terlalu matang, kalau tidak sate akan terasa kering jika terlalu matang
  5. Angkat dan lakukan sampai semua tusuk dimasak

Untuk penyajian :
Ambil beberapa tusuk sate, tata di piring, beri pelengkap irisan timun, tomat dan bawang merah, lalu beri kucuran kecap manis di atas sate, beri cabai rawit merah yang sudah diulek kasar, siap dinikmati


resep sate petir ayam pak nano wanna be

Nah semoga resep sate petir ala Monic (sate petir pak Nano wanna be) ini tetap bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga sesuai dengan selera....


Selamat mencoba...


Monday, February 8, 2016

Resep Luti Gendang (ala Monic)



resep luti gendang tarempa

Halo..halo... Gong Xi Fa Cai ya buat teman-teman yang merayakan tahun baru Imlek ini, semoga di tahun monyet ini memberi kelimpahan kemakmuran dan kesehatan ya...

Jiah...akhirnya keinginan saya mengeksekusi resep luti gendang ini terlaksana juga. Sudah cukup lama ingin buat setelah beberapa waktu lalu merasakan kuliner luti gendang dan mie tarempa di RM Mie Tarempa Batam. 

Jadi setelah mencoba membuat tiruan mie goreng tarempa, maka sekarang saya membuat tiruan luti gendang. Ahai, luti gendang ini pakai resep kira-kira saja, menakar-nakar sendiri berdasarkan rasa yang saya ingat. Akhirnya, tada....

Luti gendang ini saya beri judul ala Monic ya, karena memang ini resep rekaan saya, secara belum dapat resep aslinya sih...nah berdasarkan rasa luti gendang yang saya coba, saya kira-kira resep rotinya pakai resep donat santan, sepertinya teksturnya sama. Dan isinya selain ada rasa abon ikannya, saya rasa juga ada yang kriuk-kriuk dan saya kira-kira itu adalah potongan kecil dari bawang bombay. Dan rasa isinya ada pedas dan manis. Jadi kalau yang merasa tahu resep aslinya dan bilang kalau resep saya melenceng, maafkan, namanya juga resep rekaan kan..

Karena mau coba buat kurang lebih bisa menyamai luti gendang di RM Tarempa, maka tentu saja saya tidak boleh skip gula dari bahan isian, karena kalau saya skip tentu rasanya akan aneh...jadi saya gunakan gula saja, hmmm jadi terserah deh bapaknya Sophie mau makan apa tidak....ealah ternyata dia makan juga walaupun tidak berkomentar apapun...he he he...

Oh iya kalau dibahas, apa sih bedanya dengan panada? kalau saya bilang rotinya sedikit mirip, sama juga menggunakan santan, dan isinya juga mirip, menggunakan ikan, hanya bumbunya beda tipis saja, kalau panada lebih menonjolkan rasa gurihnya, kalau luti gendang lebih ke rasa paduan gurih, sedikit pedas dan manis.

Nah luti gendang ini adalah salah satu andalan dari beberapa jenis kuliner Tarempa di Kepulauan Anambas. Nah saya baru tahu juga kalau ada kepulauan Anambas itu yang ternyata termasuk kabupaten di Kepulauan Riau. Setahu saya hanya kabupaten Natuna, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, dan Karimun. 

Jadi ceritanya sudah banyak rumah makan di Batam ini yang menyajikan masakan khas Tarempa, yang ternyata menjadi favorit juga neh. Dan sudah banyak yang mengulas tentang kuliner di rumah makan masakan khas Tarempa ini.

Nah tadi itu bahan semua lengkap, jadi mulai deh sibuk-sibuk dan biasa kalau saya sudah sibuk dengan tepung, mulai deh anak perempuan bertanya, ibu mau buat apa? hmmm kalau saya bilang buat luti gendang, halah makin banyak pertanyaan, akhirnya saya bilang buat donat...wah Pipi mau donat..jadi mulai deh ikutan sibuk..

Akhirnya, dari adonan yang sama beberapa buah saya buatkan donat, nah sukanya Sophie donat polos, jadi ketika ditawari mau pakai coklat tidak donatnya, tidak begitu katanya. Jadi bagus deh, makan donat polosan, jadi emaknya tidak ada kerja tambahan.

Untuk isiannya kan menggunakan ikan tongkol, jadi ikan tongkolnya saya panggang dulu dengan pan anti lengket, ealah karena aroma ikannya keluar, ada yang nempel-nempel di kaki, ikutan ke dapur dia, sambil mengeong berharap diberi ikan juga. Jadi setelah matang dapat jatah juga si Bedul. Memang sih dia mungkin bosan kalau makan makanan khusus, maunya ikan juga. Jadi setiap saya masak ikan, mulai deh beraksi ke dapur mengeong minta jatah.

Dulu itu Bedul makannya ikan saja, tanpa nasi, biasanya kalau tidak ikan benggol ya ikan tongkol, jadi dia mungkin sudah terbiasa dengan rasa ikan. Dia makan ikan karena dulu makan makanan khusus kucing merk F**s*i*s, ealah ternyata dia kena kencing batu, jadi dia tidak boleh lagi makan makanan merk itu. Jadi Bedul istilahnya anyang-anyangan, kasihan sekali, bawa ke dokter hewan, akhirnya ditangani dokter hewan, ternyata ada seperti kristal di saluran kemihnya. Eh tapi dokter hewannya tidak beritahu kalau ikan juga tidak boleh, akhirnya kami beri makan ikan. Dan ternyata penyakitnya kambuh lagi.

Kasihan deh, duh waktu itu hampir saja terlambat bawa si Bedul ke dokter lagi, ternyata besoknya si dokter mau ke luar negeri. Jadilah dia dipasang kateter dan biasanya pasien dengan kateter harus rawat inap, eh karena dokternya pergi, jadinya dibawa pulang. Kasihan bedul, karena dipasang kateter dia harus di kandang, biasanya bebas, ini di dalam kandang. Jadi biasanya kalau pagi saya bawa kandangnya ke luar ke dekat pagar supaya dia bisa melihat pemandangan. Nah kalau di luar dia agak tenang walaupun di kandang.

Dan akhirnya dengan makanan khusus dia bisa sembuh, dan sekarang juga walaupun bukan makanan khusus untuk urinary, karena makanan ini hanya boleh diberikan dalam waktu 6 bulan saja, dia makan makanan khusus untuk weight management, ha ha ha...bayangkan dokter hewannya bilang Bedul harus diet, untuk ukuran kucing kampung berat 6kg sudah gemuk, bisa bahaya.

Eh ada cerita, waktu itu Bedul berantem dengan kucing luar, nah mulutnya sobek, bawa lagi deh ke dokter, dijahit mulutnya. Waktu proses jahit-jahit begitu, dokternya foto-foto Bedul, dari awal sampai akhir, seperti foto step by step resep neh...he he he... saya tanya kenapa dok kok difoto? dan ternyata dokternya bilang ini buat laporan saya ke dinas...saya ini sedang menggalakkan program pemeliharaan kucing kampung. Halah....Bedul jadi contoh kucing kampung di laporan dokter hewannya.

Kalau ke dokter hewan, biasa antri, ada yang bawa kucing siam, kucing anggora, dan kucing bulu panjang dan berhidung pesek lainnya. Nah kalau lihat Bedul, suka tanya, kucing apaan? kucing kampung saya jawab tanpa rasa minder...oalah kucing kampung kok bisa bagus ya...ya begitu ya image kucing kampung itu kucing jelek dan murahan...ha ha ha.... ada benarnya juga sih...kalau mau pelihara kucing kampung bisa dengan mudah, tinggal ke pasar, lihat anak kucing terlantar, bawa pulang. Nah Bedul ini juga kucing ambil di pasar. 

Sampai pernah ada yang menawari saya kucing, harganya 9 juta rupiah, duh amit-amit dah...kucing kok mahal sekali...mau pelihara kucing saja repot...banyak kucing terlantar kalau mau pelihara. Dengan senyum manis saya tolak tawarannya, he he he...

Okey deh kepanjangan lagi...berikut resep luti gendang ala saya ya....

resep luti gendang mudah

Luti Gendang
untuk 12 buah

Bahan roti : modifikasi dari resep donat santan
  • 200 gr tepung terigu protein tinggi (saya gunakan merk cakra kembar)
  • 3/4 sendok teh ragi instan (saya gunakan merk saf instan)
  • 1 1/2 sendok makan gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 butir telur
  • 65 ml santan instan (1 bungkus kecil)
  • 30 ml air
  • 1 sendok makan margarin

Bahan isi :
  • 200 gr ikan tongkol putih
  • 1 buah jeruk nipis
  • 1 buah bawang bombay, potong ukuran kecil
  • 2 sendok makan saus sambal ekstra hot
  • 1 sendok makan saus tomat
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/8 sendok teh merica bubuk
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 30 ml air asam jawa
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus :
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah keriting (bisa tambahkan cabai rawit kalau mau lebih pedas)

Cara membuat roti :
  1. Di mangkuk, campur tepung, gula pasir, ragi instan dan garam, aduk rata, tambahkan telur, santan dan air, aduk rata dan uleni hingga kalis kurang lebih selama 2 menit
  2. Tambahkan margarin, uleni lagi selama kurang lebih 3-5 menit, bulatkan adonan dan tutup lalu diamkan selama kurang lebih 1 jam hingga mengembang kurang lebih 2x lipat (sesuaikan lamanya dengan suhu ruangan, jika panas bisa lebih cepat, jika dingin bisa lebih lama, kalau mau cepat bisa letakkan air panas di rak bawah oven dan adonan di rak atas oven yang tidak menyala, tutup oven, maka adonan akan lebih cepat mengembang)
  3. Sementara menunggu adonan mengembang, siapkan bahan isian
adonan luti gendang
eitss tangan Sophie ikutan difoto....


Cara membuat isian :
  1. Cuci bersih ikan tongkol, potong ukuran sedang, sesuai kapasitas pan, kucuri dengan air jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, bilas
  2. Bakar dengan pan anti lengket tanpa minyak atau bisa gunakan sedikit minyak, bakar hingga matang, dinginkan sejenak, suwir-suwir
  3. Tumis bumbu halus hingga harum dan kering, masukkan suwiran ikan tongkol dan bawang bombay, beri saus sambal, saus tomat, gula pasir, garam, merica bubuk dan air asam jawa, masak hingga benar-benar kering dan bawang sudah berubah warna, cicipi rasanya, angkat lalu dinginkan sejenak

Penyelesaian :
  1. Ambil adonan yang sudah mengembang, kempiskan lalu bagi menjadi 12 bagian, bulatkan masing-masing (jika mau dibuat lebih besar atau kecil sesuaikan sendiri pembagiannya), letakkan di wadah bertabur tepung tipis, diamkan selama kurang lebih 20 menit hingga mengembang
  2. Ambil adonan, tipiskan bentuk lonjong dengan tangan , bagian tengah diusahakan lebih tebal dari bagian tepi supaya nanti adonan isi bisa pas di tengah ketika sudah ditutup. Isi dengan kurang lebih 1 sendok makan adonan (sesuaikan dengan besar kecil adonan), tutup dan bentuk lonjong, diamkan kembali di wadah bertabur tepung tipis
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang, goreng masing-masing adonan luti gendang hingga berwarna kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
  4. Siap disajikan hangat
cara membuat luti gendang


Nah semoga resep luti gendang khas Tarempa kepulauan Anambas ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera...

resep luti gendang Tarempa Anambas


Selamat mencoba...



Sunday, February 7, 2016

Ayam Goreng Balado



resep ayam goreng balado

Ayam goreng balado ini sudah saya buat beberapa hari yang lalu sih, biasa sukanya resep yang sudah cukup lama berada di draft blog antri menunggu giliran tayang. Jadi kalau masalah mana duluan yang tayang sih masih suka-suka. Tidak ada aturan first in first out, memangnya stok inventory ya... atau first come first served, halah...

Menu balado menurut saya memang paling mudah dibuat, dan saya paling suka yang balado begini, jadi warna merahnya itu loh yang buat mata jadi lapar, eh perut ikutan lapar juga. Nah biasanya dulu itu kalau buat balado, supaya lebih pedas, saya gunakan cabai merah dan cabai rawit hijau ataupun cabai rawit merah. 

Belakangan karena perut bapaknya Sophie bermasalah dan dia suka protes kalau saya masak terlalu pedas, akhirnya kalau buat balado begini, tidak dicampur cabai rawit. Nah supaya tetap pedas dan tidak mengganggu rasa baladonya, makanya saya suka masukkan cabai rawit utuh ke dalam balado ini. Ya paling tidak ada rasa pedasnya deh.

Dan kalau ada stok bawang bombay, biasanya saya masukkan juga irisan bawang bombay, secara saya suka rasa bawang bombay. Hmmmm kalau sudah begini, biasanya yang makan bawang bombay ya saya saja, he he he...

Untuk ayam gorengnya, saya ungkep dulu ayamnya dengan ketumbar bubuk, kunyit bubuk, daun jeruk, serai dan garam, jadi kalaupun mau dimakan tanpa dibuat balado tetap bisa, secara mau sekalian masak buat Sophie, tentu dia makan hanya ayam gorengnya saja.

Kalau masak balado begini, ibu saya suka tambahkan sedikit gula merah. Nah biasanya favorit saya adalah balado ikan tongkol yang dicampur tahu. Kalau dulu pulang ke Palembang, waktu masih status anak kos, baik itu di Bandung, Surabaya ataupun Batam, saya akan pulang ke kos dengan berbekal balado ikan tongkol dan tahu ini, lumayan....

Favorit saya sekali tuh balado ala ibu saya, dengan sedikit rasa manis. Nah setelah menikah kalau masak harus menghilangkan gula dalam masakan. Daripada repot membuat masakan 2 jenis, satu bergula satu tidak. Eh akhirnya saya sekarang terbiasa kalau masak tanpa gula, jadi kalau makan sambal ataupun makanan lain yang seharusnya gurih tapi ada rasa manis malah sedikit aneh rasanya. Ya namanya juga selera ya....

Jadi yang terbiasa memasak pakai gula, kalau mau buat balado begini silakan tambahkan gula ya...sesuaikan takarannya dengan selera. 

Eh iya dulu ingat saya pernah buat kering tericang (tempe, teri, kacang). Nah menurut saya kering tericang itu enak kalau ada rasa manisnya dan tambahan gula bisa membuat tericang tidak lembek ketika sudah dicampur sambal. Jadi karena saya tahu bapaknya Sophie tidak suka yang pakai gula, terpaksa buat 2 jenis. Dan benar, dia sama sekali tidak mau makan yang bergula, sedangkan saya suka sekali yang bergula, malah yang tidak bergula rasanya aneh. Jiahhhh kembali lagi ke selera kan ya... yang namanya selera tidak boleh dipaksa...

Jadi yang namanya semur, ayam kecap, tempe dan tahu bacem, bapaknya Sophie tidak doyan, jadi kalaupun saya masak ya tetap makan juga hanya dia tidak akan berkomentar apapun, ha ha ha... jadi kasihan juga kalau saya masak beginian, hanya saya yang doyan...makanya jarang masak yang beginian... Nah kalau dia doyannya belut, tapi saya geli dengan belut, jadi saya tidak pernah masak belut, jadi kalau dia mau makan belut ya meluncur ke rumah makan padang. Pernah dia minta dibelikan belut di pasar, tapi saya menolak....

Pernah juga minta dimasakkan ikan mas, tapi saya juga menolak, akhirnya minta dibelikan saja di pasar, duh saya kasihan sekali lihat ikannya, masih berenang eh diambil... ketika sampai di rumah saya biarkan bapaknya Sophie mengolah sendiri ikan mas itu...dan akhirnya dia masak sendiri ya dia makan sendiri...

Halah....kepanjangan lagi deh...berikut resep ayam goreng baladonya ya...silakan...


Ayam Goreng Balado

Bahan ayam goreng :
  • 1 kg daging ayam, potong sesuai selera
  • 1 buah jeruk nipis ukuran besar
  • 2 sendok makan ketumbar bubuk
  • 1 sendok teh kunyit bubuk
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 2 sendok teh garam
  • 800 ml air 
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
  1. Bersihkan ayam (saya tidak gunakan bagian kulitnya), cuci bersih, kucuri dengan air jeruk nipis secara merata, diamkan selama kurang lebih 20 menit, bilas
  2. Di panci, campur ayam dengan ketumbar bubuk, kunyit bubuk dan garam, tambahkan daun jeruk dan serai, beri air, masak hingga ayam matang dan air menyusut
  3. Angkat dan tiriskan, lalu goreng hingga kecoklatan, angkat lalu tiriskan

Bahan sambal :
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, bagi 2 lalu iris setebal kurang lebih 1cm
  • 25 butir cabai rawit utuh
  • 100 gr cabai merah keriting*
  • 10 butir bawang merah*
  • 3 siung bawang putih*
  • 2 buah tomat ukuran besar* (haluskan bahan bertanda *)
  • 1/2 sendok teh garam 
  • gula pasir atau gula merah jika suka (saya tidak pakai)
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus sampai harum, kering dan tidak langu, masukkan bawang bombay dan cabai rawit, masak kembali hingga bawang dan cabai mulai layu, tambahkan garam, aduk rata lalu cicipi rasanya
  2. Masukkan potongan ayam goreng, aduk sebentar sampai potongan ayam terbalut sambal, angkat dan siap dihidangkan

resep sambal ayam goreng


Nah semoga resep ayam goreng balado ini bisa bermanfaat ya, semoga bisa menginspirasi, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera....

Selamat mencoba....


Saturday, February 6, 2016

Cake Pisang Kukus (Tanpa Zat Aditif)



cake pisang kukus tanpa emulsifier

Hari ini saya buat cake pisang kukus tanpa zat aditif, dengan campuran keju, taburan kismis, irisan pisang dan keju parut. Hmmm rasanya bagaimana? enak...serius...apalagi nih pisangnya berasa sekali. Sudah lama sih ingin buat cake pisang lagi yang versi kukus. Selama ini tertunda terus, jadi mumpung kemarin beli pisang barangan 1 sisir, sebelum pisangnya membusuk, cepat diolah.

Cake pisang ini saya buat sengaja tanpa tambahan zat aditif, makanya prosesnya membutuhkan mixer, he he he...tapi tidak masalah euy selagi peralatan mengocok belum disimpan bekas membuat sugar cookies kemarin.

Nah tadinya sempat bingung mau pakai resep yang mana, apa resep cake pisang simple versi panggang yang pernah saya posting sebelumnya, tinggal dirubah saja prosesnya jadi dikukus. Hmmm akhirnya saya putuskan lagi, pakai resep Russian apple cake saja deh, resep yang ini soalnya cakenya lembut, tinggal dimodif sedikit, apel ganti pisang.

Karena saya suka perpaduan pisang dengan keju juga, makanya tadi mumpung ada stok keju, sekalian ditambahkan keju di adonan dan sebagai taburan juga. Tapi kalau pemakaian keju ini optional ya, seadanya saja, dan saya yakin tanpa keju pun enak.

resep cake pisang keju kukus

Cara mengukus cake ini sama saja dengan cara mengukus cake lainnya, hanya karena ini tujuannya bukan membuat cake kukus mekar, jadi gunakan api sedang saja mengukusnya, jangan gunakan api besar. Alasi tutup kukusan dengan serbet bersih supaya tetesan air tidak mengenai adonan cake. Jangan buka tutup kukusan selama proses mengukus supaya kuenya tidak menciut atau turun.

Nah setelah cake matang memang cake agak sedikit menggembung, tetapi begitu sudah dingin cake akan rata kembali, tetapi cake ini tidak bantat ya, hanya memang sedikit padat, karena tanpa zat aditif yang digunakan, baik itu cake emulsifier, baking powder ataupun baking soda.

Oh iya, karena pisang yang saya gunakan tidak begitu halus, jadi ada bagian yang masih besar sedikit mengumpul di bagian dasar cake. Kalau tidak mau begitu, sebaiknya pastikan pisang benar-benar halus ya supaya bisa menyebar ke seluruh adonan cake, tidak menumpuk di bagian bawah. Untuk pisangnya sendiri saya gunakan pisang barangan, pisang berkulit kuning yang banyak dijual di Batam. Selain pisang barangan, bisa gunakan pisang ambon, pisang cavendish ataupun pisang uli atau pisang manis jenis lainnya.

Okey deh, sekarang langsung meluncur ke resep ya....silakan...

Cake Pisang Kukus
untuk loyang bundar diameter 18cm

Bahan :
  • 3 butir telur ukuran sedang suhu ruang
  • 100 gr gula pasir
  • 85 gr tepung terigu protein rendah (saya gunakan merk kunci biru)
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • 1/4 sendok teh garam
  • 5 buah pisang barangan, tanpa kulit beratnya total 150gr, haluskan (bisa gunakan pisang ambon, pisang cavendish, pisang uli, dll)
  • 30 gr keju cheddar, parut

Bahan taburan : *optional
  • 10 gr keju cheddar parut
  • 30 gr kismis
  • 2 buah pisang barangan, iris melintang kurang lebih setebal 2mm

Cara membuat :
  1. Siapkan kukusan, isi air secukupnya, panaskan dengan api sedang
  2. Siapkan loyang, olesi minyak goreng tipis saja, sisihkan
  3. Dengan mixer kecepatan tinggi kocok telur selama kurang lebih 1 menit hingga mengembang, tambahkan gula pasir dan vanili bubuk, kocok kembali selama kurang lebih 4-5 menit sampai kental berjejak (bisa lihat contoh adonan di russian apple cake), kurangi kecepatan mixer ke kecepatan rendah, masukkan tepung secara perlahan, kocok sebentar, tambahkan pisang dan keju parut kocok sebentar saja asal rata, matikan mixer
  4. Tuangkan adonan ke dalam loyang, susun potongan pisang di atasnya, beri taburan keju parut, beri kismis
    adonan cake pisang kukus
  5. Ambil tutup kukusan, alasi dengan serbet bersih, kukus adonan kurang lebih selama 20 menit, test tusuk
  6. Keluarkan loyang dari kukusan, dinginkan, setelah dinginkan keluarkan cake dari loyang, potong-potong, siap disajikan
    membuat cake pisang kukus

Nah semoga resep cake kukus pisang tanpa zat aditif dengan topping keju, pisang dan kismis ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera.....

resep cake pisang tanpa zat aditif

Selamat mencoba....